Asia DiningAsia Dining
Prasmanan Ala Om Duleh
Just OK 2012-07-04

Kalau mau nyari tempat makan yang enak dan banyak variasinya, coba aja datang ke daerah yang dekat dengan kampus atau kosan mahasiswa. Di sana, sudah bisa dipastikan banyak tempat makan yang enak dan murah karena sesuai sama kantong mahasiswa. Oh iya, terus tempat makan di daerah sini biasanya buka sampai malam karena mahasiswa kan hobinya nongkrong. Termasuk yang satu ini: Om Duleh.

Posisinya ada di Jln. Hasanudin pas berhadapan dengan kampus Pascasarjana Unpad dan ATM BNI. Buka dari jam 07.00-24.00, tempat makan ini memang jadi pilihan untuk mereka yang lapar sehabis kuliah atau pengen nongkrong lama sambil ngopi-ngopi. Kenapa? Soalnya selain tempatnya yang enak dan banyak pilihan menu, Om Duleh juga menyediakan wi-fi. Tau sendiri kan mahasiswa butuh banget wi-fi untuk sekadar browsing atau mengerjakan tugas kuliah.

Tempat Om Duleh ini cukup luas lho dan kayaknya bisa menampung lebih dari 100 orang deh (kemungkinan bisa sampai 200 orang malah). Di berbagai sudut, tulisan di dinding berisi pepatah-pepatah lucu yang kerap mengundang senyum. Terus, di dekat kasir ada cerek berisi teh tawar hangat yang bisa diambil berkali-kali adn gratis. Tuuuh, gimana nggak seneng coba mahasiswa datang ke sini? lol

Menu yang ditawarkan di sini banyaaaaak banget. Seperti misalnya di bagian depan (dekat pintu masuk), ada penjual nasi goreng. Terus di sebelah kiri pojok dari pintu masuk, ada tukang minuman yang khusus menyajikan aneka minuman. Eh, gak cuma minuman aja sih, tapi ada juga menu camilan lain seperti pisang atau roti bakar. Terus, masuk ke dalam, di sebelah kanan ada box yang isinya aneka ikan, ayam, tahu, dan tempe yang bisa kita pesan dan dimasakkan oleh mereka. Mau bakar atau goreng? Bebas. Agak ke dalam lagi, ada meja panjang yang isinya jajaran piring. Yap, ini adalah meja prasmanan yang menguji ketahanan nyali kita. Gimana nggak, makanan yang terhidang di sana banyak variannya dan terlihat enak. Kalau kalap, bisa kena lebih dari Rp20.000/piring. >_<

Menu yang saya pilih adalah prasmanan berupa nasi, udang, tempe mendoan, dan orek tempe. Kalau nggak salah, kenanya lebih dari Rp15.000. Yang pasti, cukup bikin saya meringis saking mahalnya sad. Tapi karena lapar, ya sudahlah. Rasanya sih biasa saja, kayak makanan prasmanan kebanyakan. Pacar sendiri waktu itu pesan pari goreng kecap karena dia penasaran pengen ngerasain gimana sih rasanya daging pari. Dan menurut saya, rasanya agak aneh karena dagingnya kayak berserat gitu. Putih dan lembut sih, tapi terasa aneh di mulut karena nggak biasa makan daging pari. Satu pari plus dengan nasi putih dan lalap dibanderol dengan harga Rp17.500.

 

 

Date of Visit:
2012-06-27

Spending:
Approximately
IDR 40.000

Restaurant Ratings
  • Taste (3)
  • Environment (4)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0