Ayam Taliwang: Pedasnya Nampol
2012-02-18Kemarin, Bandung diguyur hujan dari sore sampai malam. Karena bingung mau ke mana, akhirnya saya dan teman-teman kantor memutuskan untuk karaokean terlebih dulu di Dago Plaza. Maksudnya melepas stres gitu
. Tapi, perut saya sudah berkicau karena lapar nih. Untungnya di lantai dasar Dago Plaza ada foodcourt yang menyajikan berbagai varian makanan, mulai dari makanan Indonesia, Asia, hingga Barat. Mulai dari minuman segar, jajanan pasar, hingga makanan berat pun ada. Komplit deh pokoknya.
Environment
Sesuai dengan imej foodcourt, kursi-kursi yang ada diletakkan di tengah-tengah dengan berbagai stand/gerobak makanan di sekelilingnya. Di bagian pojok foodcourt ada tempat kosong yang kerap digunakan untuk manggung live band di malam minggu. Tempatnya sendiri mengambil nuansa underground dengan tempelan-tempelan marka-marka jalan unik berbahasa Inggris. Bisa dibilang, tempat ini cukup unik dan kerap dijadikan tempat nongkrong anak-anak muda Bandung khususnya pas weekend.
Menu
Pilihan makan malam saya jatuh kepada ayam taliwang yang letaknya di sebelah kiri foodcourt. Selain menyajikan menu ayam taliwang, adapula ayam sambal lombok, beef karaage, chicken karaage, dan chicken cheese black pepper. Ada menu paket (agak) hemat daripada kalau beli satuan, yaitu nasi, ayam taliwang, tahu, dan tempe yang dihargai Rp18.000. Cuma, belum sama minum. Kalau minum, kita harus beli lagi di kasir (untuk minuman botolan) atau pesan di tempat lain.
Paket Ayam Taliwang (Rp18.000)
Paket ini bisa dibilang lengkap meskipun memang harganya agak lebih mahal daripada warung pinggir jalan dan ayamnya kecil. Hanya saja, tahu dan tempenya memang enak dan pas banget rasanya. Nggak terlalu asin dan gurih. Cumaaaaaa, yang bener-bener bikin nampol itu adalah sambalnya. Pedesssssss banget! Bahkan, saya hanya ambil seujung kecil sendok aja udah bikin keringetan. Tapi, emang enak sih.
Environment
Sesuai dengan imej foodcourt, kursi-kursi yang ada diletakkan di tengah-tengah dengan berbagai stand/gerobak makanan di sekelilingnya. Di bagian pojok foodcourt ada tempat kosong yang kerap digunakan untuk manggung live band di malam minggu. Tempatnya sendiri mengambil nuansa underground dengan tempelan-tempelan marka-marka jalan unik berbahasa Inggris. Bisa dibilang, tempat ini cukup unik dan kerap dijadikan tempat nongkrong anak-anak muda Bandung khususnya pas weekend.
Menu
Pilihan makan malam saya jatuh kepada ayam taliwang yang letaknya di sebelah kiri foodcourt. Selain menyajikan menu ayam taliwang, adapula ayam sambal lombok, beef karaage, chicken karaage, dan chicken cheese black pepper. Ada menu paket (agak) hemat daripada kalau beli satuan, yaitu nasi, ayam taliwang, tahu, dan tempe yang dihargai Rp18.000. Cuma, belum sama minum. Kalau minum, kita harus beli lagi di kasir (untuk minuman botolan) atau pesan di tempat lain.
Paket ini bisa dibilang lengkap meskipun memang harganya agak lebih mahal daripada warung pinggir jalan dan ayamnya kecil. Hanya saja, tahu dan tempenya memang enak dan pas banget rasanya. Nggak terlalu asin dan gurih. Cumaaaaaa, yang bener-bener bikin nampol itu adalah sambalnya. Pedesssssss banget! Bahkan, saya hanya ambil seujung kecil sendok aja udah bikin keringetan. Tapi, emang enak sih.
Paket Ayam Taliwang (Rp18.000)
Minute Maid Pulpy Mango
Recommended Dish(es):
Paket Ayam Taliwang
Date of Visit: 2012-02-17
Celebration: Birthday
Spending:
Approximately
IDR 25.000















