5
0
0
Telephone
(022) 4238578
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Review (6)
Veteran Gourmet 2013-07-06
204 views
Makan steak terkadang membuat kantong bolong. Tetapi kini enggak lagi sebab kan ada waroeng steak yang sudah tersebar di kota bandung termasuk di jl setiabudi. sewaktu saya kesini kebetulan habis belanja di supermarket griya, jjadi tinggal jalan kaki doank kisininya.Tempatnya cukup besar sebab waroeng steak memanfaatkan lahan diliar untuk dijadikan tambahan tempat duduk. Ruangannya bersih sebab pelayannya dengan cekatan membersihkan setiap meja yang habis dipakai. Kecepatan penyajian makanannya pun terbilang kilat hanya sekitar 10 menit saja menu pesanan saya sudah tersaji.Kali ini saya memesan Blackpeppersteak. Steaknya menggunakan daging sirloin tetapi yang enggak ada lemaknya. Steaknya disajikan diatas hot plate sehingga suhunya tetap panas dan rasanya tetap mantap. Untuk ukuran daging sih standar ajah menyesuaikan dengan harganya. Tapi tekstur steaknya emouk dan enggak liat. Rasanya gurih dan sedikit pedas karena diatas sausnya ditaburkan lada hitam bubuk. Untuk pelengkapnya diberi kentang goreng lokal dan sayur wrtel serta buncis. Harga steak disini murah hanya dibawah 20K. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Veteran Gourmet 2013-02-25
131 views
Kalo duit lagi pas-pasan tapi pengen makan steak, maka pilihan saya jatuh ke Waroeng Steak & Shake (WS). WS ini salah satu resto steak yang udah lama banget di Bandung, cabangnya juga udah banyak. Kali ini saya pergi ke WS yang di Setiabudi karena lokasinya nggak jauh dari kampus. Tempatnya cukup luas, terdiri dari 2 lantai, interior serba coklat dan kayu. Pergi kesana pas menjelang makan malam jadi lagi lumayan rame tapi saya masih kebagian meja.Saya selalu order tenderloin double. Disajikan di atas hotplate, terdiri dari 2 tenderloin yang dibalut tepung, mix vegetable, kentang dan saus steak. Steaknya empuk, rasa sausnya juga pas, dan pastinya porsinya mengenyangkan. Harganya kurang dari Rp 20k, murah banget kan!Pelayanan disini bagus, orderan saya nggak lama datangnya. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Veteran Gourmet 2013-01-11
76 views
Pernah makan di waroeng steak? pasti kaget kan liat harganya yang murah banget. Harga aneka steaknya berkisar di belasan ribu saja. Waroeng steak punya beberapa cabang di Bandung antara lain di Jalan Kopo, Lodaya, Setiabudi dan masih banyak lagi. Beberapa cabangnya sudah pernah saya datangi termasuk yang satu ini yang ada di jalan Setiabudi. Lokasinya ada di daerah pertokoan dan kampus terkenal di Bandung, jadi setiap harinya gak pernah sepi pengunjung. Rata-rata yang makan disini sih anak kulihan dan karyawan pertokoan di daerah sini. Tempatnya sendiri bisa dibilang nyaman dan cukup luas dengan meja dan kursinya yang terbuat dari kayu dan ditata dengan rapi. Ruangannya cukup bersih karena karyawannya banyak, jadi selalu ada yang membereskan meja yang telah terpakai dengan segera. Buat yang waiting list gak perlu lama-lama nunggunya. Pelayannya juga ramah dan cepat dalam menyajikan menu yang saya pesanMenu yang jadi pilihan saya adalah Chicken Steak Double. Saya pilih steak daging ayam yang digoreng memakai tepung. Ukurannya jumbo banget, hot platenya sampai penuh. Padahal ukuran hot platenya lumayan besar, belum lagi ada tambahan sayuran dan kentang gorengnya. Saya suka steak yang memakai tepung, karena tepungnya renyah, gurih dan pastinya karena ukurannya juga jadi lebih besar ketimbang steak biasa, jadi lebih puas makannya Daging ayamnya dibuat melebar dan emang agak tipis sih, biar cepet mateng kali yah. Tapi jangan kuatir kan dapetnya 2 buah. Untuk sausnya saya pilih yang Brown Sauce, sausnya lumayan kental, rasanya gurih banget. Puas deh makan di Waroeng Steak menginget harganya yang murah meriah continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)