2
0
0
Telephone
(022) 91270332
081224818300
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon. -Sun. : 08:00-22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Number of Seats
150
Other Info
Parking Area
Reservation
Signature Dishes
Ayam Goreng Laos Sambal Goreng Kentang Gepuk
Featured Reviews (3)
Rising Gourmet 2013-12-16
307 views
Yippiiee,, waktunya menjelajahi kuliner di Kota Kembang, Bandung. Dan kali ini saya dan pasangan mencoba salah satu resto yang sedang happening di Bandung, yaitu Warung Misbar. Terletak di pusat Kota Bandung, tidak sulit menemukan resto ini. Posisinya berada di pusat keramaian yaitu di JL. RE Martadinata atau Jl. Riau yang terkenal dengan jejeran banyak Factory Outlet (FO) dan resto-resto dengan keunikannya sendiri. Termasuk Warung Misbar – Pesta Rakyat ini yang mengusung tema per-film-an. Nuansa perfilman sangat kental disini. Dimulai dari dekorasi tampak depan resto yang sangat mirip dengan bioskop yang memajang beberapa poster film yang sedang tayang ataupun yang akan tayang, hihi . Selain itu pintu masuk yang dibuat menyerupai pintu masuk loket antrian pembelian karcis, sungguh unik dan konsep yang menarik. Dan memang benar, pengunjung pun diberikan karcis tanda masuk yang jika sudah terkumpul sebanyak 5 buah, dapat ditukarkan dengan sebuah minuman gratis.Dekorasi di dalam resto ini sendiri tidak kalah menariknya. Sebuah layar lebar tempat film diproyeksikan berada ditengah-tengah dengan dikelilingi oleh tokoh-tokoh perfilman Indonesia disamping kanan dan kirinya seperti Trio Warkop DKI, Benyamin, Christine Hakim, Sopan Sofyan, Bing Slamet, dan lain-lain. Konsepnya mirip seperti layar tancap (bioskop ala rakyat), tak heran namanya Warung Misbar alias gerimis bubar, hihi . Dan tagline Pesta Rakyat juga sangat mendukung konsep resto ini, karena selain bioskop ala layar tancap yang tadi, juga karena banyaknya jajanan rakyat yang dijajakan disana.Untuk menu makanannya sendiri, disajikan dengan sistem prasmanan. Dimana semua pengunjung bebas untuk memilih menu apa yang paling menarik hati dari semua menu yang disajikan. Untuk pilihan menu juga cukup banyak dan bervariasi. Dimulai dari nasi yang terdiri dari 3 macam seperti nasi putih, nasi merah dan nasi liwet. Saat itu pilihan makan siang saya jatuh pada Nasi Liwet (Rp. 5.500) denga lauk-pauknya seperti Balakutak (Rp.8.000), Tumis Tauge (Rp.7.000) dan Gehu (Rp. 3.500). Saya akan coba jelaskan satu-satu ya.. Untuk nasi liwet (mungkin semua sudah tahu) merupakan nasi yang diberi tambahan bumbu dalam proses memasaknya. Biasanya ditambahkan garam dan bumbu penyedap, daun salam, daun sereh. Sudah pasti rasanya akan gurih dan biasanya agak lembek. Sedangkan untuk Balakutak adalah sebutan lain untuk cumi hitam (bahasa Sunda). Proses memasaknya dengan tidak membuat tinta hitam dari cumi sehingga warna cumi akan menjadi hitam dengan sendirinya. Untuk gehu alias tauge dan tahu pasti juga sudah tidak asing, yaitu tahu goreng yang didalamnya berisi tumisan tauge. Soal rasa dari makanan saya rasa cukup, namun tidak terlalu istimewa. Rasanya mirip masakan rumah. Saya juga agak kecewa dengan balakutaknya yang agak keras saat digigit, hiks padahal itu makanan kesukaan saya .Untuk minumannya, saya mencoba memesan Es Kabayan Saba Kota (Rp. 11.000). Satu mangkuk es yang berisi tape peuyeum, buah sirsak, nata decoco, dan buah nangka. Rasanya cukup enak, manis, segar dan sedikit rasa asam dari buah sirsaknya. Namun cukup mengenyangkan jika dimakan sehabis makan besar, hehe. Secara keseluruhan, resto ini cukup oke dan unik. Pelayanan yang sangat membantu dan terus berusaha memberikan yang terbaik kepada pelanggannya. Terbukti dengan pembagian kuesioner evaluasi untuk penilaian yang dibagikan kepada para pengunjung demi pengembangan resto. Selain itu, untuk kebersihan cukup oke kok. Jadi, bagi yang berkunjung ke Bandung, resto ini bisa jadi pilihan lain untuk berkumpul bersama dengan teman ataupun keluarga. Berkumpul sekaligus bernostalgia dengan film-film nasional jaman dahulu. Silahkan mencoba.. . continue reading
Trainee Gourmet 2013-03-06
157 views
Kelaparan sehabis berbelanja di Factory Outler alias FO...FO...di jalan R.E. Martadinata atau yang dikenal dengan nama jalan Riau, Bandung.Sambil sekilas lewat restoran ini, dari luar nampak seperti antrian orang mau beli tiket bioskop. Ternyata orang antri buat ambil makan. Konsep restoran self service, dimana orang yang mau makan tinggal ambil sendiri piring nasi dan lauknya. Makanan yang tersedia asli dari Indonesia. Pilihan nasipun bermacam dari nasi putih biasa, nasi merah, sampe nasi liwet, makananpun beraneka dari ikan, telur dadar, tempe, gepuk, sampe bakwan jagung yang menurut gw paling berasa dimakannya karena bentuk dan rasanya yang oke punya ada disini. Kalau mau makanannya diangetin, tinggal minta masnya yang ada disana. Setelah selesai pilih makanan, tinggal pilih tempat duduk, tempat duduknya konsepnya kaya warung dengan meja dan kursi dari kayu tanpa penyangga punggung, bener-bener kaya lagi makan di warung.eeiitsss... disini ada yang menarik, yaitu design interior dalam restonya, ada semacam bioskop rakyat yang posisinya didepan meja-meja makan, sehingga pengunjung bisa menikmati makanan sambil nonton film-film ala 70-70'an.Nah pas kemarin yang ditayangin film DKI alias Dono, Kasino, Indro...Ya terusan aja sambil makan ga bisa nahan ketawa.Seru juga makan disini. Menarik banget untuk dicoba.Udah makan dengan kenyang, dengan menu nasi liwet, bakwan Jagung, Udang Balado, Usus ayam (lupa nama makanannya apa), Sayur pokcay , sambal kedondong sama minum es teh manis, sampai ke kasir cuma bayar 23.000,-Worth it'lah menurut gw, yang sampe kekenyangan abis makan itu semua.Patut dicoba nie open-ricers.yukkkk mariiii! continue reading
Rising Gourmet 2012-11-20
120 views
Naaah ini dia ada nih tempat makan seru baru. udah pada tau belooom? it is named WARUNG MISBAR! terletak di jalan yang terkenal buat para pelancong Bandung, yaitu jalan Martadinata. jangan terkecoh sama namanya yang berarti gerimis bubar ya, karena ini bukan warung tenda yang bisa bubaran kalo ujan kok. hehe..Oke let's start the review. tempat makan baru ini menyajikan makanan rumah dengan sajian yang nuansa jadul gitu seperti piringnya ato gelasnya yang kayanya berasal dari jaman sebelum saya lahir hehe. makanan cukup beragam tapi banyak ke ranah makanan sunda rumahan. buat saya sendiri makanannya okelah, lumayan bisa buat kangen sama makanan di rumah saya. hehe. selain itu disini juga ada pedagang asongan yang resmi beroperasi dalem resto dan jualan macem permen, rokok, tissue, dsb. ada juga pedangang cincau sama kembang gula. di depan resto kita juga disambut dengan 'loket karcis' yang petugasnya bagi - bagi kupon gratis es teh manis *waktu itu promo lho. eeeh tapi ntar dulu deh, kok malah jadi kayak pasar malem ya? hehe.. ini rahasianya...Ini diaa nih specialitynyaa.... Disini kita diberi kesan makan di bioskop misbar jaman baheula. tapi bedanya kita tentu gak usah bubar kalo gerimis karena ini didalem ruangan kok. cuma resto dilayout seperti bioskop misbar lengkaaaap dengan film - film yang..eng ing eeeeng... JAMAN DULU banget. hahahaha. seperti itulah juga layoutnya. penuh dengan wallpaper - wallpaper terkait film - film kolosal Indonesia di masa jayanya dulu. Film - film Rano Karno, Ateng, Sophan Sopiaan, Suzzana dan legenda - legenda perfilman Indonesia lainnya diputar tiap saat disini dan di 'setel' di layar tancep di tengah ruangan. bisa makan sambil nonton kejayaan film Indonesia dahulu kala. Berkualitas, daripada nontonin sinetron hehe... Saya sendiri waktu itu menonton film Warkop DKI yang legendaris itu. Sumpah ini niat banget deh layoutnya. mau poto - poto sama mukanya Widyawati, DKI ato raja (ato presiden ya? ) dangdut RHOMA IRAMA di masa keemasannya juga ada karena wallpaper mereka semua terpajang disini. makanpun makin lahap deh hehe. penasaran kan? sok atuuh dicoba langsung kesini. ajak juga ortu kali aja mereka mau nostalgia kan. hehe. very recommended place, feel the sensation, dining with Indonesian movie-star legend! *nb: nih openricers, nuansa makan di salah satu sisi restoran Warung Misbar continue reading