17
2
0
All Branches (8)
Telephone
(021) 3904747
Introduction
Makanan Khas Sunda, sambil menikmati hidangan yang lezat, anda juga akan dimanjakan alunan musik sunda dalam balutan interior etnis nan nyaman. continue reading
Good For
Big Group
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Visa Master AMEX Cash / Tunai
Number of Seats
200
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
VIP Rooms
Signature Dishes
Ayam Cabai Hijau Gurame Pesmol Tumis Leunca Tutut
Review (19)
Semua pastinya sudah tahu donk dengan resto Bumbu Desa yang sudah terkenal dengan simbol cabai merahnya tersebut. Sekarang mereka telah mempunyai cukup banyak Cabang, salah satunya berada di Cikini Raya. Restonya besar dan tersedia areal tempat parkir yang cukup luas. Interiornya merupakan perpaduan antara tradisional dengan modern dengan suasana pedesaan dan elegant banget. Meja dan kursi yang tersedia banyak dan tertata dengan rapi. Kebersihan ruangannya juga benar2 terjaga dengan baik. Suasananya nyaman ditambah lagi dengan suara alunan musik sundanya, benar2 cocok deh untuk acara kumpul2.Makanan disini rata2 sudah jadi dan disajikan di meja panjang seperti prasmanangitu, kecuali untuk beberapa menu perlu dimasak terlebihd ahulu.Saya memesan ikan gurame pesmolnyanih karena kelihatannya enakbanget. Ikannya digoreng tidak terlalu kering dan disiram dengan saos pesmolnya. Saosnya berwarna kecoklatan dan ada irisan daun bawang, tomat, cabai rawit utuh dan petai. Rasanya manis, pedas dan gurih. Bumbu2nya juga pas dan meresap di ikannya. Ikan guramenya fresh dan tidak bau tanah, ukurannya juga lumayan besar. Sebagai pelengkap saya memesan bakwan jagungnya yang disajikan diatas piring yang terbuat dari anyaman gitu dan diberi alas daun pisang. Rasa bakwannya enak, manis dan gurih serta terasa banget jagungnya. Ukurannya lumayan besar dan waktu dimakan empuk lho.Untuk dessert saya memesan es kopyor pajajaran yang direkomendasikan oleh pelayannya dan merupakan minuman khas disini. Es ini disajikan di sebuah gelas kaca yang cukup besar ukurannya. Sirop yang dipergunakan berwarna hijau, Isinya adalah jagung manis yang dipipil dan kelapa kopuor lalu diberis antan. Gak tahu nihjagungnya dikukus apa direbus, tetapir asanya sih masih garing, manisdan fresh. Kelapa kopyornya juga enak. Isi yang diberikanc ukup banyak dan takarannya pas dengan air, sirop dan esnya. Rasa manisnya juga pas, tidak berlebihan dan enggak bikin eneg.Karena restonya besar maka jumlah pelayannya juga banyak dan pastinya kita dilayani dengan baik ya.Penyajian pesanan juga termasuk cepat walaupun keadaan resto sedang ramai karena makanannya sebagian besar memang sudah jadis ehingga tinggal disajikan setelah dipesan.Suasana disini memang agak beda dengan resto Sunda lainnya ya karena tempatnya asyik dan keren.Variasi makanannya banyak dan lengkap, rasanya juga enak2 lho.Harga memang sedikit mahal ya, tetapi masih ok dan terjangkaulah. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Novice Gourmet 2013-07-20
559 views
Bumbu desa dari namanya saja sudah tau kalau di sini menyediakan menu masakan indonesia. Tempatnya sangat2 cozy dengan desain seperti rumah2 ala desa lalu penyajian makanannya juga prasmanan jadi kita bisa lihat langsung dan untuk menu gorengannya biasanya digoreng lagi jadinya garing. Tempatnya juga cukup luas 2 lantai dan bisa menampung banyak orang. Makan di sini sih lebih enak ramai2 dengan teman kantor atau keluarga biar lebih seru. Kebersihannya sangat terjaga. Pelayannya ramah2 dan responnya cepat kalau dipanggil. Sate Udang GorengUdang ditusuk dengan tusuk sate lalu digoreng berikut kulitnya. Rasanya lumyan enak dicocol dengan sambalnya yg pedas. Walaupun daging udangnya ga terlalu ada rasa alias tawar karena yg berbumbu itu bagian kulitnya tapi dicocol dengan sambalnya yg pedas udang gorengnya jadi enak, udangnya besar dan ga amis. Enaknya di sini sambalnya bisa nambah sepuasnya tanpa kena charges lagi.Tumis KangkungTumis kangkungnya enak rasanya gurih dan kangkungnya ga lembek tapi juicy pas digigit. Paru GorengParu gorengnya crispy banget dan empuk ga keras, rasanya juga gurih dan yg penting adalah gak bau hehe. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Rising Gourmet 2013-06-11
373 views
Resto bumbu desa ini yang ada di daerah cikini ini tempat nya cukup besar,dan di resto ini juga tersedia tempat parkir mobilnya,dan pada bagian depan restonya di desain seperti rumah makan ala pedesaan gitu,tapi resto ini tempatnya sangat nyaman dan cukup berkesan moden juga desain restonya.dan tata pencahayan di resto ini juga sangat baik sekali...Di resto bumbu desa ini menu makanan nya memang menggunakan bumbu ala pedesaan gitu yang terkenal dengan bumbu yang menggunakan bahan yang cukup sederhana yang biasa dipakai orang tua kita untuk memasak sesuau,karena di resto ini menyajikan menu makanan dengan citarasa bahan rempah rempahnya.dan saya pun cukup menyukai bumbu dari bahan rempah rempah...Saat saya makan ke resto bumbu desa yang ada di cikini ini say datang bersama dengan teman saya,dan ketika itu kami makan nya menjelang magrib gitu deh,dan pas kami datang ke resto ini suasana tempatnya sedang dalam keadaan rame rame nya...Dan yang saya pesan saat makan di resto bumbu desa ini :Ayam goreng bumbu serundeng yaitu ayam goreng ini yan saya pesan adalah yang paha nya dan menu ini digoreng nya dengan bumbu kuning dan diatas ayam nya diberi taburan bumbu serundeng yang terbuat dari kelapa yang diberi campuran rempah rempah lalu digoreng.dan untuk rasa bumbu serundeng nya cukup terasa nikmat dan gurih rasanya.dan daging ayam goreng nya juga nikmat bumbu kuning nya,dan tekstur daging nya cukup lembut.Teh djahe salatiga yaitu minuman yang saya pesan ini disajikan dengan sebuah cangkir dan pada minuman ini terdiri dari campuran teh dan jahe nya dan rasa nya pun cukup menghangatkan tubuh saya banget rasa jahe nya,dan angin yang di dalam tubuh saya bisa keluar,karena setelah minum teh jahe ini saya menjadi cukup sering bersendawa... continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)