9
2
0
All Branches (7)
Telephone
(021) 5818459
(021) 5818450
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Sales Tax
Signature Dishes
Ayam Rambut Setan Sambal Iblis Sate Mringis Teri Buto Ijo
Review (11)
Novice Gourmet 2013-09-19
138 views
Hai Open Ricers LoversResto ini memang dari segi nama agak menarik dan membuat penasaran, apakah ada hubungan antara menu nya dengan namanya yang bisa dibilang nyeleneh, maklum saya baru pertama kali mencoba menu masakan resto tsb. Lokasi resto ini cukup strategi berada dipinggir jalan raya, dengan menyediakan tempat parkir yang luas. Resto ini menurut saya cukup nyaman dan bersih, Interior yang menarik dengan banyaknya lukisan dan pajangan khas Jawa tradisional, sebelum masuk kita di sajikan dengan patung mbah yang sedang seolah-olah jingkrak. Resto ini cukup luas sehingga banyak pula acara kantor yang diadakan di resto ini, lokasi disediakan bisa di indoor maupun outdoor. Setelah kita masuk resto tsb kita di berikan welcome drink berupa es buah. Merupakan pelayanan yang plus.Kategori menu: Menu pilihan saya adalah menu masakan rumahan, menu yang disediakan cukup komplit, menu khas jawa seperti teri buto ijo, garang asam, sayur singkong. beberapa menu dapat di lihat di buku menu, sbb :Karena memang masakan khas jawa rasa manis tidak dapat hilang dari menu-menu pilihan saya. Finally saya cukup merasakan puas dari segi rasa. Pelayanannya cukup fast respon. cukup sabar menunggu kurang lebih 10 menit, sampai menu yang kita pesan dapat disajikan.harga cukup expensive, untuk Nasi Putih 2 porsi (Rp. 12.000) dan Sambel Koyor (Rp. 18.000), Teri Buto Ijo (Rp. 16.000) dan Sayur Oblok-Oblok (Rp. 10.000).Happy Kuliner.. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Rising Gourmet 2013-08-01
68 views
Sering melewati Jl. Pesanggrahan, baru kali ini saya akhirnya mencoba makan di salah satu resto yang bernama Mbah Jingkrak. Letaknya memang agak tersembunyi di dalam, yaitu jalan yang menuju arah Kompleks Puri Kembangan. Sehingga hampir setahun lebih saya bekerja di Kebun Jeruk, baru beberapa bulan lalu saya melihat Mbah Jingkrak cabang Pesanggrahan ini, hehe . Patokan gampangnya adalah seberang Ranch Market Jl. Pesanggrahan, pasti gampang nemunya. Seperti biasa, saya dan pasangan yang baru saja pulang kerja sampai resto ini mendekati waktu adzan. Sudah takut akan tidak kebagian tempat untuk makan, namun ternyata perkiraan kami salah. Resto ini masih sepi pengunjung! Senangnya kami memilih tempat duduk, apakah outdoor atau indoor. Saya dan pasangan memilih untuk duduk di area dalam saja, biar bisa sambil menonton televisi menanti adzan. Resto ini cukup luas ternyata, tempat parkirnya pun dapat memuat hingga 10 mobil. Memang benar-benar resto Jawa tradisional! Mulai dari menu makanan yang disajikan hingga dekorasi interior di dalam ruangan yang didominasi oleh kain batik, wayang, lukisan Jawa, dan topeng khas Jawa. Selain itu nuansa tradisionalnya pun sangat kuat, terlihat dari alat-alat makan seperti piring, mangkok dan gelas yang sangat tradisional Jawa dan sederhana. Juga ditambahkan lampu gantung tradisional, petromaks dan kipas angin yang benar-benar jadul banget. Ohya, di depan pintu masuk resto pun kita akan disambut oleh patung si mbah sendiri yang sedang berjingkrak (loncat dengan sebelah kaki), hihi .Sistem order makanannya semi prasmanan. Semua menu disajikan berderet diatas sebuah meja. Kita tinggal menunjuk dan memilih menu mana yang akan kita pesan dan para pelayan akan menghangatkan dan mengantarnya ke meja. Saya memesan Nasi Putih (Rp. 12.000) dan Sambel Koyor (Rp. 18.000). Semangkuk sambel koyor berisi potongan-potongan kikil sapi dan cabe rawit merah utuh. Rasanya benar-benar asam!! Membuat kita berjingkrak keasaman, haha . Bagi kalian yang tidak kuat dengan rasa asam, saran saya jangan makan dengan kuahnya, karena dagingnya sendiripun sudah sangat asam. Selain itu saya memesan Teri Buto Ijo (Rp. 16.000) dan Sayur Oblok-Oblok (Rp. 10.000). Dinamai teri buto ijo, karena teri ini dimasak dengan tumisan cabai hijau. Satu porsinya cukup sedikit, namun cukup untuk kami berdua. Sedangkan sayur oblok-oblok adalah sayur tumisan daun singkong, rasanya cukup gurih. Karena sedang di Bulan Ramadhan, resto ini menyediakan es buah secara gratis yang diberikan sebagai tajil atau makanan pembuka puasa. Es buah yang berisi potongan buah pepaya, nanas, dan biji selasih ini cukup segar sebagai menu pembuka dengan kemanisan yang cukup. Untuk pelayanan, cukup ok menurut saya. Resto ini mempekerjakan cukup banyak pelayan, malah beberapa ada yang terlihat menganggur karena pengunjung sedang tidak ramai. Ohya, sedikit informasi pembayaran bill disini bisa menggunakan fasilitas kartu juga, namun dengan minimal transaksi 100 ribu rupiah. Karena ketidaktahuan saya akan info ini, saya sampai harus keluar mencari ATM terlebih dahulu karena tidak membawa uang cash, hihi .Untuk kebersihan dalam resto ini, bisa dikatakan cukup bersih. Namun saya agak menyayangkan kebersihan di area parkir. Tanaman-tanaman yang terlihat tidak terurus, hingga rumput liar dan alang-alang tinggi yang banyak tumbuh disela-sela pavingblock, sehingga terkesan agak berantakan. Secara keseluruhan, resto Mbah Jingkrak cabang ini boleh dicoba untuk makan ramean. Karena kita bisa berbagi lauk-pauk dengan teman/ rekan lain, sehingga kita bisa mencicipi berbagai menunya yang bisa membuat kita berjingkrak-jingkrak, hehe.Happy Kuliner, Openricers... . continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Novice Gourmet 2013-02-18
44 views
pertama kali tahu mengenai mbah jingkrak dari motor delivery ordernya yang lagi nganter makanan. dipikir-pikir namanya lucu, maka aku coba mendatangi tempat makan tersebut. Tempatnya memang agak sedikit tersembunyi namun ada papan nama besar yang akan memberitahu mengenai resto tersebut. Desain bangunan sederhana dan bernuansa jawa membuat para penikmat merasa seperti di rumah dengan cara memilih menu yang unik yaitu memilih makanan yang kita inginkan sendiri. Makanan yang dihidangkan pun rata-rata bernuansa pedas. Favorite saya disana adalah sambal bawang dengan tempe mendoannya yang cukup besar, selain itu ayam suwir pedasnya, pitik kobong,serta kikilnya enak.Bagi anda pencinta peda,patut mencoba makanan ini. Namun bagi yang tidak uka pedas, ada menu lain yang bs dimakan seperti kikil manis, pitik kobong non spicy, ayam goreng dan menu lainnya dapat anda nikmati disana. Oh iya, salah satu yang cukup mengejutkan adalah es teh manis yang memiliki pori gelas besar. so Fantastic mengenai parkiran pun tersedia ccukup banyak dengan tempat makan indoor dan outdoor.Jika penasaran boleh dicoba lho... continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)