95
30
7
Rising Gourmet
40
20
Tiba-tiba si Mr. V ajakin makan es krim ini, jujur gw belom pernah nyobain, tapi sering denger yang katanya es italia ini es jadul udah dari jaman dulu. Karena bingung dimana tempatnya, lagi-lagi kita andelin Waze.Akhirnya sampe di tempatnya, dan super rame, parkiran mobil berjejer di depan ragusa.Didepan ragusa bukan cuman pengunjung aja yang rame, tapi pedagang gerobakan juga banyak, dari jual otak-otak, sate, kue pasar, minuman, dll.Mau pesen aja ngantrinya nan jubilah, disini es krimnya gak
Read full review
Tiba-tiba si Mr. V ajakin makan es krim ini, jujur gw belom pernah nyobain, tapi sering denger yang katanya es italia ini es jadul udah dari jaman dulu. Karena bingung dimana tempatnya, lagi-lagi kita andelin Waze.
Akhirnya sampe di tempatnya, dan super rame, parkiran mobil berjejer di depan ragusa.
Didepan ragusa bukan cuman pengunjung aja yang rame, tapi pedagang gerobakan juga banyak, dari jual otak-otak, sate, kue pasar, minuman, dll.
Mau pesen aja ngantrinya nan jubilah, disini es krimnya gak ada di display, gak bisa diliat ya kaya gimana penampakannya. Cuma dikasih kertas selembar isinya pilihan rasa dan harganya. Di tembok ada tulisan sejak tahun 1932, bayangin aja lama banget, udah dari jaman perang dan jaman dimana Indonesia belum merdeka. Dan di tembok bilangnya tanpa pengawet, jelas sih gak heran.
Karena peminatnya banyak, yang duduk juga banyak, untung kita kebagian 1 meja. Tadinya kalau gak kebagian ya mau gak mau makan di mobil aja. Sayang tempatnya kurang nyaman, gak ber-ac, cuman kipas angin, sedangkan jual es krim, sepertinya menyebabkan kenapa es krim gw cepet lumer.
MOCCA (IDR 15,000)
Rasa dan aroma mocca nya oke lah, tidak enek, tidak kemanisan, semua terasa pas. Tapi gw gak suka tekstur es krimnya, entah kenapa es krim tipe ini bukan tipe gw. Teksturnya lebih berair. Kalau kata Mr. V gw terlalu membayangkan es krim gelato seperti di gelato shop yang hits atau gw terlalu bandingin ama cold stone, ya jauh. Mesti makan cepet-cepet, kalau gak bakalan meleleh, oh ya bau susunya kurang berasa ya. Kayanya milk fat-nya sedikit. Kurang creamy.
SPAGHETTY ICE CREAM (IDR 35,000)
Ini es krim yang menurut gw paling banyak, wadahnya bukan di cup lagi, tapi di styrofoam. Kenapa dikatakan es krim, karena bentuk es krimnya keluar berbentuk panjang seperti spaghetty. Toppingnya beraneka ragam, karena ada kacang tanah seolah-olah rasanya seperti makan es podeng hahaha. Porsinya banyak banget, ini bisa buat berdua atau bertiga.
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2016-03-25
Waiting Time
5 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.25000 (Tea)
Trainee Gourmet
1
0
es krim italia tradisional yang tanpa bahan pengawet ini sudah berdiri sejak 1932 lama banget ya 😁rasanya ya enak banget wajib coba dehwalaupun tempatnya sederhana tapi es nya waw
Read full review
es krim italia tradisional yang tanpa bahan pengawet ini sudah berdiri sejak 1932 lama banget ya 😁
rasanya ya enak banget wajib coba deh
walaupun tempatnya sederhana tapi es nya waw
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Recommended Dishes
  • Ice Cream
Trainee Gourmet
1
0
recomended
2016-05-13
rasa unik dibandingkan ice cream yang lain..cocok banget sama lidah jadi bikin ketagihan hahaha
Read full review
rasa unik dibandingkan ice cream yang lain..cocok banget sama lidah jadi bikin ketagihan hahaha
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Rising Gourmet
550
3
Ice cream yang legendaris dan dari segi rasa gapernah berubah. Special mix dan cola float nya sih yang selalu dipesan jika kesini dan jika pesen ice cream juga dikasih air mineral. Tempatnya selalu penuh, terkadang harus waiting list, memang enak sih ice creamnya
Read full review
Ice cream yang legendaris dan dari segi rasa gapernah berubah. Special mix dan cola float nya sih yang selalu dipesan jika kesini dan jika pesen ice cream juga dikasih air mineral. Tempatnya selalu penuh, terkadang harus waiting list, memang enak sih ice creamnya
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp.30000
Recommended Dishes
  • alpukat vanila ice cream
Rising Gourmet
550
3
Kalo ngomongin ice cream, Ragusa adalah ice cream legendaris, sejak tahun 1932.Legendaris sejak jakarta masih pake nama batavia.Penyajiannya masih pake gelas lama, yang gue pesen adalah spaghetti ice cream, rasanya tidak terlalu manis, kacang nya pas, cokelat nya juga.Pokoknya recomended deh buat iseng makan ice cream. Tapi sayang ya tempat ini selalu rame jadi gak bisa gosip lama" disini
Read full review
Kalo ngomongin ice cream, Ragusa adalah ice cream legendaris, sejak tahun 1932.
Legendaris sejak jakarta masih pake nama batavia.
Penyajiannya masih pake gelas lama, yang gue pesen adalah spaghetti ice cream, rasanya tidak terlalu manis, kacang nya pas, cokelat nya juga.
Pokoknya recomended deh buat iseng makan ice cream. Tapi sayang ya tempat ini selalu rame jadi gak bisa gosip lama" disini
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp.30000
Recommended Dishes
  • spaghetti ice cream
Rising Gourmet
167
2
Ternyata sudah lama juga ya kunjungan kami ke Ragusa Es Italia ini. bertepatan dengan tanggal ultahnya si doi, tentu saya kemari ditraktir doong hehe. resto ini terletak di kawasan jadul di seputaran Veteran. didaerah ini sampai kota tua sana memang banyak sekali bangunan tua baik yang dilestarikan maupun yang (sayangnya) terlantar. sejajaran lokasi resto juga masih terkesan lampau jadi konsep resto yang masih terus dilestarikan ini klop juga.Sebelumnya saya sudah kesini berulang kali sejak keci
Read full review
Ternyata sudah lama juga ya kunjungan kami ke
Ragusa Es Italia ini. bertepatan dengan tanggal ultahnya si doi, tentu saya kemari ditraktir doong hehe. resto ini terletak di kawasan jadul di seputaran Veteran. didaerah ini sampai kota tua sana memang banyak sekali bangunan tua baik yang dilestarikan maupun yang (sayangnya) terlantar. sejajaran lokasi resto juga masih terkesan lampau jadi konsep resto yang masih terus dilestarikan ini klop juga.

Sebelumnya saya sudah kesini berulang kali sejak kecil. keluarga saya yang sejak lahirnya di jakarta sering cerita kalo eskrim ini dari dulu udah ngetop. eskrim yang awalnya diusahakan oleh orang Italia langsung masih mempertahankan menu dan gaya baik penyajian dan konsep restonya. tak lekang oleh waktu juga ya, karena di malam minggu kita datengpun masih rame pengunjungnya. pelayannnya pun agak kewalahan karena banyaknya pengunjung. suasana dalamnya pun membawa kita terbayang ke masa lampau. didukung dengan eskrim yang telah datang ke hadapan kami.

Eskrim ini dibuat handmade. resepnya juga konon masih sama bahkan menunya juga. kami jadi serasa dibawa ke masa lampau. Esnya bertekstur ya, bukan jenis es halus tapi rasanya masih enak dong. seperti ragam rasa yang kami coba seperti alpukat, tutty frutty dan coklat. memang ragam rasanya standar tapi kangen juga kan makan rasa2 masa kecil kita dikala sekarang sudah mulai jarang rasa standar seperti itu? next time saya akan coba spaghetti ice cream yang jadi andalan mereka karena kemarin gak sempet juga mesennya. namanya juga ditraktir ya kita ngikut aja hehe.

Secara pariwisata resto ini patut dipertahankan keotentikannya. dilihat dengan atensi pengunjungnya, eskrim ini gak kalah sama eskrim masa kini. coba, rasakan citarasa yang akan membawamu jauh ke jaman pendudukan Eropa lalu
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2012-08-18
Waiting Time
15 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.30000 (Other)
Occasion
Birthday
Recommended Dishes
  • Ragam Es Ragusa
Veteran Gourmet
93
80
Ragusa Ice Cream is one of the old ice cream restaurant, located on West Jakarta. I think, I could say that the concept is really similar with Zangrandi. Both of them offer traditional ice cream taste – and style -.Honestly, since I’m not a Jakartanese, I don’t know about this Ice Cream stall until I watch Hell’s Kitchen and all of them went here for the show. Looking Chef Juna and the rest of the contestants visiting Ragusa makes me think that this ice cream must be super good!That’s why, after
Read full review
Ragusa Ice Cream is one of the old ice cream restaurant, located on West Jakarta. I think, I could say that the concept is really similar with Zangrandi. Both of them offer traditional ice cream taste – and style -.
Honestly, since I’m not a Jakartanese, I don’t know about this Ice Cream stall until I watch Hell’s Kitchen and all of them went here for the show. Looking Chef Juna and the rest of the contestants visiting Ragusa makes me think that this ice cream must be super good!
That’s why, after some time I finally have time to try the ice cream here! I couldn’t resist ice cream, anyway.
Spaghetti Ice Cream – IDR 38,500 This is their favorite menu here. Even Chef Juna and some contestants other this ice cream on the show. It really do looks like a spaghetti, with chocolate sauce combine with – I don’t know – some rainbow sprinkles on top, and peanuts. For the taste, it’s quite good, but not as “WOW” as it looks.
Durian Ice Cream - IDR 20,000 I don’t eat Durian. Yes, If you’re following my blog (borntobite.blogspot.com) / or my food feed here, you’ll know that I don’t eat durian, avocado, ginger, and some others.
So, this menu belongs to my sister. According to her, she loves it, but she also said the taste is not that special.
Ambiance: I feel like going back to the 90s or even 70s in this place. Both my parents love it here, because it reminds them of their young age in the past. I think they could add some music in the place, so the customers feel more homey & cozy.
Service:
The service is super nice. An old man serve us as the waiter, and he’s polite. They also serve the ice cream really fast.
P.S: Their ice cream melts pretty fast! Which means, no preservative right? It’s a good news!
Hey, you can also try some street food, a traditional one from Betawi in front of Ragusa Es Italia. You could even bring it and eat the food inside Ragusa Restaurant. Taste nice and so Betawi!
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Waiting Time
3 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.40000 (Other)
Recommended Dishes
  • spaghetti ice cre
  • spaghetti ice cream
Trainee Gourmet
2
0
Cuman bingung sama orang yang menilai ini es ini enak. Saya pesan banana split, saya ingin ganti rasa, karena rasa standarnya adalah Coklat, Vanilla, Strawberry. Saya tidak suka strawberry, saya mau tukar dengan rasa Vanilla. Dengan kasarnya pelayannya bilang kalau ganti rasa, nambah uang. Saya malas debat, ya sudah rasa standar saja. Gimana kesan rasa es krimnya?Vanilla: ManisCoklat: Manis agak pahitStrawberry: Manis agak kecutSpecial? TidakAkan kembali lagi? TidakAnda wajib ke sini? TidakHarga
Read full review
Cuman bingung sama orang yang menilai ini es ini enak. Saya pesan banana split, saya ingin ganti rasa, karena rasa standarnya adalah Coklat, Vanilla, Strawberry. Saya tidak suka strawberry, saya mau tukar dengan rasa Vanilla. Dengan kasarnya pelayannya bilang kalau ganti rasa, nambah uang. Saya malas debat, ya sudah rasa standar saja.

Gimana kesan rasa es krimnya?Vanilla: Manis
Coklat: Manis agak pahit
Strawberry: Manis agak kecut

Special? Tidak
Akan kembali lagi? Tidak

Anda wajib ke sini? Tidak
Harga? Murah.

Overall review:
Taste: Es krim manis yg cuman beda warna, ga ada perbedaan rasa sama sekali
Decor: Kurang bagus, jadul, mungkin karena merasa sudah ramai, jd owner tidak mau memperbaiki Decor
Service: Buruk, pelayan jadul dgn manner sangat buruk
Value: Nilai lebih di sini, harga murah. Itu saja
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2015-06-21
Waiting Time
25 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.30000 (Night Snack)
Trainee Gourmet
2
0
Sedikit kecewa
2015-05-28
waktu itu pulang dari galeri nasional ama temen2 searching tempat makan sekitar dan ketemulah tempat ini. kita beli es krim macem2 juga sate dan otak2 yg ada dijual didepan restaurannya. es krimmya biasa aja menurut ane bahkan gak terlalu enak dan rasanya rata2 hampir sama, tapi yg coklat mayan lah. sedikit kecewa sih karena es krimnya gak sesuai harapan ane. dan menurut ane harganya agak mahal dibandingkan rasa dan ukurannya. tapi lidah tiap orang beda2 sih ya btw, otak2 dan sate di depannya m
Read full review
waktu itu pulang dari galeri nasional ama temen2 searching tempat makan sekitar dan ketemulah tempat ini. kita beli es krim macem2 juga sate dan otak2 yg ada dijual didepan restaurannya. es krimmya biasa aja menurut ane bahkan gak terlalu enak dan rasanya rata2 hampir sama, tapi yg coklat mayan lah. sedikit kecewa sih karena es krimnya gak sesuai harapan ane. dan menurut ane harganya agak mahal dibandingkan rasa dan ukurannya. tapi lidah tiap orang beda2 sih ya
btw, otak2 dan sate di depannya mayan enak
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Waiting Time
15 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.25000 (Other)
Novice Gourmet
148
0
Tutti Fruity
2014-10-22
camilan saya kali ini di sebuah tempat makan es krim konsep jaman dulu yang masih eksis sampai sekarang dan selalu rame, dekat stasiun Gambir lokasinya.es khas Italy yang katanya resep mereka turun temurun sampai generasi sekarang,es krimnya pun standar pilihannya, saya pesen tutty fruity namanya, ukurannya cukup besar,di dalam es krimnya ada potongan buah segar, rasa es krimnya tidak terlalu manis danada variasi rasa vanila, coklat dan strawberry.
Read full review
camilan saya kali ini di sebuah tempat makan es krim konsep jaman dulu yang masih eksis
sampai sekarang dan selalu rame, dekat stasiun Gambir lokasinya.
es khas Italy yang katanya resep mereka turun temurun sampai generasi sekarang,
es krimnya pun standar pilihannya, saya pesen tutty fruity namanya, ukurannya cukup besar,
di dalam es krimnya ada potongan buah segar, rasa es krimnya tidak terlalu manis dan
ada variasi rasa vanila, coklat dan strawberry.
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-10-20
Waiting Time
5 Minutes (Dine In)
Rising Gourmet
292
2
Lewat daerah gambir , jadi keinget dengan tempat makan es jaman dahulu kalo yg terletak dekat statiun jugapenasaran sama penampilannya yg sekarang jadi kami memutuskan kesanaakhirnya ketemu jugawah masih dipertahankan suasana tempoe doeloenyaterkadang ada pengamen yg masuk ruangan terbuka pakai kipas diatasnya dan meja kursinya berciri khas betawi lamamari kita coba rasanya yg sudah lama kita lupa inilah menu yg kami cobasemuanya terbuat dari es krim rasanya cukup enak , mungkin karena sekarangl
Read full review
Lewat daerah gambir , jadi keinget dengan tempat makan es jaman dahulu kalo
yg terletak dekat statiun juga
penasaran sama penampilannya yg sekarang jadi kami memutuskan kesana

akhirnya ketemu juga
wah masih dipertahankan suasana tempoe doeloenya
terkadang ada pengamen yg masuk
ruangan terbuka pakai kipas diatasnya
dan meja kursinya berciri khas betawi lama

mari kita coba rasanya yg sudah lama kita lupa inilah menu yg kami coba
semuanya terbuat dari es krim
rasanya cukup enak , mungkin karena sekarang
lidah kami lebih terbiasa dengan merk es krim yg lebih modern ya
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-10-05
Waiting Time
10 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.27000 (Other)
Novice Gourmet
47
0
Hai Openricer! Kali ini gue bakal review Es Italia yang udah terkenal banget ini. Sejarah singkatnya dulu resto ini emang punya orang italia, Ragusa bersaudara. Tapi karena mereka balik ke kampungnya di Italia, sekarang yang mengelolanya yaitu teman dari Ragusa. Jadi kalau kesini ga akan nemu orang Italia-nya hehehe.Gue kebetulan ke sini pas banget lagi ramadhan buat buka puasa. Gue sampe di lokasi sekitar jam 6 kurang. Untungnya sampe sana masih ada meja yang kosong. Pas duduk gue langsung disu
Read full review
Hai Openricer!

Kali ini gue bakal review Es Italia yang udah terkenal banget ini. Sejarah singkatnya dulu resto ini emang punya orang italia, Ragusa bersaudara. Tapi karena mereka balik ke kampungnya di Italia, sekarang yang mengelolanya yaitu teman dari Ragusa. Jadi kalau kesini ga akan nemu orang Italia-nya hehehe.

Gue kebetulan ke sini pas banget lagi ramadhan buat buka puasa. Gue sampe di lokasi sekitar jam 6 kurang. Untungnya sampe sana masih ada meja yang kosong. Pas duduk gue langsung disuguhin kertas menunya sama si 'nci'. Agak cerewet sih emang gara-gara gue sama kakak-kakak gue mikirnya lama. Akhirnya yaudahlah gue pesen yang langsung keliatan di mata aja. Ga lama kemudian es krim nya pun datanggg, dan pas banget adzan maghrib. Es krimnya dari atas searah jarum jam: Special mix, sphagetti (Rp 30.000), (Rp 20.000), Chocolate sundae (Rp 20.000), banana split (Rp 30.000).

1. Choco sundae Ini nih yang jadi favorit banget. Pas dicobain duh es krimnya lumer banget ya dimulut. Sebenernya es krimnya emang gampang lumer sih jadi harus cepet dimakan juga. Katanya sih itu karena es krim nya ga pake pengawet dan juga pemanis. Nah yang gue pesen ini rasa coklatnya pas banget, manis tp ga manis banget. Udah gitu disiram pake saus coklat dan ditaburin kacang.

2. Special Mix
Kalo ini pesenan kakak gue jadi gue ga nyobain. Es krim nya ada 3 rasa. Dan ga ada taburan di atasnya.

3. Spaghetti Ice Cream
Gue sempet cobain dikit. Es krim nya rasa vanilla dan dibentuk kayak spaghetti. Diatasnya dikasih taburan saus coklat, kacang dan apa tuh yang warna-warni itu.

4. Banana Split
Kalau yang ini, terdiri dari 3 jenis ice cream dan juga da pisangnya. atasnya juga dikasih toping yang sama kayak spaghetti ice cream.

Ya, es krimnya lumayan ya harganya. Tapi menurut gue sebanding dengan rasanya. Kalo buat interior sih tempatnya emang kesannya jadul gitu ya. trus buat diluar parkirnya luas. Dan tempatnya juga gampang di tempuh kalo dari monas. Kalo masalah service sih emang agak kurang ya. Soalnya 'nci'-nya suka cerewet. Udah gitu mejanya termasuk sedikit ya, padahal pengunjung banyak yang sampe antri. Tapi pas kita pesen es krim, cepet nyampenya kok ke meja kita hehe.
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-07-13
Waiting Time
5 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp.30000 (Night Snack)
Recommended Dishes
  • Chocolate Sundae
Rising Gourmet
Banana Split
2014-07-30
Bernostalgia saat -saat kerja di jakarta dulu sering banget ke Ragusa tiap weekend, sekarang tiap ada kesempatan atau keperluan di jakarta di sempet - sempetin mampir ke Ragusa, ternyata kualitas rasa ice creamnya masih tetap sama. ga salah kalau kedai ice cream ini masih eksis sampai sekarang. Yup.. Ragusa merupakan kedai es krim yang sudah cukup tua dan sampai sekarang masih mempertahankan kesan jadul sebagai ciri khasnya.. Beralamat di Jalan Veteran I no 20, Jakarta,  dekat Masjid Istiqlal Ja
Read full review
Bernostalgia saat -saat kerja di jakarta dulu sering banget ke Ragusa tiap weekend, sekarang tiap ada kesempatan atau keperluan di jakarta di sempet - sempetin mampir ke Ragusa, ternyata kualitas rasa ice creamnya masih tetap sama. ga salah kalau kedai ice cream ini masih eksis sampai sekarang. Yup.. Ragusa merupakan kedai es krim yang sudah cukup tua dan sampai sekarang masih mempertahankan kesan jadul sebagai ciri khasnya.. 

Beralamat di Jalan Veteran I no 20, Jakarta,  dekat Masjid Istiqlal Jakarta Pusat. begitu memasuki kedai ice cream ini, nuansa jadul sungguh terasa, di sambut dengan meja kayu yang dipadu dengan kursi rotan yang di tata berseberangan serta foto hitam putih yang menempel di dinding. walaupun terkesan jadul tapi tempatnya cukup rapi dan kebersihannya sangat terjaga. ragusa menawarkan ice cream seperti Banana split, tutti frutti, spaghetti ice cream, rum raisin, chocolate sundae,dll. selain ice cream ada beverages seperti es klamud, lemon squash, lemon tea, serta orange float. Ragusa memang tidak menyediakan menu makanan, tak heran jika di depannya cukup banyak penjual makanan seperti otak - otak, sate, serta mie yang dapat kita pesan. 

Dari dulu favorit saya di sini masih sama yaitu ice cream banana split. ice cream yang di sajikan dengan mangkok khusus.. berisi potongan pisang dengan toping tiga scoop ice cream rasa coklat, vanilla serta strawberry dipercantik dengan siraman saus coklat serta taburan kacang yang sangat menggoda dan cantik. ice creamnya cukup creamy dan manisnya ga terlalu over jadi ga bikin eneg, pas dilidah pun terasa lembut . menu ice cream yang ini sepertinya menjadi favorit mayoritas pengunjung deh, ga cuma saya aja, hehehe..soalnya enak bangeeeettt
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Trainee Gourmet
1
0
salam, jadi sewaktu saya lagi ada di Jakarta, saya diajak pergi makan es krim ragusa. rekomendasi lah dr temen, katanya enak banget es krim nya.ni berdasar pengelaman saya aja loh y...ga tau setiap hari ini temepat es krim spt apaIMO,pertama, SERVIS JELEK BANGETmengapa? saya ceritakan sedikit, jadi saya lagi ngantri, msha da 3 orang di depan saya, habis itu kasir ny pergi, msh sisa 2 orang antri kan (tante2 da punya anak lah). antri brp lama dtg ni si oma, kecil badannya pk baju orange. pikiran
Read full review
salam, jadi sewaktu saya lagi ada di Jakarta, saya diajak pergi makan es krim ragusa. rekomendasi lah dr temen, katanya enak banget es krim nya.
ni berdasar pengelaman saya aja loh y...ga tau setiap hari ini temepat es krim spt apa
IMO,

pertama, SERVIS JELEK BANGET
mengapa? saya ceritakan sedikit, jadi saya lagi ngantri, msha da 3 orang di depan saya, habis itu kasir ny pergi, msh sisa 2 orang antri kan (tante2 da punya anak lah). antri brp lama dtg ni si oma, kecil badannya pk baju orange. pikiran bakal layanin pembeli yg mw order.
Tau ny dy malah ngobrol, gosip sm 2 tante depan saya...JENGKEL? y iy lah 20 menit (lebih mungkin)

kedua, Interior ruangan JELEK
kenapa saya bilang jelek, karena tempat ny ga ditata dengan rapi, antrian aja bs ganggu jalan, meja-kursi penempatan ny ga efisien.

ketiga, SIKAP si  OMA JELEK
nah si oma ini yg saya cerita diatas, dy malah cerita2 ttg yg menurut saya itu urusan dalam toko es krimRagusa y. ada yg mw beli aqua botol, krn kulkas ny diluar dy lngsung ambil (mgkn krn dy liat antrian pjg jg y) " nih liat, klo ga ketahuan gmn?" pembeli ini bayar pk uang 50rb "5rb, uang pas" si pembeli balik ke meja ny smbl bw botol aqua, minta uang 5rban sm temen ny. si Oma ini liatin aja, tkt ilang kli tuh 5rb.

keempat, BERANI BERBUAT BERANI TANGGUNG JAWAB
da bikin antrian panjang di komplain sm org ga terima, malah nyindir balik. itu kan gara2 dy antrian jd panjang,ckck.

kelima,
saya pesan 2 es krim, satu rasa lemon. yg lemon hbs, nah teman sy sodorin menu lg, sy lg liat,mw order yg mana(krn ga ada pesanan pertama saya) " lama, yg belakang dulu aja" kt si oma. Menu ny langsung diambil, gw sebagai pembeli gmn y, diliatin sm org belakang, da antri cape2  tp ga dpt es krim. Coba anda bayangin deh klo ini terjadi sm anda."1 es krim 25 ribu" dy lngsung ky (Gw sebut ny tangan pengemis) minta2...selama gw hidup baru kli ini liat penjual melayani pembeli spt ini. antri lama, buat es krim mah 2-3 menit da jadi.

Keenam, RASA vs HARGA (wort it kah)
untuk harga es yg temen gw order 25rb rupiah, rasanya menurut gw (terlepas dr smw poin diatas-netral) rasany biasa aja, enak banget? ga...ga enak banget? ga jg

pengalaman pertama makan es krim Ragusa, sakit hati, kecewa, sebel, pegel, buang waktu..campur aduk kaya rasa es krim dengan 3 rasa scoop berbeda dengan topping tambahn.

saya sendiri ga bakal dtg lg dan rekomendasi kan tempt ini ke teman-teman saya, selama ga ada perubahan.
jujur klo gw mending makan es laen deh, ga worth it!

Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-05-31
Waiting Time
30 Minutes (TakeAway)
Recommended Dishes
  • cari es krim tempat lain
Novice Gourmet
Ragusa Es Nostalgia, mungkin inilah julukan yang bisa kita berikan untuk kedai es krim yang satu ini. Ragusa namanya, merupakan tempat makan es krim yang bersejarah sekali karean sudaha da sejak lama di Ibukota. Lokasinya ada di Jalan Veteran yang ada di daerah Gambir. Lokasinya cukup jauh dari rumah saya, tapi tidak mengurangi niat saya untuk mencicipi kelezatan eskrim yang satu ini.Es krim yang saya pesan disini adalah banana splitnya. Es krim banana split ini terdiri dari 2 rasa, yaitu coklat
Read full review
Ragusa Es Nostalgia, mungkin inilah julukan yang bisa kita berikan untuk kedai es krim yang satu ini. Ragusa namanya, merupakan tempat makan es krim yang bersejarah sekali karean sudaha da sejak lama di Ibukota. Lokasinya ada di Jalan Veteran yang ada di daerah Gambir. Lokasinya cukup jauh dari rumah saya, tapi tidak mengurangi niat saya untuk mencicipi kelezatan eskrim yang satu ini.

Es krim yang saya pesan disini adalah banana splitnya. Es krim banana split ini terdiri dari 2 rasa, yaitu coklat, vanila, dan strawberry.Eskrim-eskrim tersebut diletakkan di atas sebatang pisang. Rasanya pas sekali, pisang yang memiliki aroma dan rasa yang natural berpadu lembut bersama dengan es krim vanila stroberi dan coklatnya yang legit.

Pelayanan di sini boleh dikatakan cukup lumayan baik, dimana kata papa saya yang menjual di sini orangnya itu-itu saja dan sudah tua. Kebersihan tempat dan makanannya juga boleh dikatakan sangat baik meskipun tempat ini sudah tua. Suasana di sini jadul sekali dan jauh dari kesan mewah yang biasanya dimiliki oleh kedai-kedai eskrim di mall-mall
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value