1
1
0
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Visa Master Cash / Tunai Debit Card
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Restaurant Website
http://warungleko.co.id/
Signature Dishes
Bakso Penyet Cah Brokoli Cah Kangkung Iga Penyet Iga Penyet Madu Jamur Penyet
Review (2)
Novice Gourmet 2012-07-03
110 views
Sabtu siang kemarin, saya berencana makan diluar tapi bingung mau makan dimana, mau cari rekomendasi tempat yang oke di OpenRice tapi internet di rumah sedang cantik-cantiknya, haha. Trus baru inget di daerah Tebet ada tempat semacam TIS Square (tapi lebih cenderung seperti mall) sih namanya Tebet Green. Di Tebet Green memang kebanyakan tempat makan sih, setelah ngalor ngidul naik turun akhirnya saya memutuskan untuk nyobain Warung Leko aja deh.Environment & ServiceKarena letaknya yang di dalam (seperti) mall, jadi untuk suasana disini cukup enak, sejuk cenderung dingin cocok kalo abis panas-panasan dari luar, hehe. Dari luar outletny keliatan kalau tempat ini ramee ajaaahh dan kebanyakan yang makan disini itu keluarga-keluarga yang lagi jalan-jalan trus mampir buat makan (sotoy). Mungkin karena itu kali yaa, meja-kursi disini kebanyakan disusun untuk satu keluarga, tapi buat yang kesini cuma berdua jangan kecewa disediain tempat juga kok, hehe.Kesan tradisional cukup terasa disini, dimana outletnya dominan warna coklat dan pakai unsur-unsur seperti kayu dan batik. Mbak-mbak dan mas-mas yg ngelayanin juga berseragam batik, tempat untuk menaruh penyetnya juga pakai cobek kecil dari batu. Sampai-sampai untuk nomor meja juga terasa tradisionalnya karena ditambah ukiran. Untuk pelayanan disini masih sama lahh dengan pelayanan di tempat lain, begitu kita datang, mbak / masnya langsung ngasih buku menu. Gak perlu tunggu lama-lama juga waktu pesen sampai makanannya datang. Cuma waktu minta billnya yang agak misscom sampai minta 2x ke pelayannya, mungkin karena sibuk ngelayanin yang lain juga kali yaa, jadi dimaklumin saja lah. Food & BeverageSewaktu liat buku menu, hmm pilihannya banyak juga yaa. Ada iga, ayam, ikan, bebek yang dibagi sesuai cara masaknya: penyet, digoreng biasa atau dibakar. Saya kurang tau sih bedanya dipenyet sama digoreng tapi kayaknya cuma beda pada sambalnya aja, kalau penyet sambalnya dijadikan satu dengan laukny, kalau goreng dipisah .Gak mau makan dipenyet, digoreng atau dibakar?!tenang ada pilihan lainnya kok, seperti nasi goreng dan mie kluntung (gak tau ini apa, hehe). Pilihan sayur dan supnya juga lumayan banyak walau ada beberapa yang sold out (entah udah sold out atau emang gak ada ).Iga Penyet Iga Penyet - 31.5 kIni dia yang jadi sajian utama umm bahasanya apa yaa, yaa pokoknya yang jadi andalan di Warung Leko ini soalnya taglinenya aja 'Pionir Iga Sapi Penyet di Indonesia' . Isinya ada 3pcs Iga sapi yang dibawahnya ada sambal terasinya dan disajiin sama sedikit kol, timun dan daun kemangi. Tapi rasa-rasanya untuk sebuah pionir kok saya rasa biasa saja ya, hehe, rasa iga sapinya tidak seperti yang saya bayangkan, enak sih enak bumbunya terasa pada iganya, daging iganya juga gak alot, tapi cenderung biasa saja. Iganya pun tidak sepanas apabila baru diangkat dari penggorengan, mungkin karena pelayannya yang sibuk sehingga agak terlalu lama diantar ke meja dan ruangan yang dingin. Untuk sambelnya sih bolehlah karena sambelnya banyak, walau kalau buat saya agak manis dan kurang pedas Ayam Penyet Ayam Penyet - 17.5 kMasih sama seperti Iga penyetnya, untuk rasa ayam penyetnya menurut saya yaa seperti ayam goreng biasa, maaf lho, tapi rasanya masih enak ayam goreng di Ampera Sambal untuk ayam penyetnya juga masih sama dengan Iga penyetnya, yaitu sambal terasi dan sedikit tambahan dan lalapan. Oiya, sebenernya waktu pesen penyet ini ditanyain apakah sambalnya mau tidak pedas, sedang atau pedas dan saya pesan yang pedas walau kurang pedas kalau menurut saya Oiya, segala penyet-penyetan, goreng-gorengan dan bakar-bakaran itu belum termasuk nasi lho, untuk nasi tambah lagi 5k per porsi untuk nasi putih dan sekitar 7k untuk nasi merah. Rasa nasinya? Yaa kayak biasa lahh, masih kaku aja sama rasa nasi Lemon Tea Lemon Tea - 10kKarena sehari sebelumnya masih terbayang-bayang es lemon tea di Andakar, maka dari itu saya pesen lemon tea lagi disini. Tapi yahh memang gak bisa disamakan rasa di suatu tempat dengan tempat lain dan memang kebanyakan harga gak pernah boong Untuk rasa lemon tea-nya seperti lemon tea instan yang biasa dijual di supermarket itu, agak kuciwa saya. Entah memang benar pake lemon tea instan atau bikin sendiri. ConclusionHaaahhh, berat untuk bilangnya tapi kenapa saya merasa rasa Iga dan Ayam penyetnya biasa aja yaa, hehe, mungkin ada yang aneh dengan indera perasa saya tapi sepertinya untuk resto sejenis yang menyajikan menu yang sama, rasanya masih diatas ini (sekali lagi ini menurut saya lho). Kalau dari segi harga, yaa juga gak terlalu mahal-mahal banget kok, untuk makan berdua cuma habis 80k. Intinya yaa gak jelek-jelek banget lah makan disini buktinya tempat ini selalu rame, tapi just ok lah biasa aja buat saya. Tetap Selamat Mencoba~karena kamu gak akan pernah tau gimana rasanya sebelum kamu mencobanya sendiri (apasih).See you in the next review. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)
Novice Gourmet 2012-05-18
51 views
pas hari minggu..pas ada saudara yang datang dari surabaya. sesuai dengan rencana masing2...ada yang pergi ke ancol, keliling mall dan ada yang ketemu sama teman..pas makan siang..kira2 jam 2an...pada kumpul deh di tengah2..akhirnya dipilihlah warung leko di bilangan tebet.katanya disini yang paling istimewa adalah iga penyetnya.Suasananya:tempatnya nyaman, anak2 pun senang untuk bermain di sini dan nyaman..pelayanannya:cepat dan bersih serta tertata dengan apikmakanannya: banyak sih pilihannya. saya hanya akan membicarakan menu yang saya pilih yaitu: iga penyetnya. rasanya enak banget, sambalnya juga pas. dan dagingnya juga gak keras. pokoknya mak joss..di tabah dengan sayurnya yang gak terlalu matang..jd ada rasa kress continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)