0
1
0
Good For
Dating / Couple
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Sales Tax
Review (1)
Rising Gourmet 2013-05-23
95 views
Milken, merupakan resto yang muncul sepertinya karena pengaruh booming warung susu di jogja. Selain milken, ada satu lagi resto susu di daerah tembalang yang belum sempat saya coba. Milken ini lokasinya di erlangga raya, dekat sekali dengan simpang lima. Resto atau rumah makan ini cukup luas dengan konsep bangunan joglo yang terbuka. Ada beberapa set meja kursi pendek yang sebetulnya cocok untuk kongkow-kongkow saja. Menu makanan di resto ini memang tidak banyak, hanya ada beberapa menu makanan ringan seperti pisang goreng, sandwich, spagheti. Kemudian ada menu berdiri sendiri, mungkin tambahan karena banyak permintaan, ada nasi goreng dan nasi penyet ala kucingan. Nasi penyet ala kucingannya tidak menarik fotonya dan mahal, harga rata-rata di atas 10rb.-Spagheti (13k)Spaghetinya hanya ada satu macam, yaitu spaghetti saus bolognese. Harga juga lumayan mahal untuk kelas warung susu. Porsi spaghetti imut alias sedikit, toping saus bolognesenya juga sedikit apalagi dagingnya, yang ada banyak potongan bawang bombaynya. Di atas spaghetti ada taburan keju parut yang cukup banyak, lumayan menambah cita rasa asin menu ini. Secara umum rasanya sangat biasa, enak bikinan sendiri di rumah, hehe… -Nasi Goreng Wonosobo (13k)Karena menu nasi lainnya tidak menarik dan kita tetep pengen makan nasi (males mampir tempat lain karena belum kenyang), akhirnya kami memutuskan membeli nasi goreng hijau ala wonosobo ini. Nasinya berwarna agak kehijauan, mungkin pakai cabe rawit hijau bumbunya. Nasinya agak lembek, porsi sedikit, dan untuk harga 13 ribu rupiah hanya dapat nasi goreng polos tanpa isian apapun selain telur dadar di atasnya! Astaga, mahal sekali dan penyajiannya sama sekali tidak menarik…nasi gorengnya terasa aneh, bumbunya ngga jelas rasanya, kemudian tidak pedas, polos tanpa toping ayam suwir atau sayur apapun. Rasanya yang ada hanya asin saja, kalau dimakan pakai telur masih mendingan, tapi karena potongan telur kecil, telurnya habis setelah setengah porsi nasi goreng habis. Minumannya karena namanya milken sudah pasti ada varian susu. Kemudian ada menu jus buah susu dan kopi. Minuman yang segar cuma orange jus seharga 10rban. Tidak ada es teh, es jeruk, ataupun air mineral. Wah ditanggung seret nih habis makan. Akhirnya saya dan suami pesan menu susu saja. -Banana milk (12k)Porsi susunya sedikit sekali, gelasnya kecil, ngga seperti gelas susu di warung susu di jogja. Untung rasanya enak, susunya kental dan susu sapi asli dengan aroma dan rasa buah pisang. Susu yang dipakai susu putih, disajikan dingin tanpa es batu. -Choco milk (9k)Pesanan saya susu coklat, porsi susunya juga sedikit sekali, mungkin sekitar 300 mL susu. Kalau rasanya sih enak, kental dan murni susu sapi, juga disajikan dingin tanpa es batu. Meskipun enak, kami keluar milken dengan rasa kehausan ditenggorokan, hehe.. Overall ConclusionFood - rate 4/10Susu – rate 7/10Place – rate 6/10Yah kalau mau ke milken harus niat minum susu saja tanpa harus makan. Tempatnya sendiri meskipun banyak yang kongkow-kongkow, bagi saya tidak menyenangkan dan istimewa. Mana banyak asap rokok pula. Semoga milken memperbaiki tidak hanya menjual susu saja, tapi diimbangi makanan yang murah dan enak. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice’s point of view.)