OpenRice Index
  
wahyu olis
This is wahyu olis living in Jawa. I am a wirausaha, work in Jawa. I like to hang out in Jawa. Jawa, Padang, Multi-national, indonesian food are my favorite cuisines. I also love Cafe, Delivery, Coffee & Tea Shop, Cafe, Coffee shop, fast food, etc. and Pizza & Pasta, Siomay / Batagor, Gado gado, Pempek, Bakso, Steak, Ayam Goreng, Etc..
Member 56 First(s)
No. of Review70 Review(s)
編輯推介數目1 Editor's Choice
Recommended26 Recommended
Popularity1887 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos130 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant12 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲47 Follower(s)
wahyu olis  Rising Gourmet
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 6 to 10 of 70 Reviews in Indonesia
Marcopolo  OK Jun 14, 2015   Edit
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bakery & Cake Shop

Bread Story merupakan toko roti yang namanya sudah tidak asing bagi kebanyakan orang penggemar kuliner, seperti halnya saya, suami dan keluarga saya yang cukup sering mencicipi aneka macam roti yang disediakan di toko roti ini.

Di Kota Malang ada beberapa outlet Bread Story, antara lain di Malang Town Square (Matos), Mall Oliympic Garden (MOG), serta yang paling baru buka Outlet yang berada di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di ruko Kav 1 Nomer 2. Tempatnya dipinggir jalan di deretan ruko-ruko, sehingga cukup mudah ditemukan.

Saat melewati jl. sukarno hatta sepulangnya dari rumah mertua, saya bersama suami sempat mampir ke Bread Story. Kami parkirkan mobil tidak didepan bread story, karena parkir di depan outlet bread story penuh, tapi untungnya ruko disebelah bread story parkirnya sepi, jadi kami bisa parkir ditempat yang kosong itu. Seperti ruko-ruko pada umumnya, lahan parkir yang disediakan untuk satu ruko tidak luas, sehingga biasanya mencari tempat parkir disebelah toko yang akan dikunjungi jika parkir di depan toko yang dikunjungi penuh.

Setelah memarkirkan mobil, kamipun bergegas masuk ruko dan segera mengambil nampan serta penjepit untuk mengambil roti yang kami pilih. Aneka macam roti yang disediakan ditata rapi di etalase serta interior yang cukup menarik membuat saya merasa nyaman berada disini, sehingga terasa asik memilih-milih roti yang akan dibeli. Untuk pelayanannya cukup cepat dan pegawainya pun ramah.

Setelah berkeliling memilih roti, sayapun memilih roti yang dinamai Marcopolo. Sedangkan suami saya memilih roti yang bentuknya panjang diatasnya ditaburi gula halus dan ada isian di dalam rotinya (roti yang satu ini lupa saya namanya.. hehehe.. mad). Berikut roti yang kami pilih:

Marcopolo

 

Roti yang satu ini rasanya mirip hotdog atau pizza. Toppingnya terdiri dari: sosis, keju, saus, mayonaise, dan sedikit sayuran hijau. Rotinya empuk, sosisnya enak terasa dagingnya, sausnya sedikit pedas dipadukan dengan mayonaise begitu lezat. Cukup puasa saya dengan roti marcopolo ini, enak.. yummy

Sedangkan suami saya memilih roti yang bentuknya panjang berikut ini:

 
Saya ikut mencicipi roti pilihan suami saya ini. Roti yang dibentuk panjang ini dibelah pada bagian tengahnya dan diberi isian mentega serta keju, sedangkan bagian atasnya diberi cream dan taburan gula halus. Menurut saya rasanya kurang begitu enak, terlalu terasa manis dan paduan mentega, gula halus serta rotinya kurang pas menurut saya, jadi makan sedikit aja sudah terasa bosan dan enek. Kalau rotinya sih memang empuk, tapi paduan topping dan isiannya itu sedikit kurang pas.

Roti-roti ini dibandrol dengan harga kurang dari sepuluh ribu, lumayanlah untuk mengganjal perut atau sebagai camilan.. smile
 
Recommended Dish(es):  Roti Marcopolo
 
Takeaway Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Mar 10, 2015 

Celebration:   

Spending per head: Approximately Rp.10000(Other)

Other Ratings:
Taste
 3  |  
Environment
 5  |  
Service
 4  |  
Clean
 4  |  
Price
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Food Court

Refreshing paling enak ke tempat yang udaranya sejuk dan dapat melihat pohon-pohon yang hijau, nah pas banget kalau ke "Payung" di kota Batu. Payung ini adalah sebutan nama tempat makan atau sering buat nongkrong, tempatnya dipinggir-pinggir jalan sebelum memasuki wilayah Pujon (kalau dari arah Kota Malang), tempatnya seperti warung-warung bambu yang berjajar disepanjang jalan. Disini kita bisa menikmati pemandangan pepohonan dan juga jalan raya yang dihiasi dengan kendaraan yang berlalu-lalang.. mad

Cukup banyak warung bambu di Payung ini. Namun saat itu saya sempat mampir ke salah satu warung yaitu Blue Cafe. Tempatnya cukup luas, ada lesehan dan ada tempat makan meja dan kursinya. Pelayannya ramah dan memberikan menu makanan saat saya sudah duduk di lesehan. Aneka menu disediakan disini, seperti: mie goreng, mie rebus, jagung bakar, roti bakar, pisang bakar, aneka lalapan (ayam, tempe, lele, dll), nasi goreng, sate, dan sebagainya. Sedangkan minumnya ada teh, kopi, jeruk, susu, juice, dan lain-lain.

Setelah melihat menu yang disediakan saya memilih mie rebus dengan telor dan minuman jeruk hangat. Tidak menunggu lama pesanan minum jeruk hangat saya datang terlebih dahulu dan beberapa saat kemudian mie rebus telornya pun menyusul.

Segelas jeruk hangatJeruk hangatnya disajikan pada gelas tinggi. Rasa jeruknya terasa sedikit asam dan manis. Diminum selagi hangat sangat enak untuk menghangatkan tubuh karena udara disini yang cukup dingin.

Semangkok mie rebus plus telur ceplokMie rebus pakai kuah yang disajiakan di atas magkok yang diberi alas piring kecil. Mie ini dilengkapi dengan sayuran diberi cabai dan telur ceplok. Mienya merupakan mie instan, so rasanya gurih seperti mie instan pada umumnya, cuma diberi tambahan sayur sawi, cabai (bila suka pedas bisa memakannya dengan cabai tersebut), telur ceploknya yang gurih dan asinnya pas, tidak ketinggalan taburan bawang gorengnya untuk menambah rasa gurihnya mie.

Saya mengeluarkan uang kurang lebih 10.000 rupiah untuk dua menu yang saya pesan tersebut, cukup murah kan.. Memang pas buat nongkrong, harganya murah dan tempatnya memang asik.

Bagi yang suka nongkrong, wajib nih nyobain nongkrong di Payung - Kota Wisata Batu ini.. Selain untuk nongkrong, biasanya orang-orang singgah di payung ini untuk makan, minum sembari beristirahat jika lelah saat berkendara (yang melakukan perjalanan jauh/ke luar kota).

Ok sekian dulu review di Blue Cafe ini, see u next review openricer.. love

 
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Date of Visit: Sep 19, 2014 

Celebration:   

Spending per head: Approximately Rp.10000(Other)

Other Ratings:
Taste
 3  |  
Environment
 3  |  
Service
 4  |  
Clean
 3  |  
Price
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Cafe | Dating / Couple | Family Gathering

Malam minggu itu saat jalan-jalan ke kota Batu bersama suami, kami mampir ke warung bethania. Tempat makan yang satu ini memiliki interior yang cukup unik yaitu berkonsep "Jungle", ala-ala makan dihutan gitu apalagi udara kota Batu yang masih sejuk dan terbilang dingin, jadi serasa makan dihutan deh.. (Gak perlu pake AC lagi hihi..) mad

Tempatnya cukup luas walapun dari luar kelihatan tidak terlalu besar, namun dalamnya lumayan luas, ada tempat lesehan dan ada pula meja kursi yang disediakan. Selain interior yang unik, saat malam minggu disini disuguhkan live music music , so bikin suasana makin romantis.. so sweet lho.. smileheart Apalagi kita juga bisa request lagu-lagunya lho, tambah asik banget kan..?
Live Music Bethania

Live Music Bethania

 
Tempat makan ini sudah sangat terkenal, banyak artis yang berkunjung kesini. Terlihat di salah satu sisi temboknya terdapat foto dan testimonial artis yang pernah berkunjung, seperti: Agnes Monica, Melanie Putria, dll. Berikut testimonial Melanie Putria yang berhasil saya jepret..
Testimonial Melanie Putria

Testimonial Melanie Putria

 
Di tempat makan ini, saya memesan ayam bakar serta es puding yang menjadi ciri khas dari tempat makan ini. Setelah agak lama menunggu pesanan saya pun datang, mungkin karena lagi ramai jadi agak lama pesanan saya disuguhkan. Kalau pelayannya ramah dan cekatan.

Ayam Bakar Bethania
Ayam Bakar Bethania

Ayam Bakar Bethania

 
Ayam bakar ini disajikan dengan lalapan lengkap dengan sambalnya. Menurut saya ayam bakarnya terasa manis, ayamnya empuk dan bumbunya cukup terasa. Sayang ukurannya agak kecil, jadi kurang puas saya menikmatinya (pengen nambah lagi.. tongue ). Sambalnya enak dan tidak terlalu pedas, cukupan lah pedasnya..

Es Puding Bethania
Es Puding minuman khas Bethania

Es Puding minuman khas Bethania

 
Es Puding Bethania ini merupakan salah satu minuman khas Warung Bethania. Es Puding ini rasanya begitu segar, terdapat puding dibawah es serutan-nya. Selain itu isiannya ada jelly, agar-agar yang panjang yang mirip seperti mie bihun, dan ada taburan mesis. Walapun isianya simpel (tidak bermacam-macam) tapi ajib deh es yang satu ini. Rasa susunya terasa, manisnya pun pas. Mantap deh es puding ini.. Penyajiannya pun cukup unik, es serutnya menjulang tinggi (mirip gunung es lho, hehe..shocked)

Saya makan berdua dengan suami kurang lebih habis seratus ribu. Agak lumayan mahal harganya, hehe.. upset tapi puas kok..

Yang berkunjung ke kota Batu, wajib nih mampir ke Tempat makan yang satu ini, walaupun harganya agak mahal sih (menurut saya.. smile ) tapi asik punya pengalaman makan ditempat yang unik seperti ini..
 
Recommended Dish(es):  es puding,ayam bakar
 
Table Wait Time: 20 minute(s)


Date of Visit: Dec 07, 2013 

Celebration:   

Spending per head: Approximately Rp.50000(Dinner)

Other Ratings:
Taste
 4  |  
Environment
 5  |  
Service
 4  |  
Clean
 4  |  
Price
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios

Siang itu rasanya saya pengen makan nasi goreng sedangkan suami saya pengen makan bakso, hem langsung deh teringat warung pak ragil yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah. Memang sebelumnya saya sudah pernah mengunjungi warung ini bersama keluarga saya. Nah, karena suami belum pernah mencicipi makanan disini, saya ajak deh ke warung pak ragil ini.

Tempat Warung Pak Ragil ini merupakan ruko. Pada lantai 1 digunakan berjualan, sedangkan lantai 2 digunakan sebagai rumah, sehingga tempatnya tidak begitu luas, hanya disediakan beberapa meja dan kursi bagi pengunjung. Berikut penampakan dari warung pak ragil ini.. lol
Dari depan terlihat ada 2 tempat berjualan. Yaitu satu gerobak untuk membuat nasi goreng, bakmi, dan lainnya. Sedangkan satunya tempat untuk meracik bakso (ada etalase tempat menaruh aneka isian bakso dan tempat untuk menaruh kuah baksonya).

Menu makanan yang disediakan di warung ini antara lain: nasi goreng, bakmi, cap cay, bihun, serta bakso. Harga yang dibandrol cukup murah, harga anak kos banget deh pokoknya.. Di salah satu bagian dinding tertulis spanduk menu yang disediakan beserta harganya, so gak perlu khawatir kemahalan lho..

Seperti niat saya awal, saya memesan nasi goreng sedangkan suami saya memesan bakso. Untuk minumnya tersedia aneka minuman botol, seperti: coca-cola, fanta, sprite, frestea, serta teh botol. Saya memesan dua botol frestea. Pelayan di sini ramah dan cekatan sehingga tidak perlu waktu lama untuk menyiapkan pesanan saya. Sekitar 10 menit pesanan saya pun diantar ke meja saya.

Seporsi nasi goreng pesanan saya: Nasi goreng dibandrol dengan harga 8000 rupiah.
Nasi gorengnya gurih, bumbunya begitu terasa, serta ada isian ayam dan telur orak-ariknya. Nasinya pun pas, tidak keras atau lembek. Dipinggirnya diberi acar timun dan cabai hijau. Acarnya enak, mentimunnya masih segar, kres-kres gitu kalau dimakan..

Seporsi bakso pesanan suami saya:Bakso dibandrol dengan harga 6000 rupiah.
Suami saya memesan beberapa isian bakso, yaitu goreng panjang, tahu, pentol bakso, dan siomay yang dilengkapi dengan sayur (daun sla, daun bawang serta bawang goreng). Sayapun ikut mencicipi bakso ini. Rasanya enak, pentol baksonya gurih dan kenyal, goreng panjangnya kriuk-kriuk, tahunya pun gurih, sedangkan siomaynya kulitnya lembut dan isiannya terasa dagingnya.

Diatas setiap meja disediakan aneka kerupuk dan beberapa makanan seperti sate kerang dan telur asin. Sayapun mencicipi sate kerangnya, rasanya lumayan enak tetapi cenderung lebih manis bumbunya serta tidak ada rasa pedas-pedasnya, mungkin lebih enak kalau sedikit terasa ada pedas-pedasnya. Seplastik sate kerang ini berisi kurang lebih lima tusuk sate.

Secara keseluruhan dua menu ini memang Wuueenak Pooll seperti kata di spanduk menunya.. hihi.. mad

 
 
Recommended Dish(es):  bakso,nasi goreng
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Jan 07, 2014 

Celebration:   

Spending per head: Approximately Rp.10000(Lunch)

Other Ratings:
Taste
 4  |  
Environment
 3  |  
Service
 4  |  
Clean
 4  |  
Price
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant

Hi openricer.. Udah lama banget nih gak review disini.. Hemm, kangen pengen berbagi cerita dengan openricer semua. Ok deh langsung capcus aja Otre..

Malam itu rasanya ingin cemal-cemil aja, hem capsus deh nyari cemilan, setelah puter-puter akhirnya saya melihat spanduk di salah satu Ruko yang menjual siomay dan beberapa makanan, mampir deh saya ke temat ini. Tertulis nama tempat makan ini "Warung Cak Lukman (Ayam Bangsat)". Nah ini dia tempatnya:

 
Setelah saya duduk, saya melihat menu yang disediakan di buku menunya yang disediakan di atas meja. Cukup banyak menu yang disediakan, seperti: Aneka menu ayam (ayam panggang, ayam penyet, dll), aneka menu ikan (ikan bakar mujair, kerapu, dll), aneka minuman (aneka jus, teh, jeruk, sari kedelai, kopi), aneka sambal (sambal cak lukman, sambal pencit, sambal tuk-tuk, sambal cumi, dll), dan menu lain-lainnya.

Saya memesan siomay ayam dan jeruk hangatnya. Harganya terbilang cukup murah, seporsi siomay ayam dibandrol dengan harga 7000 dan jeruk hangatnya 3000 rupiah saja. So dengan 10000 aja bisa dapat cemilan plus segelas minuman.

Pelayannya cukup ramah, cuma sedikit agak lama dalam menyajikan makanannya. Kalau tempatnya cukup luas dan nyaman. Ada beberapa meja makan beserta kursi yang disediakan, terdapat tempat cuci tangan, parkir yang cukup luas, interior yang cukup bagus, sayang mejanya sedikit berdebu karena mungkin tempatnya yang sedikit terbuka sehingga debu mudah masuk ke dalam ruangan.

Setelah beberapa menit menunggu akhirnya pesanan saya datang juga. Pesanan minum saya datang terlebih dahulu dibanding pesanan makanan saya. Saya memesan jeruk hangat yang disajikan di mug gelas tinggi. Ukuran gelasnya cukup besar, saya jadi puas minumnya. Rasanya manis dan ada bulir-bulir jeruknya, walapun hangat tetap seger rasanya, enak..
Jeruk Hangat

Jeruk Hangat

 
bowl Selang beberapa menit pesanan siomay ayam saya pun datang. Siomay ayamnya disajikan di kukusan bambu dengan alas daun pisang, disajiakan dengan saus sambal yang ditempatkan pada cup kecil. Untuk alat makannya disediakan garpu saja (tidak ada pisau atau sumpit). Rasa siomay ayam ini enak, gurih, dengan isian daging ayam yang begitu terasa dagingnya. Apalagi dicocol saus cabe menambah kenikmatan saat mencicipi siomay ayam ini.
Siomay Ayam

Siomay Ayam

 
Secara keseluruhan 2 menu ini (jeruk hangat dan siomay ayam) cukup nikmat. Lumayanlah cukup puas cemil-cemil malam ini, karena harganya juga murah gak bikin kantong kebobolan.. mad
 
Table Wait Time: 20 minute(s)


Date of Visit: Feb 01, 2014 

Celebration:   

Spending per head: Approximately Rp.10000(Night Snack)

Other Ratings:
Taste
 4  |  
Environment
 4  |  
Service
 3  |  
Clean
 4  |  
Price
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0