Asia DiningAsia Dining
balqis57

Profile Stat:

The First to Review: 8
Review: 31
Photos Uploaded: 135
Videos Uploaded: 0
Favorite Restaurant: 0
Recommended Reviews: 0
Recommended: 0
Following: 0
Followers: 1

balqis57

My name is balqis57. I live in Rawamangun. I am a Blogger and Traveler, work in Kuningan . I often go to Cikini , Menteng , Kelapa Gading . I love Manado , Thai , Indonesia and Seafood , Dim Sum , Sushi the most.

Showing 1 to 15 of 31 reviews
1 2 3
Sort by:
Region:
Lunch Imlek di Kopi Oey
Smile 2013-02-14

Kopitiam Oey ( Tebet )
Sebenarnya kami tidak merayakan Imlek, tetapi kebetulan beberapa saudara saya yang bergabung dalam "Arisan Kuliner" merasa bahwa tanggal 10 February 2013 adalah waktu yang cocok untuk kami bersilaturahim bulanan sambil menikmati makan siang bersama.

Kebetulan juga, kok ya saya yang harus menentukan tempat kami silaturahim di tanggal tersebut. Kami sebelumnya sudah sepakat akan berkumpul di sekitaran Kampung Melayu - Jl.KH Abdullah Syafe'i atau deretan kuliner di Jl.Tebet Utara. Tetapi kok ya saya tiba-tiba kepengen nongkrong di "kedai kopi" yang awalnya kami kenal di Jl.Sabang ya? Kakak saya kasih informasi kalau Kopi Oey (d/h Kopitiam Oey) juga ada di kawasan Tebet. Akhirnya saya memutuskan untuk berkumpul di Kopi Oey yang letaknya hanya beberapa meter dari Station KA Tebet.

Soeasana Pecinan Tempo Doeloe

Bangunan rumah makan ini di Tebet memang rumah lama, agak kuno tapi seperti rumah kuno kebanyakan terkesan kokoh. Saya dan saudara saya yang datang agak terlambat masuk ke rumah makan tersebut sempat melongo, suasananya masih belum ramai karena waktu belum masuk makan siang. Asli, saya merasa seperti masuk ke rumah Pecinan di film-film atau di daerah Lasem Jawa Tengah. Begitu masuk, dan membuka pintu masuk ruangan berikutnya yang full AC maka terlihatlah saudara-saudara kami yang lain. Berasa di lempar ke masalalu deh dengan suasana tersebut,...hehehe. Menu yang tertulis juga menggunakan ejaan lama.

Makanan & Minoeman
Makanan dalam menu yang berbentuk seperti surat kabar bernama : Warta Koffie (Koffie adalah Kopi dalam bahasa Belanda) terbagi dalam beberapa bagian, yakni : Sarapan, Santap Siang, Santap Malam, Koedapan, Lain Lain, Minoeman Panas, Minoeman Dingin.

Koedapan :

   Roti Chanai Kari Ajam

Makanan Yang Saya Pesan : Roti Chanai Kari Ajam Rp 30k
Ukurannya sedang. Sebenarnya untuk ukuran kudapan bisa dimakan untuk 2 orang.Kuah kari-nya tidak terlalu pekat, sehingga saya merasa pas dengan rasa kari ayam yang didalamnya juga terdapat kentang berukuran kecil. Sayangnya Roti Chanai yang dihidangkan terlalu kering untuk ukuran selera saya smile

Loempia Oedang 12k
Singkong Sambel Roa 15k
Kroketjes Blanda 25k
Risol Majo 23k
Tempe Mendoan 10k

Sarapan :

   Sego Ireng

Pesanan Kakak Saya : Sego Ireng 18k
Ukurannya imut banget, walaupun nggak sekecil "sego kucing" yang biasa dijual di warung angkringan. Disajikannya di piring yang besar, dan Sego Ireng tersebut terbungkus di daun pisang beserta beberapa lauknya. Bagi yang nggak suka pedas, agar hati-hati alias cabai masak yang bentuknya masih utuh tidak tergigit smile Sego Ireng adalah bahasa Jawa yang artinya Nasi Hitam. Memang nasi yang dihidangkan adalah nasi hitam.

Telor 1/2 mateng 10k-12k
Nasi Tiem Ajam Petak 9 25k
Roti Bakar 18k - 22k
Roti Taloca Boekittinggi 18k - 20k
Roti Bakar Prantjis Pain Perdoe 20k

Santap Siang :

Nah, kalau 3 menu Santap Siang ini adalah pesanan saudara-saudara saya. Sayangnya saya nggak mencicipi, hanya perbedaan Gado-Gado disini dengan Gado-Gado umumnya adalah di Kopi Oey diberi Ebi (Udang kering kecil-kecil yang biasanya ditaburi di Empek2 Palembang)

   Nasi Birjani Ajam

   Gado Gado Ebi

   Tengkleng Kambing

Nasi Brijani Ajam 37k
Gado2 Ebi + Lontong 31k
Tongseng Kambing


Santap Malam

   Mie Kepiting Pontianak

Nah, Mie Kepiting Pontianak 30k juga merupakan pesanan salah 1 saudara saya.

Ikan & Kentang Goreng 35k
Spaghetti Tuna Pedas 35k
Roti Bakar Italia 39k
Nasi Goreng Djambal 28k

MINOEMAN Panas dan Dingin plus Koffie

Kurang lengkap kalau gak ngomongin kopi disini.Tetapi karena kami hari itu memang niatnya hanya makan, maka diantara kami tidak memesan kopi. Mudah-mudahan suatu waktu saya akan kembali khusus untuk menikmati beberapa kopi yang tersedia disini smile
Saya memesan softdrink Coca Cola. Uniknya adalah botol softdrink tersebut bermodel lama, logo Coca Cola-nya juga yang lama....bukan seperti Coca Cola yang beredar di pasaran sekarang.
Kakak saya yang memesan Teh Panas juga disajikan dengan gelas model zaman tahun 60-an smile

Recommended Dish(es):
Sate Cilacap,Brongkos,Opor Ayam

Date of Visit:
2013-02-10

Spending:
Approximately
IDR 50000

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (4)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Warung Berkonsep Gallery
Smile 2013-02-08

Warung Murni's ( Gianyar )
Saya tidak ingat berapa kali saya sudah berkunjung ke Ubud. Heee, saya khan pernah 2 tahun berdomisili di Kuta Bali, jadi beberapa kali menemani turis yang ingin berwisata ke Bali. Sayangnya dulu belum ada Foursquare yang baru saya sadari sangat membantu dalam pembuatan "travelogue". Kini yang terlintas di pikiran saya mendengar Ubud adalah : Buku dan Film Eat, Pray, Love dan Ubud Writer Festival dan Bali Spirit Festival.
Makin berkembang...seberkembang wisatawan-nya. Ubud yang dahulu tenang dan damai jika saya berkunjung kesini, pada tanggal 29 December 2012 sangat ramai. Jalanan yang tak lebar begitu padat sehingga macet begitu terasakan. Setelah dari Ubud Art Market dan Puri Ubud kami berniat makan siang. Kakak saya mengincar Murni's Warung yang pernah beliau kunjungi sebelumnya. Saya yang belum pernah berkunjung ke Murni's Warung mulai kasak kusuk penasaran. Apa sih kelebihan dari warung ini? Namanya warung? Kira-kira hiegenis gak tuh? Hihihi....
Terjawablah pertanyaan saya begitu mobil APV hitam yang dikendarai oleh Pak Agus (Driver yang asli Bali) terparkir di halaman resto bertuliskan "Warung Murni". Buat yang suka jalan-jalan, khususnya berwisata kuliner jangan sampai terjebak dengan kata "warung" bernama lokal deh! Saya yang "anti" di ajak ke warung di Jakarta akhirnya jatuh cinta dengan tempat makan yang eksotis ini smile

SUASANA
Saya sih langsung jatuh cinta dengan suasana Murni's Warung ini.Tanpa AC namun tidak membuat orang kegerahan karena walaupun konsepnya keren ala gallery area makannya terbuka.Yang namanya angin bebas keluar masuk area makan tanpa ada yang menghalau smile
Memasuki pintu utama warung, maka disebelah kanan dan kiri akan terlihat souvenir shop yang Indonesia bangeeetzz...

 Souvenir Shop

Dari luar sih warung ini terkesan biasa, tetapi begitu kita menyusuri anak-anak tangga di dalam...waduh,benar-benar nggak layak disebut warung deh! Kekentalan interior plus suasana khas Indonesia-nya boleh dibilang mengalahkan hotel berbintang di kota metropolotan.Kami turun beberapa lantai sampai akhirnya kami duduk di area yang paling sederhana namun lagi-lagi suasananya mantap! Di pinggir kali, tepatnya 'Campuhan River', dan kami duduk seakan di dan antara tebing smile

MAKANAN
Karena sudah terpesonanya dengan suasana, maka saya nggak terlalu perhatian dengan makanannya....hahahaha,gawat ya?! Harga makanan?? Lebih nggak perhati'in lagi tongue Menurut orang-orang yang terbiasa makan di tempat murah meriah sih, di resto ini harganya dianggap standard "bulek". Memang sih saya perhatikan di menu harganya hampir semua diatas Rp 50k/porsi.Kalau Sate Lilit khas Bali yang campuran Ayam dan Ikan Rp 39k - 49k.

   Makanan ala Western

   Kuah Mie Campur

   Cemilan "Tahu"

Menu makanan nggak hanya menyediakan makanan khas Bali saja kok, tetapi juga menyediakan beberapa menu dari negara lain, seperti :
Western Food,Italian Style, Indian (Beef Vindaloo, Fish Curry) and Thai .....banyak deh smile

 

Untuk yang muslim, silakan spesial request ya supaya menu yang disuguhkan berbahan halal dengan peralatan yang juga tidak berkontaminasi dengan non-halal smile

SERVICE
Hal yang terpenting jikalau saya ingin makan disuatu tempat yakni service dan kebersihan.Kalau makanan yang disajikan enak tetapi pelayanan dan kebersihannya nggak oke, tentunya hal tersebut membuat selera makan saya langsung drop dan berpikir ratusan kali jika merekomendasikan ke orang lain.
Nah, di Murni's Warung ini pelayanannya oke.Waitress-nya akan menjadi "guide" yang baik bagi tamu yang datang. Mereka mengenakan seragam khas Indonesia, dengan keramahan Indonesia yang nggak seperti robot. Saya berfoto-foto mereka seperti sangat mengerti tuh, nggak dipelototin...hahaha...
Bahkan dengan baik hati-nya Sang Waitress mengingatkan agar saya request makanan halal dan dicatat di kertas pesanan untuk sang juru masak agar memperlakukan makanan meja kami dengan "spesial" smile

So, kalau service, kebersihan, variasi makanan yang banyak sudah oke dengan harga Rp 100k/orang sih rasanya sebanding deh smile

Date of Visit:
2012-12-29

Spending:
Approximately
IDR 70000

Restaurant Ratings
  • Taste (3)
  • Environment (5)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (3)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Masuk Penjara Dengan Bahagia
Smile 2013-02-07

Bong Kopitown ( Kelapa Gading )
Lokasi penjara ini dekat dengan area tempat tinggal saya, yakni di Kelapa Gading (Tempat tinggal saya di Pacuan Kuda - Pulo Mas). Oleh karenanya begitu mengetahui Openrice mengadakan gathering di tempat makan berthematik unik ini, saya segera mendaftar. Bersyukur, saya dan teman saya yang bertempat tinggal di Kelapa Gading terpilih sebagai peserta dalam gathering kali ini, padahal udah siap-siap ngambek loh kalau sampai nggak terpilih...hihihihi...

Restaurant milik Mr.Bong Chandra, Motivator Terkemuka di Indonesia,mengusung thema Penjara. Konsep ini sepertinya baru ada di Indonesia - atau bahkan di Asia? Tag-nya adalah : The Happiest Prisoner on Earth. Gak perlu jadi koruptor kok untuk mendapatkan fasilitas asyik di penjara #eh tongue

Suasana

Pintu masuk-nya dihiasi jeruji penjara, plus pintu kaca. Banyak barang lama yang tergeletak di area makan lantai bawah. Terdapat juga buku-buku, diantaranya buku karya si pemilik resto yang dapat dibaca secara gratis. Asyik juga kalau ditambahin aneka quote motivasi supaya orang bekerja jujur dan cerdas agar tidak masuk penjara sebagai koruptor kali yaaaa?? smile
Kami juga melihat menu yang berbentuk koran/tabloid dengan nama : Old Town Post. Headline news-nya mengenai "3 Buronan Paling Dicari Menyerahkan Diri". Aiiih perlu juga nih semua penjara di Indonesia berfasilitas sama dengan resto ini agar para koruptor menyerahkan diri...hehehe...
Peserta Openrice Gathering telah disediakan tempat di lantai 2. Agak ramai, ternyata TransTv,BinusTv dan Openrice telah hadir.Mereka tentunya juga meliput mengengai keberadaan resto yang unik ini smile Lantai 2 memang dapat digunakan untuk acara-acara seperti mini seminar/workshop/ultah/presentasi bisnis/meeting dan nobar.Kapasitas 40 orang.

MINUMAN

 

Openricers disuguhi beragam minuman. Warnanya juga beragam.Nama minuman yang disuguhkan, diantaranya :
Milo Dinosour Cold
Grass Jelly Ice
Mung Bean Ice (Es Kacang Ijo)
Unripe Mango Uce Shaved
Avocado Chocolate & Coffee
Choco Peanut
Dan beberapa minuman lain dan dessert (Antara lain : Shaved Yoghurt dan Ice Cream Sandwich Black Bean)

Saya beruntung mendapatkan "Choco Peanut" tanpa sengaja.Minuman ini ternyata merupakan menu baru dan unggulan. Rasanya semacam es coklat dengan rasa seperti selai kacang coklat namun lebih liquid. Awal saya merasakan dan belum mengerti nama minumannya saya berkomentar,"Semacam hazelnut di cafe kopi deh!"
Harga minuman sangat terjangkau, yakni antara Rp 6000 s/d Rp 20.000.

DIMSUM,KONGKOW MENU DAN MENU BURONAN

 

   Classic HK Toast

Sebelum menu utama tersaji kami disuguhi 3 menu tersebut. Yang disebut dengan "Menu Buronan" adalah 3 menu favorit 3 buronan (Lee,Ming dan Ken). Makanan tersebut adalah : Ote - Ote , Choi Pan yang merupakan makanan khas asli kota Singkawang dan Ham Pan. Silakan mencoba ke-3 menu ini langsung di Bong Kopitiap karena bahan-bahannya "misterius" bahkan menurut Old Town Post owner saja tidak boleh tahu isi dari Ote - Ote ini....hahahaha....
Kami disuguhi pula "Kong Kow Menu" lainnya, diantaranya "Singkawang Rojak" (Harga perporsinya Rp 18k) dan Classic HK Toast (Ro 14k)

MAKANAN UTAMA

 

Yang paling dinantikan-pun tiba....walaupun saya pribadi puas dengan aneka menu yang disuguhi sebelumnya smile Semakin beragam makanan tersuguh di meja kami, diantaranya : Penang Fried Noodle (Rp 28k), Bong Chicken Curry (Rp 32k),Claypot,Grandma Prridge,Singapore Laksa Noodle...wah pokoknya komplit...plit dah menu yang disuguhkan kepada Openricers. Bahkan boleh dikatakan semua menu disuguhkan kepada kami. Terima kasih ya, Bong Kopitown smile

   Nasi Penjara

   Singapore Laksa Noodle

Dengan harga yang terjangkau dan porsi yang pas, maka saya akan menjadikan Bong Kopitown sebagai tempat kongkow saya dan beberapa teman yang berada di seputaran Kelapa Gading, Senen,Sunter,Pulo Mas dan Cempaka Putih....Hihihi,asyik banget nih ngajakin temen nongkrong di penjara smile

Date of Visit:
2013-01-29

Spending:
Approximately
IDR 40000(Dinner)

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (5)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (5)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Markas Patissier & Chocolatier
Smile 2012-09-22

The Harvest ( Kelapa Gading )
Keponakan saya merayakan ulang tahunnya di rumah keluarga besar kami di Pulomas. Biarpun udah menyajikan beberapa coklat dari Singapore dan Belanda (kebetulan sehari sebelumnya kakak saya datang dari Belanda) ,prasmanan catering plus gubug Dimsum, Bakso, Es Doger berikut Nasi Tumpeng Lengkap-nya keponakan saya tetap menginginkan ada Ice Cream Cake.
Acara berlangsung saat makan siang. So dengan gaya kilat pukul 10-an pagi saya, bersama 2 keponakan dan sopirnya segera melesat ke The Harvest yang terdekat dari Pulomas. Yup, mungkin jarak The Harvest yang di dekat gerbang utama Jln.Perintis Kemerdekaan berjarak kurang dari 2 kilometer dari rumah saya.

SUASANA

Kondisi The Harvest Kelapa Gading lumayan ramai ketika kami tiba di lokasi. Untungnya sih kami dengan mudah mendapatkan parkir. Pas di depan The Harvest.Beragam kegiatan pengunjung disana, diantaranya : Menikmati cake di meja/kursi yang terletak nyaris di tengah ruangan, mengamati beragam cake di etalase pendingin, memilih snack yang terletak di sebelah kanan pintu masuk, order beragam jenis cake dan coklat serta antri membayar plus menunggu pesanan datang. Sedangkan kami bertiga menuju ke lemari pendingin di sebelah kiri pintu masuk sambil curi-curi pandang ke arah aneka bingkisan cake/cokies/coklat,dll.Store terlihat padat.
Nuansa warna coklat pekat seakan memberi keteduhan begitu pengunjung memasuki The Harvest, apalagi seakan disambut oleh berbagai cemilan yang digemari pecinta coklat dan cake
smile Tapi untuk ukuran sebuah store Harvest di Kelapa Gading, ruangan ini terasa sempit. Hanya bisa diisi 2 meja. Kalau mau menikmati aneka cake dengan makan langsung disana gimana dong?

 Bisa utk Hadiah

MAKANAN

   Mix Fruit Cake & Chocolate Devil

   Aneka Coklat

Yang pasti beraneka ragam cake dan coklat tersedia disini.
Beberapa cake yang ditawarkan di sini adalah : Red Velvet, Blueberry Cheese Cake,
Vanila Fruit,Cookies & Cream, Oreo Cheese Cake, Triple Chocolate, Strawberry Cheese Cake, Chocolate Tiramisu, Chocolate Truffle, Rainbow Cheese Cake, Opera, Pistachio Dacquois, Tiramisu, Mix Fruit Cheese Cake, Black Forest,Lapis Legit Prune, Lapis Surabaya, Lapis Legit Plain, Cardinal, Chocolate Devil, Chocolate Caramel, Chocolate Emotion, Chocolate Decadence, Chocolate Cheese Cake.
Wuuuiii...saya nggak hafal semua nama kok, cuma disini memang tersedia brosur gambar-gambar cake tersebut...hehehe...
Setelah mempertimbangkan beberapa pilihan dari Ice Cream Cake, akhirnya kami memilih Ice Cream Cake Oreo Ice Cream, seharga RP 280.000 nett.

   Ice Cream Cake Oreo

Kisaran harga cake adalah : Rp 35.000 ,- (Cup Cake) - Rp 1.620.000 ,- (3D Character Cake 60x40). Kalau harga cake yang potongan masih ada kok yang Rp 20 ribu-an, sedangkan coklat yang ukuran kecil masih bisa ditemukan juga yang harganya dibawah Rp 10.000,0
Selain cake juga beraneka coklat mungil, candy,dan aneka kue. Termasuk ice cream.

PELAYANAN
Kami melihat gelas-gelas dan tempat minuman. Keponakan saya ingin membeli minuman, tetapi kami lihat nggak ada petugas yang berjaga di dekat pembuatan minuman. Setelah saya menanyakan ternyata dijawab bahwa petugas yang membuat minuman belum datang. Loh??? Gimana sih? Kok bisa gitu? Berarti yg beli makanan dan makan ditempat nggak bisa pesan minuman dong?? Aaiiih...
Dari membayar dan dihantarnya pesanan juga agak perlu waktu panjang nih. Atau karena pengunjung banyak dan petugas terbatas. Jadi besok-besok kalau mau dilayani cepat lebih baik pesan lewat telepon dulu deh. Siapa tahu lebih cepat dilayani smile

Date of Visit:
2012-09-16

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (4)
  • Service (3)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Interior Minimalis Makanan Traditional
Smile 2012-09-18

Tesate ( Menteng )
Diajak kakak pertama saya yang sedang berpuasa Syawal untuk berbuka puasa (sekaligus makan malam) di Tesate Menteng, bersama dengan beberapa saudara lainnya.

SUASANA
Ketika kami tiba di Tesate langit masih terang. Lokasi Tesate di hoek persimpangan Jl.Sam Ratulangi - Jl.HOS Cokroaminoto dan Jl.Gereja Theresia sangat mudah terlihat. Tepat juga di depan SPBU. Ruangan resto-nya boleh dikatakan semi outdoor karena pengunjung dapat dilihat dengan mudah dari jalanan. Pintu dan jendela kaca yang besar terbuka semua , ventilasi udara-nya sangat baik, dan untungnya sih walaupun daerah tersebut banyak dilalui kendaraan bermotor namun nggak berdebu atau berisik. Tenang dan sejuk di tengah kota. Atau karena kami datang di sore hari ya? hehe...Tapi saya merasakan suasana yang agak beda deh, seakan makan di pinggir jalan, view beberapa gedung tinggi khas Jakarta - tapi kok ya tenang ya? lol

 

Begitu menapaki di jalan masuk keponakan saya berkomentar,"Kayak di Bali deh...". Yup, di kanan kiri jalan setapak terdapat taburan bunga mawar merah dan putih berikut lilin kecil yang berpijar. Memasuki ruangan yang terbuka lebar yang terasa adalah suasana bersih. Awalnya interior terkesan seperti cafe modern minimalis, tetapi begitu diperhatikan akan terlihat jelas traditional dominan Jawa. Pertama lihat saja ke kap lampu-nya yang ternyata bertuliskan huruf Sansekerta.Hihihi, Ibu saya tuh yang masih bisa baca huruf seperti itu lol Di salah 1 sisi ruangan juga terdapat perangkat mini gamelan (Hiiii...pengen punya juga deh saya di rumah!)

 Minimalis, tp khas Jawa

MAKANAN
Karena nama resto-nya Tesate, maka kami memilih menu utama SATE dong...smile Walaupun banyak menu pilihan lainnya terutama khas Jawa yang tertulis dalam menu tersebut.
Yang bikin "seru" sate disajikan diatas tungku tanah liat dengan keadaan api kecil yang masih menyala. Ini nih bikin bumbu sate jadi meresap dan gurihnya merata.
Untuk tasty snack kakak saya memesan Klapper Taart sebagai tajilan berbuka puasa. Kali ini saya sedang ingin makan Nasi Merah bersama si sate, bukan dengan lontong seperti biasanya.

   Klapper Taart dan Nasi Merah

Saat itu saya memilih menu SATE BLORA ,special request saya memesan tanpa kulit ayam. Jadi sate tersebut terdiri dari daging ayam dan telor ayam muda. Dalam 1 porsi Sate hanya ada 6 tusuk, nggak sampai 10 sate seperti biasa. Kalau menurut saya yang sudah terbiasa makan sate di Sate Khas Senayan (Resto sate favorit keluarga) sejak saya masih TK, bumbu Sate Blora yang halus rasanya hampir sama. Kedua-nya (Tesate dan Sate Khas Senayan) memang bernaung dalam 1 grup di Sari Rasa Grup.

   Sate Ayam Blora

Beberapa anggota keluarga saya memilih Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam Madura

   Sate Ayam Ponorogo

   Sate Ayam Madura

Keren banget ya Indonesia...itu baru dari sebagian kecil Jawa saja kami dalam 1 meja bisa menyantap 3 sate dengan kekhas-an daerah masing-masing. Padahal masih buaaanyaak sate khas daerah di Indonesia lainnya ditawarkan di Tesate, misalnya : Sate Sapi Makassar, Sate Sapi Ungaran, Sate Lilit dan Sate Kambing.
Oh ya, saudara saya yang lain juga memesan SATE BEBEK yang ada semacam sayur nangka tapi bukan gudeg. Sate-nya juga ditaburi dengan kelapa.

   Sate Bebek

PELAYANAN
Kalau soal pelayanan oke banget kok. Jarak antara meja dengan tempat petugasnya standby sangat dekat sehingga jika kita memerlukan sesuatu nggak pakai teriak-teriak... lol
Mereka akan sigap melayani jika kita memerlukan sesuatu, misalnya : nanya toilet,musholah, tempat cuci tangan. Penyambutannya juga ramah.
Di Tesate kita juga bisa membeli komik asli Indonesia.

HARGA
Setelah saya perhatikan harga di Tesate memang diatas rata-rata, tetapi jika dibandingkan dengan pelayanan, rasa, kebersihan dan suasana....hhmmm reasonable-lah. Saat makan kami datang berenam, total harga yang harus dibayar sekitar Rp 600rb-an. Jadi boleh dibilang rata-rata perkepala membayar Rp 100rb-an. Nggak mahal-lah, karena kami puas dengan semua yang ada kok smile

Date of Visit:
2012-08-30

Restaurant Ratings
  • Taste (5)
  • Environment (5)
  • Service (5)
  • Clean (5)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Ramadhan Review
Smile 2012-08-01

Three Seconds Bar ( Kuningan )
Rekan saya mendapatkan undangan event workshop Festival Wanita Wirausaha dari majalah Femina. Ada buka puasa bersama-nya juga. Rekan saya itu, Widya boleh mengajak seorang teman, oleh karena-nya saya diajak olehnya smile

Sekitar 10 menit sebelum adzan Maghrib peserta workshop/undangan dipersilakan masuk ke Three Seconds Bar yang hanya beberapa langkah dari tempat berlangsungnya workshop. Sepertinya waktu berbuka puasa hari itu resto di-booking oleh pihak Femina. Hanya pengunjung yang membawa undangan saja yang diperbolehkan masuk. Begitu masuk saya memilih seat di bar yang melingkar membentuk angka 6 atau 9 yang agak terbuka dan dapat digunakan 2 sisi. Widya sih mau-nya di duduk di outdoor space yang juga disediakan oleh pihak resto yang menurutnya lebih luas. Tetapi saya lagi kepengen duduk di resto dengan suasana yang unik. Jadi gak masalahlah jika saya dan Widya duduk terpisah berselang dengan 1 ibu yang ternyata sudah beberapa kali ketemu kita. Herannya itu ibu nggak mau geser dikit supaya saya dan Widya bisa duduk sebelahan lol Tapi gak masalah kok, apalagi saya tambah maklum waktu ngerti si-ibu lagi hamil memasuki bulan ke-3.

Bukber Buffet
Kami disodori selembar brosur menu dari salah seorang waitress. Melihat deretan makanan di meja saya sudah yakin bahwa pihak penyelenggara mentraktir kami sebatas menu buffet. Tetapi kalau mau memesan menu lain dan membayar dari kocek sendiri ya nggak ada yang melarang dong. Eh ujug-ujug cewek di sebelah saya ngomong,"Eeeh, makanannya udah dipesenin dari panitia. Kita jangan pesan lagi dari menu itu..." Yeee, si Mbak deh, saya juga ngerti kaliiii en kalau saya mau pesan en bayar sendiri emangnya situ berhak ngelarang-larang tongue Gagal deh saya memesan Shabu yang jadi andalan resto ini. Nexttime saya mau pesan Shabu-Shabu aaaah, menurut brosurnya nih : "5-Stars Quality Shabu-Shabu with Finest Ingredients at three seconds bar" . Lah kalau saya pesan saat bukber , yang lainnya makan hanya yang disuguhi panitia...ya nggak enak ati deh saya,atau kalau mereka nimbrung ngambilin Shabu-Shabu yang saya pesan...wah saya bisa teriak2 ,emangnya kendurian!
Harga Shabu - Jumbo Original Sauce Rp 123.333 dam Fusion Sauce Rp 145.333. Sedangkan Shabu Reguler Original Rp 83.333 dan Fushion Sauce Rp 93.333 . Chanko-Nabe Rp 85.333 dan Sukiyaki Rp 85.333. Duuuh, sakau deh ngelihat kompor dan wadah masak di hadapan saya smile

Bukber kali ini kami disuguhkan : Chicken Teriyaki, Beef Teriyaki, Beef Yakiniku, Chicken Katsu dan Brokoli Yasai.Harga di menu untuk Beef Teriyaki @ Rp 60.333 , Chicken Teriyaki @ Rp 39.333 dan Beef Yakiniku @ Rp 60.333. Selain itu nasi yang disuguhkan kepada kami adalah semacam Omurice yang berbentuk seperti Shushi roll. Sebelumnya kami bebas mengambil tajilan, ada cendol,gorengan,kolak lengkap - dari biji salak sampai pisang. Minumnya juga boleh ambil sepuasnya m es teh manis dan ice water.

Walaupun makan buffet gitu pihak resto tetap memperhatikan kita loh. Managernya dengan perhatian menanyakan kekurangan dan pendapat kita. Bahkan saat air putih kita habis beliau tak segan meminta waitress/waiter melayani kita.

Makasih, Femina, Widya and 3 seconds bar untuk bukber-nya smile

Date of Visit:
2012-07-26

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (4)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Resto Malaysia yang Tidak Sok Melayu
Smile 2012-07-30

Penang Bistro ( Slipi )
Kakak saya yang cowok berulang tahun, di hari ke-3 puasa. Alih-alih mengucapkan selamat, saya "menodong" traktiran. Karena hari kerja, maka kami sekeluarga tidak bisa berkumpul. Akhirnya hanya bertujuh yang bisa datang ke Central Park, itu-pun sekalian menjemput keponakan saya yang les bahasa Inggris di Central Park ....
Beberapa pilihan resto diajukan oleh kakak saya,dan saya memilih Penang Bistro walaupun diantara resto yang diajukan ada yang lebih mahal dan variasi menu-nya lebih banyak.Lagi "mood" pengen Penang Bistro aja. Belum pernah makan di Penang Bistro Central Park, sebelumnya saya makan di Penang Bistro Oakwood Residence dan Mall Kelapa Gading 5.

SUASANA dan SERVICE
Melintas di depan Penang Bistro Central Park kita tidak dapat melihat langsung pengunjung yang datang. Harus melintasi lorong pendek menuju area makan. Beneran deh, saya suka banget sama suasana Penang Bistro Central Park! smile

 "Pintu Masuk"

 Lorong Lintas Masuk Area Makan

Di depan lorong masuk terdapat desk, semacam resepsionist. Ada tv flat screen, desain interior perpaduan ala shabby chic, victorian dan full flower gitu deh. Saya tidak melihat unsur Melayu dari suasana Penang Bistro.
Begitu pengunjung menyusuri lorong pendek, maka akan terlihatlah "hamparan" area dinning yang lumayan luas.
Tempat duduk dan mejanya beragam kapasitas. Kita bebas memilih sesuai katersediaan. Kalau datang hanya berdua atau sendiri bisa duduk di pinggir kaca, dengan pemandangan jalan raya dan view city. Tempat duduknya sofa.

Sedangkan kami yang datang bertujuh memilih meja yang sudah sesuai kapasitas di dekat bar minuman, dan dibawah rindangnya bunga-bunga taman (artificial lol )
Karena bertepatan dengan berbuka puasa maka banyak pengunjung yang juga datang berombongan. Bahkan yang terlihat tidak berpuasa saja banyak yang datang berombongan. Kursi dekat jendela kaca yang berkapasitas 2 orang juga terlihat penuh.
Dengan pengunjung sebanyak itu termasuknya pelayanan cukup cepat, walaupun ketika saya menambah nasi dan Teh Tarik mereka agak "simpang siur". Untungnya sih Supervisor/Managernya cepat tanggap menanyakan apakah pesanan kami ada yang belum dihantarkan.

MAKANAN
Sesuai namanya Penang Bistro, tempat ini menyajikan aneka makanan dan minuman Melayu (Malaysia dan Singapore).

 

bowlKami memesan :
3 Roti Canai Chicken Curry (Chef's recomendation) @ Rp 23.000+
1 Chicken Satay @ Rp 27.000+
1 Singapore Crispy Sotong (Chef's recomendation) @ Rp 54.000+
2 Ayam Goreng Terasi (Chef's recomendation) @ Rp 53.000+
2 Black Pepper Beef (Chef's recomendation) @ Rp 84.000+
1 Sapo Tofu @ Rp 48.000+
1 3-kind Baby Mushroom @ Rp 48.000+
9 Nasi Putih @ Rp 8.50+
Minumnya : Ice Tea @ Rp 13.000+ , Hot Tea @ Rp 11.000+ dan Teh Tarik @ Rp 22.000+
Total Harga yang harus dibayar Rp 856.433 ,-

Saya suka Singapore Crispy Sotong-nya. Sangat renyah, walau dilumuri sauce.Kalau rasa Teh Tarik dominan susu-nya ya? Saya mengenal Teh Tarik karena pernah bekerja di resto Malaysia.Nah, kalau ada tamu asli Malaysia saya dan Hiromi - rekan dari Jepang selalu tunjuk2an untuk membuat Teh Tarik untuk si tamu Malaysia, karena kalau proporsi-nya nggak tepat maka tamu Malaysia akan "protes". Dari keiinginan para tamu Malaysia maka saya mengerti bahwa Teh Tarik yang banyak disukai oleh orang Malaysia asli lebih dominan ke rasa kesat teh di lidah smile

 Teh Tarik Hot and Cold

Masih banyak lagi deh yang bisa kita order di Penang Bistro. Harga memang agak diatas standard, tetapi dengan layanan.suasana dan kebersihan tempat yang baik sih oke aja tuh...

Date of Visit:
2012-07-23

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (5)
  • Service (4)
  • Clean (5)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    1

  • Nice Photo

    0
Ramadhan Review
Just OK 2012-07-27

Burger King ( Thamrin )
Di bulan Ramadhan seperti sekarang ini belum memastikan mau sahur apa? Kalau rumah masih di wilayah Jakarta sih paling asyik sahur di tempat makan yang beroperasi 24 jam. Walaupun fastfood adalah "pilihan terakhir" saya jika ingin menikmati rasa, tetapi bukan berarti saya anti ke resto fastfood. Apalagi biasanya yang buka 24 jam itu biasanya memang resto yang menyajikan makanan cepat saji. Tempat makan seperti ini memang cocok untuk meeting point jika kita janjian dengan kerabat , kenalan atau kolega.

Awal bulan , seusai menyaksikan Malam Final Gadis Sampul 2012 di Ballroom Jakarta Theater XXI saya beserta keponakan-keponakan yang masih duduk di bangku SMP-SMA telah ditunggu oleh kakak saya di Burger King Thamrin.

SUASANA

 Cashier / Order Counter

Terletak di bawah Jakarta Theater , kami melewati jalan setapak dan eskalator. Tak jauh dari eskalator tampak jelas terlihat pintu masuk Burger King dari dalam gedung. Dari depan juga ada pintu masuknya. Di daerah sini memang ramai, sekalipun sudah larut malam. Burger King disini juga lumayan ramai dan luas tempatnya, tetapi antrian cashier/counter tempat pemesanannya cenderung sempit. Sebenarnya kalau siang hari lebih banyak "orang kantoran" yang makan disini, tetapi malam atau weekend kecenderungannya lebih banyak famaly dari berbagai usia.

MAKANAN

 Burger

 Ice Cream Sundae yang sudah dimakan :D

Waktu kami berempat masuk ke Burger King Skyline Building ini ternyata kami sudah dibelikan BK Single Blackpepper oleh kakak saya. Hhhmmmm, bukannya nggak bersyukur, tetapi saya merasa "kurang" kalau hanya makan BL Single Blackpepper, saya-pun memesan lagi :Chicken Strips ( Rp 22.727+ ).Memang BK identik dengan burger,namanya saja Burger King alias Rajanya Burger lol Tetapi bukan berarti kesalahan fatal khan kalau kita memesan non-burger? smile
Minuman?? Standard, Softdrink ditambah Ice Cream Coklat Sundae.
Yang paling unggulan sih di BK adalah : WHOPPER.

SERVICE
Standard fastfood-lah, tetapi saya sempat menunggu beberapa menit karena order masih diolah (dipanaskan?). Sebaiknya ada jaminan waktu ya, misalkan kalau kita order dan harus menunggu lebih dari 5 menit maka kita diberi bonus (Bisa ice cream, soft drink,dll). Males banget deh nunggu kelamaan di counter order, berasa murid dihukum guru tongue
Restaurant Ratings
  • Taste (3)
  • Environment (3)
  • Service (3)
  • Clean (3)
  • Price (3)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Ramadhan Review
Just OK 2012-07-25

Rice Bowl ( Pasar Minggu )
Sejak siang saya belum makan , dan pada jam makan malam saya dan keponakan saya masih berada di dalam salah satu theater di Pejaten XXI. Ngapa'in?? Yang pasti nonton-lah, Spider-Man. Ketika keluar dari theater pertunjukan perut kami belum terisi makanan. Apalagi kami sebelum masuk juga belum sempat membeli makanan di counter makanan XXI. Waktu sudah lewat dari pukul 21, sedangkan kami belum dijemput. Sambil menunggu jemputan maka kami berusaha mendapatkan tempat makan di dalam mall yang belum menutup last order-nya.

SUASANA
Di Lower Ground depan Hypermart kami melihat waiter Rice Bowl masih berada di depan resto-nya. Buru- buru kita samperin dan dengan sok memelas kelaparan kami bertanya,"Masih boleh order untuk makan disini gak,Mas?" . Untung dijawab "Masih boleh." lol
Jadilah kami berdua makan dalam suasana diiringi oleh dentang denting suara petugas-petugas Rice Bowl yang membenahi resto untuk siap-siap tutup. Untungnya masih ada 1 meja terisi pengunjung lain. Rice Bowl di Pejaten Village ini nggak terlalu besar, bahkan antara meja yang satu dengan meja yang lainnya terasa agak sempit.

SERVICE
Datang sudah nyaris tutup tetapi kami masih sempat-sempatnya menanyakan menu "Sensasi" yang murah meriah. Syukurlah petugas tersebut dengan baiknya masih melayani kita. Nggak ada kesan kesal atau menggerutu.
Pesanan datang sangat cepat, sehingga kami tidak menjadi "salah tingkah" seperti menunggu sesuatu disaat resto mau tutup smile

MAKANAN

 Sensasi 1

 Salted Pepper Tofu

Kami berdua masing-masing memesan paket SENSASI 1 yaitu salah satu jenis Nasi Goreng. Harganya hanya @ Rp 9.900 +
Selain itu kami juga memesan Salted Pepper Tofu, harga Rp 19.900 .-
Minumnya : Kuan Yin Tea, harga @ Rp 5,900 ,-

KESIMPULAN
Akhirnya kami masih bisa juga makan masakan Asia - non fastfood dengan waktu yang "mepet"...hehehe...

Date of Visit:
2012-07-10

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (3)
  • Service (5)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Variasi Menu Breakfast, Lunch and Dinner
Smile 2012-07-25

The Ambassador Coffee Shop ( Bandung Tengah )
Saya bermalam di Aston Primera Pasteur Hotel Bandung. Karena memang ada acara di hotel tersebut maka kami mendapat "fasilitas" breakfast , lunch dan dinner sekaligus.

Berangkat dari Jakarta jam 09.45 pagi bersama 2 saudara . Perjalanan lancar, walaupun saya sempat ngoceh-ngoceh supaya saudara saya nggak ngantuk saat mengendarai mobil.Menjelang pukul 12 kami memasuki Pasteur Area Bandung. Dengan mudah menemukan Aston Primera Pasteur Hotel & Conference Center. Weeittss, ternyata nuansa warna hotel ini bernama ungu/purple. Blah, padahal saya menyediakan 2 baju ganti dengan warna ungu juga! Weelleeeh, bisa jadi kloningan para staff-nya nih lol

Lunch @ The Ambassador Coffee Shop

SUASANA

Hanya sekejab saya duduk di sofa lobby, dan kemudian langsung diajak ke The Ambassador Coffee Shop untuk lunch. Nggak banyak tamu yang lunch disini. Waiter dan waitress-nya menyambut ramah di pintu masuk, tentunya sambil menanyakan nomer kamar kami. Seragam mereka berwarna ungu juga! Sama dengan yang saya pakai... lol
Waduuh, seingat saya warna "Aston Hotel" biru deh, kok malah ungu ya? Kalau dikira waitress sih nggak masalah, lah kalau saya dikira sofa dan didudukin gimana dong? Sofa disana khan warnanya juga ungu *uh lebay ya tongue
Nggak usah ngebayangin bahwa Coffee Shop ini kecil ya, karena sepertinya ini resto utama hotel ini. Kalau mau duduk di dekat jendela kaca sangat bisa, sambil memperhatikan orang-orang yang berenang disana karena resto ini berjejeran dengan kolam renang hotel. Tapi selama saya makan di hotel ini belum lihat orang berenang sih, apalagi cowok ganteng berenang....heheehe...tongue

Saya langsung mengambil makanan prasmanan + bakso tahu Bandung plus ikan asin sambel ijo serta Soto Betawi! Lumayan kenyang euy! Padahal saya masih mau menyicipi aneka makanan yang ada disitu.
Untuk dessertnya saya mengambil beberapa dari French Pastry.Minuman saya hanya minum air putih, sampai 3x refill...kembung deh tuh tongue

Dinner @ The Ambassador Coffee Shop

 Dinner

Pukul 19.15 saya dan saudara kembali ke Ambassador Coffee Shop untuk makan malam. Menu-nya banyak yang saya suka, antara lain : Ayam Goreng Mentega, Seafood Mayonaise, Bihun Goreng Hong Kong. Serunya lagi soup kali ini adalah : Sup Kepiting Asparagus! Khusus untuk sup ini saya sampai menambah...hehehe. Dessert yang saya makan adalah mini cake dan Macaroons yang warnanya lucu-lucu....

Breakfast @ The Ambassador Coffee Shop

 Breakfast

Sudah banyak tamu yang breakfast saaat kami menuju tempat yang sama saat lunch and dinner kemarin. Saya langsung menuju makanan utama. Di sisi pertama yang saya lihat adalah makanan Eropa : Zuchinne Stuffing, Lyonaise Patato, Grilled Smoked Beef, Chicken and Beef Sausage, Beef Zurichuise, Spaghety Carbonara (Mohon dikoreksi jika ada yang meleset dalam penulisan lol). Saya nggak makan diantaranya. Semula ingin makan Carbonara-nya, tapi begitu melihat daging asap merah yang bertaburan nyampur didalamnya...saya-pun mengambil makanan di sisi meja lain. Makanan khas ala Indonesia, diantaranya : Udang Honey Mayo, Fried Rice Seafood dan Kwetiaw. Dah ah, gak ambil lauk yang "berat" - seperti ayam yang juga tersedia. Setelah itu saya masih mengambil Bakso Tahu alias Somay (Kalau di Jakarta), 2 jenis bread diantara banyaknya aneka jenis yang tersedia (kebanyakan ala Perancis gitu deh). Terus minumnya saya minum secangkir kopi plus krimer, juice Guava and ice water.Sebelum keluar dari ruang makan, saya sempat mengambil Yoghourt and Fruit Coctails. Sempat meringis-ringis karena kekecutan...hehehe...

Lunch ke-2 @ The Ambassador Coffee Shop

 Breakfast ke-2

Saya yang belum lapar, bahkan masih agak kenyang karena makan pagi dan makan Cilok (Horeee, akhirnya bertemu juga dengan Cilok asli Bandung di pinggir jalan Dago), "terpaksa" harus makan siang. Jam 13-an saya dan saudara makan ke-4 kalinya di The Ambassador Coffee Shop. Menu yang dihidangkan sejak pertama kami datang sangat bervariasi. Rasanya saya sampai "tolong-tolong" kalau disuruh menyantap semua menu dalam sekejap! #sujudsyukur sambil mengingat surat Al Maidah yang kerap saya gemakan dalam hati smile

Siang ini-pun saya hanya menyantap sedikit demi sedikit hidangan yang tersedia :

* Secangkir Indonesian Salad alias Gado Gado. Jarang-jarang khan makan Gado Gado pakek cangkir lol
* Soto Bandung.
* Semangkuk Mie Jawa
* Es Campur


Hayaaah, boleh dibilang itu saya makan sedikit dan ala kadarnya, karena masih banyak hidangan yang menantang. Tempe Mendoan juga tersaji di menu prasmanan!

Setelah makan siang, tanpa menunggu kami berkemas kembali ke Jakarta.

HARGA dan SERVICE
Mengenai harga makanan dan minuman...hehehe, saya sih tinggal makan aja waktu itu. Tetapi di bulan Ramadhan ini The Ambassador Coffee Shop menyediakan hidangan buka puasa All You Can Eat dengan harga Rp 68.000 net/pax
Nah saat Friday Evening mereka menyajikan Authentic Sundanese Cuisine dengan harga Rp 98.000 ++/person
Service sangat baik deh, standard layanan hotel berbintang-lah. Jadi kalau ada yang kurang memuaskan bisa langsung dilaporkan ke Supervisor atau Manager-nya. Selama 4x makan disana sih waiter dan waitress-nya melayani dengan sigap. Tetapi saya nggak pernah ditawari kopi tuh, mungkin karena tampang saya yang bukan coffee addict ya...hahaha,padahal saya suka banget minum kopi.Bukan masalah sih, di hotel manapun saya menginap seringnya para waitress dengan yakin ingin menuangkan teh ke cangkir saya sampai akhirnya saya teriak-teriak minta cangkir saya diisi kopi *eits saya nggak sampai teriak-teriak kok lol

Date of Visit:
2012-05-17

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (5)
  • Service (5)
  • Clean (5)
  • Price (5)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Supper at KFC Kelapa Gading
Just OK 2012-07-23

Kentucky Fried Chicken (KFC) ( Kelapa Gading )
Entah kenapa malam itu saya dan seorang teman saya masih merasakan lapar, padahal kami sudah makan malam dan "ngemil" di foodcourt Mall Kelapa Gading 5 sampai mall tersebut hampir tutup.
"Kita lanjut yuk! Nongkrong sambil makan lagi di depan mall." ajak teman saya. Oke deh,di depan mall memang ada beberapa tempat yang buka selama 24 jam. Dari minimarket sampai business centre berjejer beroperasi 24 jam.
Awalnya kami masuk ke outlet yang biasa digunakan untuk nongkrong 24 jam, menyediakan beberapa makanan Jepang. Tetapi melihat kondisi makanan Jepang "berdampingan" dengan sosis, maka saya buru-buru keluar dari outlet tersebut. *Jujur, saya paling anti yang namanya sosis, bahkan selera makan saya drop total andai sosis didekatkan dengan makanan yang hendak saya santap! Pindah ke outlet sebelahnya yang terkenal dengan minuman penuh warna....tapi kok penerangannya nggak sebenderang biasanya ya?
Kami-pun berjalan terus melewati beberapa ruko hingga akhirnya memutuskan untuk nongkrong di KFC 24 jam dipojokan jalan.

SUASANA

Foto diatas adalah suasana luar dari KFC yang terletak di Jln.Boulevard Timur Kelapa Gading (Depan Mall Kelapa Gading). Teras depan dapat digunakan untuk duduk dan makan pengunjung - khususnya bagi yang ingin merokok. Makanya saya langsung menolak tegas ketika teman saya mengajak duduk di depan. Suasana boleh asyik, sambil memandang jalan raya di malam hari yang mulai sunyi, tapi kalau sambil menghirup asap rokok meja tetangga sih nggak banget deh!
Oleh karenanya saya lebih memilih makan di dalam ruangan, di sebelah playground (Foto bawah). Beberapa anak masih terlihat bermain-main di playground tersebut. Ckckcckck...udah jam 10 malam itu orang tuanya kok masih ngajakin anaknya nongkrong di luar rumah ya?! Balita-balita yang masih kelihatan segar di luar rumah saat mall sudah pada tutup...hehehe...
Pengunjung juga bisa makan dan duduk di lantai 2 karena di lantai 2 juga tersedia area untuk makan, bahkan terdapat pula 'area party'.
Dan walaupun sudah diatas jam 9 malam nggak terlalu mudah mendapatkan seat yang kami inginkan. Antrian di counter pemesanan juga masih ramai, padahal terlihat 3 cashier melayani pengunjung.

MAKANAN

Yang namanya KFC hampir semua makanan dan minumannya merata sama disemua cabang. Termasuk di KFC sini. Karena awalnya teman saya nggak mau makan yang kelewat berat, teman saya memesan : Paket Goceng Mocca Float dan Cream Soup. Sedangkan saya memesan Chicken KFC Soup (Yang masih paket Goceng) . 1 Wing Chilli Chicken (Rp 9.545+) dengan 1 Rice Organik (Rp 5,909+) plus minuman 1 Milo Reguler dingin (Rp 8.182+)
Lumayan mengganjal perut yang sebenarnya belum terlalu lapar lol

KESIMPULAN
So kesimpulannya apa nih? Yaaa...kesimpulannya KFC di cabang ini oke untuk nongkrong selama 24 jam. Yang nongkrong di malam hari dari berbagai usia, dari balita sampai manula. Nggak pandang deh waktunya jam berapa. Tetap ramai!
Untuk meeting yang nggak mengenal waktu juga asyik-asyik aja. Kalau laper langsung nambah makanan, dan kalau haus juga bisa beli langsung.
Masih lebih asyik nongkrong atau meeting disini khan daripada di resto lain yang baru jam 21 sudah last order lol Kalau soal suasana yang nggak saya suka ya terasnya yang banyak perokoknya.

 Mocca en Milo

 Soup

Date of Visit:
2012-07-16

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (3)
  • Service (3)
  • Clean (3)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    1

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Soto Telor dan Ayam Tosoto
Just OK 2012-07-23

Tosoto ( Cinere )
Setelah menyaksikan film Di Timur Matahari saya mulai merasakan perut ini minta diberi asupan. Dan indra pengecap rasa menginginkan masakan Indonesia yang harus menjadi kenikmatannya.
Saya dan teman saya menuju lantai basement begitu bubar dari cinema yang berada di dalam 1 mall.
Pilihan saya saat itu adalah : Tosoto yang bermoto 'Selera Nusantara'. Kami berdua memasuki rumah makan yang berada di dekat eskalator tersebut. Teman saya lagi ingin menikmati jenis makanan lainnya,tetapi oke-oke aja tuh dia ikutan masuk ke area Tosoto.

SUASANA

Suasana tempat makan ini...hhmmm gimana ya? Biasa saja tuh menurut saya, memang sudah standard rumah makan Tosoto barangkali. Warna hijau dan kuning sangat dominan mewarnai dinding dan meja-nya. Sesuai dengan warna soto khas Indonesia yang memiliki warna kebanyakan seperti hijau dan kuning smile
Kursi tanpa sandaran menjadi tempat duduk untuk pengunjung. Kondisi meja nyaris semuanya sudah bersih. Apakah karena bukan jam makan??? Mudah-mudahan sih nggak ya...
Beberapa banner promosi dan poster aneka makanan menghiasi depan dan dinding rumah makan, jadi mempermudah kita untuk order. Sebelum masuk dan memutuskan makan disini khan kita bisa lihat-lihat menu, gambar sekaligus harganya smile

MAKANAN

Sebelum masuk ke rumah makan ini saya sudah memperkirakan apa yang ingin saya order. Saya sudah membacanya di banner/poster depan rumah makan yang mudah dibaca oleh pengunjung mall yang melintas di sana. Kebetulan ada paket promo "Rame Holiday" yang terdiri dari 6 paket. Apabila kita memesan 2 paket Rame apa saja maka kita akan mendapatkan free 1 Gelas Lemon Tea atau 1 Gelas Tea Blackcurrant.
Karena teman saya ingin memesan menu lain, maka saya tidak memanfaatkan promo tersebut. Tetapi saya tetap memesan 1 menu di paket 'Rame Holiday' tersebut, yakni : RAME 1 yang terdiri dari Soto Ayam + Nasi Putih. Harganya murah meriah untuk di mall dan tempat yang bersih ini, yakni : @ Rp 11.000+ , Minumnya Es Teh Tawar yang segelasnya Rp 4000+ dan teman saya memesan Teh Tawar @ Rp 3500+ . Kalau dilihat dari perbandingan harga, mahalan minumnya ya ...hahaha...

   Ini Soto Ayamnya

Saya suka banget sama rasa Soto-nya yang Indonesia banget! Gurih, banyak daging ayamnya, ada telor ayamnya dan bihunnya lumayan banyak. Soto Ayam-nya kalau menurut saya masuk dalam "kategori" Soto Lamongan Jawa Timur.
Selain memesan soto ayam, saya juga memesan SOTO TELOR. Satu porsi soto ini terdiri dari 2 Telor Ayam yang diberi kuah soto. Harganya @ Rp 12.000+ perporsi.

   Soto Telor

Kalau kita nggak berminat makan soto, kita masih bisa memesan menu lain. Antara lain menu non-soto adalah : Bebek Goreng Sambel Ijo, Ayam Penyet, Nasi Goreng Kambing, Mie Goreng/Kuah Jawa, dll.

Kesimpulan
Mendambakan soto khas Indonesia (Khususnya Soto Lamongan dan Madura) dengan harga terjangkau??? Ya disini merupakan alternatif yang tepat untuk saya. Barangkali banyak warung soto di Jakarta yang menyajikan spesialis soto dengan rasa yang lebih mantap, tapi saya akan hilang selera jika melihat warung soto tersebut kebersihannya kurang terjaga. Makanya saya lebih yakin makan soto di sini saja deh, dan cabangnya juga sudah banyak.

Disini juga tersedia paket keluarga, dari untuk 2 orang (Ro 40.000+) sampai untuk 8 orang (Rp 155.000+)

Date of Visit:
2012-07-11

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (3)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (5)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
The Urban Life Style
Smile 2012-07-19

Platinum ( Kelapa Gading )
Tag resto Platinum adalah 'The Urban Life Style'. Hal ini sangat tergambar jelas dari suasana resto-nya yang terlihat seperti layaknya masyarakat perkotaan. Setiap kali kita datang ke resto ini pada waktu makan siang maka seat nampak penuh, ramai oleh sosok masyarakat urban. Bahkan beberapa hari sebelumnya saya sempat "di tolak" di resto ini , alasannya karena resto sangat ramai dan yang melayani hanya 3 orang! Huuuaaayyyuuuh, siapa bilang gak banyak kerjaan di kota besar??? Asalkan gesit, cekatan dan trampil plus skill service yang tinggi sangatlah mudah mendapatkan pekerjaan smile

 Suasana Platinum MKG 5

MAKANAN
Menu makanan yang ada di Resto Platinum tidak terlalu "ribet", tetapi lumayan lengkap memenuhi keinginan kita yang bergaya hidup urban. Nggak fastfood banget tapi juga kita gak bisa nemu'in makanan seperti kepiting saos yang cangkangnya masih utuh.
Praktis menu di sini telah dikelompok-kelompokkan, misalnya :
Every Day Dim Sum - Fried Rice Mania - Platinum Noodles - Platinum Combo Set - Hot Plates - Kids Lover - Duck Teriyaki - Smart Combo Set - Charcoal Grilled Steak.
Jika sedang makan di Platinum biasanya saya memesan :Hainan Grilled Chicken yang disajikan bersama small bowl berisikan lembaran sayur dan tahu. Harganya termasuk murah meriah dan halal, hanya Rp 17.279+ .Bahkan beberapa kali saya ingin makan Nasi Hainan maka pikiran saya langsung melintas ke Platinum. Barangkali untuk rasa masih banyak resto yang menyediakan Nasi Hainan yang lebih lezat dan porsi besar, tetapi untuk harga dan rasa aman untuk kehalalannya membuat pikiran saya langsung tertuju ke sini.

   Hainan Grilled Chicken

   "Mini Soup" Tofu and Vegie

Sebagai "selingan" saya senang mengemil : Pangsit Udang Mayonaise @ Rp 14.545+ . FYI : Everyday Dimsum yang tersedia di Platinum semua dimasaknya dengan cara di goreng. Jadi jangan berharap banyak dengan Dimsum yang tersedia disini karena hanya ada 4 pilihan - 3 lainnya adalah : Pangsit Goreng, Lumpia Hongkong dan Udang Kulit Tahu.

Menu baru lainnya yang disajikan oleh Platinum adalah : Nasi Goreng Sop Buntut Goreng dan Nasi Goreng Sop Buntut Kuah yang harganya tidak sampai mencapai 30 ribu.

.

   Pangsit Udang Mayonaise

SERVICE

 Snack

Snacks merupakan service di Platinum. Snack berupa kerupuk kecil-kecil dapat diambil oleh semua pengunjung Platinum yang telah order. Supaya nggak terasa kelamaan nunggu order deh smile Tetapi makanan yang saya pesan termasuk cepat kok diantar ke meja. Atau mungkin karena saya datang pada saat resto tidak ramai (bukan jam makan siang/malam). Saat itu saya memang sedang menunggu teman, jadi sambil menunggu saya makan di Platinum pada pukul 5 sore lol
Resto Platinum ini memang sesuai dengan tag-nya yang cocok untuk masyarakat urban yang berpenghasilan menengah dan menghidari makan junkfood.

Date of Visit:
2012-07-16

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (5)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (5)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Western Food dan Asian Food
Smile 2012-07-17

Celcius Cafe & Grill ( Rawamangun )
Kalau mendengar kata 'cafe' banyak yang membayangkan bahwa tempat makan ini merupakan tempat makan yang tak seberapa luas. Apalagi kalau lokasinya di depan tempat olah raga bagi banyak kalangan, dari club olah raga tingkat TK sampai atlet level international. Ya, lokasi restaurant ini memang berada di sarana olah raga Velodrome. Berdiri dengan bangunan sendiri, bukan di ruko atau di dalam gedung perkantoran/pertokoan. Letaknya strategis, antara Rawamangun dan Kelapa Gading. Sehingga pada jam makan biasanya parkiran di restaurant ini terlihat lumayan padat.

Siang itu saya mengantar ibu saya untuk arisan bersama dengan belasan temannya.Setiap bulannya saya memang meluangkan waktu menemani ibu saya untuk arisan, benefit untuk saya lumayan loh karena saya dipastikan makan-makan gratis di berbagai restaurant dan juga mendapat "cap" anak berbakti dari teman-teman ibu ...hahaha,padahal sih biar bisa makan gratis juga.Eh,tp mungkin hal itu memang sudah takdir sebagai anak yang berbakti kepada orang tuanya ya? Teman-teman ibu saya itu usianya sudah diatas 60 tahun tetapi asli loh,mereka gaul abiiizzz, ngerti banget dimana restaurant and tempat nongkrong yang asyik.Kebanyakan dari mereka juga masih menyetir mobil sendiri atau beberapa diantaranya memiliki sopir pribadi.
Jam 11 kurang 5 menit saya dan Ibu diantar sopir telah tiba di parkiran Celcius Cafe & Grill. Baru ada 1 mobil terparkir, bahkan sign 'Closed' masih tergantung di pintu kaca depan. Ternyata restaurant bergaya modern ini baru dibuka tepat pukul 11 siang.
Salah 1 teman ibu saya mengatakan bahwa kami belum booking, akhirnya saya meminta waitress yang ada disana untuk mengatur meja dan kursi untuk 15 - 20 orang. Mereka dengan sigap mengatur tempat untuk rombongan kami.Dengan pula sigap mereka mencatat order kami.

SUASANA

 Sebagian Ruangan

Saya mengambil beberapa majalah lifestyle dari meja yang berada di dekat meja. Seneng banget deh sama restaurant yang menyediakan aneka bacaansmile
Ruanganrestorannya luas, bahkan bisa dibooking untuk resepsi pernikahan atau seminar. Kursinya kita bisa pilih, dari yang kursi makan kebanyakan atau makan duduk di sofa sambil leyeh-leyeh. Interiornya modern. Kapasitas ruangan 160 kursi atau 300 orang untuk standing party.
Setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 19.00 - 22.30 ada Live Music Entertainment.

MAKANAN
Beragam makanan dan minuman ditawarkan di restaurant ini, dari makanan western sampai makanan Indonesia.Hari itu saya memesan Tom Yam Kung yang disajikan sebagai menu utama. Disajikannya termasuk dengan nasi putih, sekalipun kita tidak memesan nasi putih tersebut. Agak aneh untuk saya yang biasa makan Tom Yam Soup tanpa nasi putih smile

   Tom Yam plus Nasi

Saya juga memesan Cakwe Goreng Udang Ayam (Masuk dalam kategori menu Snacks & Side Dishes, tapi bisa banget dipakek untuk lauk lol ) . Sedangkan minumannya saya pilih : Ice Lemon Tea .

   Cakwe Goreng Udang Ayam Rp 25.000

 Ice Lemon Tea Rp 12.000 & Melon Juice Rp 17.000

Kebanyakan teman-teman ibu saya memesan menu paket : Set 5 yang terdiri dari hotplate Ayam Bakar Lunak + Tenderloin Steak dan kentang + vegetable ,ekstra minuman Ice Lemon Tea.Dengan memesan paket harganya lebih hemat Rp 7000 dari harga normal. Harganya Set 5 adalah Rp 60.000

   Ayam Bakar Lunak Tenderloin Rp 55.000



SERVICE
Tapi kalau ngomongin harga nggak termasuk tax ya smile
Pelayanan selama 3x saya berkunjung ke sana sangat baik. Mudah-mudahan bukan karena baru buka yaa...
Untuk mengadakan acara disini Celcius Cafe & Grill memiliki slogan : Kenyamanan Pesta Acara Anda Adalah Prioritas Kami. Acara yang dapat diadakan disini adalah Birthday, Wedding, Gathering, Reunion, Corporate Events dan Seminar.
Kalau Openricers ingin mengadakan acara dengan set menu Buffet Celcius menawarkan 3 paket pilihan, yaitu :
Paket A : Rp 85.000 /+ per pax
Paket B : Rp 100.000 /+ per pax
Paket C : rP 115.000 /+ per pax
Minimum pemesanan 30 pax

Ternyata ada parkir alternatif di Velodrome jika kita booking untuk acara yang agak besar dan para tamu-nya mengendarai mobil pribadi. Kendaraan umum juga mudah banget kok didapati disini, dari taksi, ojeg,bajaj,angkot,TransJakarta...semua sangat mudah dijangkau dari restoran ini smile

Date of Visit:
2012-07-10

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (5)
  • Service (4)
  • Clean (5)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0
Aneka Lele di Lele Lela
Just OK 2012-07-14

Pecel Lele Lela ( Rawamangun )

"Selamat Pagiiii...Selamat datang di Lele Lelaaaa...!" Sapa-an itu akan serentak dilakukan oleh petugas yang berada di Pecel Lela di seluruh cabangnya. Tetapi khusus di Rawamangun, sapa-an ini tidak selalu di ucapkan dengan serentak. Mengapa???
Karena Pecel Lele Lela yang terletak di Jln Paus Rawamangun ini terletak di lantai 2, dan di lantai tersebut Pecel Lele Lela tidak "sendirian". Di lantai tersebut juga terdapat klinik kecantikan, sehingga bisa jadi orang yang masuk ke area Lele Lela Rawamangun sebenarnya hanya melintas, tujuan mereka adalah ke klinik kecantikan yang memang harus melewati area tempat makan ini smile

Seperti itulah suasana cabang Pecel Lele Lela di Jln.Paus Rawamangun. Selain di dalam ruangan, pengunjung dapat makan di luar ruangan. Semacam balkon/teras di depan, sehingga sambil makan disana pengunjung dapat menikmati trafic Jln Paus Rawamangun yang padat - di seberang Arion Plaza.

Makanan
Kalau soal makanan saya pikir nggak berbeda dengan Pecel Lele Lela di cabang lainnya.Sedangkan yang berbeda dengan Pecel Lela yang banyak bermunculan di warung makan Pecel Lele yang bertebaran di pinggir jalan adalah keragaman menu alias cara memasak/bumbu plus penyajiannya. Dan tentunya lebih bersih dooong... smile

   Lele Saos Padang

Beragam menu Ikan Lele ditawarkan disini, antara lain :
- Lele Saos Padang , disajikan fillet ikan Lele - dengan bentuk kotak-kotak dan dibalut tepung.
- Lele Tom Yam, disajikan fillet ikan Lele bersama semangkuk kecil kuah Tom Yam.
- Lele Fillet Goreng Tepung
- Lele Lada Hitam
- Lele Mayonaise
- Lele Sarang Tawon, sepertinya dibalur telur/tepung - disajikan ikan Lele utuh tanpa di-fillet
- Lele Cabe Ijo yang juga disajikan ikan Lele utuh.

Soal harga sih murah meriah, tapi saya - si doyan makan ini - merasa porsi yang disajikan terlalu kecil. Akhirnya saya sering menjadikan pengganjal perut saja saat makan di Pecel Lele Lela.
Harga perporsi Lele berkisar @ Rp 12.000 ,- sampai @ Rp 15.000 ,-

Menu "Non Lele" juga tersedia disini, yakni :
- Ayam Bakar Madu
- Ayam Saos Padang
- Ayam Cabe Ijo
- Ayam Suwir Bumbu Bali
Harga perporsi @ Rp 12.000 ,-

Masih perlu lauk tambahan??? Bisa kok kita pesan : Perkedel , Tumis Tauge Jepang dan Cah Kangkung Tauco yang masing-masing harganya nggak sampai Rp 10.000 ,-
Ada juga Nasi Goreng Special....

   Perkedel

Service
Lumayan cepat-lah. Paling nunggunya sekitar 10 menitan. Justru Perkedel-nya tuh yang agak lama datang tersajinya. Menu Lele sudah nyaris habis, eh si Perkedel Kentang justru baru terhidang. lol

Note :
Bagi yang berulang tahun, silakan datang ke Pecel Lele Lela. Kamu bisa datang dan makan gratis!
Begitu juga untuk kamu yang bernama Lela, kamu juga bisa makan disini gratis seumur hidup. Adik teman saya bernama NURLELA di KTP-nya dan panggilannya adalah Lela, tapi dia belum pernah mengajukan diri untuk makan gratis di Pecel Lele Lela sih,soalnya belum yakin apakah boleh jika ada embel-embel "Nur" didepan namanya...hehehe...

Date of Visit:
2012-05-25

Restaurant Ratings
  • Taste (4)
  • Environment (4)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0