Asia Dining
Write a Review
Indonesia|Jakarta
1296 0
OpenRicers mungkin belakangan ini menyadari munculnya sejumlah ‘wajah’ baru di pasaran. Ya, camilan ringan yang biasa menjadi teman rutinitas kita sehari-hari, atau yang disebut juga Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dalam bahasa marketing. Memang harus membuat inovasi atau hal baru secara berkala karena konsumennya cepat bosan. Ini dia hasil evaluasi Openrice pada beberapa ‘pemain baru’ kita:

1.Golden Oreo
Berawal dari sebuah biskuit bulat berwarna hitam dengan krim vanilla di tengah, kini produk Oreo sudah sangat beragam sehingga membuat sesak rak supermarket; semua tampil khas dengan bungkus biru. Tetapi Golden Oreo, si varian terbaru, tampak lain sendiri dengan kemasan kuning menyala. Di dalamnya, biskuit Oreo yang biasa tampil hitam pun berwarna krem. Golden Oreo menyajikan rasa manis vanilla yang konsisten pada biskuit maupun krimnya. Variasi yang lumayan menyegarkan tetapi setelah menyantapnya Openrice malah kangen dengan rasa khas biskuit hitam Oreo yang biasa.

2.Magnum Choco Cappuccino
Sejak serbuan promo yang dahsyat bulan-bulan ini, Magnum seperti bangkit dari liang kubur. Sebenarnya kita tahu dia bukan es krim baru; tetapi gempuran iklan, varian baru dan pembukaan Magnum Café yang fenomenal sudah membuat kita semua pergi mencari si coklat Belgia ke rak makanan dingin. Menjelang berakhirnya masa operasi Magnum Café bulan depan, sebuah varian baru muncul di pasaran: Magnum Choco Cappuccino. Keunggulannya? Meski masih memakai bahan dasar es krim vanilla, kepingan karamel di lapisan coklat dan saus kopi di dalam membuat es krim ini menjadi salah satu varian Magnum paling spesial di mata OpenRice. Paduan rasa manis karamel dan rasa pahit kopi menyatu dalam segarnya es krim, sangat adiktif!

3.Silver Queen Rock’r
Setelah sekian lama tampil dengan gaya ‘biasa’ Silver Queen mengeluarkan varian baru yang banyak dibicarakan orang: Rock’r. Sekilas tampangnya mirip ‘astor’ yang penuh dekorasi: di dalam penuh krim coklat, di luar penuh kepingan sereal dan kacang mede kecil. Meski begitu jika Openricers termasuk golongan sweet-toothed yang biasa mengobati jengkel dengan coklat, ini adalah cemilan yang sesuai! The chocolate is sinfully delicious, bahkan yang varian dark chocolate sekalipun (sebuah fakta yang agak aneh sebenarnya, mengingat dark chocolate itu seharusnya pahit)

4.Sugus Gummy
Ya inilah Sugus, permen yang telah mendampingi kita melalui masa kecil yang manis; juga permen yang terkadang berubah fungsi menjadi pengganti koin Rp 100an di kasir. Entah kenapa Sugus tampil dengan varian yang tampak seperti permen produksi Yuppy. Dari segi rasa, permen ini cocok untuk penggemar Sour Strap yang sulit menemukan produknya di supermarket dalam negeri.

Jadi, cemilan manakah yang OpenRicers pilih untuk menemani saat santai?


Get the Latest Dining Information
LIKE US ON FACEBOOK!
Photo
Indonesia tak bisa lepas dari budaya makanannya yang be...
Photo
The Apartment sebuah restaurant yang mengusung tema sep...
unknown
Article Search
more
Year
Recommended Article
Berawal dari rekomendasi seorang rekan yang juga merupakan pemburu kuliner, Kishi Ereny berangkat menuju restoran dengan segudang sajian unik yang pantas untuk dikulik. Ini dia hasilnya. Otterhound merupakan bagian dari keluarga besar Jittlada, yakni grup yang menaungi sejumlah restoran Thailand ternama seperti White Elephant, Chandara, dan tentunya Jittlada sendiri yang mengusung hidangan Thai autentik. Khusus ‘anak’ terbarunya ini, konsep yang dituju adalah sentuhan twist pada kuliner Thai yang terkenal kaya akan rempah-rempah dan bumbu alami. Kejutan ini berupa ramuan fusion antara antara cita rasa Asia tersebut dengan menu-menu khas barat maupun Eropa. Bisa dibilang unik, karena seperti yang kita tahu kebanyakan dari tempat makan Thailand disini justru mengedepankan racikan autentik bak di negara asalnya tersebut. Mengenai nama, saya pun sempat bertanya-tany... More
Popular article in the past
Pisa Kafe mengundang OpenRicers untuk menggelar gathering. More
Top