11789 0


Ramen adalah mie kuah Jepang yang berasal dari China. Sebenarnya di setiap negara memiliki versi mie kuah masing-masing. Namun mie kuah Jepang begitu menonjol dari berbagai macam versi mie kuah. Bahkan mie kuah asal China, dimana mie merupakan makanan pokok setelah nasi, masih kalah populer dari mie kuah Jepang. Apa yang membuat mie kuah Jepang atau ramen begitu disukai. Alasannya sederhana, cara makan ramen yang dicontohkan orang Jepang begitu mengundang nafsu makan. Berbeda dengan umumnya cara orang menyantap mie, orang Jepang selalu menyantap mie dengan lahap sampai menimbulkan suara 'sluurp' yang justru dianggap tidak sopan.


Selain itu rasa kuah sup yang gurih, hangat dengan topping yang beragam serta tingkat kekenyalan mie yang pas, merupakan kombinasi sempurna yang sepertinya tak mungkin ditampik. Namun mie ramen yang lezat tidak dihasilkan dari proses memasak yang singkat. Melainkan perjuangan berjam-jam seorang koki ramen membuat kaldu untuk kuah sup ramen. Keistimewaan ramen memang terletak dari kuah supnya. Dari kuah sup itulah dijadikan parameter seberapa lezat ramen yang dibuat. Dan masih ada tiga bahan yang ikut menjadikan rasa ramen semakin sedap.


Sup kuah untuk ramen dibuat dari hasil perebusan tulang atau daging (umumnya memakai daging babi) dicampur dengan berbagai macam rempah dan sayur selama berjam-jam (minimal 4-6 jam). Standarnya memakai wortel, seledri, kubis, kombu (sejenis rumput laut), daun bawang, bawang putih, jahe dan sake. Masing-masing koki ramen akan mengkreasikan sendiri bahan-bahan untuk membuat kaldu yang unik dan citarasa yang istimewa.


Bukan hanya kaldu yang berperan menjadikan kuah sup ramen gurih. Tambahan bumbu-bumbu yang mungkin hanya ditemui di Jepang ikut menentukan enak tidaknya rasa ramen. Lalu tambahan topping yang bervariasi sebagai pelengkap. Biasanya topping ramen terdiri dari irisan daging, telur rebus, fish cake (semacam bakso ikan dengan bentuk-bentuk yang cantik) dan cincangan daun bawang. Tak jarang ditambahkan aneka sayuran untuk memberikan kombinasi warna yang cantik. Sementara untuk mienya, sekalipun bisa memakai jenis mie apapun baik soba, misoa atau bahkan jenis mie lokal, mie ramen memiliki tingkat kekenyalan yang berbeda dengan mie lainnya. Biasanya mie untuk ramen berwarna kuning yang dibuat dari terigu dengan kadar gluten tinggi ditambah air dan bahan kimia tambahan seperti potasium karbonat, natrium karbonat dan kadang-kadang asam fosfat. Bahan-bahan kimia tersebut bersifat alkali yang akan mengubah sifat alami gluten dalam tepung terigu, sehingga membuat mie menjadi kenyal sekaligus mengaktifkan senyawa flavonoid yang terkandung dalam tepung terigu dan menjadikan mie berwarna kuning. Perbandingan air dan tepung terigu adalah kira-kira 1: 35%, semakin banyak air maka semakin lunak pula mie yang dihasilkan.

Bagaimana OpenRicers tertarik untuk membuat ramen sendiri? Klik di sini untuk mendapatkan resep ramen ya. Let's eat delicious ramen dan don't too hesitate to make 'slurpy' noise OpenRicers!

Cari tahu aneka mie lainnya disini

Get the Latest Dining Information
LIKE US ON FACEBOOK!
Photo
Dimana lagi empat kombinasi sempurna bisa kamu temui s...
Photo
Thailand, negara Gajah Putih yang menjadi salah satu ...
unknown
Article Search
more
Year
Recommended Article
The Holy Crab yang didirikan pada bulan Februari 2014 yang lalu ini mempunyai konsep berbeda dalam menyantap Hidangan Laut. Outlet mengangkat konsep hidangan laut a la Louisiana yang cara makannya tanpa piring dan alat makan lainnya ini selalu memberikan hidangan laut lokal dan impor terbaik yang dipadukan dengan dua saus khas garlic pepper sauce dan cajun sauce yang memiliki 4 tingkat kepedasan (mild, medium, spicy dan holy moly). Menu favorit para pengunjung antara lain adalah Dungeness Crab, King Crab Legs, Snow Crab Legs, Canadian Lobster hingga Crawfish. Untuk memanjakan lidah para pengunjungnya, Resto Seafood premium yang terkenal dengan hidangan seafood fresh dan berkualitas ini kembali memperkenalkan kreasi menu terbarunya yaitu, Blue Crab dan River Prawn yang disajikan dengan bumbu khas Bali yang kaya rempah. Dalam peluncuran menu tersebut pada hari Kamis (... More
Popular article in the past
Setelah beberapa minggu lalu mengadakan acara Sunday Sharing, yang bekerjasama dengan blogdetik dan Illy Coffee di Convivium Cafe.Dengan mengambil tema “Coffee Talk”, yang bertujuan untuk mengenal lebih jauh antara Openrice Indonesia dengan para blogdetik. Tidak hanya membahas suatu tema yang sedang dibicarakan, namun di Sunday Sharing para peserta diberikan tantangan untuk dapat menulis mengenai tema di Sunday Sharing #20. Tantangan ini tidak hanya sebagai tantangan biasa, akan tetapi peserta akan memperebutkan hadiah voucher senilai 1 juta rupiah yang diberikan oleh Openrice Indonesia. Kurang lebih 20 peserta blogdetik ikut serta dalam acara ini, dengan menulis artikel di masing-masing blog mereka. Dari sekian banyaknya para bloger Openrice telah mendapatkan 1 orang pemenang, yang bernama Siti Nurjanah (siethie.blogdetik.com). Selamat untuk Siti yang telah meme... More
Top