Asia Dining
Write a Review
Indonesia|Jakarta
30866 0
Menikmati sajian coffee latte kini tidak hanya rasanya yang nikmat, namun ada khas lainnya yakni latte art yang mampu membuat decak kagum OpenRicers. Latte art adalah sebuah seni menggambarkan suatu pola di atas kopi yang terdapat foam. Disini keahlian barista dalam mengelak-elokkan tekstur foam di atas kopi yang bercampur dengan bubuk cokelat sehingga terciptalah lukisan yang menarik.

Membuat latte art sebenarnya tidaklah terlalu sulit namun juga tidak mudah, karena disini OpenRicers akan menulis di atas media air. Ada syarat penting pertama yakni mengenai latte atau susu yang digunakan haruslah panas sehingga saat tertuang kedalam cangkir akan memunculkan foam atau busanya, disinilah OpenRicers bisa mencoba membuat tekstur warna yang menarik. Hal lainnya yang diperhatikan adalah teko atau tempat latte yang berbahan stainless steel dan memiliki ujung yang lancip sehingga latte saat dituangkan tidak berantakan. Lalu ada kalanya latte art menggunakan untuk stik kecilnya bisa menggunakan tusuk gigi atau stik khusus berbahan metal, semua sama saja untuk pemula.

Untuk teknik pertama bernama Free Pour Latte Art. Teknik ini hanya memanipulasi jatuhnya latte ke dalam kopi. Jadi awalnya latte akan dituang ke sisi cangkir yang lama kelamaan menuju ujung cangkir lainnya, bentuknya yang mengkerucut langsung ditarik kembali ke titik awal. Cara ini paling sederhana karena tidak membutuhkan stik untuk melukis. Hasilnya biasanya bisa berbentuk Rosetta atau bentuk hati. Sajian bentuk ini yang lazin digunakan oleh cafe-cafe agar sajian kopinya tetap cantik dan menarik.

Kedua adalah teknik Etching, teknik ini menuntut OpenRicers untuk menggambarkan seninya di atas foam dengan campuran sirup atau bubuk cokelat. Disini juga diperlukan stik agar bisa membuat pola yang pas dan menarik. Awalnya latte dituang kedalam kopi, lalu setelah penuh taburin sirup atau bubuk cokelat dengan berpola. Untuk menyempurnakannya gunakan stik untuk membuat pola, bisa lurus atau melingkar. Namun gunakan dalam satu arah, kalau OpenRicers menggerakkan dalam dua arah dapat merusak tekstur lattenya.

Kedua teknik ini merupakan dasar dalam membuat Latte Art. Jadi buat OpenRicers yang ingin bereksperimen untuk menggambar di atas latte, bisa mencoba kedua teknik di atas. Setidaknya kalau sudah melewati dua teknik di atas, OpenRicers bisa melaju ke tahap berikutnya. Untuk lebih lengkap akan OpenRice berikan sisipan videonya dibawah ini.



Latte art unik lainnya bisa kamu temukan di OpenSnap
Get the Latest Dining Information
LIKE US ON FACEBOOK!
Photo
OpenRicers pasti tahu kopi yang menjadi trending sejak...
Photo
Kopi tidak hanya disajikan dalam bentuk minuman saja, ...
unknown
Article Search
more
Year
Recommended Article
Hotplate merupakan suatu wadah yang terbuat dari lempengan besi, yang biasanya digunakan untuk menyajikan suatu menu hidangan agar tetap tersaji panas. Banyak dari restoran yang menggunakan hotplate sebagai alat penyaji, berikut 1. Hajime Ramen House Menawarkan aneka hidangan khas Jepang khususnya ramen, resto ini menghadirkan menu steak ramen yang halal tanpa menggunakan minyak babi atau daging babi sehingga aman bagi yang beragama islam. Hajime ramen house menyediakan menu ramen yang disajikan diatas hotplate yang bernama Hot Plate Beef Hajime dan HotPlate Chicken Hajime, selain kedua menu tersebut resto ini juga menyediakan aneka hidangan lainnya yang lezat. Lokasi : Ruko Elang Laut Blok C 19 – 20, Pantai Indah Kapuk – Jakarta 2. YamMie HotPlate Resto yang telah memiliki outlet disejumlah mall di Indonesia ini, menyediakan aneka menu hidangan seperti mie H... More
Popular article in the past
Kesibukan yang menguras banyak waktu terkadang membuat banyak orang tidak memiliki waktu untuk menikmati wisata kuliner di siang hari. Berikut OpenRice berikan 10 tempat makan yang buka hingga malam hari yang dapat OpenRicers kunjungi jika tak sempat wisata kuliner di sianghari. Check this out. 1. Martabak San Fransisco Berada di Jl. Bintaro UtamaSektor 3A, Pondok Aren, OpenRicers dapat menikmati berbagai jenis martabak telur atau martabak asin dengan berbagai varian isi seperti isi daging sapi, ayam, kornet, smoked beef, tuna, hingga special mix. Harga martabak disini dibanderol dengan harga Rp 45.000 hingga Rp 90.000. 2. Suwe Ora Jamu Tempat unik satu ini berada di Jl. Petogogan 1 No.28 Gandaria. Hal unik dari tempat ini adalah menu berbagai jenis jamu tradisional dan olahan menu sehat lainnya. Kedai yang buka mulai pukul 15.30 ini membanderol menu yang ada deng... More
Top