Asia DiningAsia Dining

Benhil jadi Magnet Takjil

AuthorFreddy Yakob
Posted2012-08-01
Views458

Momentum Bulan suci Ramadhan rupanya mendatangkan berkah tersendiri bagi para pedagang takjil atau makanan untuk berbuka puasa. Momentum Ramadhan dimanfaatkan betul untuk berlomba-loma meraup keuntungan besar. Tak heran, salah satu lokasi yang kerap menyajikan aneka takjil saat Ramadhan, seperti di Pasar Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta Pusat, selalu ramai dikunjungi para pecinta kuliner. Terlebih, aneka macam kuliner maupun jajanan tradisional hingga modern sangat mudah ditemui di kawasan ini.

Kawasan Pasar Benhil ini menyediakan berbagai jenis kuliner. Mulai makanan untuk berbuka hingga camilan alias makanan kecil khas sejumlah daerah seperti, aneka gorengan, kue, kolak, es buah, dan masih banyak lagi. Di bawah tenda berukuran panjang sekitar 500 meter itu, puluhan stand kuliner terlihat menjajakan berbagai makanan dan minuman untuk buka puasa. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Untuk harga makanan, harga dibandrol mulai Rp1.000,- hingga Rp30.000,-. Sementara untuk minuman, harga yang ditawarkan antara Rp5.000,- sampai Rp10.000,-

Penanggungjawab pelaksana Bazar Ramadhan Pasar Takjil Benhil, Zulkarnaen, mengatakan keberadaan pasar takjil ini sudah ada sejak 11 tahun lalu. Setiap tahunnya, para pedagang di kawasan tersebut terus bertambah. Tidak hanya dari kawasan Benhil, tapi juga dari luar wilayah Benhil, seperti Rawamangun, Cipinang, bahkan luar kota Jakarta seperti dari Bandung dan Banten. Diungkapkan Zulkarnaen, awalnya pasar takjil ini digelar di lantai 2 Pasar Benhil dan pedagang yang bergabung saat itu hanya sekitar 25 orang saja.

Karena antusias yang besar dari warga, akhirnya timbul keinginan dari ormas Forum Peduli Benhil (FPB) untuk memberdayakan warga sekitar. Akhirnya, sejak 8 tahun lalu pasar takjil ini mulai berdagang ke pinggir jalan dengan mendirikan tenda besar untuk menampung pedagang. “Waktu pindah ke pinggir jalan dapat menampung pedagang lebih banyak dan areanya lebih luas. Selain itu, juga mendekatkan pedagang dengan calon pembeli,” ujar Zulkarnaen.

Sementara itu Dewi (37), salah satu pedagang, mengatakan setiap tahun dibulan puasa dirinya memang selalu berdagang di kawasan tersebut karena dianggap memberi keuntungan yang lumayan. Dalam sehari, ia bisa meraup keuntungan antara Rp 600-700 ribu. “Keuntungan yang bisa didapat memang tergantung dari banyaknya pembeli. Tapi, rata-rata keuntungan bersih yang bisa didapat di atas Rp500ribu,” terangnya.

Sedangkan, Siska (27) salah seorang konsumen mengatakan, sajian kuliner yang ditawarkan di Pasar Takjil Benhil tergolong lengkap. “Aneka makanannya lengkap banget. Mulai dari makanan ringan sampai makanan berat, semua ada. Bukan cuma untuk buka puasa, makanan untuk sahur juga bisa beli di sini,” ucapnya.

So apakah OpenRicers tertarik untuk mencari takjil disini?

Sumber berita: Lensa Indonesia

Sumber Foto: AntaraFoto

Categories: Do you know
Keywords: Takjil, Puasa, Tradisi
PrintPrint
Please login to leave your comments.