Asia Dining
Write a Review
Indonesia|Jakarta
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value for money
Recommended Dishes
banana flambe
Date
2011-08-12
We spent...
Approx. Rp.250000 (Dinner)
21
AUG 11

Dalam indahnya kebersamaan bulan suci Ramadhan, Grand Indonesia Shopping Town berusaha mendekatkan dirinya dengan para blogger dengan mengadakan Buka Bareng Blogger yang diadakan di tiga resaturant berbeda yaitu Tairyo, Katsusei dan Jun Njan. Pada row pertama, Buka Bareng Blogger memilih sekitar 20 blogger yang beruntung setelah mengirimkan pengalaman kulinernya di Grand Indonesia untuk buka puasa bersama di Tairyo Japanese Restaurant. Salah satu diantaranya adalah saya. Woow, very proud and happy to be selected as one of them! Berkah Ramadhan hehehe...

Acara buka Bareng Blogger diadakan tanggal 12 Agustus 2011 lalu bertempat di Tairyo Japanese Restaurat di West Mall, Level 5, 11 & 11 C. Sebelum masuk ke area restonya para blogger diharuskan registrasi ulang dan diabadikan gambarnya di booth photo dari Moments to Go. Wah, baru dateng udah disuruh gaya aja nih hehehe...Memasuki Japanese resto yang mengusung tema Buffet Japanese Restaurant ini pengunjung langsung dimanjakan dengan suasana resto minimalis dengan penerangan yang cukup meneduhkan mata. Karena resto ini juga berupa Teppanyaki resto, maka ada tiga buah Teppanyaki area disediakan dengan kapasitas sekitar 20 kursi. Di sisi lain ada area standar dengan sofa dan bangku berwarna cokelat tanah yang cukup modern. Tersedia juga dua VIP Room lengkap dengan meja Teppanyakinya.
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Resto yang menyuarakan tagline ‘You’ll Stop Before We Do’ ini menawarkan sensasi makan sepuasnya hanya Rp250.000 untuk lebih dari 100 jenis menu mulai dari teppanyaki, sushi, sashimi, lunch set, set menu, a la carte, dan beragam menu pilihan lainnya. Resto berlambang ikan ini juga menyediakan paket promo sampai September 2011 berupa All You Can Eat & Drink Package berupa Lunch Rp129.000 dan Dinner Rp149.000. Tidak heran para blogger dibuat kaget dengan sederet menu yang disajikan Tairyo malam itu. Mulai dari Ta’jil, Appetizers, Main Courses, hingga Desserts yang menggoyang lidah.

And now let’s start with the food tasting. Started from Ta’jil that I couldn’t eat more because it came too late. I was too mad of waiting the Ta’jil which came 30 minutes later from the promised time. Sayangnya lagi, saya nggak dapat ta’jil sesuai yang dijanjikan yaitu Red Bean Soup, malah dikasih Kolak yang isinya ubi dan pisang. Hmmm not so special for me....

Now here’s the Appetizers:

chopstickPrawn CutletIt’s a good mix of prawn, melted cheese covered with panir flour. Saya nggak terlalu suka udang, tapi disini udangnya benar-benar direbus sempurna sampai nggak amis. Dagingnya ditambah melted cheese yang menyatu dengan adonan terigunya. Wuuaah surga banget nemu keju meleleh di dalem adonannya. Gurih! Bagian luarnya dibalut tepung panir yang digoreng hingga super crunchy. Yummy!

chopstickAssorted SashimiI can’t say more, it’s delicious and fresh! Tekstur dagingnya super lunak, lembut persis kayak jelly hihihi! Disajikan dengan ginger pickles, wasabi dan kecap asin, membuat penyajian sashimi ini bisa dimakan sesuai selera. Saya sendiri memilih menyampurnya kedalam kecap asin, karena tidak terlalu suka dengan wasabi dan ginger pickles.

chopstickPrawn Salad with Special Tairyo SauceI didn’t know how to describe this menu. It’s awkward. Yay asem banget sausnya. Isi saladnya sih lumayan plus ada potongan udangnya. Hanya saja mengapa sausnya terlalu asam. Sepertinya kebanyakan cuka, padahal thousand islandnya sudah lumayan asam, nggak tau apa yang membuat sasus spesial Tairyo ini malah membuat saladnya terbuang sia-sia.

Setelah berjibaku dengan makanan pembuka yang cukup membuat perut saya agak berisi, let’s see the main courses that made me really wanna say ‘Enough!’.

Start from the first main course para blogger mulai dibuat terpana dengan para chef yang sangat ahli membuat masakan diatas meja Teppan. Chef yang memasak untuk meja di area saya duduk bernama, Chef Angga. Chef yang sudah berkelana di dunia masakan Jepang sekitar 12 tahun. Sebelum masuk ke menu pertama, Chef Angga menyajikan starter berupa jamur Shitake, tahu sutra, pumpkin, bawang bombai dan labu kuning. Makanan ini cukup enak untuk dijadikan pembuka apalagi dengan tekstur tahu sutranya yang sangat lembut plus bawang bombainya yang terasa manis.

Grilled US Flank Bone and Mushroom Beef RollDaging tulang rusuk sapi ini benar-benar superb! Sebagai starter mencicipi daging yang dimasak dengan saus teriyaki berhasil menggugah selera saya untuk terus makan hehehe....Saus teriyakinya cukup terasa gurih dan manisnya pas. Sedangkan Mushroom Beef Roll-nya hampir mirip dengan menu sebelumnya karena menggunakan daging yang sama, hanya saja penyajiannya dagingnya menjadi pembalut jamur Enoki.

chopstickBoiled Ox Tongue with Red Wine Sauce
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Lidah Sapi ini disajikan masih dengan saus teriyaki, potongan bawang bombai, bawang putih, butter soya, dan red wine untuk membuatnya lebih empuk dan khas. Dipikir-pikir walaupun dagingnya empuk, kok saya hanya merasakan kalau sausnya sama seperti dua menu sebelumnya ya. Red wine-nya sedikit terasa hangat di badan saya sih, cuma lama kelamaan baru tiga menu dengan bumbu yang sama sepertinya jadi agak nggak spesial deh.

chopstickTairyo’s Sauced Cod Fish
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
This Cod Fish served with Tairyo’s sauce made from marinated miso soup. Hmm...sekilas saya tidak terlalu merasakan rasa misonya hanya asin dan gurih yang cukup tinggi. Tapi nggak apa-apa, daging Cod-nya, subhanallah empuk, kenyal, dan enak pastinya hihihi!

chopstickGarlic Sauce Oyster
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Oke, saya beruntung bisa diundang ke acara ini, since to eat a good oyster is what I called ‘very unaffordable’. Mahal cyiin hehehe...But lucky me to taste this great Oyster with garlic sauce yang super kenyal dan empuk dagingnya. Kuahnya sendiri terbuat dari campuran sake dan soyu dengan irisan bawang bombai dan bawang putih yang digoreng sangat halus. Rasa kuahnya sendiri gurih namun agak asin. But it’s good, really! If I had one more chance to take this one, I’d take this for three or four bribe haha!

chopstickFrench Lamb Chop
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Hmmm...sejauh ini sudah lima menu yang disjaikan dan semuanya daging, and next was still meat, but fortunately this is neither Beef nor Fish, this one was Lamb. Daging domba yang dipilih disini merupakan daging iga domba yang dipotong lurus dari bagian tulang belakang atau biasa disebut lamb chop. Before the serving, this lamb chop was marinated with flour and water untuk membuatnya lunak. Hasilnya dagingnya cukup lunak namun masih ada bagian yang agak susah digigit. Bumbunya sendiri masih menggunakan bumbu yang sama butter soya yang membuat daging ini cukup gurih dan sedikit asin tapi tetap enak.

chopstickGrilled Chicken Steak with Garlic Sauce
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Kali ini daging ayam yang dipanggang lagi-lagi dengan bumbu yang sama butter soyu dna teriyaki sauce. Okay till then I was feel it’s so bored to taste the same thing even if it had different kind of meat. Rasanya malah kayak makan teriyaki banyak di resto fast food Jepang. It’s not so special. Sorry.

Setelah puas menikmati beragam jenis daging, kali ini sang chef menawarkan untuk mencicipi Nasi Goreng. Sedikit aneh mengapa nasi goreng justru disajikan di belakang. Ternyata memang itulah tradisi makan Teppanyaki yang sebenarnya, nasi diletakkan di porsi belakang untuk menjaga perut pengunjung tidak kenyang dahulu. Huaah, tapi sejauh ini saya sudah hampir kenyang bangeet!

chopstickFried Rice with Garlic
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Saya expect banyak dari nasi goreng ini awalnya, soalnya saya pikir penyajiannya bakalan seperti nasi goreng khas Jepang yang nggak kayak nasi goren pada umumnya. Namun sayang, setelah disuguhkan kedepan para blogger, it was so so. Saya pikir nasi goreng di pinggir jalan ada yang lebih enak dari ini. Bumbunya bahkan nggak terasa sama sekali, yang terasa di lidah saya hanya pedas dan pekatnya cabe hijau yang terlalu banyak di nasi goreng ini. Sisanya hambar aja, bahkan rasa kecap atau gurih dan manisnya dari cacahan daging, potongan berbagai bawangpun tiba-tiba hilang begitu saja. What a pity menu!

Huaah, akhirnya sesi main course selesai! Saya sampai ngelus-ngelus perut yang udah kayak mau meledak kekenyangan hahaha. Nggak berapa lama dessert yang dari awal didengung-dengungkan sebagai specilaty menu dari resto ini disajikan juga.

chopstickBanana Flambe

Dessert ini terbuat dari pisang ambon yang sebelumnya sudah dibalut telur dan terigu terlebih dahulu kemudian dipanggang di atas Teppan table sampai agak cokelat. Setelah itu diletakkan vanilla ice cream diatasnya. Wuah, saya takjub banget liat es krim diatas makanan yang sedang dipanggang, nggak melelh pula es krimnya! Nah, setelah pisang dan es krim siap, seluruh lampu di sekitar Teppan table dimatikan untuk atraksi sang chef membakar pisangnya. Pisang ini sengaja dipanggang di bakar untuk menghasilkan tekstur crunchy yang beda dari pisang panggang pada umumnya. Nggak lama api membumbung tinggi beberapa saat yang membuat para blogger takjub beberapa saat. Wow, it’s a cool way of cooking a dessert! Es krimnya nggak cair jugaa!

And here it is, Banana Flambe. Yaayy I love how crunchy the skin was. Really bener-bener menghasilkan sensasi krispi yang garing banget, belum lagi pisang ambonnya yang manis dan nggak benyek. Apalagi ditambah manisnya es krim vanilla. You know I braved to say this one is HEAVEN! I LOVE IT. LOVE IT SO MUCH!
Tairyo Japanese Restaurant's photo in Thamrin )
Finally, Tairyo berhasil memuaskan raa penasaran para pecinta masakan Jepang dengan beragam menunya yang menggoda perut dan lidah. So, bagi kalian penggemar masakan Jepang yang kepingin makan sepuasnya dengan harga yang affordable, silahkan datangi Tairyo Japanese Restaurant dan let’s see who will say ‘Enough’ and stop first. Me? Unfortunately, I was the one who say ‘enough’. How bout you?

Opini:

(+) Overall dari segi pelayanan, penyajian, kecekatan dan kesigapan chef dalam memasak menu yang diminta pengunjung membuat resto ini patut diacungi jempol. Harga dan kenyamanan yang dihadirkan pun setara dengan apa yang di dapat.

(-) Sangat disayangkan menu disini masih menggunakan bumbu original Jepang yang terlalu kaya akan butter soya, garlic sauce, dan teriyaki sauce yang cukup tidak biasa bagi orang Indonesia yang rata-rata menunya kaya akan rempah-rempah beragam rasa. Namun, Untuk lebih membuat resto ini lebih diminati ada baiknya menambah variasi bumbu pada menunya agar tidak membosankan.

14
Recommend
Recommended
unknown
Top
kebetulan waktu itu gw dapet voucher 50rb dari tairyo..nah, akhirnya kesempatan kali ini gw coba untuk balik lagi makan di tairyo.. Tairyo ini merupakan resto tepanyaki yang menyandang konsep all you...
Makan makanan Jepang, ga harus sushi terus kan?! Restoran Jepang ini menawarkan sensasi makan jepang yang beda dari biasanya. Kalo di Tairyo ini makanan nya cukup variatif, tapi mereka ...