2nd Time Ramen
2012-06-05
Niatnya, hari itu mau nyobain salah satu makanan Perancis yang ada reviewnya di OpenRice. Tapi setelah muter sana sini, ngalor ngidul gak ketemu, akhirnya kita mutusin untuk makan Ramen (lagi) aja deh apalagi kalau bukan di Ramen 38 Sanpachi.
Oiya, denger-denger nih, angka '38' pada 'Ramen 38 Sanpachi' sih katanya itu level paling pedas yang pernah dimakan sama customer (wuihhh kayak apa tuh ya pedesnya), padahal level paling pedes di buku menu cuma sampe level 10 aja.
Suasana & Service
Outlet Ramen 38 Sanpachi ini didominasi sama warna merah yang dipaduin sama warna hitam & putih, dan yang gw suka adalah lampion-lampion di langit-langitnya, keren!
Untuk kursinya dibagi dua, kursi tinggi yang menghadap ke kitchen (bisa ngintip chef-chef yg lagi masak
) dan kursi yang pendek (kalau menurut gw duduk disitu bikin agak pegel soalny gak bisa senderan).
Untuk pelayanannya, mungkin karena pas gw kesana kemaren duduknya di pojokan agak nyempil, agak susah manggil mbak-mbaknya.hehe. Tapi mbaknya selalu sigap ko kalau kita panggil.
Food
Di setiap meja, ada pelengkap untuk makan ramennya, ada wijen, kecap asin, bawang putih cincang, lada, bubuk cabe, minyak sayur sama satu lagi gak tau namanya 
Tapi dari segitu banyak pelengkap, gw cuma pake lada, bubuk cabe sama sedikit kecap asin.
1. Aka Ramen
Aka Ramen ini kayaknya salah satu menu baru, dan gak pake level pedes. Untuk porsi, juga cuma ada ukuran medium. Buat cewe-cewe mungkin ukuran medium di Ramen 38 Sanpachi ini agak kebanyakan ya, soalnya mangkoknya besar (gw aja gak abis, hehe). Isinya ada telor setengah, satu slice daging ayam tipis & rumput laut yang disajiin sama kuah merah yang kentellll banget. Tapi walaupun kuahnya merah & kentel, buat gw gak pedes dan kurang seasoning kali yaa, agak hambar buat gw
. Untuk mienya menurut gw agak kurang lembek sedikiittt lagi, tapi mungkin untuk beberapa orang pas kali ya. Yang enak adalah telor & irisan ayamnya!!! jadi seperti telor asin tapi gak terlalu asin banget, untuk ayamnya walau irisannya tipisss banget tapi enak berasa bumbunya dan empuk.
2. Enma Ramen
Enma Ramen ini ada 2 ukuran, small sama medium, dan yang ini ukurannya small dengan level pedas 4 (4 of 5). Jadi, untuk ukuran small 1 level pake cabenya 2,5 cabe merah, berarti kalau level 4 pake 10 cabe (kayaknya level 5 juga masih bisa nih, hehe). Kalau ukuran medium 1 levelnya pake 5 cabe.
Untuk isi, kayaknya cuma ada telor setengah aja (maklum bukan pesenan saya). Dan walau kuahnya gak sepekat Aka Ramen, tapi justru ini yang pedess (yaiyalah, pake cabe 10). Kayaknya gak bisa komentar banyak nih, soalnya cuma nyobain kuahnya
. Minusnya mungkin pelengkap isinya gak sebanyak Aka Ramen.
Setiap selesai makan di sini, pasti selalu dikasih free jelly, lumayaannn buat ngedinginin perut yang abis kepedesan, hehe. 
Overall, belum pernah makan ramen seenak dan banyak variasinya daripada Ramen 38 Sanpachi ini. Beberapa tempat lain yang juga menyediakan ramen, rasanya kurang nendang hehe. Oiya, waktu kita datang kesana ada pengumuman bahwa ada beberapa outlet yang ternyata bukan cabang/bagian dari Ramen 38 Sanpachi ini, cuma lupa outlet mana aja.
Selamat mencoba!
Oiya, denger-denger nih, angka '38' pada 'Ramen 38 Sanpachi' sih katanya itu level paling pedas yang pernah dimakan sama customer (wuihhh kayak apa tuh ya pedesnya), padahal level paling pedes di buku menu cuma sampe level 10 aja.
Suasana & Service
Untuk kursinya dibagi dua, kursi tinggi yang menghadap ke kitchen (bisa ngintip chef-chef yg lagi masak
Untuk pelayanannya, mungkin karena pas gw kesana kemaren duduknya di pojokan agak nyempil, agak susah manggil mbak-mbaknya.hehe. Tapi mbaknya selalu sigap ko kalau kita panggil.
Food
Tapi dari segitu banyak pelengkap, gw cuma pake lada, bubuk cabe sama sedikit kecap asin.
1. Aka Ramen
Aka Ramen - 49k
2. Enma Ramen
Enma Ramen - 39 k
Untuk isi, kayaknya cuma ada telor setengah aja (maklum bukan pesenan saya). Dan walau kuahnya gak sepekat Aka Ramen, tapi justru ini yang pedess (yaiyalah, pake cabe 10). Kayaknya gak bisa komentar banyak nih, soalnya cuma nyobain kuahnya
Free Jelly
Overall, belum pernah makan ramen seenak dan banyak variasinya daripada Ramen 38 Sanpachi ini. Beberapa tempat lain yang juga menyediakan ramen, rasanya kurang nendang hehe. Oiya, waktu kita datang kesana ada pengumuman bahwa ada beberapa outlet yang ternyata bukan cabang/bagian dari Ramen 38 Sanpachi ini, cuma lupa outlet mana aja.
Selamat mencoba!
Recommended Dish(es):
Jigoku Ramen,Enma Ramen,Aka Ramen,
Date of Visit: 2012-06-01
Spending:
Approximately
IDR 50000





Previous Review








