Asia DiningAsia Dining
Hati-hati Makan di Taman Sari 21
Smile 2012-06-21

Sekali-sekali, pengen juga makan yang agak berbau rumahan begitu jam makan siang kantor. Jangkauan makan siang saya dan teman-teman kantor memang tidak terlalu jauh. Itupun bisa dibilang beragam karena ada chinese food, gudeg, sushi, nasi goreng, lontong kari, siomay, lomie atau yamin, bubur ayam, dan masih banyak lagi. Nah, kalau misalnya kami lagi pengen banget merasakan masakan yang membumi dan mengingatkan kami akan rumah, silakan datang ke Taman Sari 21 ini.

Terletak persis di sebelah Hotel Bumi Sawunggaling, TamSar 21 ini selalu ramai dikunjungi para pekerja sekitar di saat jam makan siang. Nggak hanya pegawai kantoran, para penduduk atau kebetulan orang yang lagi lewat dan lapar pasti mampir ke sini. TamSar 21 sendiri bukanlah satu-satunya kantin yang ada di sini karena sepanjang jalan Taman Sari, kita bisa menemukan kantin sejenis. Tapi, entah kenapa kantin yang lain nggak selaku TamSar 21 ini. Bahkan, para pegawainya punya seragam sendiri dan tempatnya cukup luas (kira-kira bisa menampung sekitar 75-100 orang).

Awal mula saya mengenal TamSar 21 ini adalah ketika diajak makan siang sama senior. Nah, pada saat itu, dia lagi ngidam pengen makan cumi bakar. Ya sudah, saya pun dibawalah ke tempat ini. Dari jauh, udah kelihatan jajaran motor dan satu-dua mobil yang parkir di depan TamSar 21 ini. Kadang, ada kepulan asap pula yang menandakan bahwa ada yang sedang dibakar, entah itu ayam, ikan, udang, ataupun cumi. Menggiurkan banget kan? mad

Karena sistem makan di sini adalah prasmanan, makanya saya menggunakan judul 'hati-hati kalau makan di Taman Sari 21'. Lho, emang kenapa makan di sini harus hati-hati? Bukan, bukan karena di sini seram tempatnya (cenderung bagus malah karena dari kursi di pojokan, kita bisa melihat pemandangan Jembatan Pasupati dari kejauhan), tapi kalau nggak hati-hati bisa-bisa uang kita habis hanya untuk makan siang. Karena lapar, kalap, akhirnya mengambil banyak makanan dan kena getok harga yang lumayan mahal. Ouch! >_<

Tapi, selain menu prasmanan itu, mereka juga menyediakan dua buah lemari kaca yang isinya ayam dan aneka masakan laut untuk kita pilih dan diolah (bakar/goreng). Ukurannya sih cukup besar (sesuailah sama harganya) dan kita dipersilakan memilih sehingga pesanan kita sesuai dengan apa yang kita mau. Ayam dari mulai dada sampai paha, komplit. Seafood pun juga aneka ikan, udang, dan cumi. Semuanya itu bisa dimakan bareng sama nasi timbel atau nasi putih biasa yang disajikan hangat. Enaknya lagi, lalap, sambal, dan air putih bisa diambil secara gratis di sini. Dan, bisa diisi ulang lagi kalau udah habis. Nyammy! lol

Karena waktu itu saya pernah ngambil dua biji cumi yang diberi bumbu kari dan ternyata masing-masing dibanderol dengan harga Rp5.000 (ouch!), akhirnya saya jera dan memutuskan untuk nggak terlalu kalap (biarpun saya paling nggak tahan melihat seafood yang berjajar karena rasanya pengen melahap semuanya mad). Saya pun memutuskan untuk mengambil rolade, bakso dua biji, sosis dua biji, dan tempe mendoan satu buah. Dengan deg-degan, saya mengantri di kasir untuk membayar makanan. Oh iya, sistem di sini itu adalah setelah mengambil makanan, kita langsung ke kasir untuk dihitung (sambil pesan minuman, ambil sendok-garpu, ambil tisu, dan ambil tusuk gigi). Dan ternyataaaaaa...makanan saya hanya kena Rp7.500 saja, saudara-saudara! Wah senangnya, saya pun menggenapkan dengan es teh manis sehingga total hanya Rp10.000.

 

Oke, sekarang review menunya ya. Bakso dan sosisnya sih rasanya kurang, ketahuan banget kalau mereka beli bakso dan sosis kiloan yang banyak dijual di pasar-pasar dan rasanya nggak seenak bakso atau sosis mahal di supermarket. Sementara, tempe mendoannya terlalu tebal tepungnya dengan tambahan kunyit yang terlalu banyak. Nah, yang patut diacungi jempol karena rasanya adalah rolade daging. Umumnya, untuk menghemat, orang-orang pake kornet untuk bikin rolade ini. Tapi, di sini, rolade ini kayaknya dibuat dari daging asli sehingga rasanya juga enak dan empuk. Nyammm... lol

Date of Visit:
2012-06-21

Spending:
Approximately
IDR 10.000

Restaurant Ratings
  • Taste (3)
  • Environment (4)
  • Service (4)
  • Clean (4)
  • Price (4)
Rate this review

  • Keep it up

    0

  • Look Forward

    0

  • Interesting

    0

  • Touched

    0

  • Admiration

    0

  • Nice Photo

    0