Pantai Indah Kapuk, rasanya deretan cafe-cafe ataupun restaurant tidak berhenti bermunculan disana. Terbilang jarang mengunjungi daerah PIK, gw pun agak sedikit terkesima melihat banyaknya restaurant baru yang selalu bermunculan dikala gw di sedang ingin main-main kesana. Yang termasuk bukan baru lagi adalah Porter House. Sebenarnya Porter House ini juga agak termasuk baru, lupakan soal baru-baruan tapi yang jelas Porter House ini selalu ramai pada Weekend.
Porter House ini termasuk tempat nongkrong untuk anak muda ya sepertinya. Dengan alunan musik yang tergolong agak jedag-jedug dan dengan penataan cahaya yang baik dan terkesan intim, tidak heran banyak kaula muda yang menggandrongi tempat ini sebagai tempat kudu wajib kalau di PIK.
Ngomong-ngomong dulu pas gw ultah tahun lalu gw rayainnya di Porter House ini dengan ketujuh teman-teman gw. Sayangnya, fotonya hilang semua karena suatu kecelakaan. Pihak dari Porter House nya pun sangat baik. Tahu kalau gw ultah dia nyanyiin Happy birthday buat gw terus menawarkan "mau dipotong gak kuenya?" kebetulan waktu itu gw dpt 3kue sekaligus. Nah, dari situ gw udah kasih nilai (+) buat Porter House.
Bicara tentang interior, menurut gw Porter House sendiri cukup detail dan serius dalam mendesign konsep Porter House ini. Bagian luarnya sudah cukup eyecatching dengan bangunan yang lebih besar daripada restaurant di PIK pada umumnya dimana logo dari Porter House sendiri cukup membuat orang penasaran untuk masuk kesitu. Bagian luar Porter House terdiri dari kursi-kursi yang ditancapkan oleh payung seperti Starbucks pada KM tertentu apabila sedang mau ke arah Bandung. Bagian dalamnya pun benar-benar terorganisasi dengan baik menurut gw. Gw benar-benar suka dengan design nya yang menurut gw muda dan segar. Masih di dominasi dengan warna kayu dimana-mana dengan lantai yang meninggi (mungkin panggung) di tengahnya. Dan bar berada di sebelah kiri ujung setelah pintu masuk. Singkatnya, gw suka dengan interior, pencahayaan dan suasana yang ditawarkan di Porter House
Tentunya restaurant dengan suasana yang se-cozy Porter House alangkah baiknya didukung dengan rasa makanan yang tidak boleh kalah enak dong? Menurut pengalaman gw pas datang saat gw ngerayain ultah gw disini, makanannya sih standard menurut gw. Dibilang enak-enak sekali juga tidak. Dibilang gak enak, ya enak-enak aja. Dan, akhirnya gw sedang menyempatkan diri mengunjungi Porter House ini dan semoga makanan nya pun bisa membuat gw puas.
ps: maaf ya ini udah tergolong lama banget. Jadi, maaf kalau gw udh hampir lupa semua sama menu nya...tapi gw akan mendeskripsikan rasa dari makanan-makanan ini dengan detail dan jujur.Gw mulai dari yang inget-inget aja ya namanya. Ini Penne Pesto. Penne itu sendiri sejenis pasta yang ukurannya sedikit lebih besar dan padat. Sedangkan pesto itu bumbu yang berwarna hijau yang dapat sering kita jumpai apabila sedang santap-menyantap (eh?) di restaurant Italia. Gw sendiri masih belum paham betul pesto itu terkomposisi dari apa aja tapi yang jelas gw termasuk salah 1 penggemar berat bumbu pesto ini. Rasa dari penne nya sendiri cukup ngeblend dengan bumbu pestonya itu sendiri. Overall ini cukup baik namun tidak fantastik. Masih ada ruang untuk improve. Tapi cukup enjoyable dan dapat dinikmati.
Nah ini lupa namanya, tapi dagingnya cukup empuk dan bumbu nya cukup termarinated sampai dalam. Yang gw inget ini duck.. tapi benar-benar lupa apa namanya. Texture duck nya cukup lembut.. Lumayan enak menurut gw tapi menurut gw kalau side dish nya diganti oleh french fries akan lebih nyambung dan lebih enak kalau ada crunch crunch nya.
Ini kalo di SKYE namanya dragon tattoo. Nah, kalau di Porter House lupa apa namanya. Jadi ini adalah buah naga. Buah naga itu buah yang menurut gw gak usah di apa-apain juga udah lumayan enak. Dan warna buah naga itu bisa dibilang imut karena hasil blend nya berwarna ungu cenderung ke pink. Kalau di Porter House warnanya lebih ke pink karena sudah tercampur oleh susu di dalamnya. Menurut gw sih cukup menyegarkan dan manis.
Ini adalah apple tart.. texture nya cukup lembut.. Tapi kalau mau jujur rasanya pun standard, tapi lebih ke standard yang mengarah ke rasa enak... Gw no comment banyak-banyak kalau soal dessert.. Kenapa? karena pada dasarnya gw gampang terpuaskan oleh yang namanya makanan penutup dan manis-manisan.. Tapi, overall memang apple pie disini cukup memuaskan kok.
Buat yang agak ngantuk kalau lagi nongkrong jam malam, tenang saja.. Porter House juga menyajikan secangkir kopi espresso, capuccino dan sebangsanya untuk menemani malam anda. Kopi nya gw suka nih.. Rasanya pas.. Susu nya juga terasa pas dan menyatu dengan baik dengan kopi nya.
Bagaimana Openricers yang belum pernah datang ke Porter House? tertarik untuk mencoba?
Kesimpulan gw.. Porter House merupakan satu tempat nongkrong yang kudu dikunjungi kalau belum pernah main-main kesini. Tempatnya enak dan cozy. pelayanan nya pun tangkas dan cepat. Tapi kalau kembaliin kembalian agak lama ya...hmmm.. Biasanya kalau Weekend suka ada DJ atau live band yang tampil disini. Porter House menyuguhkan udara segar bagi kaula muda nih.. Recommended.
Date of Visit:
2013-03-04