Pizza e Birra
2013-05-06Pizza e Birra ini berada di lantai dasar Setiabudi One. Ditata rapi dengan interior unik menyerupai gudang dan lengkap dengan pintu-pintu dan jendela-jendela kayu plus langit-langit yang tinggi. Untuk meja dan kursinya diberikan sentuhan kayu jadinya kesannya itu hangat dan klasik. Dan sayapun betah sekali berlama-lama disini.
Sesuai dengan nama restonya, menu andalannya adalah pizza dan bir yang berasal dari kata "Birra". Pizza e Birra ini menawarkan menu pizza seperti, Meat Me in Heaven bagi pecinta meat, Julius Caesar bagi vegetarian, Bond Pizza Bond, Wasabi Wasabi, dan Lord Of The Onion Ring. Untuk pecinta pizza klasik bisa memilih menu Salame Piccante E Funghi Bianchi atau Frutti di Mare yang bertopping seafood. Ada pilihan menu lainnya selain pizza, yaitu hot dog, salad, spaghetti, dan lamb shank.
El Diablo atau chicken wings dan baldy special salad menjadi pembuka makan saya dan teman-teman. Rasanya itu pedas-pedas asam. Disajikan dalam kertas tebal berbentuk kerucut dan diselipkan dalam wadah berkaki. Terdiri dari 8 sayap ayam dan berbalut saus berwarna kemerahan. Rassanya itu pedas, gurih, dan manis. Sedangkan untuk saladnya diberi topping smoked turkey yang digulung. Bagian bawahnya ada sayuran lettuce, arugula, lolorosa, irisan tomat, dan bawang bombay. Sedangkan gulungan smoked turkeynya berisi wortel, kacang polong, kentang yang dipotong dadu, dan diberi mayonaise.
Untuk menu utamanya saya memesan menu Lord Of The Onion Rings, disajikan dengan topping onions rings yang menjulang di atas pizzanya. Pizza berukuran 24 cm ini memiliki kulit yang tipis dan juga diberi topping bola-bola daging yang cukup besar. Pizzanya terasa renyah di setiap gigitannya. Gurih keju mozarella serta asam asam saus tomatnya terasa.
Sesuai dengan nama restonya, menu andalannya adalah pizza dan bir yang berasal dari kata "Birra". Pizza e Birra ini menawarkan menu pizza seperti, Meat Me in Heaven bagi pecinta meat, Julius Caesar bagi vegetarian, Bond Pizza Bond, Wasabi Wasabi, dan Lord Of The Onion Ring. Untuk pecinta pizza klasik bisa memilih menu Salame Piccante E Funghi Bianchi atau Frutti di Mare yang bertopping seafood. Ada pilihan menu lainnya selain pizza, yaitu hot dog, salad, spaghetti, dan lamb shank.
El Diablo atau chicken wings dan baldy special salad menjadi pembuka makan saya dan teman-teman. Rasanya itu pedas-pedas asam. Disajikan dalam kertas tebal berbentuk kerucut dan diselipkan dalam wadah berkaki. Terdiri dari 8 sayap ayam dan berbalut saus berwarna kemerahan. Rassanya itu pedas, gurih, dan manis. Sedangkan untuk saladnya diberi topping smoked turkey yang digulung. Bagian bawahnya ada sayuran lettuce, arugula, lolorosa, irisan tomat, dan bawang bombay. Sedangkan gulungan smoked turkeynya berisi wortel, kacang polong, kentang yang dipotong dadu, dan diberi mayonaise.
Untuk menu utamanya saya memesan menu Lord Of The Onion Rings, disajikan dengan topping onions rings yang menjulang di atas pizzanya. Pizza berukuran 24 cm ini memiliki kulit yang tipis dan juga diberi topping bola-bola daging yang cukup besar. Pizzanya terasa renyah di setiap gigitannya. Gurih keju mozarella serta asam asam saus tomatnya terasa.


































