pintu masuk
suasana
bebek muda goreng
es teh
sambal hijau
Setelah gagal kekaleyo, akhirnya malam ini saya bisa menikmati kaleyo di daerah pemuda. Tempatnya sangat luas berupa bangunan megah terdiri dari 2lantai, ramainya jangan ditanya, yang unik dikaleyo cabang ini ada standing musiknya dimana sekelompok pengamen bernyanyi didalam untuk menghibur pelanggan, dengan alamat musik lengkap.
Kira - kira bangunan ini bisa menampung 70 pengunjung, untuk parkirannya jangan ditanya lagi, lebaar deh pokoknya. Pelayanannya juga cepat, walaupun pengunjung ramai, pelayannya sigap memberikan menu, merapihkan meja dan memberikan pesanan pada pelanggan, hanya saja jangan heran, pelayannya memberikan pesanan tetapi tidak konfirmasi kalo ada pesanan yang habis, seperti sambal mangga misalnya, membuat saya jadi menunggu - nunggu sambal mangga saya.
Saat itu saya pesan bebek goreng, tetapi baru pesan sudah habis langsung deh saya cancel sama bebek muda goreng yang ukuran 1/2 ekornya terdiri dari dada dan paha, tetapi si pelayan tidak bilang kalo sambal mangganya habis, mungkin tidak tahu, dan sampe semua menu datangpun saya tidak diberitahu, akhirnya saya konfirmasi ternyata sudah habis.
Yaah walaupun acara makannya agak telat, tidak dapat sambal mangga dan bebek goreng, tetapi saya masih beruntuk bisa makan bebek goreng muda, bedanya bebek goreng ini lebih krenyes, karena lebih muda, jadi gak tega makannya

harganya sekitar Rp.18.500 nasinya Rp.3500 es teh manisnya Rp.3000 rasa bebek ini gurih, lezat dan sambal hijaunya juga pedas, bebeknya tidak banyak minyak, garing dan empuk, nikmatlah lumayan membuat saya berselera makan ^ ^
Recommended Dish(es):
bebek muda goreng
Date of Visit:
2012-05-16
Spending:
Approximately
IDR 20000