Asia Dining
Write a Review
Indonesia|Jakarta
2036 0


Info seputar kuliner kali ini memberikan kamu tips bagaimana memilih minyak goreng yang sehat. Memasak tanpa minyak goreng tampaknya sedikit tidak mungkin ya OpenRicers. Apalagi jika kamu gemar mengkonsumsi makanan yang serba digoreng. Pasti setiap bulan selalu stok minyak goreng dalam jumlah banyak. Tapi kamu mesti berhati-hati saat membeli minyak goreng OpenRicers. Sebab sebagian besar minyak goreng yang tersedia di pasar tidak sehat karena mengandung lemak jenuh yang berbahaya. Kamu mesti pintar-pintar memilih minyak goreng sehat di tengah banyaknya pilihan minyak goreng. Bingung? Nah, tips berikut mungkin bisa membantu kamu memilih minyak goreng sehat ya.

Pada umumnya minyak goreng yang baik itu bisa dicium dari aromanya. Minyak goreng yg sehat memiliki bau khas dan segar (tidak tengik). Jika tercium bau bahan lain seperti amis atau basi, itu artinya minyak berpotensi dapat meningkatkan kadar lemak yang buruk dalam aliran darah. Warna minyak yang sehat juga terlihat jernih dan dikemas dengan baik. Waspadai jika kemasan sudah bocor, kemungkinan minyak sudah terkontaminasi.


Saat membeli minyak pastikan kamu teliti membaca labelnya. Hindari produk minyak dengan komposisi lemak yang terlalu tinggi, terutama jenis minyak jenuh dan terhidrogenasi (hydrogenated oil). Pastikan juga kamu tidak keliru membeli jenis minyak sebab ada beberapa jenis minyak yang tidak dipakai untuk menggoreng melainkan sebagai salah satu bahan saus untuk membuat salad. Seperi minyak zaitun, minyak canola, minyak bunga matahari, minyak wijen, minyak kedelai, minyak jagung dan lain-lain. Minyak jenis ini banyak sekali kandungan trigliserida dengan asam lemak tak jenuh dan sangat rentan terhadap panas. Jika kamu pakai untuk menggoreng sudah pasti akan merusak kandungan lemaknya, sebab minyak akan berubah kandungan dimana terbentuk senyawa radikal bebas yg siap menyerang sel-sel tubuh kamu.

Idealnya minyak goreng dipakai untuk dua kali menggoreng saja. Lebih dari itu kandungan lemak kemungkinan sudah tidak sehat lagi. Namun masih ada cara mengakali agar minyak bisa dipakai 4-6 kali menggoreng. Setelah pemakaian pertama, saring minyak setelah dingin. Penyaringan akan menghilangkan sisa-sisa produk pangan yang gosong, yang dapat mempengaruhi perubahan warna dan citarasa. Simpan minyak goreng bekas pakai yang telah disaring pada tempat yang bersih dan sejuk. Bahkan akan lebih baik jika minyak disimpan dalam lemari pendingin. Dan jika akan digunakan lagi, diamkan sebentar dalam suhu ruang dan tambahkan sedikit minyak yang masih segar. Cara ini cukup menghemat anggaran membeli minyak tanpa mengorbankan kesehatan kamu. Satu hal yang perlu diperhatikan, jika penggunaan minyak jelantah menyebabkan terbentuknya busa yang terlalu banyak pada saat penggorengan, itu tandanya minyak telah rusak dan sebaiknya dibuang.


Cara lain untuk menjaga kualitas minyak tetap sehat adalah hindari penggunaan suhu tinggi saat menggoreng. Minyak dengan kualitas paling bagus pun tetap akan rusak jika terkena suhu yang terlampau tinggi.

Nah, jika kamu tepat memilih minyak sehat dan cerdas saat penggunaannya maka minyak bukan lagi musuh yang menyebabkan kolesterol meningkat. Justru sebaliknya dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta kandungan lemak baiknya dapat berfungsi sebagai anti kanker, terutama jenis minyak salad. Mau lihat tips-tips lainnya OpenRicers? klik di Review Restoran.





Dapatkan info, panduan restoran & kuliner terlengkap di Indonesia hanya di OpenRice.com, Asia’s no. 1 online dining guide.
Get the Latest Dining Information
LIKE US ON FACEBOOK!
Photo
Info seputar kuliner ini membahas resep masakan yang ja...
Photo
Ajang balapan seru dalam menikmati santapan kuliner!...
unknown
Article Search
more
Year
Top