Resto dengan suasana etnik, menu etnik juga
2012-07-31
Halo.... halo.... sobat open ricer
Kali ini Food Raider akan mereview restoran rempah di kedungsari surabaya.
Silahkan dibaca.....
Suasana
Suasana resto ini sangat nyaman. Dari luar pintu masuk saja kita sudah dapat merasakan suasana etnik jawa yang khas.
Ketika memasuki pintu masuk.....
Kita langsung disuguhi oleh pernak pernik jawa yang dijual oleh resto ini. Suasana juga sudah terasa kental di pintu masuk. Untuk tempat makan ada di sebelah kanan pintu masuk. Disebelah kiri ada lift dan tangga yang menuju ke aula untuk acara.
Furniture tertata apik dan sangat nyaman dipandang mata. Suasana jawa yang sangat khas menjadi pemandangan indah di dalam resto. Dengungan suara gamelan juga terdengar merdu di telinga raider. Di ujung sebelah kana terdapat sebuah panggung mini untuk pentas para pemain gamelan ataupun untuk acara.
Restoran yang merupakan bekas dari restoran waterfront ini, juga memiliki kebersihan yang sangat terjaga. Bisa dilihat dari tidak adanya sampah serta minyak dan juga dinding yang indah dan bersih. Toiletnya juga terlihat bagus dan bersih sehingga bagi yang ketoilet, tidak usah segan-segan hehehehe.
Yang menarik dari rempah, ketika kita makan di tempat, kita langsung disuguhi dengan scangkir teh jahe dingin secara gratis. Teh yang disediakan di cangkir kayu ini mampu mengobati rasa gerah dan panas dari siang yang terik. 
Menu & Harga
Untuk menu, kita bisa melihat banyak sekali berbagai macam pilihan makanan yang unik-unik ala jawa. Beberapa makanan juga tampak baru bagi raider karena merupakan modifikasi dari menu yang ada. Beberapa menu juga diadapatasi dari menu jaman belanda sehingga walaupun masakan indonesia, tetapi ada menu yang berbahasa belanda.
Sedangkan untuk harga, raider menganggap harga yang disediakan agak mahal. kisaran antara 5000-100000. Tetapi semua itu berubah ketika menu yang dipesan raider datang.
Makanan & Minuman
Sebenarnya, raider dan sodara datang ke resto ini untuk menccoba dan mencari tahu, apa itu nasi gajah ???
Nasi gajah merupakan menu yang digembar gemborkan oleh resto rempah. Dengan uang selembar Rp 10.000, kita bisa mendapatkan nasi gajah yang merupakan nasi goreng jawa porsi 5 orang dan sangat pedas. Tentu hal ini sangat menarik untuk dicoba, bayangkan mana ada uang 10000 buat makan 5 orang. Bisa traktir-traktir nih....
Tetapi ternyata nasi gajah memiliki jam-jam tertentu untuk memesan, bahkan durasinya cuma 1 jam saja. Sehingga raider mengurungkan niat dan mencoba nasi goreng jawa biasa.
Raider kaget dengan nasi goreng yang dibawa oleh waiter, kesan pertama raider tentu WOW karena porsinya yang besar. Isinya juga sangat komplit khas nasi goreng jawa. Ketika raider mencobanya, rasanya mak nyusss
Porsi besar rasa nikmat ? kurang apa ? kurang nasi gajah donk hehehehe
Tetapi satu hal yang perlu diperhatikan, raider memesan nasi goreng jawa biasa alias tidak pedas karena pergi bersama adik raider. Nasi goreng yang disajikan bertolak belakang dengan apa yang dipesan raider. Rasa pedas terasa dan lama-kelamaan juga membuat raider minum yang banyak hehehehe
Menu kedua yang katanya menu yang sering dipesan merupakan ayam goreng peyek. Ketika menu ini tiba di meja, raider juga kaget karena ukurannya yang sangat besar (bukan ayam kampung berarti) seperti ayam milik Mcdonald/KFC. Dengan 1/2 ekor saja, sudah berlebihan untuk 2 orang, bagaimana dengan 1 ekor ? bisa untuk lauk nasi gajah ni hehehehe 
Ayam ini diletakkan di atas kertas minyak yang di print (bonafit juga ni
) seperti koran-koran jadul.
Rasa dari ayam ini sangat unik. Bau yang keluar merupakan bau khas peyek, lucu sekali. Ketika memakannya, raider juga heran ternyata rasanya enak benar. Raider tidak menyangka jika peyek bisa juga dijadikan seperti ini.
Hanya 1 yang membuat masakan ini tidak mendapat nilai sempurna. Yaitu tidak disediakan sambal yang menemani ayam ini. Padahal jika ditemani secowek sambal terasi, pasti akan sangat nikmat sekali. Hal ini membuat raider harus membeli sambal seharga 5000 perak
Spending : +/- Rp 60.000;-
Sekian review dari FoodRaider
Terimakasih kepada rekan open ricer yang membaca artikel ini.
Jika ada salah kata, mohon dimaafkan.
"Food history, my favorite subject"
~FoodRaider
Kali ini Food Raider akan mereview restoran rempah di kedungsari surabaya.
Silahkan dibaca.....
Buku menu rempah
Suasana resto ini sangat nyaman. Dari luar pintu masuk saja kita sudah dapat merasakan suasana etnik jawa yang khas.
Ketika memasuki pintu masuk.....
Restoran yang merupakan bekas dari restoran waterfront ini, juga memiliki kebersihan yang sangat terjaga. Bisa dilihat dari tidak adanya sampah serta minyak dan juga dinding yang indah dan bersih. Toiletnya juga terlihat bagus dan bersih sehingga bagi yang ketoilet, tidak usah segan-segan hehehehe.
teh jahe seger
Untuk menu, kita bisa melihat banyak sekali berbagai macam pilihan makanan yang unik-unik ala jawa. Beberapa makanan juga tampak baru bagi raider karena merupakan modifikasi dari menu yang ada. Beberapa menu juga diadapatasi dari menu jaman belanda sehingga walaupun masakan indonesia, tetapi ada menu yang berbahasa belanda.
Sedangkan untuk harga, raider menganggap harga yang disediakan agak mahal. kisaran antara 5000-100000. Tetapi semua itu berubah ketika menu yang dipesan raider datang.
Nasgor jawa (Rp 15.000) 4/5
Nasi gajah merupakan menu yang digembar gemborkan oleh resto rempah. Dengan uang selembar Rp 10.000, kita bisa mendapatkan nasi gajah yang merupakan nasi goreng jawa porsi 5 orang dan sangat pedas. Tentu hal ini sangat menarik untuk dicoba, bayangkan mana ada uang 10000 buat makan 5 orang. Bisa traktir-traktir nih....
Tetapi ternyata nasi gajah memiliki jam-jam tertentu untuk memesan, bahkan durasinya cuma 1 jam saja. Sehingga raider mengurungkan niat dan mencoba nasi goreng jawa biasa.
Raider kaget dengan nasi goreng yang dibawa oleh waiter, kesan pertama raider tentu WOW karena porsinya yang besar. Isinya juga sangat komplit khas nasi goreng jawa. Ketika raider mencobanya, rasanya mak nyusss
Tetapi satu hal yang perlu diperhatikan, raider memesan nasi goreng jawa biasa alias tidak pedas karena pergi bersama adik raider. Nasi goreng yang disajikan bertolak belakang dengan apa yang dipesan raider. Rasa pedas terasa dan lama-kelamaan juga membuat raider minum yang banyak hehehehe
Ayam goreng peyek (Rp 35.000/ 1/2 ekor) 4.5/5
Ayam ini diletakkan di atas kertas minyak yang di print (bonafit juga ni
Rasa dari ayam ini sangat unik. Bau yang keluar merupakan bau khas peyek, lucu sekali. Ketika memakannya, raider juga heran ternyata rasanya enak benar. Raider tidak menyangka jika peyek bisa juga dijadikan seperti ini.
Hanya 1 yang membuat masakan ini tidak mendapat nilai sempurna. Yaitu tidak disediakan sambal yang menemani ayam ini. Padahal jika ditemani secowek sambal terasi, pasti akan sangat nikmat sekali. Hal ini membuat raider harus membeli sambal seharga 5000 perak
Sekian review dari FoodRaider
Terimakasih kepada rekan open ricer yang membaca artikel ini.
Jika ada salah kata, mohon dimaafkan.
"Food history, my favorite subject"
~FoodRaider
Date of Visit: 2012-07-05














