1
1
0
Good For
Dating / Couple
Family Gathering
Hang Out
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Sales Tax
Review (2)
Café promogranate is a cafe restaurant located in the middle of the rice field in central Ubud. It was started in May 2012 by Japanese brothers where the elder brother designed the café while the younger brother is in charge of the café operation.The building stands in a unique condition due to the raised altitude compared to the central Ubud and disconnected from the busy main streets. It provides a 360° open view.Map of the cafeIn the open air café, we can really admire the beauty of nature, with full view of the paddies and occasionally birds flying around. Rice paddiesCafé seating layoutCafé seating layoutCoconuts Panna Cotta ( IDR 34,500): The panna cotta was derived from coconut milk and palm sugar topped with fresh mango sauce. The panna cotta has rich coconut taste yet not overly sweet due to the hint of sourness from mango sauce. Mushroom Potato Potage ( IDR 29,900): The mushroom was light and creamy. The pita was soft but tasteless. When dipped into the soup,the pita helps to absorb the taste. Warabi Mochi ( IDR 34,500): It is sweet, soft and slimy. It taste like Chinese rice cake 年糕. The mocha was topped with palm suagr syrup, sweet green and kinako. Location:Café PomegranateJl. Subak Sok Wayah, Ubud, Kec. GianyarBali, IndonesiaOperating Hours: Daily, 0900-2100 (Last Order 20:30)Url: http://cafepomegranate.org/ continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Berada di kawasan Ubud siang itu, saya dan teman-teman sedang menjemput Akira the beagle. Akira ini adalah anjing beagle yang disekolahkan di kawasan Ubud, nah hari itu karena semuanya libur, jadinya ramai-ramai ngajak Akira jalan-jalan. Setelah mengitari kawasan Campuhan, kami memutuskan untuk grab some meal di Ubud, dan ada beberapa pilihan tempat untuk makan yaitu Pomegranate atau Sari Organik. Ternyata untuk menuju ke tempat ini, butuh waktu untuk berjalan kaki ke kawasan rice paddies sekitar 20 hingga 30menitan. Akira sih nampak girang girang saja, hahaha. Namun setelah agak jauh, dan mulai mendekati saat sunset, kami akhirnya memilih Pomegranate karena sudah di depan mata. Walaupun (konon katanya) pemandangan di tempat yang lebih atas akan lebih bagus, tapi apa daya, sudah pegel kaki nih! Kami masuk dan semua meja memang sudah terisi, untung saja masih ada 1 meja untuk berlesehan dan mengarah ke rice paddies. Kami duduk santai, begitu juga Akira. Lucu banget ngeliat Akira menikmati pemandangan. Sayang sih, fotonya ada di handphone teman yang lain. Kami memesan Pizza Margerita, dessert (yang saya lupa apa namanya, pudding something apa gitu) dan segelas kopi. Memang di Bali ini budaya ngopinya juga lumayan oke dan banyak. Tak lama, makanan datang, dan saya sebenarnya tidak ada ekspektasi apapun untuk makanan di sini sih, karena saya pikir ini hanya untuk beli suasana. Namun, begitu saya mencoba pizza nya, eh enak euy! Daging dan cheesenya melebur dengan dough pizza yang lembut empuk! Melebihi harapan saya, malah saya sebenernya ga menaruh harapan ke makanannya lho. Untuk kopinya, sangat wangi!Harga makanan di sini juga sangat terjangkau. Untuk pizza nya yang bisa dinikmati oleh 5 orang, harganya hanya 75ribu. Nyam! continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)