2
0
0
Level4
2016-02-24 94 views
The Alleyway ini sudah pernah saya sambangi beberapa bulan lalu, dan saya datang lagi karena memang makanannya enak dan harganya terbilang ramah di kantong. Kali itu saya datang bersama teman-teman yang lain, mereka bawa papan mainan Scrabble. Berniat main agak lama di sini, jadinya kami memesan makan berat sekalian deh.Saya lupa apa nama makanan yang saya pesan, daging ayam dengan salad bikinan The Alleyway. Saladnya super enak sih! Entah mereka bikin sendiri bumbu lumuran saus di saladnya atau
Read full review
The Alleyway ini sudah pernah saya sambangi beberapa bulan lalu, dan saya datang lagi karena memang makanannya enak dan harganya terbilang ramah di kantong. Kali itu saya datang bersama teman-teman yang lain, mereka bawa papan mainan Scrabble. Berniat main agak lama di sini, jadinya kami memesan makan berat sekalian deh.

Saya lupa apa nama makanan yang saya pesan, daging ayam dengan salad bikinan The Alleyway. Saladnya super enak sih! Entah mereka bikin sendiri bumbu lumuran saus di saladnya atau gimana, bener bener seger, asam manisnya pas berpadu dengan sayuran segarnya.

Lalu daging ayamnya juga dimasak enak, renyah di bagian luar namun lembut empuk di bagian dalamnya. Seporsi makanan ini kalau tidak salah dibanderol seharga 35,000 rupiah. 

Karena sudah selesai makan berat, namun acara main gamenya masih juga belum usai, jadi lah saya memesan Oreo Layer Cake. Saya sih awalnya tidak menaruh harapan apapun pas memesan cake ini, ternyata tak diduga duga, rasanya enak jugaa! Layer per layernya lembut dan terasa ringan tanpa memberi rasa kemanisan. Ck ck ck, emang ga salah balik ke sini nyobain makanan lainnya. Pelayanannya juga ramah pula, bersahabat walaupun saya suka bikin repot minta tissue, saus, dan lain sebagainya.

Next time masih pengen balik ke sini lagi ah, hahah!
19 views
0 likes
0 comments
25 views
0 likes
0 comments
16 views
0 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp60000 (Dinner)
Level4
2015-06-28 71 views
Ada beberapa hal di Bali yang langsung membuat saya jatuh cinta sejak pertama kali saya ke sini sekitar 9 tahun lalu. Nuansa etnik dan berbagai perabotan klasiknya yang tidak dibuat-buat selalu memberikan kesenangan tersendiri bagi saya. Seperti ini dia, ketika saya diajak ke The Alleyway oleh Zefa dan Govinda. Zefa bilang, Fish & Chips di sini adalah yang terenak! Dan untuk ukuran cafe, harga yang dipatok oleh mereka sangat terjangkau. Tentu saja saya tertarik dan penasaran. Tanpa menelitinya t
Read full review
Ada beberapa hal di Bali yang langsung membuat saya jatuh cinta sejak pertama kali saya ke sini sekitar 9 tahun lalu. Nuansa etnik dan berbagai perabotan klasiknya yang tidak dibuat-buat selalu memberikan kesenangan tersendiri bagi saya. Seperti ini dia, ketika saya diajak ke The Alleyway oleh Zefa dan Govinda. Zefa bilang, Fish & Chips di sini adalah yang terenak! Dan untuk ukuran cafe, harga yang dipatok oleh mereka sangat terjangkau. Tentu saja saya tertarik dan penasaran. Tanpa menelitinya terlebih dahulu via Google, saya langsung seneng-seneng saja dibawa ke sini.

Begitu sampai di tempat dan melangkah masuk, secara instan saya langsung menyukai tempat ini. Memang terasa kuat akan nuansa oldies dan klasiknya. Terlihat dari sisi tempat duduk yang dipenuhi dengan meja yang terlihat usang dan sofa-sofa tebal vintage berkayu tebal. Dinding abu-abu gelap menambah nuansa oldies di tempat ini. Pilihan musik yang mengalun di dalam tempat ini sangat menyenangkan dan hipster. Anak-anak muda kekinian pasti menyukai selera musik di sini. Secara suasana, tempat ini tidak menjual nuansa 'mahal' sama sekali. Dan hal itu lah yang juga sangat saya sukai dari Bali. Kesederhanaan.

Jika ingin dibandingkan dengan Jakarta, kebanyakkan restoran atau cafe di Jakarta justru gencar memajang perabotan mahal dengan furniture serba kayu yang mahal hasil polesan baru namun dibuat seakan-akan antik. Tapi, saya tidak merasakan adanya ke-antik-an sama sekali, karena itu semua buatan. Setelah dekorasinya sangat 'mahal' dan antik 'palsu', ternyata makanan yang dibuat pun kurang enak. Hal ini sudah banyak dibuktikan oleh para penikmat kuliner, begitu banyak restoran/cafe di Jakarta yang hanya menang tempat dan suasana. Bali, sebaliknya. Di Bali, dekorasi antik dan klasik memang sudah menjadi ciri khas dan tanpa perlu dibuat-buat atau diciptakan seakan-akan 'mahal' namun makanan yang dibuat memang terbukti enak, sehingga pelanggan kerap datang kembali karena memang makanannya enak. Oh well?

Kembali ke soal The Alleyway. Ketika saya ingin memesan Fish&Chips, ternyata sudah sold out! Padahal itu baru sekitar jam 3 siang dan menu tersebut sudah sold out, wew! Alhasil, saya memesan Chicken Snitzel (karena katanya juga enak) dan yang lainnya memesan Beef Burger. Begitu makanan datang, porsinya luar biasa besar dan saya sangat menyukai salad sauce mereka! Sayurannya segar, dagingnya dimasak dengan baik dan harganya hanya berkisar dari 25ribuan hingga 35ribu per porsi. Yeay!
14 views
0 likes
0 comments
26 views
1 likes
0 comments
27 views
0 likes
0 comments
Chicken Snitzel
18 views
0 likes
0 comments
Beef Burger
19 views
0 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp50000 (Lunch)
Recommended Dishes
Chicken Snitzel
Beef Burger
  • Fish&Chips