6
0
0
Telephone
(0361) 7429068
Good For
Family Gathering
Opening Hours
24 Hours
Payment Methods
Visa Master Cash / Tunai Debit Card
Other Info
Alcoholic Drinks
Delivery Service
Live Sports Broadcast
Open 24 hours
Outdoor Seats
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Review (6)
Level2 2014-09-15
398 views
Saya direkomendasikan tempat ini oleh seorang teman. Katanya makanan yang enak dari tempat ini adalah buburnya, tetapi saat saya datang Selasa lalu, saya tidak berkesempatan untuk menikmati bubur, karena lebih memilih untuk memesan nasi dengan tiga lauk pauk. Saya memesan CaMiao Tumis Bawang Putih, Sapo Tahu Seafood dan Udang Siram Telur. Saya sempat salah duga dengan menu yang terakhir, mengira bentuknya akan seperti Udang Siram Telur Asin atau sejenisnya, tetapi justru seperti udang yang diatasnya diselimuti dengan telur dadar. Dari ketiganya, saya secara khusus menyukai menu sayur yang pertama. Rasanya enak dan tastenya langsung terasa digigitan pertama. Bahkan sayurnya tidak keras atau alot sama sekali, seperti yang lazimnya terjadi pada sayur-sayur segar di restoran sejenis.Untuk tempat, lokasinya mudah dicapai karena terletak di wilayah Kuta, lebih lagi berada satu jalan dengan pusat oleh-oleh yang lainnya, jadi mudah untuk dicari. Waktu saya datang, tempatnya tidak terlalu ramai, tetapi suasanan restorannya hangat dan aroma makanan yang baru dimasak tercium dengan jelas, menggugah selera sekali. Secara keseluruhan, saya suka dengan tempat ini. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Saat sedang tidak enak badan khususnya sedang flu, bubur memang selalu menjadi pilihan paling pas. Begitu pun saat hari kedua di Bali, saya yang sedang flu sarapan pagi di Warung Bubur Hongkong paling ternama di Bali, Warung Laota. warung ini terletak di Jalan Raya Kuta, tidak jauh dari Pusat Oleh-Oleh Krishna serta satu lajur dengan Rumah Makan Plengkung.Suasana Warung Laota menyerupai rumah makan Cina dengan kursi dan meja kayu serta konsep open kitchen di bagian depan warung. Warung yang buka 24 jam ini memiliki menu andalan aneka Bubur ala Hongkong serta seafood. Bubur Seafood (Bubur Pelangi) Rp 30.000,-Begitu buku menu diberikan, tanpa basa basi saya langsung memesan menu yang menjadi andalan di Warung ini yaitu Bubur Pelangi. Jangan bayangkan bubur yang diberi pewarna makanan warna warni seperti cake yang sedang booming. Bubur ini dinamakan demikian karena isiannya memang terdiri dari bermacam-macam hasil laut seperti pelangi, yaitu daging ikan, udang, kepiting, cumi dan telur pitan (telur ayam atau itik yang diawetkan di dalam campuran lempung, abu, garam, lime dan sekam padi selama beberapa minggu atau sampai beberapa bulan hingga telur berubah warna menjadi hitam kecokelatan) Rasa bubur ini enaaaaaaaaaaaaaaak! Tidak amis sama sekali dengan rasa gurih yang pas serta tekstur yang tidak terlalu cair dan tidak terlalu kental. Daging kepiting dan ikan nya juga generous. Satu porsi Bubur Pelangi dapat dinikmati oleh 2 orang karena porsinya yang besar. Cakoe @Rp 5.000,-Cakoe disini disajikan dalam keadaan terpotong-potong. Saus cocolannya beda dengan cakoe yang sering kita temui di pinggir jalan jakarta. Terbuat dari saus asin yang diberi parutan jahe, serai serta potongan cabai rawit rasanya asin-asin pedas. Saat sudah dipotong-potong Cakoe nya jadi banyak. Padahal kami hanya memesan 2 buah. Mungkin karena ukurannya yang besar-besar. Chinnese Tea (Oolong Tea) Rp 13.000,-Di tempat ini bila Anda memesan Chinnese Tea, dengan harga hanya Rp 13.000,- poci teh Anda dapat direffil berkali-kali dan 1 porsi teh boleh dinikmati bersama-sama. Teh nya hangat dan harum. Nikmat di tenggorokan.Warung Laota dengan kesederhanaan tempat dan kelezatan masakannya langsung membius saya di kunjungan yang pertama. Rasa buburnya nagih, harus dicoba. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-04-10
298 views
Ini kali kedua saya datang ke Warung Laota ini..sejak dulu mampir buat makan bubur disini, rasanya jadi ketagihan deh hehehe..kali ini saya tertarik untuk memesan bubur andalannya yaitu bubur pelangi. Dinamakan demikian karena isiannya memang bermacam2 seperti pelangi, yaitu daging sapi, udang, ikan, kepiting, dan cumi. Menarik sekali bukan? Pelayanannya pun sangat cepat disini, ga sampe 10menit semangkuk besar bubur udah tersedia disini..Ketika dimakan, hmm buburnya terasa manis sekali. Bagaimana tidak komponen dagingnya saja banyak sekali. Daging kepitingnya disuir2 kecil sekali shingga hampir terasa pada setiap suapan. Daging ikan dan cuminya dipotong agak besar2 sehingga terlihat jelas..rasanya asin dan gurih deh, recommended banget harganya 30rb saja.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-03-28
194 views
Chinese food and hongkong cuisine! Well kangen juga gue dengan masakan ala hongkong ini. Laota adalah salah satu chinese food dan hongkong cuisine yang letaknya di daerah Tuban dan tentu saja yang paling menarik tempat ini buka 24 hours. Jadi nga usah takut kelaparan.. Just try this new place.Waktu menunjukkan pukul 23:00 bukanlah jam yang pas untuk menikmati makan malam, saking sibuknya berkelana membuat gue lupa makan di sore hari.. . suasana dan pelayanan yang sangat baik dan ramah di rumah makan ini akan kamu rasakan, ketika masuk kamu akan melewati open kitchen di area luar dan melihat sang koki beraksi untuk membuat makanan enak langsung membuat gue merinding, masalahnya kala itu sang koki hanya sendiri tanpa di bantu asst dan doi juga mengerjakan banyak hal. Well memasuki ruang yang cukup redup membuat gue mengerti dengan jelas bahwa bangunan ini sudah berdiri cukup Lama dengan hiasan lukisan oriental dan berbagai pajangan oriental lainnya. Cukup menarik dan pintu masuknya yang laing menarik..penasaran?Nah memasuki laparnya malam, menu yang gue pesan cukup banyak, bubur special pelangi ( isinya ikan, ayam, udang, cakwe, kacang dan daun bawang) dengan porsi yang cukup lumayan, ditambah dengan udang telur asin, baby kailan with beef, tofu seafood nyummmm menarik bukan. Buat gue Rasa buburnya tidak kalah jauh dari bubur fav gue, tidak terlalu cair dan tidak terlalu padat dan lembut. Untuk udang telur asinnya standar dan yang lainnya cukup enak dan fresh. Ditemani dengan wedang onde dan susu kacang membuat gue dan tim serasa di charge kembali setelah melakukan banyak aktivitas seharian.Bicara soal harga tergolong murah, 2 bubur besar dengan berbagai pilihan main course lainnya + apptizer just 300 rb aja untuk porsi 6 orang it's good ryt??Enjoy your day here sobat OR continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Since we were on family holiday trip in Bali, we had to find food place, which can full fill all the family members need for eating. We have to consider all members idea, what kind of food we'll take.When we were passing Jl. Raya Kuta - Tuban, we found a Chinese Waroong called Laota. One of our family members told us, that this waroong is Halal Restaurant and the food is also delicious... Then, we decided to stop at this Waroong for lunch. The outlook of the waroong is stereotype of old Chinese restaurant: the Kitchen (cooking place) is on the front of restaurant. If you bring or hired a car, you'll get difficulty to park your car in front of the waroong or nearby the restaurant; as the traffic in front of it is quite busy. Mostly in Bali there is no Parkman, who help us and guide us for parking cars.The interior of restaurant have reminded me the oldies restaurant from '70. They put pictures on the wall with pictures of food. They have to 2 main rooms, one room is the dining chair from steel and the 2nd room is with wood dining chair with colonial style. If you are in group 8 – 10 person, they have only 2 round tables for serving group. When we placed the round table, we saw big pictures of our former Madam President – Megawati on the wall. It seems she sat on the same table as we are… It sounds also this restaurant good choice for us…Beside that, in other wall we can find also “wall of fame” who ever visited this waroong. Most of them are Indonesian actors and actress>The favorite meal is Bubur Pelangi (Rainbow Porridge). My sister wanted to try this porridge. Rainbow Porridge is white rice porridge mixed with various seafood, “one thousand year egg” (telur pitan). Kindly note we have to buy also fried bread (Cakue) @ additional charge, because it is not included. The portion of this porridge is enough for 3 persons and it cost of 30,000 IDR.The other Chinese menus are typical Chinese Cuisine: Sapo Tahu (Beancurd Chinese Soup), Chicken Tausi, Stir Fry Vegetables from Brocoli to Morning Glory. Selection of Fishs, Ducks, Chicken. We have selected: Sapo Tahu, Roasted Duck, Chicken Steam, Camiau Stir Fry with garlic. Mostly the menu is in small portion and it’s enough for 2 or 3 persons. Meanwhile for drink Chinese tea is @ 13,000 IDR and it’s free for refill.Generally the food is delicious for family gathering. Or, if you are looking for “real eating time”, this the good place to go. No wonder, if Madam President and others was here too. They must be look for eating and full fill their stomach...If you are looking just for atmosphere with good food, you would not find here. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)