0
0
1
Good For
Hang Out
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Review (1)
Level4 2013-10-04
76 views
Suatu siang, saya nemenin si pacar ke kampusnya, Universitas Maranatha. Karena belum pernah ke sini sebelumnya, saya cukup kagum juga dengan kampusnya yang perpaduan ala gedung kantoran dengan kampus biasa. Setelah menemani si pacar ke Tata Usaha untuk mengurus beberapa surat, saya minta ditraktir karena udah rela menemani dia. Untungnya si pacar setuju. Saya pun dibawa ke food court Kampus Maranatha yang besaaaaaar banget. Food court ini sendiri kebagi dua, yaitu hall besar yang hanya berisi tempat duduk dan satunya lagi menyerupai food court dengan stand-stand makanan di sekelilingnya plus kursi dan meja. Bentuk food courtnya sendiri mengingatkan saya sama food court di mal-mal besar, kayak Pondok Indah Mall. Di sudut terjauh dari pintu masuk, dindingnya diganti jendela sehingga cahaya bisa masuk. Mahasiswa juga bisa duduk-duduk di sana sambil makan, ngobrol, atau ngerjain tugas sambil melihat pemandangan jalanan Surya Sumantri yang sering macet itu. Di tengah-tengah food court sendiri ada sofa-sofa merah yang empuk dan pastinya bakalan dipilih sama mahasiswa yang pengen tidur siang . Uniknya, mereka menempatkan sofa-sofa itu di dalam kerangkeng dari bambu (kayak kurungan ayam gitu lho). Setelah keliling dan melihat-lihat stand makanan yang ada, saya putuskan untuk mencoba menu Goji Katsu House. Menurut pacar, stand ini udah ada dari sejak ia kuliah di sini. Selain itu, saya juga lihat orang-orang datang dan pergi memesan di stand ini. Ya udah, saya pun penasaran mencoba. Pilihan saya adalah katsu komplit seharga Rp14.000. Dari gambar sih kayaknya mengenyangkan karena ada chicken katsu, omelete, kentang, dan nasi. Oke, saya coba ya. Pacar sendiri pesan menu sosis komplit yang isinya kentang, sosis 2 batang, sama omelete. Kayaknya sih enak yaaa...Oh ya, untuk minumannya sendiri, Open Ricer bisa pilih jus atau minuman kemasan lain. Cuma, untuk minuman kemasan ini cara belinya bener-bener ribet deh. Kita dateng ke stand, bilang kalau mau beli ke penjaganya, dikasih bon, ke kasir untuk bayar, balik lagi ke stand untuk kasih bon yang udah dicap ke si penjaga, baru dikasih minuman kita. Yaoloh, ribetnyaaaa... Chicken Katsu KomplitMenu pesanan saya kemudian datang. Huuummm, jujur yaaa. Dengan harga Rp14.000, nggak worth it deh kayaknya. Kentang yang disajikan cuma sejumput, nasinya lumayan banyak sih (mungkin karena beras lebih murah dari kentang ya). Tapi yang mengecewakan sih telur dadarnya yang setipis kertas. Sempet liat sih tadi kalau pas digoreng itu satu telor dibagi menjadi dua alias untuk dua porsi. Cih, pantesan tipis. Terus, chicken katsunya juga singset pisan alias kurus banget. Cuma tebal di tepung huffy: Sosis KomplitPesanan si pacar juga sama mengecewakannya. Si pacar sendiri sih udah wanti-wanti, makan di sini nggak kenyang, tapi saya emang penasaran pengen coba. Ternyata emang mengecewakan BANGET (pake huruf kapital). Kentang yang disajikan untuk si pacar lumayan banyak dari porsi saya (mungkin karena dia nggak pake nasi). Telur dadarnya sama tipisnya dan sosisnya juga yang kurus-kurus dan udah retak di sini-sini alias sosis murah. OverallUntuk sekadar cemilan pengisi perut sambil nunggu jam masuk atau ngobrol sama temen atau ngerjain tugas okelah. Tapi, kalau pengen yang kenyang, harga segini rasanya kalau makan di luaran akan lebih kenyang dengan nasi, lauk-pauk, dan es teh manis deh. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)