6
1
0
Telephone
(022) 2507939
Good For
Business Meeting
Dating / Couple
Mountain View
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 23:00
Payment Method
Cash / Tunai
Number of Seats
200
Other Info
Delivery Service
Outdoor Seats
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Open Till Late
Review (7)
Galeri sekaligus kafe ini membawa pengunjungnya hanyut dalam suasana yang tenang, teduh, dan sejuk. Pelan tapi pasti saya begitu menikmati udara yang segar di sekitar Selasar Sunaryo ini sejak pertama kali menginjakkan kaki. Dikelilingi oleh galery art, tempat pertunjukan seni, art shop, ruang cinderamata, dan perpustakaan, Selasar Sunaryo terbuka bagi publik yang ingin menikmati sekaligus menambah informasi mengenai karya-karya seni budaya. Namun sayang, coffee shop ini hanya buka sampai jam 5 sore sehingga saya kurang mengeksplorasi menu yang disediakan di Selasar Sunaryo. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Saya dan pacar tiba di Kopi Selasar kira-kira hampir jam 8 malam. Untungnya weekend, jadi Kopi Selasar buka hingga agak malam, sekitar jam 10-11an. Oh ya, kalo mau kesini mending pas siang atau sore aja, soalnya view Bandung-nya nggak terlalu kelihatan dan lebih enak buat foto-foto juga kalo siang (galeri masih buka dan ada auditorium outdoor yang unik). Selain itu, jalan menuju Kopi Selasar ini cukup sepi dan gelap, bikin saya dan pacar yang malem-malem boncengan naik motor berdua rada-rada parno Naik motor? Iya, Kopi Selasar emang mudah dicapai hanya dengan naik motor. Tempatnya nggak sejauh dan se-terjal yang saya bayangkan kayak kebanyakan kafe-kafe serupa di Dago Pakar, walau kami sempet nyasar dikit hehe. Kayaknya emang Kopi Selasar ini nggak terlalu jual view-nya deh, makanya nggak terlalu tinggi tempatnya. Tapi worth it kok, soalnya harga menu disini tergolong murah untuk ukuran kafe di Dago Pakar. Seinget saya, minumannya paling mahal mungkin IDR 20.000an, main course-nya IDR 30.000-40.000an, cemilan dan lain-lain paling seharga minumannya. Kalo kafe lain di Dago Pakar mungkin IDR 50.000 baru dapet main course yang paling murah hehe. Tempatnya juga enak. Kopi Selasar ini satu tempat sama galeri Selasar Sunaryo, banyak objek menarik disini apalagi kalo lagi ada pameran. Oh ya, buat yang batre hpnya abis dan lupa bawa charger nggak usah khawatir karena disini disediain tiga macam charger, saya lupa apa aja tapi salah satunya aa charger BB. Sayangnya charger buat produk Apple belom ada hehe. Di beberapa meja juga disediain colokan buat yang pengen main laptop. Mau internetan? Bisaaa, akses wi-fi-nya aja, public kok nggak pake password.Btw, ini penampakan pesanan saya.Saya mesen Macaroni with Meat Sauce untuk makanannya dan Chocolate (atau cookies? lupa) Milk Shake untuk minumannya.Agak nyesel sih mesen makaroni ini, soalnya porsinya lumayan dikit, nggak cocok lah kalo buat kongkow (disana saya niatnya kongkow2), soalnya cepet abis tapi rasanya enak kok, bukan kayak saus daging abal-abal, makaroninya juga matang al dente. Intinya sih kayak spaghetti bolognaise tapi spaghetti-nya diganti makaroni. Oh ya, diatasnya juga ada lelehan keju. Saya sih nggak merekomendasikan menu ini kalo ke Kopi Selasar, mending makanan lain yang jadi andalan, kayak nasi goreng yang temen saya (dan OpenRicer lain) bilang enak. tapi kalo terlanjur mesen juga gapapa, enak soalnya huehehe. Harganya IDR 32000.Kalo buat milk shake coklatnya (apa cookies ya? ya pokoknya itulah) sih biasa aja. Ukurannya juga standar, tapi kurang kalo buat kongkow menurut saya. Hehehehe. Lupa harganya, belasan ribu seinget saya, yaah IDR 15000-17000an lah.Nah, sekarang pesenan pacar saya~Pacar saya mesen Triple Brown Sandwich sama Green Tea Milkshake.Triple Brown ini ternyata sandwich dua tingkat yang dibagi jadi dua potong. Porsinya banyak, apalagi kalo dibandingin sama makanan saya hahaha. Pesen satu porsi buat berdua pun cukup kalo menurut saya. Anyway, isi sandwichnya sendiri terdiri dari tiga lembar roti whole weat (makanya namanya Triple Brown), selada, keju lembar, irisan tomat, sama daging tipis semacam beef ham gitu. Buat nemenin si sandwich, disediain juga kentang goreng plus saus sambel dan saus tomat. Dengan isian sebanyak itu, sandwich ini dibandrol dengan harga IDR 33000 saja (saja, soalnya dibandingin sama makaroni tadi ). Buat rasa sih kata pacar saya enak-enak aja. Cukup ngenyangin dan cocok buat kongkow maupun makan biasa.Green tea milkshake-nya pun kata pacar saya lumayan enak. Harga dan ukuran sama kayak milkshake pesanan saya.Oh ya, menu-menu diatas belom termasuk pajak lho, kalo nggak salah 15%. Tapi tetep aja walau setelah dihitung dengan pajaknya, saya dan pacar masih melongo begitu tau nominal yang harus kami keluarkan nggak sebesar yang kami kira.Overall, Kopi Selasar ini recommended banget buat yang pengen kongkow atau makan-makan chantique di daerah Dago Pakar dengan budget terbatas. Tempat cozy, lokasi mudah dijangkau, pelayanan oke dan nggak lama (meski kita harus nyamperin sendiri ke kasir buat mesen dan bayar menu), rasa menunya pun enak-enak. Kalo beruntung, kita bisa ngeliat pameran seniman-seniman lokal maupun internasional di galeri Selasar Sunaryo-nya. 8.5 out of 10 lah ya. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-10-22
290 views
Kopi Selasar merupakan Coffee Shop yang berada di Bukit Dago Pakar Timur. Coffee Shopnya merupakan bagian dari kompleks Selasar Sunaryo Art Space. Interiornya di dalamnya didominasi oleh kayu, jadi kesannya hangat. Tidak tanggung-tanggung juga, mereka meletakkan dua pohon besar di dalam coffee shopnya. Suasana lebih nyaman lagi kalau kita duduk di bangku yang menghadap ke hamparan kota Bandung.Choco Spice Coffee adalah pilihan yang tepat bagi pecinta kopi. Pelayanan disini juga baik, tidak terlalu menunggu lama untuk pesanan kita. Penampilan kopinya cukup bagus dan bersih. Rasa kopinya pun juga unik. Kopinya itu kuat rasanya, ada juga rasa rempah-rempahnya yaitu rasa jahe dan juga kayu manis. Cocok sekali dengan suasana kota Bandung yang dingin. Untuk harganya pun juga terjangkau kok. Tempat ini rekomendasi banget buat nongkrong bareng teman-teman. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-12-17
195 views
Kalau minum kopi, jadi inget sewaktu bersantai di kopi selasar daerah dago. Oleh karena itu tiba-tiba saja saya mengajak istri untuk datang ke sini hanya sekedar minum kopi. Kebetulan istripun mengangguk tanda setuju. Hari mulai sore dan tempatnya sedang sepi pengunjung hanya ada beberapa anak muda saja yang sedang bercengkrama sambil sesekali menyeruput kopi.Karena lokasinya berada di daerah dago atas, maka udara disini sejuk dan adem. Semakin sore menuju malam tempatnya makin dingin. Ruangan yang bergaya alam dengan hiasan dari kayu-kayuan membuat tempat ini cocok untuk menenangkan diri. Pelayanannya baik, ramah dan enggak pake lama. Selain itu ada juga free wi fi buat yang ing searching.Kali ini saya memesan hot capucinno sedangkan istri membeli iced hot capucinno. Untuk yang hot rasanya manis dan hangat ditenggorokan apalagi saya meminta granulanya sehingga ada sedikit krenyeess krenyessnya. Penasaran dengan yang istri, sayapun sempet icip-icip. Rasany enak juga, dingin dan segar. Diatasnya diberi whipped cream yang lembut. Pokoknya kalau mau kopi enak silahkan datang ke selasar kopi. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2012-02-28
144 views
Skripsi, galau, adem. Kalo inget tiga kata itu pasti langsung inget selasar sunaryo (lebay). Apalagi pas masa-masa bikin skripsi, rasanya sering banget mampir ke tempat yang satu ini.Lokasi dan suasana:Letaknya agak diatas sih, diseputaran dago pakar. Hmmm kalo ditanya suasananya, suasananya nyaman dan bikin betah banget buat berlama-lama disini apalagi kalo datengnya weekday jadinya sepi yang dateng. Selasar sunaryo sendiri sebenernya galeri lukisan gitu tapi ada tempat ngopi-ngopinya yang gak terlalu besar. Kursinya dari kayu-kayu gtu terus banyak pohon-pohon ditambah view dari tempat ini yang bagus banget. Kekurangan tempat ini cuma toiletnya yang agak jauh, harus nurunin tangga dan agak gelap jadinya kalo sore-sore suka agak spooky (ditambah aura galeri lukisan kali yah). Makanan:Tiap kali ke selasar saya lebih sering pesen minumnya. Rata-rata harganya ga terlalu mahal sih kalo dibandingin ma rasanya yang enak. Minumannya yang enak itu antara lain ice chocolate. Ice chocolatenya agak beda dibandingin tempat laen soalnya ada rasa jahe-jahenya gitu, terus ice green tea creamnya juga enak. Kalo minuman hangatnya ada capucinno yang maknyusss.. Wajib buat diicip.Tempat ini jadi favorit buat nyekripsi atau curhat-curhat asyik soalnya ada wifi (minta IDnya ke kasir pas pesen makanan), tempatnya nyaman,teduh dan ga begitu rame. Trus ada tempat buat nyarger handphone pula continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)