2
0
0
Opening Hours
Mon. -Sun. : 09:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai Debit Card
Other Info
Parking Area
Sales Tax
Review (2)
Level4 2013-12-28
44 views
Saya suka sekali dengan makanan khas sunda yang menekankan rasa tradisonal. Salah satu tempat makan yang mampu menyediakan makan seperti ini adalah racik desa. Racik desa mempunyai cabang dibeberapa mall kota bandung, salah satunya berada di mall bandung indah plaza. Segera saja saja saya memesan ditempat ini begitu tiba dilokasinya.Racik desa merupakan salah satu tenant yang berada di area foodcourt. Ruangan makannya besar dan cukup luas. Kebanyakan yang datang ketempat ini adalah anak muda sehingga terlihat ramai dan ribut. Pelayanan racik desa cukup baik, selain ramah yang terpenting adalah proses penyajian masakannya tidak lama.Makanan yang disediakan ada ayam, gepuk, ikan dan lain-lain. Saya sih lebih memilih menu paket 10 supaya langsung komplit dan enggak ribet. Isi paketnya terdiri dari nasi putih, ayam goreng, peda, tempe mendoan, tahu, lalap dan sambal. Ayam gorengnya gurih dan manis, bumbunya terasa enak hingga kedalamnyha. Pedanya saya suka banget, rasaya asin dan cukup mengigit, enak sekali dimakan sambil menikmati sambal terasi padas khas racik desa. Tempe mendoannya tearsa basah dan lembut juga loh. Pokoknya rasa sundanya terasa sekali didalam makanannya. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-06-29
76 views
Yuhuuu, Open Ricers! Ketemu lagi sama saya yang kali ini akan mereview salah satu stand di food court. Namanya Racik Desa. Tapi sebelumnya, saya cerita dulu ya kenapa bisa sampai makan di tempat ini. Jadi, di hari Minggu yang cerah, saya dan pacar bingung mau makan di mana. Setelah menunggu si pacar mandi dan berdebat kecil, akhirnya kami putuskan untuk ke BIP aja. Tadinya, si pacar ngajak ke BSM, tapi saya tahu pasti itu hanya gertak sambal aja soalnya kami berdua lagi sama-sama cekak. Maklum, akhir bulan. Jadi, makan pun harus yang sangat hemat. Sampai di BIP, tadinya si pacar mau sok-sokan makan Pizza Hut. Tapi, kami tahu kalau makan di sana pasti akan menghabiskan pengeluaran Rp100.000 lebih. Akhirnya, saya usul gimana kalau kami makan di food court aja. Selain karena banyak pilihan menu makanan, harganya pun bisa dibilang terjangkau. Karena pacar setuju, akhirnya kami pun langsung melangkahkan kaki ke sana. Sempat agak khawatir sih mengingat itu adalah hari Minggu bisa jadi food court akan sangat ramai sehingga kami nggak dapat tempat duduk. Tapi, ternyata nggak tuh. Kami bisa dapat satu meja kosong yang posisinya persis di depan Takochibi. Food court di BIP ini emang letaknya strategis kalau menurut saya. Dekat dengan bioskop dan tempat karaoke sehingga orang-orang yang lapar sehabis menonton film atau nyanyi-nyanyi bisa langsung ke sini. Menu makanan yang disediakan juga beragam. Nggak hanya menu lokal alias Indonesia saja, tetapi juga ada menu Jepang, Arab, Amerika, hingga Singapura. Selain itu, harganya pun terjangkau. Nggak heran di saat hari Minggu, apalagi waktu liburan sekolah, orangtua suka mengajak keluarganya makan di sini karena seleranya bisa menjangkau semua kalangan. Biasanya kalau ke sini, pacar selalu memesan steak di Doner Kebab. Namun kali ini, dia memutuskan untuk mencoba yang lain. Karena penasaran dengan bumbu Racik Desa, akhirnya si pacar meminta saya untuk memesan menu yang murah di sana. Pelayannya ada 3 orang yang bertugas di bagian depan dan terlihat sedang sibuk menata pesanan yang sudah jadi dan siap untuk diantar. Tapi, mereka menyambut dengan ramah ketika saya hampiri untuk memesan dan siap membantu saya. Menu yang ditawarkan di Racik Desa ini cukup banyak. Ada yang satuan, tapi ada juga paket yang bisa dimakan untuk dua orang, berempat, atau bahkan sekeluarga. Tidak hanya menawarkan ayam goreng/panggang, tapi Racik Desa ini juga menawarkan menu gepuk, tempe mendoan, tahu mendoan, sayur asem, dan masih banyak lagi. Pokoknya, serasa makan makanan desa yang sering dihidangkan di rumah-rumah penduduk gitu deh. Makan ini tuh serasa lagi duduk di pinggir sawah terus makan masakan yang sederhana tapi lezat ini. Hehehe... Ini dia menu yang saya pesan: Paket 2 yang isinya tempe mendoan, lalap, nasi, dan ayam goreng. Harganya? Murah kok, cuma Rp15.000 saja. Karena saat itu lagi ramai, jadi wajar kalo pelayanny agak lama mengantarkan pesanan kita. Tapi, ketika sampai, wow tampilannya cukup menggoda. Nggak afdol kalau nggak makan pake tangan, makanya saya cuci tangan dulu. Terus, abis itu makanannya difoto dulu biar bisa dijadiin review di Open Rice, baru deh abis itu dimakan! . Nasinya enak, pulen. Terus lalapannya juga terasa segar. Tempe mendoannya meskipun tepungnya agak tebal, tapi nggak sampai menutupi rasa tempenya. Sementara, ayamnya sendiri cukup enak dengan bumbu kunyit yang membuat dagingnya jadi agak kekuningan, tapi gurih. Nyaaammm continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)