2
0
0
All Branches (13)
Telephone
(022) 2514087
Good For
Family Gathering
Opening Hours
24 Hours
Payment Methods
Cash / Tunai Debit Card
Other Info
Delivery Service
Outdoor Seats
Parking Area
Reservation
Review (2)
Level1 2013-10-08
194 views
dua hari yang lalu aq sama adek "mbolang" ke bandung, ceritanya mau kondangan ke sheraton. naeklah travel yang turun di jalan dipati ukur. sampe bandung karena masih pagi (belum ada jam 10) bingung lah cari tempat nongkrong tunggu jemputan. kebanyakan resto or warung masih tutup, iseng aja jalan eeh...nemu richeese factory.karena pernah baca review di openrice dan katanya enak, jadilah makan di richeese.pesanan:fire wing (level 2) +frutarian +nasisandwich chicken + frutariannachoscream soup-fire wingnya pedessss -padahal cuma level 2- (gak terlalu doyan pedes sih), gurih, manis, dicocol sama saos kejunya tambah yummy- sandwich chicken.... gedhe juga porsinya, isinya sayuran sama fillet ayam gitu. ayamnya gedhe, crispy (mengenyangkan dan enak)-nachos chilli cheese... ternyata porsinya lumayan gedhe, yang paling enak saosnya. saos chilli disiram saos keju yang buanyaaaaak. ini makanan yang paling berkesan, kirain eneg karena kejunya banyak banget. eh ternyata enggak lho. malah enak, gurih2 manis gitu (maklum..pecinta produk keju dari richeese)-cream soup... a little surprise, kirain sama kayak produk cream soup fastfood lainnya. ternyata beda, cream soup disini ada sayurannya (dari sayuran beku) sama diatasnya dikasih melted cheese. enak, gurih dan disajiin angetoverall habis gak sampe 100rb (lupa tepatnya berapa), itungannya murah dibanding fastfood sejenis. enak lagi rasanya. tempatnya juga bersih dan cozycuman sayang, mbak2 n mas2 yang ngelayanin rada cuek, ngobrol sendiri, habis gitu piring bekasnya gak buruan diangkat conclusion:bisa jadi alternatif nongkrong pagi2 kalo pas mbolang ke bandung - continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-08-27
148 views
Yesss, akhirnya Richeese Factory dibuka di daerah Dipati Ukur! Tentu aja saya sama pacar menyambut dengan girang tempat makan ini karena kami nggak harus jauh-jauh lagi ke PVJ untuk makan chicken wingsnya yang enak, tapi super-duper pedas itu. Hehehe.Nah, kayaknya nggak afdol kalo saya nggak nyoba dong. Jadilah, suatu hari saya dan pacar memutuskan untuk makan di sana. Richeese Factory di sini tempatnya cukup strategis karena daerah Dipati Ukur itu bisa dibilang penuh oleh anak-anak kampus. Ada Unpad, Unikom, dan ITHB. Jadi kalau buka di sini dijamin laris manis, hihihi. Richeese di sini lumayan besar lho karena bentuknya adalah bangunan sendiri. Ada dua tingkat dengan tingkat bagian atas menyerupai semi outdoor untuk mereka yang pengen merokok atau angin-anginan. Nuansanya sendiri tetap didominasi dengan warna merah dan kuning khas Richeese yang ikonik itu.Begitu datang, saya langsung ke counter dan memesan menu yang cukup saya hafal karena sering dateng ke Richeese Factory di cabang lain, hehehe. Apalagi kalau bukan paket chicken wings dengan tingkat kepedasan yang bisa dipilih. Paket ini terdiri dari 4 potong chicken wings yang dicelup ke dalam saus pedas khas Richeese, nasi, minum (teh rasa buah mangga/strawberry), dan cocolan keju. Hah, makan ayam pake keju?? Eits, jangan kaget dulu. Di Richeese, bisa dibilang seluruh makanan pasti ada unsur kejunya sesuai dengan namanya. As for chicken wings, kalo emang kalian kurang suka pedas, minta aja level 0 atau 1 karena 1 aja lumayan bikin orang megap-megap. Kalau mau adu nyali bisa pilih level 3 dan 4 yang udah cukup bikin terharu. Tapi, kalau mau yang heboh, pilih level 5. Pedasnya bener-bener gila. Bisa bikin orang nangis. Dagingnya sendiri cukup empuk dan saus ayamnya itu benar-benar enak (bikin saya pengen jilatin jari-jari abis makannya deh, hihi). Untuk meredakan pedas, langsung cocol chicken wingsnya ke saus keju yang ikut disertakan. Rasanya nggak terlalu asin dan lebih ke creamy gitu. Enak kok. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)