1
2
0
Telephone
(022) 2031277
(022) 2030874
Introduction
Vienna Resto adalahsalah satu bangunan peninggalan dari jaman Belanda dengan konsep interior modern minimalis, terbagi atas 2 ruangan seperti area lounge di bagian depan yang ditata dengan menggunakan sofa sehingga memberikan kesan santai dan area restaurant di bagian belakang continue reading
Good For
Dating / Couple
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:30
Payment Methods
Visa Master AMEX Cash / Tunai
Number of Seats
250
Other Info
Alcoholic Drinks
Corkage Fee
Delivery Service
Wi-Fi
Live Sports Broadcast
Outdoor Seats
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
VIP Rooms
Signature Dishes
Asian Food Venison Wagyu Western Food
Review (3)
Level4 2013-12-27
106 views
Salah satu cafe yang sudah lama ada di kota bandung adalah vienna cafe. Sempat berganti nama dari venesia menjadi vienna mungkin untuk merubah image. Sewaktu saya kesini bersama keluarga besar ternyata ada yang sedang mengadakan acara kumpul-kumpul gitu, sehingga suasananya menjadi ramai dan penuh, tetapi mereka masih bisa melayani para pengunjung lainnya kok.Vienna cafe berlokasi di daerah jalan sukajadi bandung. Tempat dan bangunannya berupa rumah jaman belanda yang sudah direnovasi sebagian untuk resto and cafe. Dibagian dalamnya terdapat panggung untuk live music ataupun acara menari bagi para pengunjung. Ruangannya nampak bersih dan rapi. Pelayannya ramah dan baik, walapun saat itu agak susah dicari, mungkin karena ada acara tersebut.Makanan yang disediakan bergaya asia dan eropa. Kali ini itu saya penasaran dengan hot stone. Menu ini merupakan menu steak yang langsung dimasak didepan kita. Si steaknya dibentuk mirip dengan burger bundar dan tebal, lalu disimpan diatas batu yang panas, katanya sih batunya bisa mencapai 100 derajat C lebih loh. Oleh karena itu steaknya bisa matang di hot stonenya. Kita membalikan sendiri steaknya supaya matangnya lebih sempurna. Ketika digigit ternyata dagingnya empuk juga, ada seratnya dikit sih tetapi enggak jadi masalah. Sausnya saya memakai blackpepper sauce supaya lebih mengigit sedikit pedasnya. Kentang goreng yang disajikan pun terasa gurih dan lembut. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2011-07-20
51 views
Dahulu, saya suka sekali datang ke tempat ini sewaktu namanya masih Venesia..Sekarang setelah namanya diganti, saya jadi penasaran ingin mencobanya. Bangunannya dirombak total sehingga ada semacam panggung sehingga tampak agak kurang cocok dan jujur saya lebih suka bangunan dan interior yang dulu..Menunya juga berubah total..Rekomendasi disini adalah steak yang dimasak sendiri dengan hot stone, wah menarik juga pikir saya..Hot stone disajikan di depan kita beserta daging burger yang mentah, kemudian di piring lain disajikan kentang dan sayuran selada beserta bumbunya..rasanya sih boleh juga, walaupun tidak terlalu special..Hot stone steak continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2011-06-16
27 views
vienna restoran yg udah lama banget tuh dulunya namanya venesia sekarang udah ganti namanya. tmpatnya kaya rumah gitu yg di jadiin cafe, berhubung bangunan lama jd kaya kurang enak tempatnya n rada gelap klo kita duduk di dalem. klo duduk diluar suka dipake sama rombongan tante" buat nari salsa.)waktu itu saya coba chicken gordon bluenya, kurang enakkkk rasanya kaya ayam ditepungin sama bubuk roti, n penyajiannya juga cukup lama. mungkin klo yg dulunya rame belum tentu dimasa yg depan klo citra rasanya ga dipertahankan. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)