6
0
0
Level4
117
0
2015-12-25 322 views
Waktu jalan-jalan ke Bandung, kebetulan ngelewatin jalan ciumbuleuit dan pas jam makan siang. Abis googling di internet ternyata di sini ada resto yang cukup terkenal yaitu waroeng ethnic. Letak resto ini ada di jalan Rancabentang, ciumbuleuit atas, Dari namanya yang kebayang tempat ini kaya warung. Waktu sampe di sana, ternyata tempatnya bukan kaya warung pinggir jalan seperti yang gw bayangin sebelumnya. Tempatnya jauh dari namanya yang berupa warung. Tempatnya gak kecil kaya warung pada umumn
Read full review
Waktu jalan-jalan ke Bandung, kebetulan ngelewatin jalan ciumbuleuit dan pas jam makan siang. Abis googling di internet ternyata di sini ada resto yang cukup terkenal yaitu waroeng ethnic. Letak resto ini ada di jalan Rancabentang, ciumbuleuit atas, Dari namanya yang kebayang tempat ini kaya warung. Waktu sampe di sana, ternyata tempatnya bukan kaya warung pinggir jalan seperti yang gw bayangin sebelumnya. Tempatnya jauh dari namanya yang berupa warung. Tempatnya gak kecil kaya warung pada umumnya. Justru tempatnya luas dan asri. Banyak pohon-pohonan besar yang rindang dan taneman di sekeliling resto ini. Ruangannya terbuka jadi kita bisa ngerasain sepoi-sepoi angin di bandung yang sejuk. Sesuai sama namanya, tempat ini beneran etnik. Tempatnya kaya rumah joglo. Bangunan dan furniturenya dari kayu, khas etnik. Banyak barang-barang etnik dipajang di dalam resto ini. Suasana di resto ini bener-bener kaya di rumah dan nyaman banget. Resto ini menyajikan menu khas Indonesia dan masakan eropa. Salah satu menu yang terkenal di resto ini adalah menu rosti. Rosti adalah makanan khas swiss yang terbuat dari kentang yang diparut kasar, diberi mentega atau keju dan dijadiin satu lalu digoreng di atas pan. Ada bermacem-macem jenis rosti di sni, yaitu con verdure atau vegetarian, rosti con salmon, rosti poulet champignon dan rosti pan beef. Di swiss, biasanya rosti ini disajikan dan dimakan buat sarapan. Gw penasaran dan memutuskan buat nyoba menu ini. Rasanya gurih dari keju dan rich banget. Kentangnya gurih dan lembut, garing di luar. Gw pesen pilihan rosti favorit di resto ini dari rekomendasi pelayannya. Kebetulan gw lupa namanya. Rosti ini menu worth to try banget. Rasanya unik dan enak. Kalo balik lagi gw pasti bakal pesen menu ini. Menu lain yang gw pesen adalah fish and chips. Ikan yang dipake di sini ikan sole bukan dori kaya fish and chips pada umumnya. Ikannya dibalur tepung panir dan digoreng. Menu ikan ini disajikan dengan kentang goreng, selada dan saos tartar. Sayangnya menurut gw ikannya too dry soalnya tepunyanya agak tebel. Saos tartarnya cukup oke. Menu terakhir yang gw pesen adalah spaghetti bolognaise. Rasanya standard dan porsinya juga cukup. Gak terlalu banyak tapi gak terlalu dikit, pas lah. Menu-menu di sini juga harganya gak semahal cafe-cafe kece di bandung lainnya. Jadi boleh dicoba makan di sini kalo lagi ke bandung.
29 views
0 likes
0 comments
33 views
0 likes
0 comments
27 views
0 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2015-11-28
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp75000
Level4
3K
42
2013-07-08 149 views
Salah satu tempat kuliner yang baru beberapa waku lalu saya cobain adalah warung etnic. Awalnya sih denger dari teman mengenai tempat ini dan mereka bilang recomended lah. Lokasinya berada di Jl Rancabentang, daerah ciumbuleuit atas. Walaupun agak jauh ternyata sudah terkenal loh.Pertama kali datang ternyata bener-bener etnic, tempatnya saja seperti rumah joglo gitu. Terus didalam ruanganya terdapat barang pajangan benda-benda jadul seperti setrikaan arang *wow. Udara didalam resto ini terasa se
Read full review
Salah satu tempat kuliner yang baru beberapa waku lalu saya cobain adalah warung etnic. Awalnya sih denger dari teman mengenai tempat ini dan mereka bilang recomended lah. Lokasinya berada di Jl Rancabentang, daerah ciumbuleuit atas. Walaupun agak jauh ternyata sudah terkenal loh.

Pertama kali datang ternyata bener-bener etnic, tempatnya saja seperti rumah joglo gitu. Terus didalam ruanganya terdapat barang pajangan benda-benda jadul seperti setrikaan arang *wow. Udara didalam resto ini terasa sejuk karena memang daerahnya banyak ditumbuhin pepohonan besar dan rindang.

Untuk menu, warung etnic menyediakan menu indonesia dan western. Waktu itu saya mencoba mencicipi nasi tutuk oncom khas tasik
. Nasi ini merupakan nasi putih yang dicampur dengan oncom matang hingga rata, oleh sebab itu disetiap suapan nasi ini terasa gurih dengan aroma oncom
. Selain itu pelengkapnya diberi juga daging ayam yang dimasak kunyit
, rasanya pas banget dengan nasi tutuk oncomnya. Enggk salah deh tempat ini disebut warung etnic.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Spending Per Head
Rp50000 (Lunch)
Recommended Dishes
  • nasi tutuk oncom
Level4
3K
42
2012-12-22 135 views
Melewati jalan ciumbuleuit saat ini makin macet saja. Banyak angkot yang ngetem lah, pkl lah, kendaraan pribadi yang makin banyak dan lain-lain. Setelah saya berjibaku dalam kemacetan akhirnya saya sampai di titik kuliner ternama didaerah ini namanya waroeng ethnic.Walaupun bernama waroeng, bukan berarti hanya tempat biasa dan kecil, justru kebalikannya. Suasananya kontemporer, antara elegant dan tradisonal menyatu. Ruangannya terasa nyaman seperti dirumah.....orang lain hehehehhe. Perpaduan ban
Read full review
Melewati jalan ciumbuleuit saat ini makin macet saja. Banyak angkot yang ngetem lah, pkl lah, kendaraan pribadi yang makin banyak dan lain-lain. Setelah saya berjibaku dalam kemacetan akhirnya saya sampai di titik kuliner ternama didaerah ini namanya waroeng ethnic.

Walaupun bernama waroeng, bukan berarti hanya tempat biasa dan kecil, justru kebalikannya. Suasananya kontemporer, antara elegant dan tradisonal menyatu. Ruangannya terasa nyaman seperti dirumah.....orang lain hehehehhe. Perpaduan bangunan yang bagus serta furniture dari kayu terasa bergaya ethnic. Pelayanan disini juga ramah dan baik. Proses penyajian makanan yang cepat membuat saya betah disini.

Urusan menu sih cukup bervariasi mulai dari menu lokal hingga interlokal ehh maksudnya luar negeri tersedia. Kali ini saya hanya ingin makan nasi goreng dan segelas es jeruk. Nasi gorengnya berisi campuran daging ayam, udang, bakso dan bumbu-bumbu. Rasanya gurih dan manis. Udangnya kerasa nyakresss walaupun enggak begitu besar. Selain itu ada. Tambahan telor mata sapi dimana bagian kuningnya masih setengah matang mmm yummy. Untuk minumannya es jeruknya manis, asem serta dingin menyegarkan. Harga makanan disini bervariasi sekitar Rp 15000 hingga 50 rebuan
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2012-12-22
Waiting Time
10 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp30000 (Lunch)
Recommended Dishes
  • nasi goreng
Level4
2012-04-09 100 views
Walaupun namanya warung, tetapi bangunan cafe ini sebenarnya besar dan cukup megah loh. Denagn konsep outdoor yang banyak dihiasi dengan tumbuh2an dan tanaman hias, cafe ini cocok sekali dijadikan tempat bersantai dan tempat kumpul2 dengan teman2. Menu makanannya pun sangat banyak dan beragam, mulai dari makanan indonesia seperti nasi rames, nasi kuning, rendang..makanan western seperti bermacam2 soup dan steak sampai beragam cemilan seperti roti panggang, es krim dan cake2 loh..Kali ini saya me
Read full review
Walaupun namanya warung, tetapi bangunan cafe ini sebenarnya besar dan cukup megah loh. Denagn konsep outdoor yang banyak dihiasi dengan tumbuh2an dan tanaman hias, cafe ini cocok sekali dijadikan tempat bersantai dan tempat kumpul2 dengan teman2. Menu makanannya pun sangat banyak dan beragam, mulai dari makanan indonesia seperti nasi rames, nasi kuning, rendang..makanan western seperti bermacam2 soup dan steak sampai beragam cemilan seperti roti panggang, es krim dan cake2 loh..

Kali ini saya memesan menu yang cukup unik, yaitu es krim bakar. Dari namanya saja mungkin Open Ricers terbayang2 bagaimana caranya es krim bisa dibakar dan tidak meleleh ya. Ternyata begini ceritanya..es krim yang sangat beku dilapisi dengan semacam whipped cream khusus dan disiram dengan sejenis alkohol semacam rhum kemudian langsung deh dibakar..Whipped cream tersebut kemudian mengerak dan menjadi agak kecoklatan, ketika kita belah..terlihat didalamnya es krim yang masih padat. rasa whipped creamnya sendiri agak manis dan sedikit pait karena mengandung alkohol. Sedangkan rasa es krim ada 2 rasa yaitu vanilla strawberrynya manis dan lembut serta terasa sekali susunya. Enaknya tuh klo dimakan barengan, jadi rasanya manis dan agak nyereng alkoholnya..
98 views
0 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Spending Per Head
Rp50000 (Tea)
Recommended Dishes
  • es krim bakar
Level2
5
2
2012-03-15 99 views
Saya mengunjungi Waroeng Ethnic ini sebetulnya karena keberuntungan. Saya memenangkan kuis berhadiah voucher makan di Waroeng Ethnic yang diadakan @CityKlik melalui Twitter. So pasti -kesempatan tidak boleh disia-siakan bukan? Apalagi Waroeng Ethnic ini terkenal sebagai restonya bule-bule, hehe...Capcus lah saya dinner ke Waroeng Ethnic yang berlokasi di Jl. Totogan Gunung Putri Rancabentang 18 Ciumbeluit. Menemukan tempatnya cukup mudah, dari Unpar masih terus naik ke atas, ada plang Waroeng Et
Read full review
82 views
0 likes
0 comments
Saya mengunjungi Waroeng Ethnic ini sebetulnya karena keberuntungan. Saya memenangkan kuis berhadiah voucher makan di Waroeng Ethnic yang diadakan @CityKlik melalui Twitter. So pasti -kesempatan tidak boleh disia-siakan bukan? Apalagi Waroeng Ethnic ini terkenal sebagai restonya bule-bule, hehe...Capcus lah saya dinner ke Waroeng Ethnic yang berlokasi di Jl. Totogan Gunung Putri Rancabentang 18 Ciumbeluit. Menemukan tempatnya cukup mudah, dari Unpar masih terus naik ke atas, ada plang Waroeng Ethnic di kanan jalan, langsung belok kanan. Suasana yang ditampilkan sangat homy dan unik, seperti namanya, banyak dipajang perabotan bernuansa etnik, dan hampir seluruhnya terbuat dari kayu. Bagian indoor lebih terkesan lebih resmi dan seperti di dalam rumah. Kami memiilh makan di outdoor, yang cukup luas dan asri, dan karena lokasinya di area Bandung Utara, udara dinginnya masih sangat terasa.
82 views
0 likes
0 comments
Makanan yang disajikan malam hari berupa Western Food, sedangkan di siang hari disajikan Indonesian Food. Menu yang ada cukup bervariasi, mulai dari Appetizer seperti sup, salad, etc, menu utama Steak (ada imported steak lho!), Pasta, Dessert... Saya memesan Escargot (ya, siput!) sebagai pembuka, kemudian Beef Steak, Creme Brulee dan Es Krim Bakar sebagai Dessert, serta Hot Cappucino.
Menu yang ada memiliki nama nama yang cukup rumit, untungnya ada penjelasannya jadi saya tidak bingung. Hehe...waiternya pun cukup memahami menu-menu yang ada dan bisa menjelaskan dengan baik. Gak pake lama, muncullah Escargot saya. Baru pertama kali ini saya memakan siput, and i like it! Teksturnya kenyal, rasanya gurih dan dibalur minyak zaitun. Nyam nyam...benar-benar membangkitkan selera makan saya...kesan saya : unique, recommended and worth trying!
92 views
0 likes
0 comments
Setelah appetizer diangkat, datanglah Beef Steak saya. Saya minta dimasak well done. Kesan saya, steaknya agak alot, tapi porsinya sangat besar...kenyang banget...hehe. Mashed potatonya sangat lembut dan lumer di lidah (ceileh!).
87 views
0 likes
0 comments
Saya mulai panik karena perut sudah terasa penuh, padahal masih ada Creme Brulee dan Es Krim Bakar. Waduh! Creme Brulee pun datang, rasanya sangat creamy tapi ngga bikin eneg. Nice...
86 views
0 likes
0 comments
Creme brulee sendiri berasal dari Perancis, dikenal juga sebagai burnt cream, crema catalana, atau Trinity cream, merupakan dessert yang dibuat dari custard (Custard terbuat dari campuran telur, gula, dan susu/krim, dikenal juga sebagai krim atau vla) yang ditopping dengan lapisan keras karamel, biasa disajikan dingin. Custard yang dipakai biasanya rasa vanilla, meskipun kadang ada juga yang memakai tambahan rasa lemon, jeruk, coklat, kopi, teh hijau, kelapa, ata buah-buahan lain. Untuk membuat karamel, caranya yaitu dengan menaburkan gula di atas custard, lalu dibakar langsung dengan alat khusus (yang suka ada di acara masak memasak kue tuh, hehe), atau bisa juga dengan menuangkan minuman keras lalu dibakar (flambe). Sekian saja kuliah singkat tentang Creme Brulee. Hehehe...
Dessert selanjutnya (sebetulnya yang dipesan teman saya) yaitu Es Krim Bakar. Cool banget lah ini dessert hehe...tampangnya seperti whipped cream yang menjulang tinggi kaya volcano...trus waiternya menuangkan minuman keras (baunya sih rhum), dan dia membakarnya langsung di depan kita! Lumayan shock dan langsung pasang tampang ndeso! Hehe... Beginilah bentuknya setelah diflambe :
91 views
0 likes
0 comments
Berhubung saya sudah super kekenyangan, jadi butuh tenaga ekstra untuk menghabiskan dessert terakhir ini. Krimnya super banyak, agak bikin eneg, dan rasa rhumnya sangat kuat. Jadi di balik krim yang menggunung itu ternyata tersembunyi es krim strawberry. Ada udang di balik batu, ada es krim di balik krim, hehe...dan di bawah eskrim ada bolu yang flavournya rhum. Sangat kuat rasa rhumnya, tapi ngga bikin mabok atau apa kok hehe...
Untuk cappucinnonya...standar sih hehe... ya so so lah...
FYI, Waroeng Ethnic ini sudah pernah masuk ke acaranya Pak Bondan dan pernah diliput juga di kompas... Dapat dilihat di http://travel.kompas.com/read/2011/07/25/11522549/Kentang.Rosti.Waroeng.Ethnic.Enak.

Total expense kira-kira Rp 100.000 – 150.000,- per orang. Not bad for full course menu, right? Kesimpulannya, this resto is worth trying... terutama untuk anda yang menyukai suasana jadul, santai dengan menu-menu fancy western food.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2012-02-29
Spending Per Head
Rp100000 (Dinner)
Celebration
Birthday
Recommended Dishes
  • escargot
  • creme brulee
Level4
2011-08-01 27 views
Walaupun namanya warung, sebenarnya tempat ini adalah cafe yang cukup besar dan nyaman buat kumpul2 bersama keluarga dan teman2 loh..Interiornya dedesain dengan apik dan memakai banyak elemen kayu, begitu juga dengan meja dan kursinya..Resto ini menyajikan makanan sunda dan peranakan serta steak..Menu steaknya cukup beragam dan banyak variasinya, dan bisa dibilang cukup unik. seperti steak yang saya pesan ini, yaitu Rosti With Pork Steak . Rosti adalah kentang yang telah diparut tipis2 kemudian
Read full review
Walaupun namanya warung, sebenarnya tempat ini adalah cafe yang cukup besar dan nyaman buat kumpul2 bersama keluarga dan teman2 loh..Interiornya dedesain dengan apik dan memakai banyak elemen kayu, begitu juga dengan meja dan kursinya..Resto ini menyajikan makanan sunda dan peranakan serta steak..

Menu steaknya cukup beragam dan banyak variasinya, dan bisa dibilang cukup unik. seperti steak yang saya pesan ini, yaitu Rosti With Pork Steak . Rosti adalah kentang yang telah diparut tipis2 kemudian dipanggang dan digoreng sampai crunchy (khas swedia). Kemudian dipadukan dengan pork steak yang yummy...hmm recommended lohh
34 views
0 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Recommended Dishes
  • Rosti With Pork Steak