7
1
0
Telephone
(022) 4239681
(022) 4234756
Good For
Dating / Couple
Opening Hours
Mon. -Sun. : 08:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Number of Seats
150
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Signature Dishes
Ayam Bakar
Review (8)
Level4 2013-12-11
490 views
akhir-akhir ini saya lagi kepengen makan yang pedes-pedes. Sehingga setiap kali makan pasi pake sambal, merica pokoknya harus pedes. Karena alasen inilah saya ngajak istir buat makan siang di warung nasi ibu imas. Lokasinya mudah dijangkau sebab berada dikawasan perdagangan textile kebon kelapa.Tempatnya sederhana, kalau diperhatikan tidak banyak dekorasi ataupun hiasan. Sebab yang makan disini memang mengutamakan cita rasa makanannya. Dapurnya berada dibagian depan sehingga begitu kita datang bisa langsung pesan, setelah itu baru nyari tempat duduk. Pelayannya banyak, jadi enggak perlu nunggu lama untuk kita bisa makan siang dengan segera.Makanan yang disajikan tidak terlalu banyak macamnya hanya sepeti ayam goreng dan bakar, ati ampela, tahu, tempe, cumi, karedok, sayur asem dan aneka minuman. Pesanan saya adalah ayam bakar, karedok leunca dan saur asem. Ayam bakarnya saya pilih bagian dada supaya enggak terlalu berlemak, rasanya manis karena ketika dibakar dicampur dengan kecap manis dan mentega. Karedok leunca adalah yang paling saya tunggu sebab rasanya pedas dengan aroma kencur yang tajam. Rasa pedasnya membuat lidah saya terasa terbakar etapi enggak bisa berhenti sampai habis, bahkan saya nambah nasi gara-gara karedok leunca ini *alesan hehehe. Sayur asemnya enak dan seger, kerasa banget sayuran manis dan kuah dari asemnya ini. Sayurnya bisa mengobati rasa pedes akibat karedok leunca tadi. makan nikmat disini murah kok cukup sediakan sekitar 50K saja. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2013-06-20
249 views
Long weekend tanggal 9 Mei sampai 12 Mei 2013, saya dan keluarga merencanakan liburan ke Bandung, sekaligus mengunjung adik ipar saya disana.. Sesampai di Bandung sudah siang hari, saya dan keluarga yg memang sudah lapar langsung bertandang ke salah satu tempat makan favorit kita, yakni warung bu Imas, disini (bu Imas) anda bisa memilih mau makan dimana, karena sepanjang jalan balong gede, mereka sudah buka beberapa cabang sekaligus.Kami kemudian memesan berbagai macam menu makanan, dari ayam goreng, belut goreng, tahu – tempe, sayur asem, sampai petai bakar.. untuk sambal, di warung bu imas, sambal bisa makan spuasnya, jadi bagi pecinta sambal, surga dunia lah disini.. hehe...  Cita rasa masakan di warung bu Imas, boleh dikategorikan oke. Karena ayam nya yg crispy tapi empuk bagian dalamnya, dengan standard harga yg terjangkau. foto yg di bagian bawah adalah cabe keluaran terbaru dari warung bu Imas.Kisaran harga 30,000 – 40,000 per orang (lunch time) continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-01-12
117 views
Saya mengajak teman saya, Aji berwisata kuliner. Doi sih ok, pengen makanan sunda yang pedes, akhirnya kami memutuskan ke Warung Nasi Ibu Imas 2.Warung Nasi Ibu Imas yang kami datangi ini yang di Jl. Pungkur, nggak jauh dari itc. Warung ini salah satu kuliner legenda Bandung, nggak heran nggak pernah sepi pengunjung. Tempatnya cukup luas, bisa menampung banyak pengunjung. Menu yang ditawarkan tentu saja masakan sunda. Masakannya enak2 tapi kalo kata saya yang bikin enak ini sambal terasinya. Ya, emang sambal Ibu Imas yang super pedes inilah yang bikin dia terkenal.Kami masuk dan duduk, pelayannya datang memberikan kertas, pulpen, dan menu. Kami order nasi putih, pepes tahu, ayam bakar, perkedel jagung, dan bakwan udang. Untuk minumnya teh tawar hangat saja. Untuk sambal dan lalab otomatis sudah masuk kalo kita sudah order makanan.Pelayanan disini bagus, nggak lama makanan kami pun datang dan masih hangat2~Semua lauknya enak2 dan masih hangat, nasinya juga pulen dan cukup banyak porsinya. Lalabnya lumayanlah, sambal terasinya juara deh, periiiih makannya saking pedesnya. Kalo si sambal leunca mah saya nggak icip, nggak doyan leunca soalnya. Waduuuh kenyang deh, kami pun pergi ke kasir. Total makan siang kami berkisar di Rp 50k, lumayan mahal juga sih tapi nggak apa-apa sekali-kali Overall, Warung Nasi Ibu Imas 2+) Beragam masakan sunda enak(+) Pelayanan bagus(+) Tempat cukup luas(-) Selalu ramai(-) Harga lumayan mahal*CONCLUSION: Come again? Yes. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-05-27
79 views
Nama sih boleh warung tetapi sebenarnya bukan warung biasa, sebab nama warung bu imas bukan berarti tempatnya kecil, justru besar. Warung nasi bu imas terdapat beberapa tempat didaerah yang sama yaitu sekitar kebon kalapa. Bu imas sering gue datangin dikala makan siang menjelang.MakananWarung nasi ibu imas menawarkan makanan khas sunda yang lezat. Misalnya saja menu yang gue pesen yaitu ayam goreng dan cumi goreng. Ayamnya sudah pasti empuk dan gurih, begitu juga dengan cuminya yang sedikit kenyal dengan rasa gurih membuat gue ketagihan makan disini. Bumbunya terasa gurih dan meresap ke dalam dagingnya. Tampilan dan aromanya juga sangat menggoda. Yang bikin enaknya lagi adalah karedok leunca yang super pedas serta sambal yang super pedas juga.Tempat dan PelayananLokasinya berada dijalan balong gede, dekat dengan belokan jalan. Kalau setiapmakan siang disini pasti tempatnya penuh banget dan padat. Pelayanannya terlihat seperti keteteran disiang hari, tetapi lumayan cepat. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-03-28
60 views
Satu lagi masakan khas sunda yang sangat dibicarakan banyak orang, menurut informasi sih karena sambal disini yang enak dan pedas. Berhubung gue sudah dibandung dan mendengar rumor tersebut membuat gue penasaran seperti apakah tempatnya ini.Nasi ibu imas yang terletak di jalan kebon kelapa ini berhasil gue temukan, dengan suasana dan pelayanan disini memangn cukup luas dengan dominasi permainan warna hijau dan kuning gue merasa rumah makan ini mirip dengan pecel lele lela yang didominasi dengan warna yang sama, gue makan dicabang bu imas yang letaknya tidak jauh dari pusatnya, benar kata temen gue warung cabang ke 2 ini walau bukanya hingga tengah malam, namun suasana nya tidak begitu enak. Menurut gue dari segi tempat dan suasana meski cukup luas namun kurang memiliki daya tarik serta bisa dikatakan makan ditempat ini sedikit panas. Pelayanannya juga biasa aja, menurut gue kurang ramah dan kinerjanya agak lamaMenu makanan utama bu imas adalah ayam bakar dan ayam goreng, selain itu ada juga ati ampela, aneka pepes, tahu dan tempe serta karedok. Berhubung gue bosan dengan ayam, akhirnya gue hanya memilih tempe bacam, tahu dan 3 tusuk ati ampla. Dari segi makanan menurut gue rasanya biasa saja tidak ada yang special, namun ayam gorengnya rasanya cukup nikmat dan gurih serta ati amplanya juga potongannya cukup besar dan dari segi sambal juga menurut gue memang agak pedas, tapi sambalnya kurang enak. Dibandingkan dengan nasi bancakan, gue lebih suka dengan nasi bancakan dengan aneka makanan dan suasananya yang cukup seru!Over all warung bu imas ini tidak seperti yang gue bayangkan continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)