7
2
0
Level2
25
15
2012-04-15 326 views
Dakken Restaurant berada di lokasi utama di daerah deretan Factory Outlets. Meski factory outlets didekatnya sering dikunjungi di siang/sore hari, kami tidak pernah mengunjungi resto ini sebelumnya.Di siang hari tampak biasa - tidak eye catching - dan tampak tidak terlalu ramai. Selain itu, bangunan jaman Belanda pada umumnya disekitar jalan Riau/ RE Martadinata. Berdampingan dengan Gedung FO yg minimalis, seakan Resto ini tidak bersaing tampilan bersahaja.Di malam hari - terutama weekend/ satu
Read full review
Dakken Restaurant berada di lokasi utama di daerah deretan Factory Outlets. Meski factory outlets didekatnya sering dikunjungi di siang/sore hari, kami tidak pernah mengunjungi resto ini sebelumnya.

Di siang hari tampak biasa - tidak eye catching - dan tampak tidak terlalu ramai. Selain itu, bangunan jaman Belanda pada umumnya disekitar jalan Riau/ RE Martadinata. Berdampingan dengan Gedung FO yg minimalis, seakan Resto ini tidak bersaing tampilan bersahaja.

Di malam hari - terutama weekend/ saturday night - ternyata resto ini cukup padat; apalagi saat berkunjung di loong weekend. Untung kami ber 5, mendapatkan ruangan private yang cukup besar. Karena bangunan rumah tahun 40'an, ruangan2 dimanfaatkan untuk private room - setiap ruangan bisa memuat 6 orang bahkan bisa hingga 12 orang. Bisa digunakan untuk makan dengan relasi atau keluarga.

Pada ruangan tertentu tersedia sofa dan coffee table. Meskipun bangunan adalah bangunan dari jaman Belanda, namun interior digunakan adalah Minimalis - Retro - Modern. Tidak berat, kesan ringan - mungkin untuk mendapatkan kesan relax, bisa berlama2 duduk disana.

Prices yang dikenakan setiap menu relative menarik:
Appetizer - Soup - Salad: 10 - 25 rb
Main Menu Steak: 50 rb untuk Local Beef - 130rb untuk Import Beef
Asian Food: 25 - 55 rb termasuk nasi putih
Seafood: 50 -75 rb
Burgers: 25 rb
Pasta: 25 - 30 rb
Cakes: 15-30 rb

Yang menarik dari menu yg ditawarkan adalah: Menu Steak dengan 3 pilihan Beef - LOCAL - BALI - IMPORT. Tentu tidak perlu ditanya lagi Beef Import adalah yg termahal, bisa 2x dari harga local. Sementara antara Beef Local dan Beef Bali hanya terpaut sedikit Untuk Steak tertentu hanya dibuat dari daging asal tertentu. Akhirnya kami memilih Beef Bali karena penasaran saja... Sayang diantara kami tidak ada yg memilih daging local atau import, sehingga tidak ada perbandingan diantaranya.
Porsi Steak tidak terlampau besar - cukup saja. Jika, dimulai dengan Appetizer - Salad, main menu masih bisa mengisi perut kita... Saos steaknya OK, hanya sedikit terlampau manis saja untuk hampir semua Steak pesanan kami: Sirloin Steak Beef Bali, Tenderlon Steak Beef Bali, Lamb Steak.

Minuman yg ditawaarkan seperti halnya pada umumnya Cafe, mulai minuman ringan dingin/panas hingga beer tersedia.

Cakes nya cukup membangkitkan selera kita: New York Cheese Cake (26rb), Espresso Praline Cake (12.5rb), Chocolate Truffle Dome (25rb), Lava Chocolate Cake (22 rb). Untuk Lava Cake kita harus menunggu 15 menit karena harus menunggu proses pemanasan ...


Di malam minggu pengunjung resto cukup ramai, sementara para server cukup sibuk melayani semua pengunjung. Jadi kita harus cukup bersabar untuk mendapatkan pesanan kita. Mungkin diperlukan pengaturan kerja yg cukup baik, dikarenakan resto terbagi-bagi dalam ruangan2 yg cukup besar.

Resto ini baik untuk acara santai keluarga/teman...

191 views
0 likes
0 comments
529 views
0 likes
0 comments
244 views
0 likes
0 comments
246 views
0 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2012-03-23
Spending Per Head
Rp100,000 (Dinner)
Celebration
Birthday