5
2
0
Level3
50
7
2013-07-08 31 views
A ha! Acara gaetheing lagi oleh Open Rice. Kali ini tempatnya di Oopen Pasta & Grill Hotel Ibis Bandung. Kami datang dan segera diperkenalkan dengan Executive Chef-nya, Chef Ridwan, bersama rekannya Chef Reno.Kami mendapatkan tempat di luar gedung restorannya, dekat sekali ke satu pintu masuk menuju Trans Studio Mal, di sisi jalur untuk orang berlalu-lalang. Ditingkahi udara sejuk Kota Bandung di malam hari, acara bersantap kami jadi makin berkesanRupanya resto ini membuat konsep, bahwa menikma
Read full review
A ha! Acara gaetheing lagi oleh Open Rice. Kali ini tempatnya di Oopen Pasta & Grill Hotel Ibis Bandung. Kami datang dan segera diperkenalkan dengan Executive Chef-nya, Chef Ridwan, bersama rekannya Chef Reno.

Kami mendapatkan tempat di luar gedung restorannya, dekat sekali ke satu pintu masuk menuju Trans Studio Mal, di sisi jalur untuk orang berlalu-lalang. Ditingkahi udara sejuk Kota Bandung di malam hari, acara bersantap kami jadi makin berkesan
12 views
0 likes
0 comments
Rupanya resto ini membuat konsep, bahwa menikmati makanan enak a la hotel berbintang tak harus merogoh kocek terlalu dalam. Paduan yang tepat menghasilkan sajian santapan lezat, tampilannya berkelas, namun harga tetap ramah di dompet.

Mari kita lihat saja sajian yang ditawarkan. Kami mendapatkan suguhan masakan Indonesia dan masakan a la Barat, khususnya Pasta dari Italia.

Kita mulai dari Masakan Indonesia dulu, ya.
12 views
0 likes
0 comments
1) Iga Menara
Menurut keterangan dari Chef Ridwan, Iga Menara ini biasa ditampilkan dengan diberdirikan seperti menara, dengan ditopang nasi atau kentang. Iga yang disajikan ini dibakar dan dibumbui, menurutku pasti pakai kecap manis, tampil bersama garnish Tomat yang dibuat bagai bunga mekar dan campuran beberapa sayuran.. Rasanya gurih-manis, tekstur daging iganya juga mudah dikerat, hanya pas saat itu kami kebagian iga yang banyak uratnya yang alot, hehehe. Buat penyuka iga sapi bakar, santapan ini layak jadi jagoan untuk dijajal.

2) Sop Buntut
Wah, benar-benar enak rasanya menikmati kuah Sop Buntut a la Oopen ini, terasa nikmat, lezat, gurih, ditemani pilihan Buntut Sapi yang digoreng dan dibakar. Buatku sendiri, aku lebih suka Buntut Gorengnya terutama karena alasan tekstur daging buntutnya lebih mudah dikerat, tentu lebih mudah pula untuk dikunyah.

3) Soto Ayam
Ini kabarnya Soto Ayam menurut resep a la ibunya Chef Reno. Daging ayam kampung suwir, membuat rasa soto ini benar-benar kaya akan rasa gurih, baik dikuahnya, maupun sohunnya yang meresap kuah dan setengah potong telur ayam yang juga ikut menyerap kuah gurihnya, plus ada Tomat Cheri, benar-benar menjadi santapan soto yang wow! Wajib masuk kamus permakanan para jagoan makan soto
. Jika saja perutku belum kepenuhan pasta yang telanjur melar di lambung, semangkuk Soto Ayam ini mampu kuhabiskan sendirian. Porsinya lumayan besar, lho.

Sekarang, kita ke masakan Pasta a la Italia. Seluruh pasta yang disajikan di Oopen semuanya adalah home made pasta, dibuat sendiri oleh pasukan dapurnya Oopen.
13 views
0 likes
0 comments
1) Angel Hair Aglio Olio
Nah, jika mungkin sudah familiar dengan Spaghetti Aglio Olio, sekarang ada pasta yang lebarnya lebih kecil daripada Spaghetti yaitu Angel Hair Pasta. Kami mencicipi olahan paling sederhana dari pasta yang pakai bawang putih (Aglio) dan minyak zaitun (Olio), namun untuk sajian yang ini, di bagian paling bawah Angel Hair, rupanya dikasih kejutan berupa keju parmesan yang membuat pasta ini jadi tak kelewat sederhana lagi. Enak banget! Gurih dan asin kejunya menyeimbangkan kesederhanaan bawang putih dan minyak zaitun, meningkahi kelembutan Angel Hair pasta yang mudah sekali dikunyah, membuatku tak memerlukan tambahan garam lagi untuk menikmati kelezatan masakan cara Aglio Olio ini.

2) Fettucini Carbonara
Ini pasta yang lebarnya lebih besar daripada Spaghetti, mungkin dalam masakan China lebih mirip Kwee Tiau. Sajian pasta yang ini disajikan dengan taburan irisan daging sapi asap yang enak bange rasanya, dan dipadukan dengan keju parmesan yang membuatnya jadi kaya akan rasa gurih, menemani lembut pastanya. Ini menu yang paling banyak disukai OpenRicers malam itu. Top, lah!

3) Surf & Turf
Menu ini dibuat dengan konsep gabungan darat dan laut. Dari darat ada tenderloin sapi bertemu dengan udang dari laut yang, wow, kesegarannya terasa, tidak ada bau amisnya! Sayang, saat itu aku nggak kebagian mencicipi sausnya, tapi menurut teman-teman, sausnya OK. Namun buatku tekstur daging udangnya termasuk agak alot, walau rasa udangnya memang enak....

4) Canelloni Napolitana
Menyimak keterangan dari Chef Ridwan, menu ini aslinya dari Pulau Sicilia, satu pulau di Italia selatan yang ada Gunung Edna yang suka meletus, dan semestinya disajikan dengan daging kelinci, tapi khusus di Oopen, pakai daging ayam saja agar mudah diterima semua khalayak. Pasta ini dibuat pipih memanjang mirip kulit lumpia (spring roll) dan membungkus Bayam lokal, Daun Kemangi, daging ayam bersama keju parmesan dan mozarella, diberi saus Napolitan dsan kabarnya ada satu bumbu yang namanya Rhu (?) yang ditambahkan ke sajian ini. Ketika kami menyantapnya, aku rasakan kurang asin, sih, tapi menurutku, Canelloni Napolitana ini bagus sekali untuk yang sedang mengatur menu diet dengan mengurangi asupan garam. kabarnya lagi, menu enak Canelloni Napolitana ini hanya bisa ditemukan di Oopen Bandung!

5) Super Supreme Thin Pizza
Ah, pizza ini begitu mudah dikenali. Taburan ham sapi, daging sapi asap, dan tutupan keju mozarella, sepintas aku melihat juga ada irisan jamur hioko, kesannya membuat tampilannya biasa saja, tetapi begitu disantap, wah... lezat sekali. Roti pizzanya juga enak, dan mudah untuk dikunyah. Penyuka pizza sepertinya harus tambahkan pizza ala Oopen ini dalam daftar menu mereka.

Sebagai penutup gathering kami, Chef Ridwan memberikan kami kejutan berupa sebuah dessert terbuat dari Pisang Tanduk. Memang, pisang goreng, sih, tetapi pisang goreng ini istimewa karena jadi kesukaan banyak orang termasuk lidah orang non Indonesia sekalipun.
20 views
0 likes
0 comments
Pisang goreng yang ini ternyata diberi bubuk Kayu Manis, yang membuat aku sempat kaget ketika pertama kali menggigit dan mencecap rasanya. Tidak heran orang-orang terkenal juga menyukai pisang goreng ini, pisang goreng yang memang tidak biasa. Beberapa nama orang kondang disebut Chef Ridwan sebagai penggemar Banana Platter ini. Tak cuma enak dicecap dan renyah dikunyah, tapi tampilannya juga cantik dan tentu semua yang ditampilan memang bisa dimakan.

Salut untuk Oopen, yang terus berusaha untuk mengubah konsep berpikir masyarakat luas, bahwa makan di hotel berbintang tak harus kemahalan. harga-harga yang tertera dalam Buku Daftar Menunya, menurutku terhitung bisa terjangkau oleh masyarakat, untuk kelas hotel bintang 3.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-07-05