Three Buns - Neighborhood Burger Joint & Bar
2014-06-17

Kishi Ereny melonjak girang ketika mendapat undangan pembukaan restoran berlogo anjing bulldog ini. Bagaimana tidak, jauh sebelum resmi dibuka ia telah mengundang antisipasi banyak orang, utamanya kaum urban ibukota. Ingin tahu lebih lanjut? Intip penuturannya berikut.

Berawal dari ide kreatif PTT Family (Potato Head), Three Buns tercipta untuk menghadirkan burger-burger gourmet dan cocktails yang disempurnakan oleh kualitas berikut desain. Layaknya tampilan restoran-restoran milik PTT Family lainnya, burger joint yang satu ini memiliki konsep interior unik yang sebelumnya belum pernah ada di Indonesia. Bentuknya bagaikan sebuah garasi rumah raksasa dengan model tempat duduk bergaya teater, alias bertumpuk-tumpuk. Anda bebas untuk memilih sudut nyaman yang diinginkan, baik itu di lantai atas yang menyerupai ‘lesehan’, atau pada balok-balok kayu pada bagian tengah dimana Anda juga dapat mingle dengan para pengunjung lainnya. Dindingnya pun sengaja dicat ‘setengah jadi’ seperti di halaman rumah lengkap berikut tanaman-tanaman hijau yang menjalar.

Perlu diketahui, sistem pelayanan disini adalah self service. Jadi sebelumnya silahkan memesan menu pada sebuah van tua yang terparkir di bagian depan. Agar mempermudah, Anda akan mendapat nomor untuk pengambilan pesanan setelah selesai diproses pada sebuah open kitchen yang menampilkan para juru masak beraksi dibaliknya.

Asal muasal menu-menu Three Buns terletak pada tangan dingin Chef Adam Penny, sosok yang memprakarsai London’s Patty & Bun, restauran burger bereputasi di London. Menggunakan daging Brahman Australia terbaik dan roti yang dibuat homemade, burger disini dibanderol mulai dari Rp 95.000,00. Tingkat kematangan sengaja dipilih medium untuk menonjolkan momen prima dari kualitas dagingnya. Tapi jika Anda lebih menyukai cara masak yang matang, sah-sah saja untuk request langsung ketika memesan.

Kategori favorit meliputi Baby Huey, yang berisikan 150gr daging sapi, keju, mayones, selada, dan saus tomat. Nama boleh ‘baby’, namun untuk ukuran ia tak dapat dianggap remeh. Artisan buns yang digunakan nampak mengilat dan ia terasa garing, sekaligus lebih glazy dibandingkan roti burger biasa. Selain itu, daging sapi yang tebal menyiratkan warna merah muda pada bagian dalam, menandakan ia dimasak hampir matang. Setiap gigitannya pun betul-betul tender dan juicy! Untuk kelas yang lebih ‘berat’, hadirlan Four Floors. Kali ini ia menggunakan dua lembar daging sapi yang masing-masingnya berukuran 100gr beserta double cheese. Wow!

Three Buns memiliki racikan saus rahasia yang dimasak dengan teknik slow cook. Rasanya agak mengingatkan akan barbeque sauce, namun lebih ringan dan segar. Sepertinya ia timbul dari kandungan dasar tomat yang menciptakan kekhasan tersebut. Namun ada juga yang berkarakter pedas, ia dinamakan Burning Man. Dimana sausnya merupakan perpaduan antara jalapeno panggang, hot ketchup, dan dashi mayo. Tenang, pedasnya tidak terlalu menggigit, jadi porsi yang besar itu tentu ‘aman’ untuk dilahap.

Selain daging sapi, Three Buns juga berkreasi melalui lamb patty alias daging domba pada varian Rambo. Bahkan ada juga burger vegetarian The Roots yang terdiri atas sayur-sayuran. Lengkap, bukan?

Atmosfer kasual dengan lagu-lagu hip hop yang membahana menaungi restoran berlapis atap kaca ini. Saatnya memperluas menu melalui house sides seperti Naughty Fries, yaitu seporsi kentang goreng yang dimasak 2 kali lalu dilumuri gojuchang (bumbu Korea yang pedas, nikmat, dan gurih) serta chilli daging. Atau jangan lewatkan pula Wing Its, chicken wings ala Three Buns yang dimasak menggunakan yogurt.

Wah, rasanya memang sulit beranjak dari restoran yang dalam waktu dekat akan membuka cabang di Singapura ini, apalagi ketika koleksi cocktails dan mocktails telah datang menyapa. Kesemuanya terbuat dari bahan-bahan alami yang sungguh menyegarkan. Siapa yang sanggup menolak Tropical Thunder (nanas, rum, passion fruit), Very Berry (aneka berries yang diracik dengan vodka), atau si unik Smoked Mary (citrus vodka dengan rempah-rempah)?

Sudah, daripada semakin penasaran, langsung saja tancap gas ke Three Buns. Hingga saat ini antisipasi yang mengekor masih terbilang ramai, maka siap-siap untuk mengantri, ya.

Sumber: AreaMagz.com

Dapatkan info Panduan Restoran dan kuliner terlengkap di Indonesia hanya di OpenRice.com, Asia’s Premier Dining Guide.

Burger terenak di Jakarta bisa kamu lihat di OpenSnap
Keyword
Three Buns
PTT Family (Potato Head)
Chef Adam Penny
OpenRice Editor
Related Articles
Serunya Gathering OpenRice Nyoba Yoforia Di Bandung
2017-01-26
Restaurant Info