3
3
1
All Branches (4)
Telephone
(021) 5466493
Good For
Dating / Couple
Family Gathering
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Number of Seats
88
Other Info
Delivery Service
Wi-Fi
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Signature Dishes
Nasi Penjara Claypot Chicken Rice
Review (7)
Level3 2016-02-14
111 views
Makan disini serasa seperti makan di penjara mewah. Kenapa dibilang penjara mewah? karena luas, terang, nyaman tapi dibatasi banyak jeruji besi berwarna hitam. Resto yang terletak di area lantai teratas Supermall Karawaci ini menyajikan berbagai makanan khas yang beberapa di antaranya cukup unik. Contohnya yah yang kita pesan berikut ini tentunya. Bong Fried Rice beef (33 K)Only fried rice, no other. Rasa sih standar saja, enak asin gurih, tidak pedas. Disajikan dengan emping dan tomat serta timun. Nilai 7 of 10. Claypot rice with beef (38 K)Disajikan dengan mangkuk keramik kecil, di dalamnya merupakan nasi, scrambled egg, sawi putih, sapi, wortel, bawang bombay. Rasanya nggak terlalu gurih yah, dan lebih banyak sayuran, porsinya pun mini. Nilai 6,5 of 10. Kietna Ice (24 K)Es kietna ini adalah minuman es dengan jeruk kietna yang masam manis agak pahit. Meski dari kietna, minuman ini recommended dan nggak pahit. Menyegarkan dan recommended. Ham Pan (16 K)Ini bisa dibilang bubur sumsum yang terdiri dari berbagai bahan beraroma sangat khas. Rasanya asin, nggak manis seperti bubur sumsum biasanya. Buat menu satu ini saya nggak bisa bilang recommended sebenarnya karena bukan selera saya.Buat nongkrong ini tempat lumayan sih, terutama minuman kietna ice nya. Sedangkan untuk makanannya standar untuk rasa, sedangkan harga cukup murah. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Saat sedang mengunjungi teman di Karawaci, saya berkesempatan mencoba sebuah resto berkonsep unik yaitu PENJARA. Bong Kopitown sebenarnya sudah cukup lama beroperasi di Jakarta dengan beberapa cabang, hanya saya belum berkesempatan mengunjungi salah satunya. Ketika melihat Bong Kopitown telah buka di Supermall Karawaci, segera saya manfaatkan kesempatan ini untuk makan bersama sembari bernostalgia dengan teman-teman semasa kuliah dulu.Tidak sulit menemukan resto ini di dalam Supermall Karawaci. Terletak di lantai 1 bagian tengah, resto ini sudah kelihatan dari lantai dasar dengan logo restoran besar yang menyala terang di atas dasar hitam.Tampilan resto memang sudah sangat menarik perhatian karena konsepnya yang unik. Ruangan resto terbagi menjadi beberapa bagian dibatasi jeruji besi yang membentuk seperti sel-sel di penjara. Ada beberapa "ruangan" sel yang masing-masing bisa memuat 6-8 orang, dan sisanya berupa ruangan tanpa pembatas dengan meja-meja yang lebih kecil memuat 2-4 orang. Lantai dan dinding hanya berupa lapisan semen untuk lebih memperkuat kesan penjara. Beberapa bagian dinding digambari seolah graffiti yang dibuat para tahanan untuk menghabiskan waktu di penjara.Saya datang bersama 2 orang teman sebelum jam makan malam. Resto masih agak sepi, sehingga kami pun masih bisa menempati ruangan sel yang seharusnya untuk 6-8 orang karena masih ada yang kosong. Ruangan sel ini memang paling favorit karena di tempat inilah suasana makan di dalam penjara benar-benar terasa, tak heran jika semua tamu ingin duduk di sini.Kami sengaja tidak memesan makanan berat karena masih ada rencana lain setelah dari sini. Berikut adalah menu-menu pilihan kami untuk dinikmati di dalam "penjara":Ham Pan (IDR 17k)Tidak ada penjelasan pada daftar menu menjadikan kami agak menebak-nebak apa sebenarnya isi menu ini. Daripada penasaran maka kami memutuskan memesannya. Ternyata ini adalah semacam bubur sumsum dengan taburan topping sayuran yang dirajang halus di atasnya. Bubur sumsum berwarna putih terasa lembut dan rasanya tidak terlalu asin justru sedikit manis. Topping sayuran di atasnya seperti sudah diasinkan (semacam sawi asin) dan ditumis hingga berwarna kecoklatan dengan rasa asin yang lebih dominan. Saya pribadi suka dengan menu ini. Rasa toppingnya sedikit unik namun secara keseluruhan terasa enak, terutama jika dimakan selagi masih hangat.Old Town Juhi (IDR 28k)Mie keriting kuning dengan potongan selada dan suwiran juhi disiram bumbu kacang. Disajikan di atas piring kaleng ala penjara, namun secara tampilan tetap cantik ala cafe. Rasanya hampir seperti gado-gado, dengan bumbu kacang yang harum beraroma ebi. Mie kuningnya agak tebal dan sedikit kenyal, tetapi dengan tingkat kematangan yang pas menjadikannya tetap mudah dikunyah. Potongan selada segar dan suwiran juhi yang cukup banyak melengkapi rasa dan tekstur menu ini. Saya dan teman-teman pun sepakat bahwa ini yang terenak diantara menu-menu yang kami pesan saat itu.HK Toast Mix (IDR 18k)Menu ini sebenarnya sederhana saja berupa 4 potong roti bakar dengan varian topping berbeda yaitu kaya, peanut butter, nutella, dan polos (tanpa topping). Disajikan dalam loyang aluminium dan potongan roti yang berkesan sekadarnya menjadikan hidangan ini benar-benar seperti makanan untuk tahanan, namun rasanya tetap ala restoran. Roti bakarnya crunchy dengan aroma bakar yang harum, ditambah olesan topping yang cukup banyak meskipun hanya di satu sisinya saja. Favorit saya tentunya yang nutella, juga yang polos tanpa topping karena benar-benar terasa renyah dan wangi.Ubi Goreng Bumbu Tabur (IDR 18k)Semacam french fries, namun sedikit lebih sehat karena terbuat dari ubi. Berbalut tepung tipis namun crunchy dan taburan bumbu menjadikan menu ini cocok dimakan sambil ngobrol santai bersama teman. Tanpa terasa seporsi ubi goreng yang tersaji dalam loyang aluminium ini pun habis dan rasanya ingin tambah lagi... yummy!Ngobrol sambil menikmati cemilan tentu tidak lengkap tanpa minuman. Setelah melihat-lihat menu, kami bertiga sepakat memilih minuman sehat berikut ini:Green Healthy (IDR 17k)Jus segar dan menyehatkan dari sayurah hijau ini terlihat menarik dari segi tampilan warnanya. Ketika dicoba, rasanya juga tidak mengecewakan. Masih sedikit terasa aroma sayurannya, namun tidak sampai terasa pahit dan masih bisa ditolerir. Kalau mau sehat kadang harus sedikit mengorbankan kenikmatan, ya? Soursop Juice (IDR 17k)Jus sirsak di sini enak karena cukup kental, tidak terlalu banyak campuran es batu dan tambahan gulanya. Satu gelas jus porsinya pas untuk satu orang dan agak mengenyangkan juga karena kentalnya itu.Strawberry Juice (IDR 17k)Ini dia jus kesukaan saya. Rasa asam manisnya balance dan bagusnya tidak ditambah susu, tepat seperti keinginan saya. Kekentalannya pas sehingga konsistensi rasanya terjaga dari awal dihidangkan hingga minuman habis.Pengalaman pertama makan di dalam penjara ternyata menyenangkan. Makanan dan minuman yang kami pesan semuanya memuaskan. Rasa yang enak dan dan penyajian yang menarik sesuai konsep resto menjadi daya tarik tersendiri. Dari segi harga tergolong sangat terjangkau, sepadan dengan besarnya porsi yang didapat. Di Bong Kopitown kita bisa makan puas di tempat yang unik dan nyaman tanpa khawatir menguras kantong.Pelayanan di sini juga memuaskan menurut penilaian kami. Selain berpenampilan menarik sesuai konsep resto -yaitu berbaju garis-garis hitam putih ala tahanan, waiter dan waitress yang melayani kami semua ramah dan cekatan. Mereka pun tidak pernah keberatan membantu para tamu yang pastinya ingin berfoto ria di tempat makan unik ini.Saya dan teman-teman benar-benar bisa merasakan menjadi "The Happiest Prisoner on Earth" sesuai tagline Bong Kopitown, dan tentunya ingin kembali lagi untuk mencicipi hidangan lainnya yang juga menjadi andalan mereka. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2014-08-28
34 views
Suasana tempat makan satu ini memang lain dari yg lainRestonya besar dan terbentang tepat depan tangga jadi terlihat jelasJadi saya sekeluarga memutuskan untuk mencoba resto dan suasana baru iniBagian depan resto lengkap dengan tirai rantai menambah kesan penjaranyaJalan Masuk ke Ruang Makan Penjara Pemandangan keluar penjaraDaftar Menunya simple , tapi mudah untuk dipilih , seperti surat kabarAda challenge untuk yg berani makan pedas, berani mencoba? Hot Chocolatenya diberi marshmallow ditengahnya dan karena panas marshmallownya meleleh , rasanya? hmmm seperti minum Milo panas nothing specialIce Lychee Tea, cukup enak rasanya , es teh bercampur Lychee manis dan dingin Rendang Noodle level cabe satu Se Kiak, saya pesan level satu karena tidak terlalu suka pedas , jadi ga ikut tantangannya deh soal rasa menurut saya menu satu ini kaya rasanya , termasuk menu terenak yg saya coba disiniPenang Fried Noodle salah satu menu andalan disini soal rasanya cukup ok menurut sayaNasi Penjara merupakan menu andalan disini , ditambah lagi saat dihidangkan dengan piring yg tampilan seperti itu, bener-bener seperti dipenjara loh , soal rasa cukup ok Hainam Chicken (ayam kampung) menu bento yg kita coba, rasanya standart menurut saya Overall untuk Bong Kopitown suasananya dan dekornya berhasil mengundang kami sekeluarga tuk mencobamembawa rasa seolah-olah dalam penjara, lengkap dengan tirai rantai + besi hitamnya cukup membuat kenangan tak terlupasoal rasa rata-rata semua makanannya ok kalau ada kesempatan pasti kita mampir kesini lagi continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level2 2014-03-14
125 views
Berlokasi tepat ditengah Supermal Karawaci dan menempati lantai extention Supermal Karawaci, membuat restoran ini begitu menarik untuk dicoba. Selain karena para waitersnya yang mengenakan seragam tawanan, interior dan eksteriornya pun dibuat sedemikian rupa.Beberapa table bahkan ditempatkan didalam sel tawanan berikut dengan pintu sliding besi.Menu dari restoran ini memang belum terlalu banyak. Yang selalu dipromosikan oleh para waitersnya adalah Mie nya yang terdiri dari tingkat kepedasan. Teman saya dengan berani memesan Mie level 10 dan benar saja, mienya terasa sangat pedas membuat teman saya bermandikan keringat. Sedangkan untuk menu yang saya pesan adalah mie goreng penangnya dan teman saya yang lain memesan Nasi Goreng. Butuh waktu sekitar 30menit dan beberapa kali menghampiri waiter untuk kedua menu ini disajikan padahal kondisi restoran tidak ramai. Untuk rasa dari mie goreng ini, kurang begitu mantap dan terasa manis sekali seperti hanya menggunakan bahan dasar kecap manis saja. Sementara untuk Nasi Goreng terasa hambar dan tidak menggunakan kecap apa-apa. Harganya pun tidak sesuai dengan rasa yang kami harapkan. (Nasi Goreng/Mie Goreng Rp.30,000)Namun penyajiannya cukup menarik melihat mereka menggunakan piring seperti di penjara.Sayang sekali tidak diimbangi dengan servis dan rasa yang enak. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-12-27
56 views
Resto Bong Kopitown memang sedang melakukan ekspansi kemana-mana. Berawal dari pembukaan gerai pertamanya di Kelapa Gading akhirnya berlanjut sampai ke Plaza Semanggi, Summarecon Mall Bekasi, bahkan Karawaci. Memang resto yang satu ini merupakan karya yang cukup hebat dari Bong Chandra sang pemiliknya yang merupakan Motivator Termuda se-Asia. Saya merupakan salah satu penikmat makanan di Bong Kopitown ini karena memang suasananya yang berbeda yakni suasana penjara.Di resto yang satu ini saya memesan nasi puyung hay-nya dimana nasi puyung hay ini boleh dikatakan lumayan enak loh. Puyung haynya itu beda sama puyung hay yang ada di resto Chinese food. Puyung hay disini kalau kata saya lebih mirip sama bakwan goring tapi dikasih saus asam manis berwarna merah khas puyung hay. Puyung haynya terasa cukup garing dengan cukup banyak juga siraman kacang polongnya. Rasa puyung haynya ini asin dan gurih jika belum terkena saus dan menjadi asam manis setelah terkena saus.Sausnya pun terasa agak berbeda sih kalau menurut saya. Kalau biasanya saus puyung hay itu agak encer, saus puyung hay ini terasa kental, ya kurang lebih mirip seperti kuah dari gurame asam manis. Pelayanannya cukup ramah dengan pegawainya yang memakai baju khas narapidana. Kemudian suasananya juga memang khas penjara banget dengan jeruji-jeruji besi dan bangku serta meja yang didekor seperti mirip penjara. Kebersihan tempat dan makanannya pun saya rasa cukup baik. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)