4
1
0
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Review (5)
Level4 2013-09-26
35 views
Pas jalan ke Plaza Semanggi, gw ada beli roti di Bread Lover. Gw beli 2 roti di sini. Untuk tempatnya sendiri sih tidak terlalu besar. Ada tempat yang di gunakan untuk memajang aneka roti dengan etalase kaca.2 roti yang gw beli adalah :- cheese beefRoti dengan ukuran yang lumayan besar berisi taburan keju parut dan juga daging sapi yang berupa lembaran. Rotinya di bentuk sangat unik, sekilas terlihat seperti kelopak bunga. Tekstur rotinya sangat lembut dan juga enak.- roti kejuRoti besar dengan 6 pcs yang yang bisa di sobek ketika ingin di santap. Kali ini gw beli yang isinya hanya keju. Karena gw suka keju jadi gw pilihnya keju. Ukurannya besar dan bisa di makan untuk beberapa kali. Dikemas dengan plastic bening bertuliskan "six in the city" continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2012-07-24
14 views
SuasanaBread Lover yang saya tahu adalah menjaul aneka roti, namun setelah melakukan perluasan usaha muncullah produk produk baru misalnya ada waffel, minuman milo, dan ice ream.Bread Lover berada di Plaza Semanggi, yang letaknya berada di tengah jalan dan cukup luas tempatnya, didepan A & W restaurant dan disamping restoran American Grill. Dengan design nya yang simple, ada etalase rotinya, dan terlihat peralatan memasak untuk membuat waffel nya dan ice cream nya.Suasana bread lover saat itu sepi, hanya saya saja pembelinya. Dan saat itu saya agak ragu untuk makan wafel di tempat itu, karena saya lihat tidak ada tempat untuk makannya, walaupun itu cuma kursi atau meja juga tidak ada. Dan si pelayannya bilang bisa makan di depan resto America Grill, di depan resto ini ada kursi agak panjang jadi saya sambil duduk disana sambil menikmati waffel ice cream itu. PelayananPelayan disini sangat baik dan ramah, ada dua orang wanita pelayannya, dan satu orang laki-laki. Dengan menggunakan seragam berwarna putih dan ungu, untuk wanitanya pakai rok dan kemeja seperti anak sekolah, namun menarik dilihatnya.Saat itu waffel yang saya pesan tidaklah ready, harus dibuat dulu supaya fresh. Saya lihat disana cara pembuatannya seperti martabak ataupun crepes, dengan menggunakan loyang khusus dan tidak lama menunggu waffel nya matang. Setelah waffel nya matang kemudian dibelah waffelnya dan ditaruh kedalam cup dan langsung diberi toping ice cream diatasnya.Waffel Ice Cream --- Rp 13.000Saya melihat ada yang baru dari bread lover ini yaitu waffel nya (atau memang saya yang baru tahu ya), maka saya pilih untuk membeli waffel nya, selain itu saya sempat mau membeli roti nya untuk sarapan besok harinya tapi pelayannya bilang kalo roti disitu tidak baik lagi jika dimakan besoknya, karena kurang fresh. Akhirnya saya membeli waffel nya saja. Waffel ice cream yang saya pilih adalah waffel rasa coklat dan ice cream nya rasa vanilla, yaitu potongan waffel dan diatasnya ditaruh ice cream. Rasa waffelnya manis dan saya minta dibuat garing sehinga waktu digigit nya terasa pinggirannya tuh kriuk gitu.Waffel nya lembut manis, dan coklatnya tidak pahit...terasa masih hangat dan fresh.Untuk ice creamnya juga lembut, rasa manisnya pas, ga bikin eneg.Waffel dan ice ceram ini dikemas dalam cup ukuran sedang dengan warna pink, kemasannya juga bagus..satu cup ini bisa membuat perut kenyang dan bikin ketagihan deh.Kesimpulan :Waffel Ice Cream di Bread Lover sangat enak, dan sangat recommended menurut saya. Selain rasanya yang enak, manisnya pas, dan mengenyangkan, dan juga harganya murah.Score keseluruhan, 9/10 continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-07-10
16 views
Setelah berolah raga di salah satu pusat kebugaran yang terletak di Plaza Semanggi, saya hendak menuju pulang untuk beristirahat. tetapi, sepertinya saya harus membeli sarapan untuk esok hari. Oleh karena itu, sewaktu saya melewati sebuah stand yang menggunakan nama Bread Lover ini, sepertinya sangat praktis untuk menjadikannya sebagai sarapan esok pagi.Lokasi Bread Lover ini berada di dekat pintu samping Plaza Semanggi di GF. Berada di seberang restoran Kinnotaki, Bread Lover cukup cantik memperlihatkan logonya dan menjajakan rotinya. Karena letaknya yang cukup strategis inilah Bread Lover cukup ramai dikunjungi oleh pengunjung untuk mencoba roti-rotinya yang cantik.berbeda dengan toko roti-toko roti yang dengan langsung meletakkan rotinya di udara terbuka, Bread Lover menyediakan roti-rotinya di dalam sebuah etalase kaca. Roti-roti manis dan asin tertata rapih di balik etalase. Sedangkan untuk berbagai macam roti tawar, sudah terbungkus dengan plastik dan siap untuk diambil terletak di bagian atasnya.Keunikan dari Bread Lover ini, mereka juga menyediakan minuman dingin dan es krim. Hanya saja, sayang sekali mereka tidak menyediakan tempat untuk menikmati makanan dan minuman yang mereka sajikan.Untuk pelayanannya, mungkin bisa dikatakan kurang cekatan, gerakan mereka terkesan baru dan tidak gesit. Karena, sewaktu saya menanyakan pada salah satu pegawai di Bread Lover ini, apakah mereka juga menyediakan jasa memotong rotinya, mereka meyanggupinya. Tetapi untuk menunggu mereka memotongnya cukup memakan waktu. kemudian untuk kasirnya juga terkesan lambat dan tidak gesit menarikan tangannya di tombol-tombol mesin uangnya. Parahnya, antara satu pegawai dan pegawi lainnya sepertinya tidak akur, jadinya suasana tidak mengeenakan sungguh terasa.Untuk kali ini saya memilih sebuah roti yang berbentuk bulat dan ditaburi dengan kacang di bagian atasnya.karena berbentuk bulat dan besar, saya meminta Bread Lover untuk memotongnya, sehingga, ketika di kamar saya bisa langsung menyicipinya. Setelah dipotong, bagian dalam dari rotinya berwarna hijau.Kelemahanku ketika membeli makanan untuk sarapan, saya tidak bisa menahan nafsu ingin tahu bagaimana rasanya. Ternyata, rasanya tidaklah begitu spesial. Rotinya yang berwarna hijau, tetapi kurang terasa wangi pandannya. kemudian tekstur dari rotinya tidak lah lembut, tetapi sedikit kasar dan kering. Kemudian, untuk kacang di atasnya ditabur setelah diolesi oleh margarin. Sehingga, rasa dari keseluruhannya sedikit hambar. Seandainya Bread Lover memberikan gula pada taburan kacang dan margarinnya mungkin akan terasa lebih menyenangkan. Overall, sepertinya Bread Lover harus lebih baik melatih pegawainya agar masalah internal, alau bisa jangan sampai ditampilkan keluar. Karena sebagai pengunjung, jujur saya merasa tidak nyaman. Sepertinya sekian review saya dari Bread Lover di Plaza Semanggi ini. Sampai berjumpa di review selanjutnya dan....Cheers! continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-05-29
2 views
Kayaknya si bread lover ini gw udah pernah lihat di beberapa mal sebelumnya deh soalnya kelihatannya cukup familiar juga ya. Emang sih ga seterkenal toko roti tetangga yang mirip2 juga tapi sebenernya mah pilihan rasanya itu gak terlalu beda jauh juga kok ya. Gw sendiri emang kadang juga suka beli roti jenis ini kok ya.MakananSeperti udah gw bilang, sebenernya mah pilihan rasa rotinya itu bener-bener gak beda jauh dengan rasa roti sejenis pada umumnya ya. Misalnya ada roti floss roll yang gw juga udah pernah liat di toko roti sebelah. Menggunakan adonan roti yang kayaknya dilapisi dengan telur lagi di bagian luarnya, sehingga menghasilkan warna kekuningan yang tentunya memiliki rasa yang enak dan pas juga ya. Abonnya juga warnanya kecoklatan gitu dan emang tampaknya sih cukup enak juga deh ya.ServiceUntuk roti2nya juga di sini udah ready stock dan tinggal diambil doang sehingga ga usah menunggu lama deh.SummaryYah roti seperti ini mah emang menurut gw sih enak2 aja lah. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-05-29
2 views
Gw sering beli roti Bread Lover dulu di Gajah Mada Plaza, Tapi sekarang ud tutup yang di Gajah Mada. Nah pas gw jalan ke Semanggi ternyata Bread Lover ada di sini, baru tau hari ini, langsung deh gw beli rotinya.Suasana & TempatTempatnya agak besar dengan rak yang tersedia untuk menaroh roti.aneka rasa. Raknya itu ada penutupnya jadi lebih bersih dan higienis. Roti-roti yang didisplay kelihatannya enak dan banyak bentuknya. Demen deh ngeliatnya. Kemudian di pojok ada mesin es krim cone dengan berbagai pilihan rasa. Menu & RasaGw pilih roti durian karena gw pas pergi bareng nyokap. Nyokap paling suka sama durian. Aroma duriannya kecium banget dan kata nyokap rotinya enak dan duriannya berasa. Nyokap ada beli 2 pcs. Trus gw juga beli yang rasa abon, bentuknya bulat dan digulung, yang ini rasanya juga enak. Kemudian ada juga roti coklat dengan tulisan diatasnya “ I Love you” ditulis dengan menggunakan coklat putih dengan dasar olesan coklat. Kemudian isi dalam rotinya yaitu coklat. Rasanya enak. Kemudian ada juga roti keju yang atasnya ada potongan keju berbentuk dadu. Semua harga roti di Bread Lover berkisar dari Rp7500 – 9500. PelayananUntuk pelayanan sistemnya kita ngambil sendiri roti yang kita mau, ditemenin sama 1 orang pelayan dan kita bisa tanya-tanya rasa rotinya.PenilaianSuasana & Tempat : 8 dr 10Menu & Rasa : 9 dr 10Pelayanan : 9 dr 10 continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)