1
1
0
All Branches (8)
Telephone
(021) 53157826
Introduction
Makanan Khas Sunda, sambil menikmati hidangan yang lezat, anda juga akan dimanjakan alunan musik sunda dalam balutan interior etnis nan nyaman. continue reading
Good For
Big Group
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Methods
Visa Master AMEX Cash / Tunai
Number of Seats
300
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
VIP Rooms
Signature Dishes
Ayam Cabai Hijau Gurame Pesmol Tumis Leunca Tutut
Review (2)
Level4 2011-08-05
171 views
Semaaah…(teriak seorang pramusaji yang bertugas menerima tamu)Wileujeng sumpiiing...(dijawab serempak oleh beberapa pramusaji lainnya)Tamuuu…Selamat dataang….Salam itulah yang terdengar setiap menginjakkan kaki di rumah makan ini. Bumbu Desa menawarkan sajian khas masakan Sunda dengan nuansa ranah Parahyangan di tengah kota.kalau melihat pramu sajinya. Wah, unik sekali. Wanitanya memakai kain batik khas Jawa Barat dengan tutup kepala kain, sedangkan yang laki-laki mengenakan pakaian “unyil”. Lengkap dengan kopiah di kepala dan sarung yang diikatkan di badan.Terutama laki-laki, ada lagi seragam yang biasa digunakan, yaitu atasan hitam dengan celana panjang bermotif lurik. Setiap orang yang hendak bersantap di restoran ini, pertama kali yang harus dilakukan adalah memilih tempat makan. Kemudian, mereka baru bisa memilih menu yang diinginkan.Menu-menu tersebut disajikan di atas coet/cobek (wadah yang terbuat dari batu kali berbentuk bulat) berukuran besar dan penggorengan dengan alas daun pisang.untuk menu sayur atau tumis yang berkuah, biasanya ditempatkan di penggorengan. Sedang menu seperti ayam atau udang, ditaruh di cobek.Nasi pun tersedia dalam berbagai pilihan. Ada nasi putih biasa, nasi liwet, dan nasi merah. Buat mereka yang memesan lebih dari 5 porsi, biasanya nasi akan disajikan menggunakan boboko (bakul nasi). Sedangkan yang hanya memesan 1 – 2 porsi, nasi akan disajikan di atas daun pisang.Bukan restoran Sunda namanya kalau tidak ada lalapan dan sambal. Di tempat makan ini, tersedia Salad Bar dengan aneka lalapan (daun selada, terong, timun) dan berbagai sambal, seperti sambal dadag (terasi), sambal goreng, sambal oncom (sambal dicampur oncom bakar), dan sambal hijau.Penyajian lalapan dan sambal atau yang disebut dengan menu komplimen ini pun sangat khas. Lalapan ditempatkan di pipiti (besek bambu). Sedangkan sambal bisa diambil dengan cobek kecil persegi panjang yang bisa ditempatkan dua macam sambal.Menu Khas SundaBerbagai menu disajikan. Pilihannya beragam dari ayam, ikan, udang, paru, babat, tahu, tempe, sampai buntil. Sayuran dan menu tumis pun tersedia macamnya, mulai sayur kangkung, tumis genjer, terong bumbu pedas, sayur asem, karedok, sampai menu pipiti (siput) yang dimasak dengan kuah kuning.Tapi, menu yang patut dicoba adalah Ikan Gurame Goreng, Ayam Sambal Ijo, Ayam Bumbu Desa, Udang Goreng, dan Sayur Asem.Selain ukurannya yang cukup besar, menu Ikan Gurame Goreng yang dimasak kering ini, rasanya garing dan dagingnya berasa gurih. Menu ini disajikan dengan sambal tersendiri. Satu porsinya sudah termasuk sambal goreng yang rasanya ada campuran kencur dan daun kemangi. Sangat khas sekali.Sedangkan Ayam Sambal Ijo, menu ini sangat menggugah selera dengan baluran cabe ijo. Rasanya sedikit asin bercampur dengan pedasnya cabe ijo. Bila menyantap menu ini, sepertinya tidak perlu lagi dicampur dengan sambal komplimen tadi.Kemudian menu Ayam Bumbu Desa, bisa dibilang merupakan maskot menu dari restoran ini. Rasanya seperti ayam goreng biasa, tapi dominan berasa manis. Pas sekali bila dimakan dengan sambal goreng.Jangan ketinggalan untuk mencoba menu udang goreng atau bakarnya yang terdiri dari 4 ekor satu tusuknya. Di samping udangnya yang besar-besar, dagingnya yang putih pun berasa sangat gurih dan garing.Terakhir, bisa dipesan menu yang jarang tersedia di restoran lain, yaitu sajian pipiti/siput dengan kuah berwarna kuning yang berasa gurih. Cara memakan siput rebus ini unik dengan disedot agar daging yang berada di dalam cangkang bisa keluar. Atau bisa juga dengan menggunakan tusuk gigi.Semah mulih…Hatur nuhun…Tamu pulang…Terima kasih… continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2011-06-14
108 views
Akhirnya tiba juga aku dan temanku datang ke sana untuk mencicipi apa itu BUMBU DESA...Tempatnya besar...dan keliatan luas...Aku sering lewat karena sebelum ke kantor, pasti lewat Bumbu Desa dulu...Dulu ada foto bapak-bapak tua yang gendong pikulan...Aku pesen tahu bacem, tempe bacem, bakwan jagung, dan juga kami pesen ikan..Sambalnya juga ada beberapa..Yang aku ambil sambal merah dan sambal ijo...Sambal ijo lebih mantep menurut aku...Ini dia gambar sambalnya...kl tahu dan tempe nya mirip-mirip lah dengan tahu tempe bacem yang biasa ada di restoran lainnya..aku sih recommended bakwan jagungnya...maknyus..apalagi pas masih panas-panas alias baru matang.kalo ikannya sendiri dikasih bumbu gitu dan pedes juga...liat kan cabenya..hehe..kalo yang suka pedes boleh lah dicoba.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)