3
2
0
Telephone
(021) 72781115
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Review (5)
Level4 2013-12-26
85 views
Kemarin pas gw lagi ke Senayan City gw mampir ke food court mereka, pas lagi cari-cari makanan, mata gw tertuju pada salah satu counter,yaitu Dabu Dabu Express, nama restoran aslinya ialah Dabu-Dabu, tetapi karena terletak di food court makanya dinamai dabu-dabu express. Tempatnya sih stand gitu ya dengan berbagai macam lauk dan sayuran yang bisa kita pilih di bagian depan. Pelayanannya cukup baik dan ramah. Untuk pembayaran,Kita bisa langsung bayar ditempat.Nasi+Cakalang Pedas+Sayur Daun pepayaIDR 38KIsinya adalah nasi putih, lalu ada ikan cakalang pedas yaitu ikan tongkol yang dibumbui pedas, sepertinya sih bumbunya itu sambal rica, pedasnya itu enak banget, sama sekali tidak berlebihan. Cocok dengan nasi putih hangat-hangat deh openricers.Untuk Sayur Daun pepayanya adalah daun pepaya yang ditumis dengan cabai rawit dna bumbu-bumbu lainnya. Daunnya sama sekali tidak pahit dan mempunyai tone pedas gurih. Enak sekali lho, disini juga ada bisa ditambahkan sambal dbau-dabu yaitu sambal dengan isi tomat hijau dan bawang merah iris. Pecinta masakan manado wajib mencoba =) continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level1 2012-12-11
43 views
First of all I'm Manadonese who live in Capital city so this review might be biased.Its almost rare to find a perfect Manado foods in the city, several of them are so-so but few are fantastic. Because you know Manado foods are rich in spices and its kinda hard to duplicate or finding what I usually find back where I came from. I knew Dabu-Dabu for quite some time, but I've never tried it before because I was afraid to be dissapointed. So, last saturday I embrace myself to try it for the first time and my gosh, it was perfect for me. I ordered what people here called balado terong, or in local language called poki-poki, spicy cakalang or as you might called it ikan suwir and corn meatball or to put in Indonesian, perkedel jagung.All the three menus were ecstatically perfect, rich in spice, and very closeto what the taste of those foods supposed to be, at least on my own perception. The poki-poki drenched in oily looks was smooth. The corn meatball was perfectly fried and fresh. But the prime thing that made in awe was the spicy cakalang, which I thought was the close resemblance to what my mama made me back in Manado. It is oily, its not harsh to bite yet not buttery to swallow and the chili was pefectly blended with the fish cut abstractly. It was so spicy I almost cry through entire lunch. And all of that was priced at affordable price, although for a menu like that in Manado, you probably can get it for half of what they priced over here. But then since it was so hard to find the authentic Manado cuisine here, it is no hassle for me to spend money on the pleasure of having it in here. Its totally certifiably legal and everyone can enjoy it, although you probably need to adjust your perception on how spicy it can be about Manado food.I hope this review might be useful for you guys and I hope you go there and try it and I hope to hear more from you about Manado foods. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-07-24
16 views
Dabu2 ini terletak di salah satu dari deretan food court Senci. Letaknya semi di tengah2, jd cukup menarik mata, untuk pemesanan gw selalu memesan model nasi rames, jd nasi dengan lauk pauknya aja.untuk lauknya gw biasa memesan sayur daun pepaya, dan terong balado, ada jg model ayam suwir gitu tp gw lupa namanya apa.Untuk daun pepayanya, gk pait loh, mungkin getah2 nya sudah dibuang, rasanya sangat berbumbu, enak dan gurih.. rasanya jg agak garing, fresh banget deh sayurnya Terong baladonya sangat pedasss... jd kalau gk tahan pedas, mending sambalnya disisihin dulu aja.Ayam suwirnya menurut gw agak keset, mungkin krn pilihannya dada ayam, dan gw kurang suka dada ayam Ada sambal di sni yang bisa diminta ke petugasnya, untuk rasanya, hadeuhh.. pedes alamak... gw sempet saking kepedesannya, gk bisa ngomong hehe... jd hati2 ya yang gk tahan pedes, mending sambalnya disisih2in dulu deh ..Untuk pelayanan cepat, dan sabar melayani, mungkin krn konsep food court,jd mank dituntut untuk selalu tanggap dan cepat. Untuk harga cukup variatif, gk sampe mahal banget, ukuran standar foodcourt lah, apalagi di mall berkelas macam Senci. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-06-04
14 views
Waktu lagi cari makan di Foodcourt Senci, hmm ada satu stand yang cukup menarik perhatian saya yaitu Dabu - dabu. Jarang2 nih nemu makanan menado jadi penasaran ingin mencobanya. Semua masakannya sudah matang dan dipajang di etalase makanannya, jadi kita tinggal milih2 dan bayar saja. Pas bayar agak kaget juga sih, karena ternyata harganya sih cukup mahal ya untuk ukuran foodcourt hehehe..Salah satu menu andalan disini adalah ayam woku. Ayamnya dimasak dan dengan berbagai macam rempah2 dan kunyit sehingga berwarna sedikit kekuningan. Disajikan bersama sedikit kuah dan potongan2 sayur. Rasanya sendiri cukup asin, gurih, sedikit pedas dan rasanya enakk..Bumbunya meresap kedalam ayam sehingga rich sekali, ayamnya pun dimasak dengan empuk.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-03-14
15 views
Pernah wktu itu jalan2 sm dad and mom in law ke mall ini abis gereja, dan cari makan siangnya di foodcourt lantai atas. Entah kenapa dad in law tergiur dgn promo diskon 50% nya si Dabu2 ini, jdnya kita semua dipesenin makanan, menu2 dabu-dabu semua.. Emang sih makanan yg khas menado cm ada di resto ini, semua makanan bs diliat langsung dr displaynya. Mau yg mana bisa tinggal pesan. Krn kami berdua (aku dan hubby) gak ngerti sm makanan2 bgnian, akhirnya qta semua duduk manis aja di meja makan di foodcourt. Yg pesen Dad & Mom in Law aja. Makanan :Karena disini khas manado, jd mereka pilih makan Ikan Cakalang sama Perkedel Jagungnya. Buat ikan cakalang memang nggak bau amis, tapi puedesnya ituloh seampun ampun. Buat yg bener2 demen pedes sih msh bisa dimakan. Tp buat yg toleran pedesnya minimalis kayak aku akhirnya ga dimakan deh ikan cakalangnya. Terpaksa makan nasi ama perkedel jagungnya doang deh. Perkedel jagungnya sih enak, tp kurang gede nih sizenya. Karena kepedesan, sambal dabu2 nya jg ga disentuh deh. Kayaknya sambalnya ada potongan tomat, cabai, ama bawang merah. Pelayanan & Kesimpulan : Pelayanannya so-so. Biasa aja.Dan porsinya itu sedikit2 banget. Mgkn krn harga promo jadi porsinya pun dikorting? Hrg awal mula sebelum diskon juga gak masuk akal, pun setelah diskon jatuhnya masih kemahalan menurut qta. Yg jelas sih pedes banget makanan2 disini. Tp buat yg mania pedes cobain deh Dabu-dabu. Torang pe restoran eh? continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)