11
5
1
Telephone
083890602825
Good For
Dating / Couple
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 09:00 - 21:30
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Signature Dishes
Es Pocong
Review (17)
Level4 2013-06-01
266 views
Es pocong itu adalah tempat makan yang harus saya kunjungi kalau setiap kali saya pergi ke daerah margonda ini,dan es pocong ini buka nya juga cukup pagi jam 10an sudah buka,dan ketika saya ke tempat ini waktu itu saya datang sekitar jam 11an....dan pada waktu itu tempat ini baru dibuka....Menu yang saya pesan saat makan disini :Es kolor ijo yaitu minuman ini berwarna hijau dan disajikan dengan gelas plastik gitu,dan minuman ini pun terdiri dari soda dan sirup berwarna ijo nya dan rasa dari minuman ini pun cukup terasa manis dan sangat menyegarkan sekali rasa minuman ini dan cukup mampu menghilangkan dahaga haus saya...Es setan meraah adalah minuman ini berwarna merah dan minuman ini adalah perpaduan antara sirup merah dan sodanya,dan untuk rasa dari minuman ini juga sangat menyegarkan dan kata teman saya rasa minuman ini pas rasa manis nya dan juga sangat menyegarkan....Tereus ada menu yang terbuat dari kentang yang dipotong tipis tipis dan dibuat memanjang dan diatas nya diberi taburan keju nya dan nama nya saya lupa...pokok nya ada nama setan nya gitu...rambut apa gitu saya lupa...dan rasa dari kentang keju ini pun cukup mantap sekali sebagai menu cemilan...Mendoan iblis adalah menu yang terdiri dari tempe memdoan yang diberi taburan saos nya yang cukup kental dan ditambah dengan taburan cream mayonaise dan saos sambal nya...untuk rasa dari menu ini pun cukup berasa enak dan nikmat sekali rasa nya.... continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-05-29
77 views
Waktu itu lagi jalan ngelewatin Margonda siang-siang, ngeliat ada tulisan Es Pocong. Kok kayanya catchy banget ya namanya. Akhirnya saya mutusin buat nyobain. Letaknya sendiri sih di pinggir jalan dan mudah ditemukan, deket dengan kober. Tempatnya tergolong kecil tapi cukup ramai juga. Jadi dia tempat ngebuatnya di depan sehingga memudahkan kita untuk melihat proses pembuatan si pocong tersebut.Pelayan disini ramah dan sopan dengan para pelanggan. Sedangkan kebersihan tempatnya sih biasa aja, ga kotor tapi ga bersih-bersih banget juga.Menu yang ditawarkan disini bisa dibilang merupakan nama hantu yang terkenal di Indonesia. Saya akhirnya memutuskan untuk memesan Es Pocong. Setelah 5 menit menunggu, akhirnya pesanan datang juga. Saya mulai mengerti kenapa diberi nama es pocong. Es nya sendiri itu campuran antara buah dan susu yang dibungkus dengan bubur sumsum. Bentuknya sekilas seperti pocong, cuma yang ini lebih colorful aja Raas bubur sum sum yang dipakai terbilang manis dan sangat lembut. Buah yang dipakai pun terbilang segar dan fresh. Campuran antara bubur sumsum dan buah-buah yang ada membuat siang saya lebih nikmat dan adem. Buat yang panas-panas dan pengen makan yang dingin di daerah Margonda, yuk kita nikmatin es hantu di Indonesia ini.Bubur sum sum yang ada di es pocong rasanya lembut sekali dan rasa manisnya cukup.diselingi campuran buah2an dan susu menjadikan rasanya begitu nikmat. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-05-08
64 views
Es Pocong namanya. Namanya cukup unik dan Es Pocong ini berlokasi di Jl. Margonda Raya. Yang mana Jl. Margonda Raya itu pusatnya wisata kuliner. Tempatnya tidak terlalu luas dan interiornya berwarna merah dan hitam. Di dindingnya dipajang hiasan pojong dan topeng-topeng scream yang menyeramkan.Menu-menu di Es pocong ini cukup unik dan namanya berbau mistis semua. Ada es pocong, mendoan iblis, jalangkung, jenglot, nasi tuyul, kolor ijo, dan masi banyak menu lainnya. Kalau es pocong ini ada 2 macam rasa, yaitu es pocong durian dan es pocong pisang. Karena waitressnya merekomendasikan es pocong ini, jadinya saya memesan menu es pocong ini. Untuk makannya saya ingin mencoba mendoan iblis dan jenglot.Menu Es Pocong akhirnya datang juga, meskipun ramai tapi pelayanannya cepat juga. Es pocong ini isinya ada bubur sumsum, ice, dan sirup merah rasa rose. Lumayan enak, seger, dan bubur sumsumnya itu lembut. Untuk menu makanannya yaitu mendoan iblis. Mendoannya biasa kayak tempe mendoan kebanyakan, tapi di atasnya diberi tambahan telur mata sapi kemudian diberi saus seperti saus steak, ada mayonaisenya, dan ada saus pedasnya. Tempenya enak, dan tepungnya itu gurih. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Hi Open Ricers!!Kali ini pengen cerita cerita tentang es pocong, tempat pertama saya dan pacar pas masih pdkt makan.Waktu itu siang bolong, panass banget!!akhirnya si doi ngajak ke es pocong!!dari namanya udah aneh ya?saya kira apaan ternyata isinya adalaaaaah :Menu :*kentang goreng saus spageti (ada nama anehnya tapi saya lupa, yang jelas nama setan)*Burger *Dan berbagai minuman soda dengan sirup berbagai rasa, yang namanya juga merupakan nama2 setanlupa nama persis menunya tapi deskripsinya sudah saya jelaskan diatas yah Rasanyakita berdua sama2 milih kentang goreng yang pake saus spageti. Saya sendiri cenderung gak suka sausnya, jadi saya sisihin sausnya tapi si doi enak enak aja makannya :3Walaupun saya gak suka sausnya, tapi saya sangat sangat menikmati rasa kentangnya sendiri.kentangnya dipotong kecil kecil gitu, ukurannya kayak kentang goreng normal dibangi jadi 7 - 10 lagi, jadi kecil kecil tapi memanjangkarna motongnya gitu, rasanya jadi crunchy banget nget nget Minumnya ya?Menunya juga menu setan, Kolor ijo, dllternyata minumannya kayak soda gembira gitu deh, susu soda plus sirup (punya saya sirup melon)yah subjektif sih, tapi saya anggap minumannya biasa aja hehe Karna saya gak begitu suka soda saya gak begitu suka (subjektif)tapi dengan nama nama yang unik mampu membuka rasa penasaran saya untuk mencobaEnvironment:Terlalu kecil sih, padahal yang dateng relatif banyak, baru ada bangku kosong beberapa detik, langsung ada yang isi lagi, jadi harusnya agak luas, biar gak panas, apalagi udaranya dari sononya memang panas... ini nih ada gambaran environmentnya kayak gimana... Harga :saya gak tau persis karna dibayarin yang jelas kantong mahasiswaseinget saya minumannya under 10 ribumakanannya gak jauh jauh dari 10ribu, belasan gitu lah Kesimpulan :Boleh dicoba untuk sekedar makan makanan kecil dan pengen yang seger seger (dengan minumannya) tapi tempat ini tidak cocok untuk dipakai lama lama nongkrong, karena ukurannya yang kecil dan udaranya yang cukup panas Selamat mencoba continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Es Pocong, pemilik tempat makan ini pandai menyusun nama-nama menu yang mengunggah rasa ingin tahu para penikmat kuliner. Saya juga termasuk salah satu yang penasaran untuk mencobanya, meski kemudian saya menyesalinya. Es pocong ini tidak memuaskan lidah saya malah menyesakkan nafas dan mencekik tenggorokan saya. Lho kenapa bisa? !Disini nama-nama menunya memang unik, ada kuntilanak, jenglot, dan nama-nama seram lainnya. Interiornya pun dibuat remang-remang serta bernuansa agak mistis dan seram. Pengunjungnya bukan hanya anak kuliah, dimana lokasinya memang dekat dengan beberapa kampus, namun juga pasangan dan keluarga. Saya memesan es pocong original dan dua buah mendoan biasa. Pesanan tersebut cepat datang ke meja. Rupanya yang disebut es pocong itu adalah es pisang ijo dengan sirup frambozen. Pisang tertutup dengan selubung hijau, kemudian ditutup dengan bubur sumsum dan sirup frambozen serta remukan es. Rasanya sih standar seperti es pisang ijo pada umumnya, namun rasanya kurang manis. Porsinya cukup banyak dan mengenyangkan. Sedangkan yang disebut mendoan yaitu tempe dengan tepung tipis yang disajikan dengan kecap manis dan cabe rawit. Rasanya sih enak karena disajikan masih hangat. Untuk dua menu tersebut saya membayar Rp 7500,-.Mereka melayani pembeli dengan tangkas dan sigap, sehingga pesanan kita cepat didapat. Sayang, pelayanan ini tidak diimbangi dengan kemampuan mereka bersikap dalam melayani pelanggan. Sejak awal saya enggan memasuki tempat makan ini. Semua krunya merokok dan mereka tidak berhenti merokok meskipun ada pembeli yang menyantap pesanan mereka di sana. Ketika saya siap memesan, mereka juga tidak menoleh-noleh, sehingga kami yang akhirnya berjalan ke depan. Dan, lagi-lagi mereka merokok ketika saya membayar di kasir. Rupanya si petugas kasir tidak perasa, melihat saya menutupi hidung ia tidak mematikan asap rokoknya. Saya membayar cepat dan berjanji tidak lagi berkunjung ke tempat makan ini. Menyesakkan tenggorokan dan berbahaya bagi kesehatan paru-paru. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)