2
3
0
All Branches (10)
Telephone
(021) 72787802
081319885751
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon.-Sun. 11:00-23:00
Payment Methods
Visa Master Cash / Tunai
Other Info
Alcoholic Drinks
Delivery Service
Wi-Fi
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
VIP Rooms
Open Till Late
Signature Dishes
Beef Grill Bibimbab Bulgogi Kalbi Gui Kimchi Che
Review (6)
Level4 2012-05-14
144 views
Pas kantor lagi mo ngadain farewell, resto yang terpilih akhirnya Han Gang di Senopati. Denger-denger sih, gara-garanya si Bos lagi pengen makan makanan Korea. Yah udah, secara ditraktir, ngikut aja deh.Suasana:Resto ini rada aneh, karena buat menuju resto harus ngelewatin show room mobil dulu. Berhubung emang udah malem, si showroomnya udah tutup, jadi gak berasa salah masuk gedung. Pas nyampe di lantai atas, ternyata tempatnya lumayan luas, dan terlihat desain khas resto korea, kayu dimana-mana sebagai perabot. Kita milih tempat lesehan, jadi lebih berasa rame dan deket aja pas makan. Buat yang mau pesen bakar-bakaran juga gak usah takut bajunya bau asap, karena ada cerobong asap jumbo yang udah disiapin tepat dia atas panggangan. Oya, pelayan disini ramah banget lho, meskipun emang makanannya gak ekspres disajiinnya. Rasa:Seperti biasa, kalo makan di resto korea, pasti ada banyak appetizer gratisan yang disediain. Disini yang saya suka tuh bayem rebusnya, dicampur ama saos dan wijen sangrai yang wangi banget. Bayemnya direbus dengan pas, gak kelembekan, tapi gak bener-bener masi garing juga, legit-legit empuk. Selesai appetizer, disambung dengan bibimbap, tepatnya dolsot yache bibimbap. Isi dolsotnya macem-macem, daging sapi, ayam, cumi, sama sayur-sayuran. Daging-dagingnya kerasa seger, dan empuknya pas karena emang dimasak dengan cepet. Saosnya lumayan pedes sih, Cuma karena saos bisa kita tambahin sendiri sesuka hati, jadi ya gak masalah. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Jalan Wolter Monginsidi dan Jalan Senopati terkenal sebagai pusat restaurant Korea. Ada begitu banyak restaurant Korea yang tersebar di sepanjang jalan. Karena letak kantor saya yang berada di pusat restaurant Korea ini, kurang afdol rasanya kalau saya belum pernah mencicipi hidangan khas dari negeri gingseng. Akhirnya kemarin saat makan siang, saya bersama rekan-rekan kantor saya pergi ke restaurant Korea yang terdekat dari kantor kami, Han Gang.Restaurant Han Gang Wolter Monginsidi terletak di lt. 2 sebuah show room mobil, jadi pengunjung harus naik lift atau tangga dulu sebelum akhirnya memasuki restaurant. Suasana restaurantnya asik dan tenang dengan beragam pilihan tempat duduk. Karena sok-sok an ingin makan ala Korea, kami pun memilih tempat duduk yang sepintas terlihat seperti lesehan khas Korea (walaupun sebenarnya bawahnya bolong sehingga kami tidak perlu menekuk kaki melainkan duduk seperti biasa)Begitu duduk dan memesan makanan, tidak lama kemudian salah satu waitress akan datang membawa tray yang berisi 10 macam hidangan pembuka yang disajikan secara gratis kepada tiap pengunjung. Inilah yang membedakan restaurant Korea dengan restaurant lain.Dari grup appetizer ini yang paling saya suka adalah salad sayuran yang berada di paling pojok. Terdiri dari irisan paprika, lettuce dan bawang bombay yang disiram dressing thousand island, tidak istimewa memang, tapi segarnya bahan baku yang digunakan yang pada akhirnya membuat hidangan ini menjadi favorite saya. Sayur bayam di sebelahnya pun enak, berupa bayam yang direbus dan dicampur dengan saus tiram, minyak wijen serta butiran wijen.Kalau dari grup yang ini helaian bayam goreng di seberang baby potatoes adalah favourite saya dan teman-teman. Berupa dua lembar daun bayam yang diisi adonan tahu serta dilumuri adonan tempura dan digoreng. Renyah di luar dan lembut di dalam. Endeus! Kalau kimchi nya......saya tidak suka, baunya seperti kaos kaki basah yang lupa dijemur dan rasanya asam menyengat di lidah (norak) Dolsot Yache Bibimbap Rp 58.000,-Bibimbap secara harafiah berarti "nasi campur". Masakan Korea berupa semangkuk nasi putih dengan saus gochujang (pasta cabai yang terbuat dari bahan utama beras ketan dan bubuk cabai yang difermentasikan), sayur-sayuran, daging sapi dan telur di atasnya. Sedangkan Dolsot Bibimbap adalah Bibimbap yang dihidangkan dalam mangkuk dari batu yang sudah dipanaskan. Han Gang menyediakan 5 variasi Dolsot Bibimbap dengan pelengkap daging sapi, hingga cumi. Dan di tempat ini, saus pedas gochujang nya selalu dipisah, sehingga pengunjung dapat meramu sendiri rasa Dolsot Bibimbap mereka sesuai selera. Sebelum dimakan nasi, saus dan lauk harus diaduk terlebih dahulu menjadi satu di dalam mangkuk batu yang panas.Penampakan Dolsot Yache Bibimbap setelah diaduk:Rasanya? Antara asam, manis dan pedas. Susah menjelaskannya dengan kata-kata hehe...rasanya cukup familiar dengan lidah masyarakat Indonesia, karena agak sedikit seperti nasi goreng namun dengan intensitas bumbu yang lebih tebal dan nasi yang kelat seperti ketan. Porsinya menurut saya dan teman-teman, terlalu banyak sehingga lama-lama kami bosan memakannya. Dolsot Ojinggo Bibimbap Rp 58.000,-Tidak berbeda dengan Dolsot Yache Bibimbap, namun jika Yache menggunakan irisan daging sapi dan telur, Ojinggo Bibimbap menggunakan irisan cumi-cumi serta irisan lettuce sebagai toppingnya. Rasanya sedikit lebih manis dibandingkan Dolsot Yache Bibimbap. Green Tea Latte Rp 28.000,-Minuman di Han Gang berkisar antara Rp 15.000,- hingga Rp 80.000,- dan pilihan saya jatuh pada (lagi-lagi) Green Tea Latte. Agak salah memang karena perut ini rasanya sudah full setelah melahap Dolsot Yache Bibimbap. Tapi rasa Green Tea Latte di Han Gang ENAK!! Saya pribadi lebih menyukai Green Tea Latte disini ketimbang di Starbucks.Pengalaman pertama menyantap makanan Korea lumayan berkesan untuk saya dan teman-teman. Tapi pengalamannya, bukan rasanya. Karena kalau untuk masalah rasa seperti nya kurang cocok dengan lidah saya. Ditambah lagi harganya cukup pricey dengan rasa yang "begitu-begitu" saja. Cukup sekali saja. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Restoran Korea ini terletak di Jalan Wolter Monginsidi No. 99 Jakarta Selatan. Yap, seperti judulnya Han Gang resto menyajikan masakan korea yang unik-unik tentunya dan patut dicoba . Lokasinya tidak begitu jauh dengan blok M tetapi kalau jalan kaki ya agak kerepotan juga, hehe. Penasaran dengan masakan korea dan sempat browsing kesana-kesini dan akhirnya jatuh ke tempat ini.Resto Han gang berada di lantai dua jadi para openricers jangan bingung ya soalnya di lantai satu diisi dengan show room mobil . Pertama kali anda datang maka akan langsung dilayani dengan ramah. Ada dua macam seat, ada bisa memilih duduk atau selonjoran, tetapi kalau anda ingin mencicipi makanan yang grill pilihlah meja makan yang duduk karena ada fasilitas grill dan cerobong asap tiap mejanya.Yap, berhubung saya pertama kali masuk sini maka saya bingung memilih menu mana yang cocok dengan lidah indonesia, akhirnya saya meminta rekomendasi dari pelayannya, hehe maklum lah masih junior . Berdasarkan saran pelayan maka anda akan direkomendasikan menu grill, katanya sih kalau belum makan grill disini itu belum makan masakan korea, gitu, hehe. tapi saya tidak memesannya karena harganya yang cukup menguras kantong. Untuk Modeom Gogi (daging segar/ tidak dibekukan) harganya 460ribu rupiah, , untuk Bulbogi (Marinated Beef) seharga 98ribu, jujur saya tidak memesan menu daging grill karena mahal, hehe. Setalah selesai memesan anda akan disuguhi menu appetizer 6 macam ada baby potato kukus, kimchi, bayam kukus, kecambah dan sayurran (boleh dibilang lalapan) Setelah lama berpikir akhirnya menu jatuh ke Dolsot Yache BIbimbap (58ribu) atau bahasa Indonesianya nasi campur yang dibakar diatas stone. Isinya ada nasi, suiran daging, sayur, telur mentah, menurut saya ini yang enak soalnya rasanya manis dan gurih. Galbi Jjim (88ribu), ini merupakan daging (bagian iga) kukus yang dimasak dengan sedikit kuah kental, rasanya lumayan kok buat lidah orang awan. Lanjut berikutnya yaitu Sundubu + Kimchi (55ribu), hoho aneh ya namanya, semacam sup yang bumbunya komplit berisi udang, tofu, daging, kerang dan kimchi, rasanya enak dan pedes selain itu seger juga. . yap untuk minuman saya harganya dipatok mulai 15ribu untuk air mineral, kalau saran saya sih mending ice lemon tea karena harganya sama, hehe, yap berhubung first visit saya mendapat gratis drink, hehe lucky me Yap, selesai makan maka anda akan mendapatkan dessert yaitu buah semangka, hehe, lumayan lah. oh iya harga disana belum termasuk pajak 10% dan service charge ). Menurut saya, pelayanan ini oke banget, mbak-mbaknya ramah dan tempatnya asik . Dari segi harga emang harus sedikit rela, hehe. But it's not bad to try new things, rasanya juga lumayan loh ). Bagi yang punya rejeki lebih boleh dicobain menu grillnya soalnya recomended banget, hehe. Selamat mencoba openricers continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level2 2011-07-15
36 views
karena ga ada temen, akhirnya gw sendiri aja kesini, dah tau jl wolter monginsidi kan? dia posisi di kanan jalan, di ruko2. Awalnya agak bingung mau masuk,., koq di bagian bawah ada delaer mobil (sebelahnya ada salon). Trus restorannya dmana? stelah gw masuk lwt sebelah dealer mobil, ada lift menuju lante 2, disanalah han gang berada,.,interiornya korea banget, ada juga tempat duudk khusus kayak di film2 (lesehan, dan pintunya ditutup dengan digeser). Serasa makan di korea beneran dah,., tapi karena gw sendiri, ya gw duduk manis di meja aja,., Karena gw makan sendiri dan make voucer makanan senilai 150k, gw bingung mau makan apa (secara gw ga makan sapi dan makanan disini kebanyakan sapi). akhirnya gw milih makanan sup ayam khas korea, Setelah sup nya datang, astaga, ini ayam seekor gw disuruh makan sendiri???? mustinya ngajak temen nih kalo gini,., ya udah gw nikmatin aja makan sup jepang ini (di dalemnya ada ginseng, dan sampe sekarang gw masih belum ngeh rasa ginseng itu gimana, jadi pas makan sup itu serasa kurang rasa ginsengnya). di sup itu juga ada "sedikit" nasi, jadi dijamin kenyang kalo makan ini mah,., minumnya gw pilih es jeruk , bukan es jeruk biasa, karena ada buliran jeruk asli di dalamnya,., very recomended untuk minuman ini, es jeruk terenak yang pernah gw minum.,, oya disini karena pake voucher gw gratis dapet banchan continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2011-06-24
55 views
Korean stuff really sounds exotic for us. Gw dan suami sering membayangkan gimana kehidupan orang Korea di tempat asalnya. Karena belum kesampean untuk ke Korea, kita putuskan utk nyobain masakan Korea dulu hehehehe......Pilihan jatuh ke Han Gang yang ada di Mongisidi. Di daerah ini gampang nemuin restoran Korea. Ada beberapa pilihan resto, tapi kita pilih Han Gang secara chain nya udah ada beberapa.Setelah membolak balik buku menu yang cukup tebal, kebingungan mau pesan apa, akhirnya kita mutusin untuk order :1. Sundubu Kimchi alias sop tahu pedasHarganya 48rb per mangkok. Isinya tahu dan sawi. Porsinya ga terlalu besar...untuuuung porsi sedang, kalo ga, pasti gw udah berantem sama suami gw, siapa yg bertanggung jawab utk ngabisin nih sop hehehehe....Aseli bo' pueeedesnya minta ampun, mana asyeeem lagi. Kalo pedesnya gw masih bisa tahan, asem nya itu yg ga nguatin. Pas makan aja kita sampe saring dulu tahu dan sawi nya sampe lumayan kering dari kuah, baru kita makan. Kalo ga, bakal merem melek terus.2. Dolsot Yache Bibimbab aka nasi campur beef, sayuran dan telur diatas batu ulekanHarganya 39rb, rasanya enak dan unik. Tatanan di ulekannya juga bagus,,,tapiiiii porsinya keciiilll...3. Dolsot Unagi,,,dari kata unagi yah belut. Nama kerennya nasi campur belutHarganya 43rb. Sebagai pecinta unagi, gw suka banget makanan ini. Very recommended deh despite porsinya yang kecil juga sama kata Yache Bibimbab4. Karena masih laper, kita nambah pesanan lagi, gw lupa namanya apa. Tetep nasi campur sayuran, tapi kali ini cuma sama beef ajaOh iya, pas mbak waitress udah selesai nyatet pesanan kita, ga lama kemudian datanglah compliment appetizer gratis seperti gambar iniYang ijo itu horenso, kesukaan gw. It's a bit oily for vegie, secara gw ga suka sayuran berminyak. Nah kalo yang ini, gw suka labu, ikan teri dan jamur kuping nya. Kalo yang warna merah alias kimchi, amit2 deh asem dan pedes bgt. Asemnya yg dominan.Ini buku menu nya yang tebal dan warna halamannya bagusOverall, makanan selain kimchi nya enak. Ga kerasa MSG nya. Kalo kimchinya gw ga suka. Harganya lumayan menguras kantong, tapi masih reasonable lah kalo buat makan disana sebulan sekali masih affordable hahahahaTempatnya cozy, tapi kalo tetangga sebelah makan yang bakar2an, rambut kita ikut2an bau hehehehe...Mas2 dan Mbak2 waiter dan waitress nya juga cekatan dan ramah. Yang pasti, untuk harga dan kualitas makanan yang kita dapatkan, gw puas sih. Tapi kalo gw kesana lagi, no kimchi ahhh hahahahahha continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)