0
2
0
Telephone
0811947995
Introduction
Menikmati Kopi dengan rasa benar - benar alami continue reading
Opening Hours
Mon.-Sun. : 16:00-00:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Number of Seats
50
Other Info
Delivery Service
Outdoor Seats
Parking Area
Reservation
Service Charge
Open Till Late
Signature Dishes
Mie Aceh Roti Bakar Kopi Aceh Alami Teh Tarik Alami
Review (2)
Level3 2016-02-26
165 views
Mampir kuliner deket rumah nih, ada satu container yang sangat amat mentereng banget warna merah deket rumah. Sebelum buka,  gw berpikir ini mau di buat apa ya. Toko baju atau apa, dan nggak tahunya ini ternyata cafe. Lebih tepatnya namanya itu adalah Kedai Kopi Alami.Red Container ini terdiri 2 lantai dan memang tempat nongkrong buat ngopi. Akhirnya gw coba aja nih Kedai Kopi Alami. Gw duduk di lantai 2, designnya sih lumayan oke dan di wall-nya ada cara bikin kopi gitu. Dari biji kopi sampai di roasting jadi kopi yang dijual disini.Setelah lihat menu yang ada gw pesen Ice Teh Tarik & Roti Bakar Cokelat Keju. Ice Teh Tariknya sih sama kaya teh tariknya, tapi gw sempat bicara sama yang punya Kedai Kopi Alami ini, Teh Tariknya dari Malaysia kalau nggak salah jadi yang beda itu.Untuk roti bakarnya beda dari roti bakar lainnya juga, dari rasa rotinya yah. Kalau untuk cokelat dan kejunya sih ya rasa yang biasa, tapi rotinya berasa bedanya sama roti bakar lainnya yang biasa dipinggir jalan.Nah, disini juga ada makanan beratnya yaitu Mie Aceh. Tapi gw nggak sempat coba, karena masih kenyang banget jadi cuma ngemil dan minum teh tariknya.Yang mungkin pecinta teh tarik dan ngopi, coba disini deh harganya terjangkau dan bisa jadi buat tempat nongkrong yang asik. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Warna merah menyilaukan mata gue, ketika melewati daerah palmerah. Tepat didepan bank BRI Palmerah Barat, kedai kopi alami bertengger dilahan kosong dekat dengan salon Mos5. Warna merah pada kedai ini membuat gue penasaran untuk mencoba, menu apa saja yang mereka tawarkan. Selain warna merah yang membuat gw tertarik adalah desain kedainya, yang menggunakan kontainer khas jaman sekarang yang memang sedang tren. Entah kenapa tren kontainer ini mulai bermunculan, dan dijadikan salah satu desain interiornya bahkan sebagai desain konstruksinya. Kursi dan meja di kedai ini berada dilantai 2, tepatnya diatas kontainer tersebut. Dan gw sempet tanya-tanya sama salah satu pemiliknya, klo disini bisa menampung 50 pengunjung dengan catatan menggunakan kursi plastik. Menu disini ternyata lebih menonjolkan makanan aceh, seperti mie goreng aceh yang gurih dan pedas lalu ad kopi yang biji kopinya dikirim langsung dari aceh. Selain mie goreng Aceh, Kedai Kopi Alami juga menyediakan indomie, dan roti bakar yang rotinya dibuat secara homemade. Sedangkan minumannya disini ada kopi, juice, teh tarik dan minuman lainnya. Waktu gue kesini gw coba pesan mie goreng acehnya, porsi disini lumayan banyak untuk gw makan sendiri. Kepulan asap pada mie ini menandakan kalo mie goreng aceh dibuat secara fresh from de kompor, jadi gw harus mengaduk-aduk dulu supaya cepet adem. Bentuk mienya cukup besar, dengan tekstur yang kenyal. Ketika dimakan mie goreng aceh ini memiliki rasa yang pedas, asin dan gurih. Enak banget, tapi sayangnya terlalu pedas sebagai saran seharusnya dibuat menjadi beberapa tingkat kepedasan. Mie goreng aceh dilengkapi dengan irisan mentimun, bawang goreng dan juga emping yang renyah.Rasa pedas semakin menjadi ketika gue memakan mie ini hingga lumayan banyak, untuk menetralisir rasa pedas. Gw mencoba untuk memesan minuman segar, yang katanya sih sebagai rekomendasinya yaitu teh tarik. Kenapa ini menjadi spesial? Karena teh yang dipakai berasal dari Malaysia, dengan teknik yang sama dipakai di Malaysia. Padahal di sumatera barat juga ad namanya tek taluak, yang ga perlu jauh-jauh ke Malaysia.Kalau boleh jujur, rasa tehnya kurang brasa dengan tingkat kemanisan yang kurang. Malah kalau bole saya bilang, lebih enak teh taluaknya bukit tinggi Sumatera Barat. Ups.. hahahaha... tapi kalo lo sandingkan dan menjadi penetralisir rasa pedas karena mie goreng aceh, ini pas banget dan ga bikin bibir jontor. Mungkin itu aja sedikit review dari gw, semoga bisa membantu. Oia gw cuma mau kasih tw, tempat ini asik untuk nongkrong bareng temen atau pacar. Karena jam bukanya bisa sampe pagi, dan hari minggu tutup. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)