1
1
0
Telephone
(021) 78834826
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Sales Tax
Review (2)
Level4 2014-07-19
80 views
hari minggu yang cerah emang paling cocok untuk jalan2 dan berwisata kuliner kali ini aku jalan2 ke daerah jakarta selatan soalnya sekalian ketemuan sama temen di mall pejaten village setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2jam akhirnya tibalah q di mall pejaten village setelah menunggu kurang lebih 15menit akhirnya aku bertemu dengan temanku wahh sudah lama banget kami ga ketemu hehehe kamipun memutuskan untuk mencari resto yg nyaman untuk berbincang2 melepas kangen setelah muter2 akhirnya kami memutuskan untuk makan di kembang lawang resto karna kami juga bosen dengan resto western dan cepat saji hehehee resto kembang lawang ini tuh cocok banget bagi anda yang bosan dengan menu ala western karna di kembang lawang ini menawarkan ragam menu khas nusantara dengan nuansa resto yang tradisional ini juga bisa jadi alternatif bagi anda yang kangen dengan kampung halaman hehehe ini adalah gerai kedua setelah di terskota BSD dan katanya sih ga lama lagi akan launching gerai selanjutnya di tamini square dan cibinong.begitu masuk ke resto kembang lawang ini kita bisa langsung merasakan atmosfer tradisional. Desain interior nya ditampilkan dengan nuansa jawa ada unsur kayu jati dan wayang juga didindingnya sepertinya sengaja di buat tanpa diplester jadi kita bisa melihat tumpukkan batu bata trus untuk meja dan kursinya semua berunsur kayu jadi semakin kental nuansa tradisionalnya didinding banyak sekali pajangan wayang yang ditarus di frame dan kita juga bisa melihat sususan kendi dan beragam peralatan yang terbuat dari tanah liat yang dipajang di atas rak kayu wihh kebanyangkan kerennya jadi mengesankan suasana yang artistik sebenernya sih untuk desain interiornya tidak jauh beda yah sama gerai yang ada di teraskota bsd untuk tempat juga seperti lebih luas yang di teras kota bsd hehehe resto kembang lawang yang di mal pejaten village ini mempunyai total meja 19 dan 1 meja terdiri dari 4 sampai 5 kursi jadi yah kira2 bisa menangpung 75 sampai dengan 80 pengunjung dan katanya disini adalah resto langganan sule wahh sayang yah pas saya makan disini kang sulenya lagih ga mampir hehehe mengusung konsep menu nusantara kembang lawang resto ini menawarkan pilihan menu masakan indonesia mulai dari jawa, sumatera,kalimantan hingga sulawesi.. selesai mengagumi keindahan desain interiornya yang bernuansa tradisional kini perutku juga ingin mengagumi rasa menu2nya setelah membola balik buku menu dan bertanya dengan pegawainya katanya sik yang paling favorit disinih adalah steak djawa dan sop tulang sumsum dan akhirnya aku dan temanku pesen menu tersebut yang dibilang recomended oleh sang pegawainya untuk minumnya aku sendiri pesen kopi godog dan temanku pesen es tape ketan.setelah emnunggu sekitar 5-10 menit akhirnya menu pesenan kita dateng yeayy hmmm sungguh aroma menu pesenan kita ini sungguh sanagt menggoda seperti memanggil2 untuk segera disantap hehee steak djawa ini berbeda dengan steak2 ala western pada umumnya walopun namanya sama2 steak tapi steak djawa ala kembang lawang ini sungguh berbeda karna citarasa yang disajikan tetap mengusung tradisional khas jawa. jadi menu ini adalah daging sapi khas bagian tenderloin yang dilumuri garem ama lada bubuk trus di grill dengan tingkat kematangan yang pas dan disajikan diatas piring yang dilengkapi dengan mix vegetable, jagung rebus sepotong, dan kentang balado lalu diatas dagingnya tuh disiram dengan sauce khas kembang lawang hmmm yummy untuk rasa dagingnya tuh sungguh lembut dan empuk dan semakin nikmat pas disantap dengan lumuran saucenya sekilas saucenya ini tuh mirip dengan blackpepper sauce tapi ini berbeda karna rasa saucenya ini tuh didominasi rasa manis tapi manisnya ga bikin eneg kok apalagi kalau diimbangi dengan makan kentang baladonya yang cukup pedas rasanya jadi imbang manis dan pedas bersatu menjadi paduan yang pas banget untuk menu steak djawa ini anda cukup merogoh kocek sebesar Rp. 70.000,- untuk menu pesanan temanku adalah sop tulang sumsum ini juga tampilannya dan aromanya tak kalah menarik jadi ini adalah menu yang berkuah bening berisi rebusan tulang kaki daging dan tetelan sapi serta dilengkapi dengan kacang merah, irisan tomat, daun bawang dan diatasnya ditaburin bawang goreng wuihh tampilannya ajah udah enak banget apalagih rasanya hehehe aroma segar dari kuah kaldunya pun berasa memanggil2 untuk manyantapnya tapii ini pesenan temen jadi ga enak kalo main santap hehehehe penyajiannya sop tulang sumsumnya ini disertai dengan sedotan dengan lubang yang cukup besar jadi tinggal sedot slurrppp wuihh nikmatnya kata temenku sih ini enak banget kuahnya ngaldu banget dan sensasi menyeruputnya ini yang berkesan banget hehehe menu ini diberandol dengan harga Rp. 65.000,- untuk anda yang kurang suka dengan sapi masih banyak kok sajian lainnya yang patut anda coba juga mulai dari ayam, ikan hingga mie dan sayuran harganya juga terjangkau kok kisaran Rp. 5.000,- sampai dengan Rp. 70.000,- cukup kenyang dengan menu yang kita pesan hehehe setelah selesai menyantap menu utama tiba saatnya menyegarkan tenggorokkan dengan minuman yang katanya adalah favorit di kembang lawang ini untuk pesananku adalah kopi godog dan temanku adalah es tape ketan yuk kita bahas satu persatu hehehe entah kenapa akhir2 ini suka banget sama minum kopi baik ituh kopi hitam maupun kopi susu hehehe nah kopi godog ala kembang lawang ini adalah kopi arabika yang digodog atau bahasa indonesianya direbus langsung didepan kita wuihh keren kan jadi kopinya ini direbus dengan alat khusus namanya syphon *kalaugaksalahlupanamanya* jadi alat ini tuh kayak bong yg terdiri dari 2 tabung gituh atas bawah yang bagian atasnya ituh untuk nyampur si kopinya sedangkan yang bagian bawahnya adalah untuk menampung tetesan kopi yang ngerembes dari saringannya yang ada di bagian tengahnya sampai gak kedip liatnya hehehe abis unik sih dibagian bawah tabungnya ituh ada api yang menyala membara gituh yang ngebuat si tetesan kopinya tuh mateng secara pelan2 membuat aroma kopinya tuh semerbak apalagi kopi arabika ini kita taukan wanginya sangat khas duhh rasanya ingin cepat2 minum dan nikmati wanginya kopi godog ini juga dilengkapi dengan gula pasir yang disajikan secara terpisah diwadah lain. cukup menambahkan 4sendok gula pasir rasa kopi godog ini akan semakin nikmat kopi hitam tanpa ampas ini paling pas diminum saat panas karna aroma ama rasanya tuh bener2 nikmat wuihh ga salah dh kalo kopi godog ini adalah minuman favorit di resto kembang lawang ini karna dari segi penyajiannya aja unik banget dan rasa kopinya bnr2 berkualitas untuk anda yang pecinta kopi harus nyobain kopi godog ini karna dijamin bakalan ngerasain sensasi berbeda untuk menikmati kopi godog ini kita cukup merogoh kocek sebesar Rp.25.000,- cukup terjangkau banget kan hehehe buat yang suka minuman dingin nah pilihan temenku yakni es tape ketan juga boleh dicoba loh rasanya enak jadi es tape ketan ini tuh berisi tape singkong tape ketan item taep ketan ijo sama irisan kolang kaling dan es serut serta disiram sirup coco pandan rasanya segar dan manis untuk menu ini cukup erogoh kocek sebesar Rp.18.000,- kami pun semakin betah berbincang2 karna di kembang lawang resto ini disediakan free wifi jadi kita para pengunjung bebas berselancar didunia maya bener2 resto yang sunguh mengesankan buat openricers yang penasaran mau icip2 makanan khas nusantara di kembang lawang resto ini langsung ajah dateng ke mal pejaten village yang beroprasi sesuai dengan jam buka dan tutup mall hehehe continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2011-12-02
52 views
Kemarin malam setelah membeli sebuah barang di Pejaten Village, saya dan Mr. R mencoba restaurant Indonesia yang baru buka dan terletak di lantai LG, tepatnya di seberang Hypermart. Kami mencoba tempat makan tersebut karena saya tergiur melihat iklan Kembang Lawang berupa foto ayam penyet yang dipasang di pintu masuk mall hehe...Dari segi tempat, restaurant ini terkesan biasa saja. Beberapa buah kaca dengan ornamen khas Jawa dipasang di tembok. Sementara kursi dan meja kayu tampak memenuhi ruangan restaurant. Pelayanannya ramah dan cepat, mungkin karena belum terlalu banyak pengunjung yang makan di tempat ini.Inilah makanan dan minuman yang kami pesan di kunjungan pertama: Ayam Penyet (Rp 27.500,-) + Nasi Putih (Rp 5.000,-)Dari bentuknya menu yang satu ini sudah terlihat menggiurkan. Daging ayam nya sangat empuk dan terlepas dari tulangnya sehingga mudah dimakan. Sayang, sambel penyet berwarna merah yang melumuri potongan daging ayam tidak segarang penampilannya. Rasa sambelnya enak, namun tidak pedas sama sekali. Rasa bawang putih dan tomat terasa mendominasi sambel ini. Enak dimakan bersama daging ayam yang empuk di dalam dan garing di luar serta sesuap nasi putih hangat. Jus Pisang Susu Rp 15.000,-Saat minuman ini datang, bau pisang yang manis dan segar menguar kemana-mana. Saat diseruput, campuran pisang yang lembut terasa menyatu dengan halusnya rasa susu. Tingkat kemanisannya pas dan cukup mengenyangkan.Secara keseluruhan, saya cukup menangkap konsep Jawa yang ingin dihadirkan di tempat makan ini. Aneka menu masakan dan minuman rumahan khas Jawa dihadirkan di sini. Kita bahkan bisa menemukan menu Teh Poci yang dihadirkan dengan poci tanah liat serta gula batu. Dari segi harga memang cukup mahal mengingat kita bisa menemukan masakan serupa (dengan rasa yang lebih ok) dengan harga yang lebih murah. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)