5
1
0
Telephone
(021) 7262611
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Review (6)
Level3 2016-01-02
185 views
It would be just wrong to walk around Melawai area, which is known to be Little Tokyo, without taking a bite at one of the Japanese Restaurant. About two stores from La Mouette Bakery there was this place Kira Kira Ginza, the one with wood panels on front of their store. After checking out their menu, we decided to dine there.Once you step in to the restaurant it was like you were in Japan (beside the fact that the waitresses speak Indonesian). The place wasn't big but the wood panelling, furniture and yellow dim lights gives it a warm cosy feeling. There are several seating areas you could choose: counter, table or tatami. We choose to sit on the counter because we just love to see the chef making all the food.After we placed our order, we realized that most of the guest there are Japanese; we were the only locals there. A lot of them were just hanging around and drinking beers while others were reading comic books (which they also provide. That if you can read Japanese).It wasn’t long before our ocha arrived. I don't know why but the cold ocha has a distinct taste to other ocha I’ve had in other places. It was darker in colour, rather than the clear yellow-ish ocha we’re familiar with. As we're looking at the group of chef making sushi, our first dish arrived.The beef teriyaki consisted of 10 nicely cut pieces of meat with salad on the side. Just by the look of it, we knew it was going to taste good. My opinion after having my first bite? Damn good. Seriously, it was one of the best cooked beef I've ever had. The meat was tender, juicy and succulent. Another bite of it and I noticed that there was a thin glaze under the meat that was soooooo flavourful. This dish was recommended by the waitress and I'm really glad she did.The next one we had was Tan Men, soup noodle generously topped with sautéed vegetables. The noodle was springy and nicely cooked and the chicken was just OK. The vegetables on top of the ramen gave a nice crunch to the whole dish. But the soup was sort of a downer. It wasn't salty enough. Yes, of course it's not a big deal and you can add soy sauce to make it a little saltier, but it would’ve been better if the soup was great as it is. (When ordering I was torn between Tan Men and Miso Ramen; the difference was on the soup, where Tan Men was clear and Miso Ramen was thick. I wish I had ordered the latter).Soon after Tan Men, our Tenpura Udon arrived. Served on a hot bowl, the dish looks really pretty and I was really happy seeing the generous amount of seaweed (I love nori!). The bowl consisted of udon noodle with chicken and poached egss in a clear soup. First, I tried the soup. It was savoury good and had a certain taste that just I couldn’t really put my finger on. Texture of the udon was perfect, soft yet not mushy. The chicken was tender and complimented by perfectly poached egg that was runny when you cut it. The tempura on the other hand, was decent.After finishing our meal, we decided to hang around for a little bit. That was when we realized every time the waitresses repeated their order to the kitchen staff, takoyaki was always mentioned (there was even one guy who order 5 portions of takoyaki to take out!). Even though we were already full, we still wanted to know why it’s popular. The chef making takoyaki worked nonstop, he made around 40 pieces of takoyaki at one time. When our takoyaki arrived, it looked very tempting. Eight pieces of takoyaki with katsuoboshi on top made us forget our full stomach. When we put that round yummy thing in our mouth, danggg, it tasted as good as it looked. The texture of the outer crust was crispy and soft on the inside. It was full of flavour inside and out. Unfortunately three out of eight takoyaki wasn't thoroughly cooked because when we took a bite, the uncooked batter spread in your mouth. It was extremely hot, but also delicious that I didn't spit it out. But I couldn't speak for several minutes and it numbed a part of my tongue all night.There were still other items on the menu that we didn't manage to try, so visiting this place again is a must. For you guys who want to experience Japanese cuisine in authentic Japanese place and enjoy a good time, make sure to make a stop when you're around Blok M area. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Kemarin siang Aku makan di Kira Kira Ginza Japanese Restaurant yang terletak di Jl. Melawai 9 no.30, Jakarta Selatan. Dari depan, terlihat seperti ruko biasa dengan menu di depan pintunya. Tapiiiiii.. ketika membuka pintu, atmosfernya bedaaaa sekali dengan yang di depan. Adem dan Jepang sekalii.. Aku terlalu bersemangat sampai tidak bisa diam, sibuk foto sana sini padahal waitressnya sudah menunggu Aku untuk memesan, maap Mba.. Ini menu yang kami pesan. Karena banyaknya menu yang menggoda perut, milihnya jadi lama (maap lagi Mba ). Ada donburi, set menu, ramen, tetapi setelah bolak-balik menu, jadinya Aku memilih chicken katsu curry rice dan pasanganku memesan chicken katsu don. Minumnya seperti biasa kami memesan ocha seharga 10ribu rupiah saja, dan tentu saja refill. Sambil menunggu Aku dengan semangat kembali sibuk memotret sekelilingku yang penuh nuansa Jepang. Tamu-tamu Jepang datang sendirian untuk menikmati makan siang sambil membaca buku, perlengkapan makan yang ditata tidak terlalu rapi di atas rak-rak terbuka, tempat bumbu tambahan, dekorasi dengan kaligrafi dan poster-poster bertulisan Jepang. Aaah, serasa lagi di Jepang (ngimpi).Tamu-tamu JepangRak-rak yang tidak ditata terlalu rapi.Genkan (Pintu masuk ala Jepang)Kursi bermotif kupu-kupu yang super cantik dan imut.Miau-miau toothpick, pepper, vinegar and shoyu. Dan tidak menunggu lama, makananku pun dihidangkan. Hmm, ketika memesan, waitress nya memang bertanya apakah Aku mau porsi medium atau small, karena Aku pikir pasanganku pasti mau berbagi denganku, Aku memesan yang medium, tetapiiii jeng jeng jeng... Itu mangkuknya lebih dari 1 jengkal tanganku yang termasuk tidak kecil lho (tidak mau mengakui kalau tangannya besar). Jadi kalau buat cewek, porsi small cukup, karena Akunya sendiri ngos-ngosan menghabiskannya, itupun nasinya masih sisa hampir setengah.Chicken Katsun Curry Rice Nasi pulen hangat dan acar lobak khas Jepang, chicken katsu yang crispy diluar empuk didalam, serta curry kentalnya yang pas dilidah. Currynyalengkap dengan wortel, kentang dan daging babi utuh. Daging babi utuhnya memang kurang empuk, tapi itu bukan masalah buatku karena Akunya sendiri tidak mengharapkan ada daging babi utuh di curryku. Jempol untuk chicken katsu curry rice yang menurut ku paling enak dari semua curry rice yang pernah Aku coba, termasuk curry rice bikinanku sendiri Sedangkan donburi pesanan pasanganku dihidangkan dengan porsi "normal" (porsi yang cukup membuat cowok berkata kenyang), lengkap dengan acar, sup miso, tumisan sayur seledri, tamagoyaki. Rasa donburinya sendiri manis dan gurih, Akupun menyukainya. Namun sup miso, acar, serta tumisan seledrinya tidak cukup membuatku terkesan.Chicken Katsu Don Sebenarnya kami berniat memesan dessert, tetapi dengan porsi sedemikian rupa, kami pun menyerah atas niat kami tersebut. Tetapi setelah selesai makan dan meminta bill, kami dihidangkan agar-agar jelly rasa melon dengan jelly kelapa seperti nata de coco sebagai dessert. Hmm, karena Aku memang bukan penggemar melon, jadi Aku hanya memakan jelly kelapanya. Tapi kan yang namanya gratis selalu bikin happy.Free melon jelly as dessert Yah, memang makan siang yang lain dari biasa dengan atmosfer restauran Jepang yang masih kental. Jujur Aku memang sudah mulai bosan makan di restoran Jepang di mall dengan konsep Jepang yang sudah dimoderenisasi. Sehingga makan siang kali ini terasa memberi semangat baru. Thanks buat atasan pasanganku -yang memang orang Jepang- telah merekomendasikan tempat ini. Love it..Keep eating! ❤ continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level1 2012-10-18
128 views
Halo semuanya! kali ini saya makan malam di salah satu restoran yang berada 1 grup di bawah bendera PT Enak benar, yaitu Kira Kira Ginza. Sanpachi Ramen adalah salah satunya. Agak sulit menemukan kira kira ginza karena tempatnya sedikit tersembunyi oleh pepohonan, padahal lokasinya persis di seberang blok m square. Kalo gt langsung aja kita tengok restorannya, cekidot gan! Begitu masuk ke dalam restoran, seperti biasa semua berteriak "irasaimase!" Ada satu wanita Jepang yang menyambut. Interiornya seperti warung2 Jepang pada umumnya lah, dan penempatan penunjung restoran terbagi menjadi 3 jenis. Di bar, di meja makan, dan tatami. Bila ingin duduk di tatami biasanya harus pesan terlebih dahulu, karena biasanya selalu ramai. Kebersihannya pun oke juga.Untuk menghemat anggaran, seperti biasa pesan ocha atau teh hijau dingin saja. Selain karena gratis bisa diisi ulang juga. Satu nilai plus buat restoran Jepang, biasanya ocha selalu diberikan secara cuma-cuma. Sepertinya ini berlaku di hampir seluruh restoran Jepang di little Tokyo melawai. Untuk rasanya oke ko. Dulu saya pernah membeli ocha siap minum di salah satu retail store dari Jepang, dan rasanya sama. Jadi ochanya saya anggap authentic juga lahHarga : Gratis!Mungkin sudah menjadi SOP bagi restoran Jepang yang berbau otentik, sebelum makanan utama datang biasanya disuguhi makanan pembuka sekaligus handuk hangat. Sentuhan yang bagus sekali. Hidangan pembuka yang diberikan kira kira ginza ini sejenis ikan dan campuran lobak. ditaruh dalam mangkuk kecil berikut kuah2 manis. Rasanya enak banget gan!Harga : gratis!Buta donAkhirnya saya memutuskan untuk mencoba buta donnya alias pork bowl. Datang bersama sejenis miso soup tapi bening gan dan acar warna warni. Untuk rasa, B aja alias biasa aja. Karena dipadukan dengan pork rasanya menjadi lebih gurih. Rasanya didominasi oleh jahe dan sejenis kecap Jepang yang rasanya agak asin. Tapi yang menjadi nilai plus dari buta don ini adalah porsi dagingnya yang ngga pelit. Banyak. Untuk rasa supnya enak gan! seger dan gurih. Rumput lautnya jg ga pelit. Lumayanlah gan menu ini.Harga : Rp 47.000 ++Selesai makan datang lah puding susu. Walaupun gratis, lagi2 porsi yang ditawarkan nga dikit2 bgt tapi cukup untuk sekedar pencuci mulut. Satu nilai plus. Rasanya enak, kenyal2 segar.Harga : GratisRestoran ini saya kira bisa sebagai alternativ tempat buat makan dan hang out. Karena suasanya yang ditawarkan begitu santai. Pelayananannya pun cepat tanggap. Untuk variasi makananya pun banyak dengan harga yang beragam. Kualitas makanan pun oke dan complimentari yang diberikan juga banyak. Untuk ukuran porsi jangan diragukan lagi. Sayangnya seperti restoran2 yang dikelola oleh perusahaan ini menurut saya sangat tinggi dalam dalam memberikan tax dan service charge. 20% gan. Tapi secara keseluruhan oke ko, direkomendasikan.terima kasih! continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-08-05
74 views
LokasiLetaknya di Jl. Melawai 9 No.30, MelawaiTempatKira kira Ginza tempatnya sangat bernuansa japanese resto banget dan tempatnya pun ga terlalu besar tetapi ada tersedia sushi bar nya juga dan pengunjung nya pun cukup ramai.MenuDan menu makanan yang saya pesan di restoran ini adalah Zaru sobanya.dan porsi dari menu yang saya pesan ini cukup banyak porsinya.dan menu yang saya pesan ini adalah mie yang dibuat dingin,bukan dibuat panas,dan diatas menu mie soba ini ada taburan dari rumput laut nya di mie dingin ini.Dan rasa mie dingin ini cukup enak rasanya,rasa mie yang disantap dengan dingin memberikan sebuah citarasa yang sangat unik sekali.dan rumput laut nya juga sangat enak rasanya.PelayananPenyajiaan menu pesanan saya pun cukup cepat dihidangkan nya dan juga pelayan yang ada disini pun sangat sigap dan ramah sekali dalam melayani pesanan saya,dan pelayan yang ada disini juga cukup informatif.HargaUntuk seporsi Zaru soba nya dihargai Rp 50 rb an continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-03-02
64 views
Boleh dibilang makanan Jepang adalah makanan favorit gw. Dan bisa dibilang juga itu karena pamor resto Jepang yang makin marak ada di Indonesia,terutama mol-mol Jakarta. Nah kali ini gw nemuin satu resto Jepang yang bukan ada di dalem mol dan wajib dicoba. Kira kira dimana ya? Kira Kira ada di Melawai. Nama lengkap restonya Kira Kira Ginza. Kira kira enak gak ya?Daripada penasaran, akhirnya gw cobain nih makanannya Begitu masuk resto, suasana Jepang sungguh terasa.Pantes aja, resto ini yang punya chef Jepang. Buku menu pun hanya ditulis dalam bahasa Inggris dan huruf kanji Jepang Untung gw ngerti bahasa Inggris Restoran ini ada 2 lantai, gak terlalu gede, lengkap dengan tatami, sushi bar, dan mini bar untuk bir & sake. Setelah mempelajari buku menu, akhirnya gw memesanZaru Soba (IDR 47.000).Soba ini unik karena bisa dimakan dalam keadaan dingin maupun panas. Udah sering makan mie anget, gw pun mencoba soba dingin Soba yang terbuat dari tepung soba ini disajikan dengan nori (rumput laut). Dimakannya pake saos soba tsuyu. Saos ini campuran dari lobak, kecap manis dan cuka beras Jepang (yang biasa buat sushi). Sebagai pelengkap ada telor puyuh mentah, biji wijen dan irisan daun bawang. Rasanya tentu aja unik. Soba dimakan dalam keadaan dingin air kulkas dan rasanya asin gurih. Unik dan enak. Mungkin bisa dibilang lidah emang udah terbiasa dengan bakmie anget dan pedes. Tapi soba yang satu ini yummy juga, itung2 sebagai pengalaman kuliner baru, icip makanan asli dari Jepang heheKira-kira Openricers bakal coba Kira Kira gak nih? continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)