0
2
0
Level2
7
0
2014-01-03 93 views
Kalau berkunjung ke Jakarta jangan lupa berkunjung ke Blok M. Dijamin ramai deh! Di sana berbagai macam barang dan kuliner tersedia. Mulai dari yang harganya kaki lima sampai yang harganya bintang lima Nah, senja itu ketika saya lagi jalan-jalan dan cuci mata di sana, teman-teman pada ngajak untuk mencoba cuci mulut juga di Lesehan Blok M. Kirain makan lesehan cuma ada di Jogya, ternyata di Jakarta juga ada toh! Pedagang Lesehan ini mulai buka sekitar jam 8 malam hingga jam 2 malam dini hari.
Read full review
Kalau berkunjung ke Jakarta jangan lupa berkunjung ke Blok M. Dijamin ramai deh!

Di sana berbagai macam barang dan kuliner tersedia. Mulai dari yang harganya kaki lima sampai yang harganya bintang lima


Nah, senja itu ketika saya lagi jalan-jalan dan cuci mata di sana, teman-teman pada ngajak untuk mencoba cuci mulut juga di Lesehan Blok M. Kirain makan lesehan cuma ada di Jogya, ternyata di Jakarta juga ada toh!


Pedagang Lesehan ini mulai buka sekitar jam 8 malam hingga jam 2 malam dini hari. Banyak juga para pedagang makanan yang jualan di sekitar Blok M ini. Semua berjejer rapi di sepanjang pinggiran Blok M Square. Makanan yang disajikan memang merupakan menu khas kota Jogya sana, menu tradisional Jawa. Mulai dari ayam goreng, ikan bandeng goreng, orek tempe, cah kangkung, telur ceplok, telur asin dan banyak lagi.

Saya coba memesan satu menu yang saya anggap unik dari segi namanya, yaitu Bebek Nyanyi

Penasaran bagaimana tampilan Bebek Nyanyi ini? Oh, ternyata tak seunik namanya, tampilan menu satu ini biasa saja.
Terdiri dari sepotong bebek yang dibagian atasnya ditaburi dengan bumbu, satu potong tahu goreng, tentu saja satangkup nasi putih plus sambelnya


16 views
1 likes
0 comments
Dari segi rasa bisa dibilang lumayanlah untuk lidah saya. Suasana yang adem karena berada diruang terbuka membuat saya betah juga disini. Dan makan sambil duduk leyeh-leyeh secara lesehan pun membuat saya menikmati makanan dengan santainya


Pelayanan ibu-ibu disini sangatlah ramah dan sopan. Belum lagi untuk harga yang bisa dibilang murah, yaitu mulai dari Rp 3000,- s/d Rp 25.000,-


Jadi untuk yang ingin mencicipi jajanan khas Lesehan Jogya, bisa mencobanya di sini


(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-11-23
Spending Per Head
Rp30000 (Dinner)
Recommended Dishes
  • Recommended
Level4
Makan lesehan di pinggir jalan? Why not? Sesekali bolehlah mencoba hidangan yang disajikan di warung lesehan. Salah satu warung lesehan yang terdapat di Jakarta adalah warung lesehan yang terdapat di area depan pintu Berlian 3 Blok M Square. Warung lesehan ini baru buka sekitar pukul 20.00. Dan perlu berhati-hati pada saat santap malam terhadap mobil yang lewat karena lokasinya memang mengambil sisi kiri dan kanan pelataran jalur mobil yang akan masuk ke kompleks pertokoan ini. Namun demik
Read full review
Makan lesehan di pinggir jalan? Why not? Sesekali bolehlah mencoba hidangan yang disajikan di warung lesehan. Salah satu warung lesehan yang terdapat di Jakarta adalah warung lesehan yang terdapat di area depan pintu Berlian 3 Blok M Square. Warung lesehan ini baru buka sekitar pukul 20.00. Dan perlu berhati-hati pada saat santap malam terhadap mobil yang lewat karena lokasinya memang mengambil sisi kiri dan kanan pelataran jalur mobil yang akan masuk ke kompleks pertokoan ini. Namun demikian karena buka mulai pukul 20.00, mobil yang melewati jalur tersebut sudah jarang karena pertokoan pun juga sudah mulai tutup.

Suasana
Karena terletak di pinggir jalan, tentu saja ramai lalu lalang orang dan kendaraan. Tapi pengendara mobil yang melewati jalur tersebut tentunya sudah berhati-hati dan tidak memacu kendaraannya dengan cepat. Di sepanjang jalan kiri dan kanan berderet meja makan berukuran kecil dan tikar untuk tempat duduk. Di samping dapat makan secara lesehan, ada pula yang menyediakan meja dan kursi, namun tidak banyak jumlahnya. Namun untunglah area pelataran Blok M Square ini relatif tidak berdebu.

Hidangan Makanan
Malam itu saya memilih untuk mencoba hidangan yang tersaji di dekat pintu masuk mobil ke area Blok M Square. Dari menu yang disajikan, cukup menggoda selera karena beragam pilihan makanan disajikan mulai dari gudeg sambal goreng krecek, aneka lauk gorengan, sayur ... hmmm sungguh menggugah selera sehingga saya sendiri juga bingung mau pilih apa. Pilihan jatuh ke Gudeg dan Sambal Goreng Krecek, makanan kegemaran saya, ditambah dengan Telur Dadar dan Perkedel yang diguyur sedikit sareh untuk gudeg dengan segelas Teh Tawar Hangat. Nasi cukup setengah porsi karena saya berencana untuk mencicipi hidangan di warung yang lainnya. Makanan disajikan dalam piring anyaman dialasi dengan daun pisang, mungkin untuk memudahkan penjual sehingga tidak harus mencuci piring. Setelah memilih hidangan, terdapat seorang ibu-ibu yang akan menghitung harga makanan yang kita beli dan akan menuliskannya pada secarik kertas untuk diberikan lagi pada saat akan membayar setelah selesai makan.

Hidangan yang pesan cukup nikmat untuk disantap. Memang rasa gudegnya tidak begitu manis sebagaimana gudeg yang disajikan di rumah makan gudeg. Rasa sambal goreng kreceknya pun juga kurang begitu nendang, rasanya standar saja kurang maknyus. Segelas Teh Tawar Hangat membantu menghilangkan rasa lemak yang ada di lidah sehingga kembali normal. Harga di warung ini cukup murah, hanya Rp 16.000,00 total. Untuk sekedar mengenyangkan perut, bolehlah dicoba warung ini pada saat sedang berjalan-jalan di Blok M di waktu malam hari.

Berjalan menyusur pelataran depan pintu Berlian menuju ke arah pintu keluar ke arah jalan Melawai, saya mencoba hidangan yang disajikan di warung lesehan yang ada di ujung jalan. Saya lihat pengunjungnya juga cukup seperti halnya warung yang sebelumnya saya kunjungi. Di sini saya memesan Nasi putih setengah porsi, ditambah dengan lauk Soun Goreng, Tumis Oncom, Perkedel, dan Sambal Goreng Tahu. Dari segi rasa, dibandingkan dengan warung lesehan sebelumnya, rasanya kurang begitu nendang, cenderung tasteless. Bumbunya kurang terasa, hanya sekedar rasa gurih penguat rasa MSG sepertinya. Rasa gurih kecap di Soun Goreng juga kurang terasa. Secara keseluruhan, menu di warung lesehan kedua ini kurang nendang dibandingkan dengan warung makan lesehan sebelumnya. Dari sisi harga, agak lebih mahal, karena menu tersebut dihargai Rp 17.000,00 dengan jumlah lauk yang sama tetapi tanpa telur.

Overall, jika hanya sekedar untuk memuaskan isi perut dari rasa lapar dengan harga yang tidak mahal dan menikmati sensasi lesehan, okelah untuk makan di warung lesehan Blok M Square ini. Namun jika ingin memuaskan lidah dengan rasa makanan yang lezat, rasanya kurang pas jika berharap akan mendapatkannya di tempat ini.

(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2012-07-18