4
0
0
Telephone
(021) 7229292
Good For
Dating / Couple
Hang Out
Opening Hours
Mon.-Sun. 11:00-23:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Open Till Late
Review (4)
Level4 2016-08-31
52 views
Mama Goose ini rating nya lumayan bagus, jadi pas ke daerah panglima polim mampir dhe..Tempatnya lucu, kek ada mini boutique gitu, dan agak remang2 artsy, jadi yang bosen nunggu makanan bisa sambil lihat2 atau belanja dulu.. Pas datang sih sepi dan ruangan lantai atasnya agak panas, padahal lg ga ada orang.. Service ya okay lah cukup ramah waitress nya..Beberapa menu yang dicobaollo Arosto (80k): Ini sebenarnya grilled chicken aja trus pake mashed potatoes. Ada sedikit garnish sayuran on the side, yang super berminyak menurut saya. Ayamnya standard lah, wangi2 grill gitu tapi agak keras. Dibilang well-seasoned yang gurih sampai dalam gitu sih enggak, tapi ya not bad lah. Not that good either juga.. heheGyutandon (80K): Pas tanya waitressnya katanya ini menu favoritnya. Ternyata lumayan enak lho! Ox toungenya gurih banget, tapi beberapa terlalu berurat jadi agak keras. Secara rasa sih tapi strong flavornya, wangi2 merica/blackpeppernya kerasa banget, savory banget juga. Dan agak spicy pedas jadi mantap!Granny goose apple pie (50k): Hmm katanya ini juga dessert andalannya, tapi menurut saya agak mengecewakan. Crustnya udah agak keras dan gak crispy lagi, pas datang juga apple pienya udah dingin. Trus adonan applenya terlalu keras dan 'hambar', ga ada wangi cinnamon/applenya. APplenya juga masih keras, bukan yang sudah sweeten apple gitu..Overall makanannya sih nice but not outstanding. Ya tempatnya sih lucu buat hangout.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-12-19
262 views
Belum lama ini saya sempat mencoba brunch di salah satu restoran Italia di Jakarta, yaitu Mama Goose. Mendengar nama restorannya saya sudah cukup unik bukan? Mama goose terletak di Panglima polim, Jakarta selatan. Sebuah kawasan yang tidak pernah ada matinya kalau ditanya soal makanan. Mama Goose memang sudah terkenal akan kelezatan hidangan italianya.Suasana di Mama Goose Itu bisa dibilang modern klasik. Penataan ruangannya cukup rapih dengan cahaya yang bagus. Tempat duduknya sendiri lebih ke minimalis layaknya restoran italia lainnya. Saya sendiri cukup nyaman dengan suasana di Mama Goose ini. Untuk pelayanannya juga cukup ramah dan cepat. Ketika brunch memang resto sedang tidak terlalu ramai, jadi waiter lebih mudah menghandle para pengunjung.Karena brunch, saya pun mencoba Mama Goose Breakfast Platter. Isinya ada hash brown, baked beans, ada toast bread, sosis, telur dan tomat panggang. Lengkap bukan? Memang menu satu ini cocok sekali untuk brunch karena lengkap dan mengenyangkan. Roti panggangnya garing dan enak, baked beansnya juga lembut da hash brownnya matang sempurna. Untuk rasa telur dan sosisnya biasa aja sih.Lalu ada Gyu Tan Don, menu satu ini memang cukup berat untuk brunch, tapi rasanya enak sekali. Nasinya cukup banyak dnegan topping lidah ( gyu ) sapi yang juga tidak pelit. Lidah sapinya tidak alot dan bumbu manisnya pas sekali. Apalagi ditambah telur juga membuat rasanya semakin enak saja. Saya sangat merekomendasikan Gyu Tan Don ini. Overall pengalaman brunch di mama goose cukup berkesan buat saya, maybe next time saya akan mampir lagi. Must try openricers. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-10-09
228 views
Hallo openricers sudah lama gak ngereview nih, saatnya mulai review borongan. Yuk mari dimulai dari mama goose. Mama Goose, Mendengar kata "goose" bukan berarti makanan yang disajikan disini semuanya serba berhubungan dengan angsa ya. Makanan yang ada disini cukup variatif, yaitu asian dan juga western. Mama Goose letaknya ada di Jalan Panglima Polim IX, cukup mudah mencarinya, apalagi bagi yang sudah tau common house. Letaknya ada di lantai 2. yang unik disini, pintu masuk ke common house terletak agak di pojok, dan jika mau ke mama goose kita harus melewati tangga gantung yang dibentuk sedemikian rupa bagusnya. Begitu sampai di lantai 2, kita akan disambut sama pelayan yang ada disana, dan ditanyakan apakah mau area smoking room, bar atau non smoking. Tampaknya yang menarik disini area smoking room ya. Karena berhadapan langsung dengan view di luar. Tapi berhubung saya kurang suka asap rokok, jadinya saya pilih yang non smoking. Area non smoking tidak terlalu banyak tempat. hanya sekitar 5-6 table set yang ada disitu. Tempatnya juga agak tersembunyi dan kurang fleksibel menurut saya. Karena saya hanya bisa melihat tembok-tembok di setiap sisinya. Uniknya, meja yang ada di mama goose ini, mejanya dialasi dengan keramik warna-warni yang secara abstrak diacak, gak norak malah terkesan quirky. Penerangannya juga bagus, gak terkesan remang-remang. Setelah kita dipersilahkan duduk, kita langsung disuguhi 2 menu, makanan dan minuman. Pelayannya juga langsung menunjukkan menu-menu mana saja yang rekomendasi untuk disantap. Waktu tunggu menu untuk sampai meja kami masih tergolong standar yah. gak terlalu cepet dan gak terlalu lama juga. sekitar 15 menit. Ohya, kalau kamu memesan dessert disini, tidak akan disajikan sekaligus. Jadi menunggu kamu menyelesaikan makananmu dulu, baru setelah itu kita bisa meminta waiter untuk mengeluarkan dessert kita. Dinner kali ini, saya dan pacar saya memesan 2 menu yang agak berbeda. Saya memesan menu fish and chips (lupa nama dimenunya) dan pacar saya memesan gyu tendon. Fish and Chips (IDR 50K)Fish and chips yang ada disini kebetulan saya gak tau ikannya jenis apa, tapi disini bisa dilihat kalau ada 2 fish yang dibaluri tepung yang cukup tebal menurut saya, jadi rasa fishnya agak ketutup sama si tepung. Taburan di atasnya ada keju parmesan. Saus tar-tarnya sendiri cukup enak menurut saya, bawang putihnya tidak terlalu strong. Kentangnya juga so so. Ya fish and chips dengan rasa yang so so lah. Gyu Tendon (IDR aroung 60K)Ini makanan pacar saya, buat yang belum tau gyu itu apa, gyu itu lidah sapi. Rasanya enak, kenyal-kenyal empuk dan agak manis. Kalau kata pacar saya manisnya pas, jadi gak terlalu manis seperti beef teriyaki gitu. Porsi nasinya cukup besar dan cukup mengenyangkan. Kalau untuk sambalnya, menurut dia terlalu pedas, jadi agak ngos-ngosan juga makannya. Creme Brulee and Banofee pie (IDR masing-masing 35K)Here they comes the dessert!!Pesanan saya Creme brulee yang dibuat 3 rasa (chocolate, vanilla and coffee) dan pacar saya Banofee pie (semacam pie pisang dengan cream). Untuk Creme bruleenya yang rasa coffee agak sedikit pahit, yang tengah rasa vanilla manis, dan yang paling kanan itu rasa chocolate seperti dark chocolate. Kombinasi ketiganya pas menurut saya, Karena abis makan yang terlalu manis, kita bisa menetralkannya dengan rasa kopi. Atau abis makan yang terlalu coklat, kita bisa netralin pakai rasa vanilla. Presentasi dan rasa berbanding lurus. HIGHLY RECOMMENDED!Untuk Banofee pienya, menurut saya juga enak, berhubung belum pernah makan banofee pie sebelumnya, jadinya gak bisa membandingkan deh apakah ini yang paling enak atau enggak. Lapisan crust pienya agak dingin dan agak keras (mungkin karena baru dikeluarkan dari lemari es), tapi campuran antara pie, pisang dan creamnya itu enak banget. Gak terlalu creamy dan gak terlalu pisang. HIGHLY RECOMMENDED!Untuk harga, menurut saya masih tergolong cocok untuk dinner-dinner gitu atau untuk santai bareng temen-temen. Cuman mungkin harus benar-benar bisa memilih apakah main course itu cocok dengan harga yang ditawarkan. Tapi kalau untuk dessert, semuanya serba sebanding dengan harga yang ditawarkan. Look, read, feel, drooling at the same time, and go get em! continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-10-06
179 views
Fashion, Kuliner dan Barbershop menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi di salah satu cafe kawasan panglima polim, jakarta selatan. COMMON HOUSE hadir dengan nuansa dan konsep yang berbeda dari jajaran cafe yang ada di jakarta selatan. Konsep ini mengikuti trend di Negeri sakura dan negeri Gingseng! Nyaman? pastinya, Trend? Nggak perlu di tanya, soal rasa juga bisa dijamin kenikmatannya dan ngak kalah dengan masakan hotel berbintang 5. Sunday brunch would be perfect day for shopping, cutting hair and brunch at Common House. Why? karena bangunan urban yang satu ini ngak cuma menarik dari luar, dibagian dalam common house menyajikan semua keperluan kamu head to toe! Starting from the first floor, kamu bisa menemukan beragam aneka fashion brand favorit untuk pria dan wanita, sebut saja Seba shoes, Naima, Elhaus dan N0-11 menjadi salah satu partner yang melengkapi Common House, selain itu kamu juga bisa merombak tatanan gaya rambut mu agar terlihat lebih fresh and stylish di Manhattan Barbershop, yess, it's only for man! HAHA... Shopping and make over done, let's brunch or lunch at MAMAGOOSE. MAMAGOOSE Restaurant & Bar merupakan salah satu dari puluhan resto yang masuk ke dalam daftar list dan wajib dicoba, meskipun baru dibuka beberapa bulan yang lalu, mamagoose cukup membuat saya jatuh hati untuk kembali kesini dan menikmati sajian lainnya. Banoffee Pie, Creme brulee, Waldrof Salad hingga Buttermilk Chicken menjadi menu saya hari itu. Penasaran dengan aneka menu makanannya, let's review one by one, started from appetizer, main course and dessert... LOVE it WALDROF SALAD; paduan sayur, buah and chicken ini terlihat sederhana, tapi saat kamu menyantap, rasanya jauh lebih nikmat dari tampilannya. Sayurannya yang fresh dan potongan daging ayam yang cukup tebal menjadi pembuka makan siang yang pas.CORNED BEEF FRIED RICE; Nasi goreng dengan campuran kornet ini memang terlihat biasa dan terlihat mudah untuk dibuat dirumah bukan? namun saat saya mencicipi di sendok pertama rasanya berbeda dari yang pernah saya buat, rasanya lebih light, crunchy dan bumbu kornetnya terasa banget. Selain itu tambahan frankfuter sausage membuat nasi goreng ini terasa lebih special. Worth it to try DESSERT, BANOFFEE PIE.Nah, hidangan penutup ini menjadi salah satu favorit saya, banoffee pie with caramel rasanya nikmat banget, lembut serta renyah saat disantap, rasanya ngak cukup satu untuk menikmati banoffe pie. 3 KINDS CREME BRULEE with vanilla, coffee and nutella.Ngak puas dengan banoffe pie? kamu wajib mencicipi 3 jenis creme brulee ini, masing-masing memiliki kenikmatan sendiri saat disantap. Tentunya, semua harga di mamagoose sangat terjangkau dan patut di coba. And the last, THE AMBIANCE is really nice.... continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)