1
0
0
Level4
101
0
2015-06-08 55 views
Kalau mau makan martabak, dan martabaknya agak berkelas alias mahal banget, datang aja ke martabak pecenongan. Saat itu, entah bisikan datang darimana, kakak saya yang biasanya pelit ingin makan martabak pecenongan yang mahalnya bukan main. Awalnya saya ga tau kalo harganya semahal itu, dan saya yakin kakak saya pasti tau karena dia sudah lama tinggal di jakarta. Setelah pulang makan malam, kami mampir ke martabak pecenongan di pantai indah kapuk. Disini mau dapet parkiran agak susah ya, tapi ka
Read full review
Kalau mau makan martabak, dan martabaknya agak berkelas alias mahal banget, datang aja ke martabak pecenongan. Saat itu, entah bisikan datang darimana, kakak saya yang biasanya pelit ingin makan martabak pecenongan yang mahalnya bukan main. Awalnya saya ga tau kalo harganya semahal itu, dan saya yakin kakak saya pasti tau karena dia sudah lama tinggal di jakarta. Setelah pulang makan malam, kami mampir ke martabak pecenongan di pantai indah kapuk. Disini mau dapet parkiran agak susah ya, tapi kami berhasil mendapatkannya. Dari tempatnya, martabak pecenongan ini bersih, lampunya terang dan dalemannya putih bersih. Etalase martabaknya memanjang, dan kita bisa melihat tukang martabak membuat pesanan kita. Martabak disini ada dua jenis ya, martabak asin/martabak telur dan martabak manis. Karena kaget dengan harganya yang mahal banget, saya yang ditugaskan turun saat itu, hanya membeli martabak asin telor dengan daging ayam, bungkus. Waiting listnya panjang banget, ternyata martabak disini favorit banget ya. Karena waiting list yang panjang, saya sempatkan untuk berjalan-jalan dulu sebentar. Setelah agak lama menunggu, martabaknya uda mateng dan siap dibawa balik ke rumah. Martabaknya dibungkus dengan apik, keliatan banget ya kalo mahal ini martabak hihihi. Setelah sampai rumah, tanpa tunggu apa apa lagi, saya langsung membuka kotak martabak dan ingin segera merasakan bagaimana rasa martabak mahal ini.
28 views
0 likes
0 comments
Martabak daging ayam
6 views
0 likes
0 comments
2 views
0 likes
0 comments
Martabak asin
11 views
0 likes
0 comments
Rasa : Martabak disini punya isian yang melimpah. Kulit martabaknya benar-benar crunchy. Daging ayam di martabaknya memang melimpah, dengan potongan daun bawang dan telur orak-arik, rasa martabak disini mantap sekali. Dalam satu boks cukup banyak potongan martabaknya, jadi bisa dimakan rame-rame bareng keluarga. Martabaknya gak terlalu asin, rasanya pas, ditemani dengan acar ketimun, wortel dan bawang, gak heran martabak disini menjadi primadona banyak orang. Martabak pecenongan memang recommended banget, meskipun harganya mahal. Harga : saat saya membeli, harganya sekitar 90.000 ribuan per porsi. Mahal memang, karena dengan harga segini, di tempat martabak lain bisa dapet dua loyang martabak. Suasana : tempatnya bersih, ada kursi buat duduk, dan kursinya banyak, maklum karena yang beli juga banyak. Karyawannya juga banyak. Pelayanan : pelayanan disini baik ya, jadi sekalipun kita belum pernah beli martabak disini sebelumnya, mereka tetap melayani dengan baik seperti melayani pelanggan lama. Overall, martabak di pecenongan 43 enak banget, dan very recommended bagi mereka yang mau makan martabak super enak.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2015-05-31
Waiting Time
30 Minutes (TakeAway)
Spending Per Head
Rp100000
Recommended Dishes
Martabak daging ayam
Martabak asin
  • MartabakTelor