0
1
1
Telephone
(021) 29053311
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Number of Seats
40
Other Info
Delivery Service
Wi-Fi
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Signature Dishes
Bulgogi Dolsot Bibimbap Denjang Chigae Ramyon Kimchi Chigae Sundubu
Review (2)
Level4 2012-07-10
182 views
Suatu ketika, saya dan teman kantor sedang berjalan-jalan di Gandari Mall. memang, sesampai di sana, setelah parkir di lantai bawah, kami segera masuk ke kawasan Gandaria Mall di lantai bawah. Karena sesampai di sana adalah waktunya untuk makan siang, jadi kami segera melihat-lihat apa saja yang terdapat di lantai sejejeran dengan Lottemart. Kebetulan, ketika melewati sebuah restoran yang bernama Mr. Dup Bap, kami segera mampir dan mulai melihat-lihat menu.Lokasi dari restoran Mr. Dup Bap ini cukup strategis, karena selantai dengan salah satu "anchor tenant" di Gandaria City ini membuat resto ini cukup mudah ditemukan. Ditambah dengan facade dari Mr. Dup Bap ini yang cukup unik dan eyecatching, membuat orang menjadi penasaran dan mengunjungi rumah makan ini.Untuk environmentnya, Mr. Dup Bap cukup sederhana, dengan menggunakan unsur kayu, Mr. Dup Bap memberikan kenyamanan pada para pengunjungnya. Untuk tempat makannya sebenarnya bisa dikatakan tidak terlalu besar, tetapi Mr. Dup Bap mengatur meja dan kursinya dengan rapih, sehingga bisa menampung pengunjung cukup banyak.Pada salah satu sisi, terpasang neon box yang memasang gambar-gambar menu makanannya. Karena berupa neonbox, makanan-makanan yang terpasang itu menjadi mudah terlihat dari luar, sehingga dekorasi neon box dari Mr. Dup Bap ini juga berfungsi sebagai penarik pengunjung.Untuk menu, Mr. Dup Bap memang tidak terlalu banyak, tetapi karena mereka terkonsentrasi dengan menu korea, jadi kita tidak terlalu bingung untuk memilihnya. Untuk harga juga bervariasi, tetapi bisa termasuk mahal.menu yang saya pesan adalah Bulgogi capcay comboNasi yang kemudian diletakkan bulgogi dan Capcay diletakkan di atas piring panas. Untuk bulgoginya, berupa irisan daging sapi yang dimasak bersama dengan bawang bombay dan bumbu khas Bulgogi. Untuk bulgoginya, saya bilang terlalu biasa dan agak kering. Tetapi yang unik adalah capcaynya.... sebenarnya bukan capcay yang sering kita lihat restoran chinese Food tetapi sebenarnya Jap Chae yang berupa soun yang ditumis bersama dengan sayur dan wortel. Hanya saja... untuk masalah rasa, agak sedikit biasa....Kemudian kami memesan Ramyon untuk kami makan bersama-sama. Ramyon ini seperti mie instan dengan bumbu khas Korea. berupa mie yang mempunyai kuah berwarna merah dan ditambah dengan telur serta potongan daun bawang dan cabe. Hanya saja saya pernah memakan yang lebih gurih dan lebih enak dibandingkan dengan ramyon di Mr. Dup Bap ini.Untuk minumannya, saya memesan Ocha.. Untuk Ocha-nya..... agak terlalu encer, jadi rasa pahit dari ocha-nya tidak terlalu terasa. Akhir kata, kami sedikit kecewa.. karena rasa dan harga dari Mr. Dup Bap ini sedikit bertolak belakang. Harganya bisa dikatakan cukup mahal, akan tetapi untuk rasa... sepertinya masih terlalu standart dan bahkan terlalu mahal untuk harga seperti itu.Sepertinya sekian review saya dari Mr. Dup Bap di Gandaria City. Sampai berjumpa di review selanjutnya,Cheers!! continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level2 2011-08-19
69 views
JRENG JRENG.... comeback lagi ke gancit!!!abis dari LOTTEMART kruyuk-kruyuk blom makan besar nich abis buka puasamampir lah gw ke salah satu resto korewa yg kliatan ada bangku kosong.duduk di pojokan pelayan dgn sigap ngasi menu, terpilih lah ini ramyun a.k.a mie rebus sama curry rice a.k.a nasi kare+ OCHA (bisa REFILL)view nya sich enak nich d pojokan.gak sampe 15menit menu udah sampeCURRY RICE dateng, masih rada ngebul bumbu kare nya. aroma nya ya kok kaya sate padang yah ajo yg di radio dalam yah penasaran nich sama taste nya (curiga rasa bumbu satepadang)sendokan pertama nyaris lupa ini adalah kare yg harusnya ada daging-nya, kok cuman secuil ya dagingnya... hap suap pertama masuk mulut, bner aja kan perasaan gw kebukti. karenya 99% rasa bumbu sate padang depan kosan gak pake lama. dgn menu seharga 43rebu sebelum ppn 10%ini lebih bisa dibilang FLAT, hambar cita2 gw rasaian korean taste, malah ngerasain taste padang kare.menu ke 2 dong gw tes, mi rebus yg d bilang ramyuncuriga lagi ni mie rebus rasa apa yah, karna makanan pertama g sesuai expektasi.stelah segumpalan mie masuk mulut+kuahnya.. serrrrr bneran kerasa beneran kebuktilagi2 rasa mie korea-nya kok bneran ni gw g mengada-ada kuahnya copy paste rasa salah satu merk mie instan lokal di tambahin cabe merah+cabe hijau+bawah daunkalo dari kwalitas MIE nya sich kerasa. ini mie olahan sendiri. kenyal nya pas di mulut. g terlalu keras n terlalu lembek.satu lagi yg aneh... ocha gw kok teh hitam pekat yah?gpp lah, pengalaman sama 2 menu di atas. besok tes menu laenya kali yah? continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)