20
9
0
Telephone
(021) 58358260
(0210 70751712
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Number of Seats
25
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Service Charge
Review (30)
Level4 2015-09-03
218 views
Masih disekitar Peaanggrahan raya ada satumtempat makan yang tidak pernah sepi dari tamu yang makan, apalagi saat jam makan siang atau jam makan malam, terlihat parkir nya  yang selalu penuh bahkan menimbulkan kemacetan, memang tempat makan di daerah sini memang kendala parkirnya yang terbatas, nasi uduk Hj. Ellya ini beruntung punya tempat parkir yang lumayan banyak. Nasi uduk Hj. Ellya berada sebelum lampu TL, kearah pasar Puri, tempat makannya cukup banyak meja yang tersedia dan walaupun tidak ada pendingin ruangan cukup,sejuk karena banyak ruangan terbukanya , dengan dominasi warna kuning tempat ini penuh dengan pesan sponsornya. Termasuk seragamnya edorsment dari  produsen provider.Setiap tamu yang dapat memilih menunya dengan menulis di bon pesanan saja semua pesanan akan diantar dengan cepat, seperti pada umumnya nasi uduk dimakan dengan lauk yang cukup banyak disini dari ayam, usus, ati ampla, jantung. Sedangkan sapi ada empal , dan berbagai jeroannya babat, iso dan parunya, tahu tempe dan sate udang. Menurut saya sih ini lumayan enak , cukup berasa rasa lauknya.Untuk nasi uduknya disajikan di atas meja dengan dibunhkus daun pisang dengan taburan bawang goreng, nasi uduknya cukup harum dan wangi.Nasi uduk Idr.5.000 bungkus.Ayam goreng Idr.18.000.Menurut anjuran nya nasi uduk disini dimakan dengan sambel kacang dicampur sambel terasinya, kalau mau jujur menurut sayamsambelnya terlalu manis, terlebih kalau dicampur dengan sambel kacang yang sudah dicampur dengan kecap manis, jadi over sih.Tempat makannya cukup bersih dan pelayanan nya juga sangat baik dan cekatan, cukup nyaman sebagai tempat makan keluarga. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2014-11-28
137 views
Hai sobat openricers, apa kabarnya? Moga-moga baik selalu ya kondisinya. Kali ini saya akan mereview sebuah rumah makan, bukan restoran western, chinese atau Japanese ya, tapi rumah makan ini menyajikan aneka makanan khas Indonesia. Rumah makan yang saya review kali ini adalah Nasi Uduk Kebon Kacang .Bagi teman-teman yang sering ke daerah puri kembangan, pasti tau ada rumah makan nasi uduk kebon kacang Hj. Ellya yang sering ramai oleh pengunjung. Tempatnya sendiri ga begitu besar ya sobat openricers. Lahan parkirnya ada, tapi ga bisa memuat banyak mobil, dan setiap jam makan siang atau jam makan malam pasti rumah makan ini ramai sekali oleh pengunjung. Siang itu saya dan kakak sengaja mampir ke rumah makan nasi uduk kebon kacang ini, dan beruntungnya kami masih mendapatkan tempat parkir.Saat masuk ke dalam ruangannya, tempatnya ini penuh oleh pelanggan. Ketika itu kami memutuskan untuk take away saja. Tempat makan di nasi uduk kebon kacang cukup besar ya, banyak meja dan kursi disana, tapi panas dan gak ada AC. Yang makan disini rata-rata orang kantoran dan keluarga. Untuk take away, pertama-tama kami ke kasir dulu dan disana diberikan selembar menu yang bisa kami isi, yaitu menu apa yang ingin dipesan dan berapa jumlahnya. Setelah menu kami isi, kemudian pegawai kasir akan membawa daftarnya ke orang dapur dan segera dimasak di dapur. Dapurnya ini ada tepat di sebelah pintu masuk ya, dengan aneka makanan seperti ayam goreng, tahu, tempe, usus, telur puyuh dan masih banyak lagi yang menunggu untuk digoreng. Proses penggorengannya sendiri bisa kita lihat loh.Setelah menunggu sekitar 10 menit, pesanan kami telah siap dan sudah dimasukkan ke dalam kantung plastic. Saat itu makanan yang kami pesan antara lain tempe goreng, nasi uduk, usus ayam dan kerupuk mie. Kami tidak memesan ayam goreng karena sudah ada ayam goreng masakan Mbak di rumah.Setelah pulang ke rumah dan menyajikan pesanan kami dari nasi uduk kebon kacang di atas piring, begini nih penampakkannya.Nasi uduk : nasi uduknya itu gurih dan butiran nasinya ga saling menempel satu sama lainnya. Nasi uduknya ini dibentuk kaya kerucut dan dibungkus daun pisang. Setelah daun pisangnya dibuka, wah harum sekali nasi uduknya, bau serai dan daun salamnya kerasa banget. Terus ada taburan bawang goreng di atas nasi uduknya, meskipun udah ga renyah tapi semakin membuat nasi uduk ini enak dan kaya akan rasa .Tempe goreng : ini adalah tempe goreng biasa ya, yang digoreng dalam minyak panas sampai warnanya coklat keemasan. Tempe gorengnya ini udah dibumbui, dan rasa rempah-rempah seperti kunyit terasa banget. Enak deh tempe gorengnya ini, pas jadi teman makan nasi uduk yang gurih .Usus ayam : ini makanan pesanan kakak saya, tapi saya makan juga. Pas saya makan, tekstur dari usus goreng ini kenyal ya, tapi rasanya itu saya ga suka. Ada kaya bau-bauan aneh dari usus ayam ini, dan setelah satu gigitan saja cukup membuat saya sedikit mual dan gak mau makan lagi . Untung saja lidah saya ternetralisir oleh rasa saos kacang yang enak.Saos kacang : ini saos kacang biasa ya, dimana teksturnya agak encer dan butiran kacangnya cukup banyak. Rasa dari saos kacangnya itu manis-manis pedas gitu, sangat pas dimakan bersama nasi uduk yang hangat dan harum .Kerupuk mie : kerupuk kuning dari mie yang besar-besar ya, rasanya sendiri asin. Saya lebih suka makan ini dengan campuran saos kacang, karena lebih enak dan pedas .Untuk harga, nasi uduk sekitar 4.000 IDR per buah, sementara harga yang lain saya gak ingat. Tapi total kami membayar 32.000 IDR. Ayam gorengnya sendiri 17.500 IDR/pcs. Recommended deh tempat ini sobat openricers . continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Here we go my second post, keep going.. *jess jess jess tut tuuuut (suara kereta ceritanya). Kali ini Aku makan malam di daerah Puri Indah, tepatnya di Kedai Ayam Goreng & Nasi Uduk Kebon Kacang "Hj. Ellya". Tempat makan kali ini terletak di pinggir jalan raya yang beralamat di Jl. Pesanggrahan no.169 Puri Kembangan, Jakarta Barat. Dekorasi tempat makan ini didominasi oleh warna kuning dan interior yang terbuat dari kayu. Tidak ada yang terlalu istimewa dari dekorasi tempat makan ini.suasana tempat makan Setelah memesan, kami dihidangkan nasi uduk dan sambel kacang, ini bisa dibilang semacam appertizer untuk pasanganku karena memang nasi uduknya adalah menu unggulan di sini. Dibungkus dengan daun pisang membuat nasi uduk semakin wangi dan dimasak dengan bumbu-bumbu yang benar-benar terasa disetiap butir nasinya, sehingga dimakan tanpa lauk apapun tetap terasa enak. Dia juga menyukai sambel kacang di sini, ia sampai me-refill sambel kacang itu, sedangkan Aku lebih menyukai sambel cabai yang pedasnya membuat ingusan. Dan yang pasti sambelnya harus diaduk dengan kecap manis terlebih dahulu (pencinta kecap manis, love it to the moon and back). Dan kami masing-masing makan 2 porsi nasi uduk, opss..nasi uduk dan sambel kacangini dia piringku Selain memesan makanan wajib, Saya juga memesan sayur asem dan es kelapa muda. Sayur asemnya tidak terlalu asem dan lebih kaya rasa manisnya. Dan es kelapa muda menyegarkan kembali tenggorokan yang telah dibakar oleh sambel cabai yang pedaass. Daging kelapa yang lembut dengan air kelapa yang manis. Nyeesss.. semua semua semua Untuk harga tidak terlalu mahal, dan memang sesuai rasa yang kita dapatkan.Daftar harga :- Nasi uduk @4.000- Sayur asem @8.000- Tempe/tahu @4.000- Ayam goreng @17.500- Teh hangat @1.500- Kelapa muda @11.000*Harga sudah termasuk ppnKeep eating! ❤www.metravelfood.blogspot.com continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Lokasi resto ny. Hj Ellya ini memang rute pulang saya dari kantor ke rumah.. Penasaran juga karena hampir setiap hari lewat, resto selalu ramai akhirnya saya dan istri mampir mencicipi.. Ketika tiba di meja, waiter menyodorkan list menu sekaligus pemesanan yang diisi dengan jmlh pemesanan.. kami pesan ayam goreng, tahu, tempe, ampela dan lalapan.. tidak lama kemudian hidangan tiba, dimulai dengan nasi uduk yang wangi dibungkus daun pisang, lalapan, sambal kacang dan kemudian gorengan kami.. ada kejadian menarik.. krn istri salah isi kolom bukan tempe yang datang tapi malah udang.. ya sudah lah, nikmati saja.. nasinya mantap, wangi dan pulen.. ayam gorengnya pun empuk.. sambal kacangnya OK, dan ada rekomendasi tertempel di tembok ttg campuran sambal kacang yang enak.. namun saya pribadi lebih suka sambal terasinya daripada sambal kacang.. Tiba saatnya membayar.. walaupun berdua dan berhubung kami pesan cukup banyak, ditambah istri yang salah pesan.. kami siap2 untuk bayar lebih dari 100 ribu.. namun mengejutkan sekali, harga masih dibawah perkiraan kami.. memang mantap.. sudah lidah bergembira, kantong pun ikut senang.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Perkenalkan, juara nasi uduk bumbu kacang sedunia akhirat Nasi uduk dan bumbu kacang disini the bestest banget.... Heavenly cooked....Senjata utama tempat yg berlokasi persisi di pinggir jalan raya puri ini ya nasi uduk dan bumbu kacangnya itu.Kenapa bisa enak ya? Berikut hasil analisis g:1. Nasi uduk diberi santan encer agar nasi uduknya tidak terlalu berminyak, sedhingga karakteristik nasinya masih menyisakan rasa lengket.2. Rempah yg dipakai juga bervariasi, mulai dari daun salam, lada sampai bunga cengkeh.3. Nasi dibungkus memakai daun pisang yg kecil untuk memberi kesan simple dan rapi.4. Taburan bawang goreng yg membanjiri nasi uduk panas, menambah harum semerbak tempat makan ini.5. Bumbu kacang yang digiling kasar membuat kombinasi sempurna dengan nasi yg memiliki tekstur lembut.Jadi kalau disini, makannya cukup nasi uduk, bawang goreng dan bumbu kacang saja. Itu sudah lebih dari cukup buat lidah g .Sedangkan untuk lauknya (tahu, tempe, sayur asem, ayam, empal, kerupuk, dll), rasanya ya standar saja, dan berfungsi sebagai "pelengkap" nasi uduk bumbu kacang tadi.Overall:Tempat dan lokasi, panas kompor berpadu dengan AC alam + ceiling fan (6/10)Kualitas makanan? Nasi uduk + bumbu kacang + bawang goreng (9/10) continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)